Pertanyaan

AUA-I Pertanyaan 01

Pelajaran 01 | Referensi 01a | Referensi 01b | Referensi 01c


PESTA // PENDIDIKAN ELEKTRONIK STUDI TEOLOGIA AWAM \\ PESTA





Nama Kursus: APOLOGETIKA UNTUK AWAM I (AUA I)
Nama Pelajaran: Dasar yang Kokoh
Kode Pelajaran: AUA I-P01

Pelajaran 01 - DASAR YANG KOKOH



*Instruksi*

Harap setiap peserta mengikuti petunjuk mengerjakan tugas sbb.:

  1. Bacalah Bahan Pelajaran dan semua Referensi Pelajaran 05 dengan
    teliti.
  2. Bacalah Pertanyaan (A) dan (B) di bawah ini, kemudian jawablah
    dengan benar dan lengkap.
  3. Apabila Anda mendapatkan kesulitan sehubungan dengan isi Bahan
    Pelajaran, silakan menghubungi Pembimbing di:

    < yulia(at)in-christ.net >

Selamat mengerjakan!


Perhatian:

Setelah Anda menjawab tugas tertulis ini, mohon kirim kembali tugas
ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan BUKAN DALAM BENTUK
ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >

PERTANYAAN (A):

  1. Kata Apologetika berasal dari kata Yunani, Apologia, artinya
    [...........].
  2. Mempelajari bidang Apologetika diumpamakan seperti membangun rumah,
    dimana bagian terpenting dari pembangunan ini adalah [...........].
  3. Firman Tuhan adalah satu-satunya [..........] untuk membangun
    rumah apologetika Kristen yang kuat.
  4. Serangan yang terbesar pada iman Kristen ditujukan kepada
    [........].
  5. Menurut Petrus (1 Pet. 3:15), hal pertama yang harus dilakukan
    orang Kristen untuk dapat melakukan apologetika dengan benar
    adalah [............]
  6. Tugas apologetika seharusnya dilakukan oleh [..........]
  7. Ayat yang sering disalahmengerti dan dipakai orang Kristen untuk
    menghindarkan diri dari tugas apologetika adalah [............]
  8. Kepentingan apologetika dapat dilihat dari beberapa segi. Sebutkan
    tiga kepentingan berapologetika bagi orang-orang Kristen yang
    melakukan:

  9. [........]
  10. [........]
  11. [........]

PERTANYAAN (B):

  1. Apakah betul bahwa banyak orang Kristen yang merasa tidak mampu
    untuk melakukan tugas berapologetika? Mengapa? Bagaimana
    mengatasinya?
  2. Sebutkan contoh tokoh-tokoh dalam Alkitab yang melakukan
    apologetika dan bagaimana hasilnya?

Kirimkan kembali tugas ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan
BUKAN DALAM BENTUK ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >



PESTA ======Pendidikan Elektronik Studi Teologia Kaum Awam====== PESTA

AUA-I Pertanyaan 02

Pelajaran 02 | Referensi 02a | Referensi 02b | Referensi 02c


PESTA // PENDIDIKAN ELEKTRONIK STUDI TEOLOGIA AWAM \\ PESTA





Nama Kursus: APOLOGETIKA UNTUK AWAM I (AUA I)
Nama Pelajaran: Permulaan dari Segalanya
Kode Pelajaran: AUA I-P02

Pelajaran 02 - PERMULAAN DARI SEGALANYA



*Instruksi*

Harap setiap peserta mengikuti petunjuk mengerjakan tugas sbb.:

  1. Bacalah Bahan Pelajaran dan semua Referensi Pelajaran 05 dengan
    teliti.
  2. Bacalah Pertanyaan (A) dan (B) di bawah ini, kemudian jawablah
    dengan benar dan lengkap.
  3. Apabila Anda mendapatkan kesulitan sehubungan dengan isi Bahan
    Pelajaran, silakan menghubungi Pembimbing di:

    < yulia(at)in-christ.net >

Selamat mengerjakan!


Perhatian:

Setelah Anda menjawab tugas tertulis ini, mohon kirim kembali tugas
ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan BUKAN DALAM BENTUK
ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >

PERTANYAAN (A):

  1. Permulaan Alkitab (Kejadian 1:1) merupakan deklarasi seluruh isi
    Alkitab, yang menyatakan bahwa [ ............. ]
  2. Prinsip pertama apologetika yang harus kita pahami adalah adanya
    perbedaan antara Allah sebagai [.............] dan manusia
    sebagai [...........].
  3. Ayat yang memberikan konfirmasi bahwa Allah sampai hari ini terus
    menerus terlibat dan bertanggung jawab atas ciptaan-Nya adalah
    [ ..........].
  4. Kesimpulan tentang Allah yang terdapat dalam ayat Kis. 17:25
    adalah [ .......... ].
  5. Ketergantungan manusia para Allah bersifat [...........].
  6. Berikan beberapa contoh tentang cara yang Allah pilih untuk
    menyatakan diri-Nya secara umum sepanjang waktu? [............]
  7. Cara khusus yang Allah pilih untuk menyatakan diri-Nya adalah
    melalui [.............]
  8. Penyataan-penyataan yang Allah ingin sampaikan kepada manusia
    sering terhalangi oleh [..........] sehingga manusia dibutakan
    dari kehendak Allah.
  9. Lepas dari [............], manusia pada dasarnya tidak mungkin
    akan pernah mengerti pengetahuan apa pun dengan benar.
  10. Pada saat Allah berkata, "Ini adalah baik," Dia menyatakan diri-
    Nya sebagai satu-satunya [...........] yang benar, yang dapat
    memutuskan apa yang baik dan apa yang jahat.

PERTANYAAN (B):

  1. Jika Alkitab berkata bahwa Allah adalah Pencipta alam semesta,
    apakah berarti bahwa agama-agama lain harus mengakutinya?
    Mengapa?
  2. Apakah implikasi dari pernyataan bahwa Allah adalah sumber
    moralitas bagi orang Kristen?

Kirimkan kembali tugas ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan
BUKAN DALAM BENTUK ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >



PESTA ======Pendidikan Elektronik Studi Teologia Kaum Awam====== PESTA

AUA-I Pertanyaan 03

Pelajaran 03 | Referensi 03a | Referensi 03b | Referensi 03c


PESTA // PENDIDIKAN ELEKTRONIK STUDI TEOLOGIA AWAM \\ PESTA





Nama Kursus: APOLOGETIKA UNTUK AWAM I (AUA I)
Nama Pelajaran: Karakter Manusia Sebelum Jatuh dalam Dosa
Kode Pelajaran: AUA I-P03

Pelajaran 03 - KARAKTER MANUSIA SEBELUM JATUH DALAM DOSA



*Instruksi*

Harap setiap peserta mengikuti petunjuk mengerjakan tugas sbb.:

  1. Bacalah Bahan Pelajaran dan semua Referensi Pelajaran 05 dengan
    teliti.
  2. Bacalah Pertanyaan (A) dan (B) di bawah ini, kemudian jawablah
    dengan benar dan lengkap.
  3. Apabila Anda mendapatkan kesulitan sehubungan dengan isi Bahan
    Pelajaran, silakan menghubungi Pembimbing di:

    < yulia(at)in-christ.net >

Selamat mengerjakan!


Perhatian:

Setelah Anda menjawab tugas tertulis ini, mohon kirim kembali tugas
ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan BUKAN DALAM BENTUK
ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >

PERTANYAAN (A):

  1. Alkitab melihat sejarah dunia dan manusia dalam tiga tahap --
    [........., ............., .............]
  2. Kemampuan manusia yang dapat berpikir dan mengembangkan pikirannya
    tidak dimiliki oleh mahluk ciptaan lain, hal ini disebabkan karena
    manusia memiliki [...............] Allah.
  3. Menurut Kol. 3:10, salah satu kualitas penting dari manusia sebelum
    jatuh dalam dosa adalah manusia memiliki [............] yang benar.
  4. Di taman Eden, Adam telah menggunakan akal budinya dalam ketaatan
    pada Allah, yaitu ketika ia [................]
  5. Meskipun manusia diciptakan Allah dengan sempurna tapi, manusia
    adalah mahluk ciptaan yang [............].
  6. Semua pengetahuan yang Adam miliki sebelum jatuh dalam dosa adalah
    benar sebab ia mendapatkannya dari sumber kebenaran, yaitu
    [...............]
  7. Penyataan Alkitab merupakan pemikiran Allah di mana bagi-Nya tidak
    ada satu hal pun yang bersifat [...........].
  8. Akal budi (logika) tidak akan menjadi sesuatu yang jahat, asal
    [...............]
  9. Kekristenan, pada hal-hal tertentu, dapat menemui kebuntuan untuk
    dapat dimengerti secara kemampuan logika manusia, contohnya
    [............].
  10. Manusia disarankan untuk tidak berdiri pada 2 sisi ekstrim, yaitu
    menolak menggunakan [.............] dan setuju pada iman yang
    buta atau sangat mengandalkan [...........] sehingga terlepas dari
    ketergantungannya pada Allah.

PERTANYAAN (B):

  1. Dalam banyak hal, kita mengakui bahwa manusia memiliki
    keterbatasan, terutama dalam pengetahuan. Tapi di tengah
    keterbatasan itu mengapa sebagai orang Kristen kita disarankan
    untuk tidak perlu takut mengalami ketersesatan?
  2. Mengapa memahami kedudukan manusia sebelum jatuh dalam dosa sangat
    penting untuk dapat memulai berapologetika?

Kirimkan kembali tugas ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan
BUKAN DALAM BENTUK ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >



PESTA ======Pendidikan Elektronik Studi Teologia Kaum Awam====== PESTA

AUA-I Pertanyaan 04

Pelajaran 04 | Referensi 04a | Referensi 04b | Referensi 04c


PESTA // PENDIDIKAN ELEKTRONIK STUDI TEOLOGIA AWAM \\ PESTA





Nama Kursus: APOLOGETIKA UNTUK AWAM I (AUA I)
Nama Pelajaran: Karakter Manusia yang Berdosa
Kode Pelajaran: AUA I-P04

Pelajaran 04 - KARAKTER MANUSIA YANG BERDOSA



*Instruksi*

<

Harap setiap peserta mengikuti petunjuk mengerjakan tugas sbb.:

  1. Bacalah Bahan Pelajaran dan semua Referensi Pelajaran 05 dengan
    teliti.
  2. Bacalah Pertanyaan (A) dan (B) di bawah ini, kemudian jawablah
    dengan benar dan lengkap.
  3. Apabila Anda mendapatkan kesulitan sehubungan dengan isi Bahan
    Pelajaran, silakan menghubungi Pembimbing di:

    < yulia(at)in-christ.net >

Selamat mengerjakan!


Perhatian:

Setelah Anda menjawab tugas tertulis ini, mohon kirim kembali tugas
ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan BUKAN DALAM BENTUK
ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >

PERTANYAAN (A):

  1. Allah menguji kesetiaan Adam dan Hawa akan otoritas Allah dengan
    menempatkan [...............].
  2. Cara setan menjatuhkan adalah dengan membujuk Hawa untuk percaya
    bahwa perbedaan antara [.............] dan [............] akan
    hilang dan manusia akan "menjadi seperti Allah,"
  3. Inti dari dosa adalah pemberontakan melawan [............]
    manusia pada Allah dan manusia berasumsi bahwa dia mampu untuk
    berdiri sendiri tanpa Allah.
  4. Peristiwa kejatuhan Adam dan Hawa dalam dosa telah membuat semua
    manusia berada di bawah [................].
  5. Roma 1:18-32 menceritakan bahwa manusia yang telah jatuh dalam
    dosa, menolak untuk mengakui [ .............] dalam semua aspek
    ciptaan.
  6. Oleh anugerah umum, Allah telah menahan akibat dosa dan pencemaran
    sehingga orang yang tidak percaya tetap dapat berpikir dan
    bertindak atau bereaksi sesuai dengan keberadaan mereka sebagai
    [.............] walaupun mereka tidak mengakui Allah sebagai
    Pencipta.
  7. Selama manusia terus menerus berpaling daripada Allah, maka
    manusia tidak akan mampu untuk tiba pada [.............] yang benar
    akan diri mereka sendiri, dunia, dan Allah.
  8. Saksi Yehova adalah contoh dari salah satu kebenaran yang hanya
    ditunjukkan dari permukaannya saja. Mereka bisa berkata bahwa
    "Yesus adalah Tuhan", tapi pendapat mereka yang sebenarnya adalah
    [...............].
  9. Akar dari setiap ide dan pernyataan yang dikemukakan oleh orang
    yang tidak percaya adalah berdasarkan pada [........... ] bahwa
    "saya tidak bergantung pada Allah".
  10. Pernyataan-pernyataan orang tidak percaya dinyatakan tidak benar
    karena struktur pemikiran mereka tidak memimpin orang pada
    [...............] kepada Allah.

PERTANYAAN (B):

  1. Apa hubungan perbuatan dosa Adam dengan kita (manusia) sekarang?
    Apakah manusia sekarang masih bisa berbuat baik di hadapan manusia?
    Mengapa?
  2. Bagaimana cara menyadarkan orang ateis bahwa Allah ada dan mereka
    tidak mungkin hidup terlepas dari Allah?

Kirimkan kembali tugas ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan
BUKAN DALAM BENTUK ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >



PESTA ======Pendidikan Elektronik Studi Teologia Kaum Awam====== PESTA

AUA-I Pertanyaan 05

Pelajaran 05 | Referensi 05a | Referensi 05b | Referensi 05c


PESTA // PENDIDIKAN ELEKTRONIK STUDI TEOLOGIA AWAM \\ PESTA





Nama Kursus: APOLOGETIKA UNTUK AWAM I (AUA I)
Nama Pelajaran: Karakter Manusia Setelah Ditebus Kristus
Kode Pelajaran: AUA I-P05

Pelajaran 05 - KARAKTER MANUSIA SETELAH DITEBUS OLEH KRISTUS



*Instruksi*

<

Harap setiap peserta mengikuti petunjuk mengerjakan tugas sbb.:

  1. Bacalah Bahan Pelajaran dan semua Referensi Pelajaran 05 dengan
    teliti.
  2. Bacalah Pertanyaan (A) dan (B) di bawah ini, kemudian jawablah
    dengan benar dan lengkap.
  3. Apabila Anda mendapatkan kesulitan sehubungan dengan isi Bahan
    Pelajaran, silakan menghubungi Pembimbing di:

    < yulia(at)in-christ.net >

Selamat mengerjakan!


Perhatian:

Setelah Anda menjawab tugas tertulis ini, mohon kirim kembali tugas
ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan BUKAN DALAM BENTUK
ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >

PERTANYAAN (A):

  1. Inti dari kejatuhan Hawa adalah keinginan untuk mandiri dan lepas
    dari [.............] pada Allah dan menolak untuk secara sukarela
    menundukkan diri pada Firman Tuhan.
  2. Permulaan dari penebusan dalam Kristus adalah pada saat kita
    [.............] dengan kesungguhan pada Kristus dan menyadari
    ketergantungan kita kepada Firman Tuhan sebagai hikmat yang benar.
  3. Pertobatan hanyalah salah satu tanda dari keseluruhan proses
    [.............]
  4. Sebagai orang Kristen, kita diminta secara terus-menerus menerima
    kebenaran [..............] dengan penyembahan yang tanpa
    berprasangka.
  5. Kita diperbaharui sebagai ciptaan baru dan dikembalikan kepada
    asal mula keberadaan kita sebagai gambar Allah melalui
    [..........].
  6. Manusia yang telah mengalami kelahiran baru diberikan [............], [..............] dan [...............] yang benar, di mana semua itu hilang pada waktu kejatuhan dalam dosa.
  7. Manusia baru dalam Kristus membutuhkan Penolong untuk dapat
    dipimpin kepada Pencipta alam semesta secara langsung. Penolong itu
    adalah [...............] dan [................].
  8. Namun demikian, meskipun manusia telah diperbaharui kembali kepada
    kondisi asalnya seperti sebelum kejatuhan, pembaharuan ini tidaklah
    sempurna sampai [................].
  9. Karena orang Kristen belum saat ini sepenuhnya dapat terlepas dari
    pengaruh dosa, maka [...............] yang tinggal di dalam hati
    akan menolongnya berperang melawan kuasa kedagingan.
  10. Ketergantungan orang percaya pada Allah untuk pengetahuan dan
    moralitas tidak datang secara [...............] bagi orang
    Kristen, tetapi harus disertai dengan usaha yang serius untuk
    mendapatkan penyucian.

PERTANYAAN (B):

  1. Apa maksud dari pengertian bahwa kelahiran baru dapat menghasilkan
    kebalikan dari posisi/status manusia setelah jatuh ke dalam dosa?

  2. Mengapa orang-orang Kristen yang sudah lahir baru hidupnya sering
    masih dipenuhi dengan pergumulan melawan kedagingan?

Kirimkan kembali tugas ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan
BUKAN DALAM BENTUK ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >



PESTA ======Pendidikan Elektronik Studi Teologia Kaum Awam====== PESTA

AUA-I Pertanyaan 06

Pelajaran 06 | Referensi 06a | Referensi 06b | Referensi 06c


PESTA // PENDIDIKAN ELEKTRONIK STUDI TEOLOGIA AWAM \\ PESTA





Nama Kursus: APOLOGETIKA UNTUK AWAM I (AUA I)
Nama Pelajaran: Filsafat Non-Kristen dan Kristen
Kode Pelajaran: AUA I-P06

Pelajaran 06 - FILSAFAT NON-KRISTEN DAN KRISTEN



*Instruksi*

Harap setiap peserta mengikuti petunjuk mengerjakan tugas sbb.:

  1. Bacalah Bahan Pelajaran dan semua Referensi Pelajaran 06 dengan
    teliti.
  2. Bacalah Pertanyaan (A) dan (B) di bawah ini, kemudian jawablah
    dengan benar dan lengkap.
  3. Apabila Anda mendapatkan kesulitan sehubungan dengan isi Bahan
    Pelajaran, silakan menghubungi Pembimbing di:

    < yulia(at)in-christ.net >

Selamat mengerjakan!


Perhatian:

Setelah Anda menjawab tugas tertulis ini, mohon kirim kembali tugas
ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan BUKAN DALAM BENTUK
ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >

PERTANYAAN (A):

  1. Filsafat [............] berdasar pada kemandirian pikiran manusia
    yang lepas dari Allah. Sedangkan filsafat [.............] berakar
    pada ketergantungan total pada Allah.
  2. Filsafat Kristen dapat digambarkan sebagai suatu bangunan yang
    besar dan disangga oleh satu tiang utama, yaitu [............].
  3. Komitmen ketergantungan mutlak pada Allah tidak hanya untuk urusan
    masalah gerejawi, tapi juga untuk [............].
  4. Perbedaan antara filsafat yang berdasar pada kemandirian pikiran
    manusia dan filsafat yang berakar pada ketergantungan pada Allah,
    membentuk jurang pemisah yang besar, yang hanya bisa dijembatani
    dengan [.............] dari Allah.
  5. Filsafat [.............] memerlihatkan dilema bahwa mereka memiliki
    "keyakinan yang mutlak bahwa tidak ada keyakinan-keyakinan yang
    mutlak".
  6. Kepastian orang Kristen tidak dihancurkan oleh apa yang tidak
    diketahuinya, karena [.............] menyediakan pengetahuan yang
    cukup bagi manusia, bahkan dalam keterbatasan manusia sekalipun.
  7. Hanya melalui persekutuan dengan [............] dalam iman, kita
    dimungkinkan untuk dapat melihat Allah, dunia, dan diri kita
    sendiri dengan tepat dan benar.
  8. Ketidakpastian orang Kristen akan ketergantungan pengetahuan pada
    Allah disebabkan oleh 2 hal: pertama, ia memiliki [............]
    dalam kemampuan untuk mengetahui semua hal tentang wahyu yang Tuhan
    berikan; kedua, [............] menyebabkan orang Kristen salah
    mengerti dan kadang menolak kebenaran wahyu Allah.
  9. Untuk memulai berkomunikasi dengan orang non-Kristen dengan cara
    yang efektif dan relevan maka kita harus memberikan kesadaran
    bahwa tidak daerah yang dikatakan, [..............], dimana orang
    Kristen dan non-Kristen bisa memegangnya sebagai satu kesepakatan.
  10. Apabila kita berharap memenangkan orang non-Kristen ke dalam
    Kerajaan Allah, atau paling tidak ke arah itu, maka kita dapat
    memerlihatkan kebenaran kekristenan dengan [............] yang
    tepat atas kepercayaan kita pada Allah, Kristus, dan Alkitab.

PERTANYAAN (B):

  1. Jelaskan pendapat Anda, mengapa filsafat non-Kristen dan filsafat
    Kristen memiliki jurang pemisah yang tidak mungkin bisa dijembatani
    oleh usaha manusia?

  2. Untuk menginjili orang non-Kristen kita harus bisa menemukan titik
    temu sehingga orang non-Kristen dan Kristen bisa memulai berbicara.
    Berikan contoh titik temu yang Anda ketahui.

Kirimkan kembali tugas ini dalam bentuk plain text (e-mail biasa) dan
BUKAN DALAM BENTUK ATTACHMENT ke:

==> < staf-pesta(at)sabda.org >



PESTA ======Pendidikan Elektronik Studi Teologia Kaum Awam====== PESTA