Orang Percaya yang Siap

Tidak semua anak Tuhan akan siap menghadapi kedatangan Tuhan Yesus yang ke-2. Bahkan ada yang tidak percaya bahwa kelak Tuhan Yesus akan datang untuk menjemput mempelaiNya. Kalau kita baca dalam Alkitab dalam
Matius 25 :1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
Lukas 21:34 "Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.
Wahyu 3:3 Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.

Kalau kita baca ke-3 ayat-ayat diatas kita akan temukan bahwa Orang Percaya, Anak Tuhan akan berhadapan 2 kondisi, yang pertama Yesus Kristus datang sebagai Mempelai, ini berbicara suasana yang penuh sukacita, pesta tidak ada ketakutan. Yang kedua kedatangan Yesus Kristus sebagai jerat dan pencuri ini berbicara suasana dukacita, ketakutan, hal yang tidak mengenakan.

Apakah kedatangan Yesus Kristus kelak sebagai mempelai Laki-laki atau Pencuri bagi kita ?
Itu semua tergantung bagaimana kita sebagai orang percaya meresponi panggilanNya.
Apakah kita siap atau tidak. Kesiapan orang percaya terhadap kedatanganNya terlihat dari kesungguhan hidup iman orang percaya.
3 hal yang saya dapatkan agar kita siap menyambut kedatanganNya sebagai mempelai Laki-laki:
1. Berjaga-jaga. matius 25:13;Lukas 21:36;Wahyu 3:3
Tuhan meminta kita untuk berjaga-jaga, waspada. Berjaga-jaga terhadap pengajaran yang bukan berasal dari Alkitab (Firman Tuhan). Dunia akhir zaman semakin lama semakin jahat, tidak berdasar kepada Firman Tuhan, semakin menakutkan/mengkawatirkan. Siapa yang tidak sungguh2 dan berjaga2 maka akan dikalahkan oleh dunia. Banyak ajaran2 yang tidak percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Iblis semakin giat untuk menjatuhkan orang-orang percaya. Biarlah kita semakin hari semakin menjadi orang yang penuh hikmat Allah dan menjadi waspada terhadap keadaan dunia.
2. Senantiasa Berdoa Lukas 21:36
Hal kedua yang harus kita lakukan adalh sentiasa berdoa. Alkitab memberi janji ketika kita senantiasa berdoa maka kita akan mendapatkan kekuatan. Kekuatan untuk mengalahkan si jahat, kekuatan untuk berdiri di hari kedatanganNya yang kedua, kekuatan untuk bersaksi, kekuatan untuk menerima berkat Tuhan.
Karena Lukas 21:26 akan banyak orang akan mati bukan karena penyakit, usia tua tetapi ketakutan. Takut akan apa yang terjadi terhadap dunia, takut akan kedatangan Yesus sebagai jerat/pencuri, dll. Dijaman sekarang ini sudah tidak ada lagi orang percaya yang berkata, saya tidak bisa berdoa. Tetapi justru kita punya jam2 khusus dimana kita berdoa secara pribadi, dengan keluarga dan saudara2 seiman. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
3.Punya persediaan Minyak Matius 25 :8-9
Selain pelita kita tetap menyala kita membutuhkan persediaan minyak untuk menyambut kedatangan Yesus Kristus yang kedua.
Minyak berbicara dalam kehidupan kita agar kita selalu tekun untuk beribadah, taat dalam mengiring Tuhan, setia dalam melayani Tuhan. Orang yang punya karakter seperti itulah yang akan menyambut kedatangan Tuhan sebagai mempelai laki-laki bukan sebagai jerat atau pencuri. Marilah kita terus untuk melayani karena orang yang melayani tidak layak lagi untuk berpaling. Yeremia 17:13 Ya Pengharapan Israel, TUHAN, semua orang yang meninggalkan Engkau akan menjadi malu; orang-orang yang menyimpang dari pada-Mu akan dilenyapkan di negeri, sebab mereka telah meninggalkan sumber air yang hidup, yakni TUHAN.
Jadi ada 2 akibat jika kita meninggalkan pelayanan, tidak antusias lagi dalam mengiring Tuhan yang pertama akan mendapat malu dan yang kedua akan dilenyapkan dari bumi.

Jadilah orang percaya yang menyambut kedatanganNya yang kedua menjadi mempelai wanita bukan kedatanganNya sebagai pencuri atau jerat bagi kita. Tuhan Yesus memberkati
Tan Djuniaidi Pramono