Shalom
Di bawah ini berbagai kesaksian dari anak-anak Tuhan yang mempraktekkan berperang dengan Firman (Petir Firman), dan melihat sendiri kuasa Firman Allah yang nyata dan ajaib.
* * * * *
24/08/2012, Yudi Handoko wrote:
Halo pak Atmo dan PD Yoel...
Tenang Petir Firman ini, saya ada pengalaman kecil yang mungkin dapat saya bagikan ... :)
Jadi sebelum baca email ini, pak Atmo khan sudah sharing bahwa ada kuasa saat kita baca Alkitab dengan diperkatakan ... Kemarin lusa saya ke Yogya dari Jakarta, dan kemarin pagi jam 2 naik kereta ke Kediri.
Karena keretanya agak terlambat makan kita menunggu lumayan lama. Saya gunakan waktu itu dengan baca Alkitab di BB saya dengan bersuara (biasanya cuman dalam hati) :)
Ketika saya baca Alkitab, tahu-tahu ada orang duduk di sebelah saya (cukup dekat) sambil merokok. Saya merasa terganggu dengan asap rokoknya, namun lebih terganggu karena anak saya sedang tidur pulas sedangkan dia enak-enakan merokok. Saya merasa kasihan dengan anak saya.
Saya mau tegur langsung koq agak sungkan. Akhirnya saya coba praktekan sharing dari pak Atmo. Saya doakan orang tsb, mengikat tubuh, jiwa, roh dan kehendak bebasnya dengan kuasa Darah Yesus Kristus, dan memohonkan berkat sukacita dan damai sejahtera yang dari surga di dalam nama Yesus untuk orang tsb. Terus saya teruskan baca Alkitab, sambil mendoakan supaya Tuhan memindahkan orang tersebut ke tempat lain supaya tidak mengganggu anak saya yang sedang tidur dengan asap rokoknya ...
Hanya selisih beberapa waktu, orang tersebut tiba-tiba mematikan rokoknya (padahal masih separoh), lalu bertanya kepada saya tentang tujuan kereta yang barusan datang. Saya jawab, lalu tiba-tiba dia pergi entah ke mana, dan saya perhatikan dia keluar dari stasiun tidak tahu mau kemana :)
Saya dalam hati sangat bersukacita karena Tuhan bekerja dengan sangat nyata dan cepat sekali melalui doa saya tersebut. Mungkin orang bisa bilang kebetulan, namun saya bilang bukan kebetulan karena saya berdoa. Kalau saya tidak berdoa dan dia tahu-tahu pergi itu sebuah kebetulan saja... :)
Itu pengalaman kecil bersama Tuhan, dan saya rasakan kuasaNya sangat luar biasa melalui hal kecil tsb, pasti Tuhan akan bekerja lebih dalam lagi dalam hidup saya. Bagian saya adalah melakukan tindakan iman, dan tetap hidup dalam kekudusan serta melalukan apa yang menjadi rencanaNya dalam kehidupan saya hari demi hari ...
Sekali lagi saya berterimakasih buat pelayanan pak Atmo dan PD Yoel kepada saya dan istri. Tetap dukung dalam doa saya dan istri dan anak saya, supaya kami makin dipakai Tuhan lebih dalam lagi. Aminnn...
* * * * *
27/08/2012, Akwl wrote:
Puji Tuhan. Liburan tahun ini Tuhan berkehendak kami ke Situbondo ke rumah mertua kami di mana ke empat anaknya putri bisa berkumpul lagi, yang pada hari biasa tersebar di empat kota. Hari pertama kami datang malam dan besoknya kami berdoa bersama.
Sebelumnya adik kedua sempat khawatir suaminya gak mau ikut doa, karena itu sebelum doa aku masuk ke kamar dan membaca dengan bersuara 2 Korintus 10:5. Ketika akan dimulai, anak dari adik kedua tiba-tiba merengek minta pulang. Saya masuk kamar lagi dan kembali membaca 2 Korintus 10:5, tentunya kata orang dan manusia kita ganti nama anak tersebut, dan setelah selesai membaca saya keluar. Kemudian si anak dibawa ke depan dititipkan neneknya yang masih jaga toko. Luar biasa selama doa si anak tidak mengganggu sama sekali.
Dua malam berikutnya kami kumpul untuk berdoa lagi, tapi kini giliran anak adik ke tiga yang minta pulang waktu mau doa. Saya masuk kamar lagi baca 2 Korintus 10:5 dengan bersuara. Setelah keluar kamar ortu dan anaknya gak ada. Aku agak bingung. Sebentar mereka sudah datang sambil menggendong si anak yang sudah tertidur. Wow kuasa petir firman kembali dinyatakan. Kami dapat berdoa lagi.
Dan puji Tuhan pada hari ke tiga berdoa (hari terakhir doa bersama di Situbondo) adik ipar saya mendapat kepenuhan Roh Kudus sepenuhnya. Sampai semua sudah selesai dia tetap kepenuhan.
Tuhan kita memang luar biasa. Melalui kesaksian ini saya mengajak semua yang membaca apabila Tuhan memberi kesempatan agar kita memakai senjata Petir Firman tanpa ragu. Bacakan dengan iman. . ))))
---
27/08/2012, Janice wrote:
Saya juga mempunyai pengalaman setelah membaca Petir Firman ini.
Kira-kira dua minggu yang lalu ada seorang teman yang bernama Joseph yang ditabrak oleh sepeda motor. Karena kebetulan Minggu dan jalanan sepi, Joseph ini masih bisa mengangkat motornya sendiri dan pulang ke rumah. Keadaan tubuh tidak apa-apa hanya lecet ringan. Namun malam harinya dia muntah-muntah dan kepalanya pening berat. Kemudian diputuskan keluarganya untu dibawa ke rumah sakit dan discan. Hasil scan otaknya mengalami gegar ringan, tetapi tidak perlu dikuatirkan. Keesokan harinya Joseph sudah bisa pulang dan istirahat di rumah. Kondisi sudah normal meskipun dia mengatakan masih ada pening kecil.
Seminggu kemudian datanglah famili yang berkunjung ke rumahnya. Dalam perbincangan itu Joseph menanyakan apakah ada kenal tukung kusuk (sin she) yang bisa mengurut karena badannya masih sakit-sakit akibat jatuh kemarin itu. Dikenalinlah familinya salah satu sin she yang katanya cukup kompeten. Malamnya keluarga Joseph pergi mencari sin she ini. Kakaknya Joseph sudah warning kepada sin she ini kalau dia baru discan otaknya dan ada sedikit gegar, dengan maksud supaya sin she ini bisa hati-hati dan jangan sembarangan mengurut. Sin She ini dengan bangganya mengatakan, "Gak papa, sudah banyak yang urut sama saya. Malahan ada yang dokternya bilang harus operasi, diurut sama saya sampai gak perlu operasi lagi.”
Akhirnya diurutlah. Namun tidak disangka-sangka sin she ini memegang kepala Joseph dan memutar ke kanan ke kiri shgga mengeluarkan bunyi, seperti yang biasa dilakukan oleh tukang urut yang biasanya. Saat itu kondisi Joseph masih normal, namun sampai di rumah, Joseph langsung lari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya. Malam ini menurut keluarganya, Joseph seperti orang yang mau meninggal, mukanya pucat pasi, nafasnya sesak dan matanya seperti mau keluar. Sama sekali tidak bisa tidur lurus dan keluarganya juga bingung karena Joseph menolak ke rumah sakit alasan dia terlalu pening gak kuat naik mobil. Sebenarnya keluarganya berencana panggil ambulance namun tidak jadi akhirnya.
Dari penuturan kakaknya dia takut setengah mati sampai menangis, dan terus berdoa apa yang harus dilakukan. Dia terus berdoa supaya diberi hikmat dan keadaan Joseph bisa pulih. Keesokan harinya waktu saya ke situ untuk berjualan (saya menyewa salah satu tempatnya untuk berjualan), diceritakan oleh kakaknya tentang kondisi Joseph yang cukup parah. Saya berdoa dan menerapkan seperti sharing dari Pak Indri ini. Kemudian saya membaca kitab Yakobus, khususnya di bagian pengujian dan pencobaan, kemudian bagian mendoakan orang sakit. Saya juga minta anak, suami, kakak dan ponakan Joseph untuk masuk ke kamarnya dan kita mendoakan dia.
Puji Tuhan, keesokan harinya, dan 2 hari kemudian dia sudah diperiksa ke dokter, dan dinyatakan tidak ada yg serius. Malahan dia sudah bisa pulang ke Jogyakarta di mana dia harus naik pesawat 2 kali. Waktu saya mendengar ini saya sangat bersuka cita, dan saya pikir ini juga bukan kebetulan, tetapi mujizat yang sedang bekerja melalui Firman dan Doa.
---
27/08/2012, Blessing Kdd Hs wrote:
Pak, saya tadi mencoba praktek PETIR FIRMAN luar biasa pak. Kuasa TUHAN YESUS itu memang ajaib ya.
Ceritanya, tadi siang anak saya Marvell 22 bulan, bangun tidur ngompol. Nangis gak berhenti-berhenti dalam 1/2 jam, karena nggak mau diganti baju sama celana nya - nangis nya sama meronta ronta ... Susternya sampe bingung, dibujuk apapun nggak mau diam. Anak saya satunya Marcell, masih tidur.
Saya coba gendong, saya bilangin baik-baik juga nggak mempan. Saya kasih ke susternya lagi.
Saya masuk kamar jagain Marcell. Saya berdoa PETIR FIRMAN yang bapak share tempo hari sambil memusatkan pikiran ke Marvell. Saya baca 2 Korintus 5:10 sambil diucapkan. Langsung diem tu anaknya ... Selang beberapa menit dia mau ganti baju sama celananya.
Susternya sampe bingung. Ajaib ya Kuasa Tuhan, Pak.
---
29/08/2012, Merlyn wrote:
Hari ini ada satu kejadian. Tepat hari ini mama saya ulang tahun..
Sore hari hujan sangat deras, sehingga saya di rumah aja ... Namun sebelum hujan turun mama dan sepupu saya pergi membantu tetangga yang mau ada acara.
Saat hujan deras, saya tertidur ... Tapi akhirnya terbangun karena suara petir. Tiba-tiba saya melihat HP dan membaca SMS dari sepupu saya.
Dia berkata, “Bersih-bersihkan rumah ya. Mama gak bisa kerja berat-berat dulu. Tadi kena bom.” Saya kaget, bom?
Saya balas SMS-nya dengan keadaan panik, "Bom apa?"
Kemudian dia balas katanya, "Tadi mama bakar sampah di rumah nenek muda sebelum hujan. Tiba-tiba ada yang meledak dari sampah yang dia bakar, ternyata besi dan besi itu tertancap di lengan mama saya."
Waktu dia menjelaskan, saat itu mama saya sudah di bawa ke klinik terdekat sama om saya.
Dalam keadaan panik, gugup dan takut terjadi hal buruk, saya teringat Petir Firman. Kemudian saya mengambil Alkitab lalu duduk dan berdoa, membaca Alkitab dengan diucapkan, lalu berdoa dengan air mata berlinang.
Tepat sekali, kalau hari ini masuk di kitab Amsal, dan ada kejadian ya baca aja pasal tersebut yang selanjutnya jadi bacaan setiap harinya.
Entah kebetulan tau tidak, bacaan saya selanjutnya dari Injil Matius, dengan perikop Yesus menyembuhkan Ibu mertua Petrus dan orang-orang lain.
Selesai doa, sepupu saya SMS lagi. Saya di suruh antar tante saya ke klinik untuk melihat keadaan mama saya.
Sesampainya di rumah tante saya (rumahnya berdepanan dengan rumah nenek tempat kejadian), karena masih hujan sambil menunggu agak reda, jadi kami bercerita tentang kejadian yang dialami mama. Dari ceritanya saya semakin khawatir, karena katanya darahnya keluar banyak dan wajahnya sudah pucat.
Setelah hujan reda, saya dan tante baru saja mau pergi ke klinik, tapi gak jadi karena om, nenek muda, dan 1 tetangga di dekat rumah nenek serta mama sudah muncul di balik pagar..
Puji Tuhan, wajahnya tidak terlihat sangat pucat seperti yang dikatakan tante saya tadi ... saya pikir tubuh mama akan lemas karna kejadian itu, tapi ternyata tidak ...
Tuhan sungguh dahsyat, ajaib perbuatanNya :)
---
29/08/2012, Indriatmo wrote:
Siang ini ada satu teman yang menceritakan kesaksiannya mempergunakan Petir Firman, ketika dia dirawat di RS saat libur lebaran minggu lalu.
Ketika memasuki libur lebaran, teman saya sakit dan harus dirawat di RS. Karena semua ruangan penuh, dia dirawat di ruangan yang berisi 5 bed pasien. Hari Jumat, ada keluarga satu pasien yang berkunjung dan dia berbicaranya keras dan berisik. Teman saya merasa terganggu tapi dia tidak enak hati untuk menegur. Dia sendirian siang itu, tidak ada famili yang datang menjenguk.
Pada saat itu dia ingat mengenai Petir Firman. Kemudian dia melakukan langkah peperangan Roh, dimulai dari mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebas pengunjung yang berisik itu dengan kuasa Darah Kristus, dan memberkatinya dengan damai sejahtera dan sukacita di dalam nama Tuhan Yesus. Kemudian dia membaca Firman dengan bersuara lirih sambil memikirkan target. Bacaan Alkitab yang dibaca adalah kitab Amsal Salomo.
Setelah beberapa waktu membaca Alkitab, pengunjung yang berisik ini diam dan sebentar kemudian tidur di karpet. Bahkan sampai saat sembahyang Jumat siang dia masih tidur pulas. Ketika sadar dan bangun dia langsung pulang, dan ruangan rawat inap tenang kembali ...
---
01/09/2012, Mn Mrnty wrote:
Di rumah karena tidak ada pembantu, sebelum kuliah saya kebagian tugas untuk mencuci baju. Setelah mencuci biasanya adek membantu menjemur. Tapi hari ini dia terlihat bete, dan saya tidak enak untuk meminta dia menjemur cucian, sementara saya harus bersiap berangkat kuliah. Saya kemudian mencoba Petir Firman, jadi saya masuk kamar berdoa dan membaca Alkitab dengan bersuara. Beberapa pasal selesai dibaca, kemudian saya keluar.
Ternyata di luar adek sudah hampir selesai menjemur semua pakaian tanpa berkata sepatah kata pun ... Puji Tuhan! Itu adalah kuasa yang nyata dan luar biasa dari Petir Firman.
---
03/09/2012, Antonius wrote:
Jika kemalaman bekerja, saya tidur di rumah tante di Jakarta, sekamar dengan keponakan. Karena besoknya hari libur, keponakan main game ATG di laptop sampai malam. Game itu sangat tidak baik untuk anak remaja, karena penuh dengan kekerasan, pencurian, dll. Tapi saya tidak bisa menegurnya karena orang tuanya sendiri tidak pernah melarang.
Kemudian saya ingat senjata ampuh, yaitu Petir Firman. Saya mulai berdoa: mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebasanya dengan kuasa darah Kristus. Memberkati damai sejahtera dan sukacita di dalam nama Tuhan Yesus. Setelah itu saya membaca Alkitab, meneruskan pembacaan Alkitab Setahun dari Korintus dengan berbicara lirih, sambil memusatkan perhatian pada target. Baru satu pasal, selesai dan mau menginjak pasal berikutnya, keponakan mulai gelisah dan berkata mengantuk mau tidur. Dia menawari saya meneruskan main game, tapi saya tolak. Kemudian dia langsung tidur dengan pulas.
Saya meneruskan membaca Alkitab setahun dengan bersuara, dan saya lihat dalam tidurnya dia bergerak-gerak seperti kena setrum ... Saya pikir dia mimpi menakutkan, jadi saya bangunkan. Tapi dia tampak sangat teler, bangun sebentar dan tidur pulas lagi. Saya meneruskan membaca Alkitab, dia kembali bergerak-gerak seperti kena kejutan listrik ... Kuasa Petir Firman memang nyata dan ajaib.
---
11/09/2012, Samuel wrote:
Shalom pak Indri,
Ijinkanlah saya berbagi pengalaman sehubungan dengan Petir Firman.
10 September 2012 saat saya ada di Bandung di rumah tante saya yang berusia 78 tahun, beliau sedang kesulitan mencari catatannya yang tidak diingatnya dimana ditaruhnya.
Saya meminta beliau membaca Mazmur 23 sambil bersuara dan mengaminkan perkataan: " Tuhan menyegarkan jiwaku serta juga pikiran dan ingatanku." Tak lama kemudian beliau menemukan catatan yang dicarinya. Puji Tuhan
* * * * *
BERPERANG DENGAN FIRMAN: PETIR FIRMAN
Ada satu senjata perang Allah yang canggih dan dahsyat yang dibagikan Tuhan Yesus di akhir jaman ini yaitu: BERPERANG DENGAN FIRMAN! Tuhan Yesus memberikan pelajaran ini pada saat PD Yoel hari Sabtu dan Minggu melakukan pelayanan di sebuah kota di Jawa Tengah.
Ketika kita sedang melayani pelepasan dan pemulihan keluarga di RS, ada telpon dari keponakan yang menangis karena dimarahi mamanya. Kebetulan Yezki (anak saya 10 tahun) ada di rumah keluarga di depan rumah keponakan tersebut. Kita minta Yezki dengan saudara-saudaranya (usia SD) yang ada di sana untuk pergi menemui, menghibur dan mendoakan keponakan yang sedang sedih. Sesampai di sana, ketika mau masuk kamar dan berdoa mereka dimarahi mamanya - dan keponakan kembali nangis lagi ...
Kita kemudian minta mereka duduk di teras, berdoa dan setelah itu membaca Alkitab dengan diucapkan. Yezki dan saudara yang lain anak-anak SD duduk di teras, berdoa dan membaca Alkitab. Sebentar kemudian si mama yang tadinya marah-marah ini keluar kamar dan moodnya sudah baik lagi.
Ketika mereka sedang berdoa dan membaca Alkitab dengan diucapkan, kita minta Tuhan Yesus memperlihatkan apa yang terjadi di dalam Roh. Pada saat anak-anak SD itu mengucapkan pembacaan Alkitab, ada selubung berwarna putih perak menyelubungi mereka. Itu adalah selubung kuasa Allah dari surga yang melindungi anak-anak yang membaca Firman Allah.
Kemudian dari selubung itu keluar petir-petir berwarna putih perak yang menyambar ke tubuh si mama yang ada di kamar. Petir itu seperti aliran setrum listrik tegangan tinggi yang menghisap habis semua kekuatan roh setan amarah yang menguasai tubuh. Petir itu terus menyambar selama ayat-ayat Alkitab dibaca dengan bersuara! Ketika kekuatan amarah habis terkena petir Firman Tuhan, maka si mama kesadarannya pulih lagi dan bersikap baik seperti semula.
Melalui kejadian tersebut, Tuhan Yesus memberikan satu pelajaran mengenai senjata kerajaan Allah yang baru, yaitu: Beperang dengan Firman. Caranya :
1. Mendoakan target.
Ucapkan doa untuk target : "Aku mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebas ... (sebutkan namanya) dengan kuasa Darah Kristus. Tuhan Yesus memberkati ... (sebutkan namanya) dengan damai sejahtera dan sukacita dari surga di dalam nama Tuhan Yesus."
2. Membaca ayat-ayat Alkitab dengan bersuara.
Ayat yang dibaca adalah pasal-pasal bacaan ayat Alkitab setahun. Dalam membaca ayat Alkitab ini harus DIUCAPKAN, supaya roh setan mendengar. Setan tidak tahu apa yang ada di dalam hati manusia, termasuk apa yang dibaca dalam hati. Tetapi pada saat diucapkan, maka roh setan mendengar dan kuasa Firman Allah akan menyerang dan melumpuhkannya.
Hal itu yang dicontoh oleh para dukun atau agama-agama dunia yang membaca mantera dengan diucapkan, atau kitab-kitabnya dibaca dengan bersuara dan dilagukan. Tidak ada dukun yang membaca mantera dalam hati atau agama-agama dunia membaca kitabnya dalam hati. Tujuannya adalah supaya roh setan yang menjadi tuannya mendengar dan melakukan seperti apa yang diminta. Roh setan tidak bisa mengetahui isi hati manusia. Yang bisa menyelidiki dan mengetahui isi hati hanyalah Roh Kudus, Tuhan Yesus dan Allah Bapa.
Silahkan mencoba sendiri kedahsyatan PETIR Firman Tuhan. Gunakan Petir Firman ini untuk membebaskan suami, istri, anak, keluarga dan orang-orang yang dikasihi. Caranya sangat simpel :
1. Doakan target.
2. Baca Firman Tuhan secara bersuara dengan memikirkan target.
Silahkan mengujinya sendiri, dan minta Roh Kudus memperlihatkan apa yang terjadi pada saat kita menyerang ikatan roh setan dengan membaca Firman Tuhan. Yang terlihat di dalam Roh sangat indah dan luar biasa.
Petir Firman ini bukan hanya melumpuhkan ikatan roh setan, tetapi sebaliknya bagi anak Tuhan Petir Firman ini memberikan perlindungan, kuasa dan damai sejahtera. Petir ini biasa dirasakan setiap anak Tuhan sebagai manifestasi hadirat Tuhan dan urapan yang turun. Rasanya seperti kesetrum, merinding yang membuat roh kita menyala-nyala.
Ada satu pengalaman lain. Tim PD Yoel pergi ke Jawa Tengah dengan naik bis. Di belakang sebelah kanan, tempat duduk seberang, ada seorang ibu duduk bersama anak perempuannya yang masih TK. Ketika bisa mulai berjalan, si ibu berbicara kepada anaknya mengenai bagaimana berdoa dan menjelaskan aturan-aturan agama -- tapi dengan suara yang sangat keras terdengar di seluruh bis. Lebay dan sangat over acting. Karena sedang bulan puasa, orang yang lain merasa nyaman saja. Tapi saya merasa terganggu dengan doa-doanya yang diucapkan keras-keras ...
Kemudian saya berdoa, mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebasnya dengan kuasa darah Kristus, serta memberkati damai sejahtera dan sukacita. Setelah itu saya mengambil BB-nya Yere dan mulai membaca Alkitab dengan diucapkan. Setelah beberapa pasal Alkitab dibaca, dia batuk-batuk dan kemudian diam seperti orang lemas. Saya meneruskan membaca Alkitab sampai ke Indramayu, tempat pemberhentian bis untuk penumpang turun makan malam gratis yang disediakan bis.
Pada saat dia batuk-batuk saya minta Tuhan Yesus memperlihatkan apa yang terjadi, ternyata ada petir putih perak yang menyambar dan membuat roh setan yang mengendalikan dirinya kesakitan dan menderita. Setelah itu roh setannya loyo, yang membuat fisik ybs. juga lemas tidak bertenaga. Bahkan ketika sampai di Indramayu dia tetap duduk lemas di dalam bis, tidak turun untuk makan malam.
Petir Firman Tuhan itu kuasanya benar-benar dahsyat. Kita cukup duduk membaca Firman Tuhan, dan Firman itu berperang bagi kita. Itu sebenarnya rahasia Roh yang disampaikan Daud dalam Mazmur 119.
(Mazmur 119:23) Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.
(Mazmur 119:51) Orang-orang yang kurang ajar sangat mencemoohkan aku, tetapi aku tidak menyimpang dari Taurat-Mu.
(Mazmur 119:61) Tali-tali orang-orang fasik membelit aku, tetapi Taurat-Mu tidak kulupakan.
(Mazmur 119:69) Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu.
(Mazmur 119:95) Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku; tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu.
(Mazmur 119:110) Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu.
(Mazmur 119:157) Pengejar dan lawanku banyak, tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu
(Mazmur 119:161) Pembesar-pembesar mengejar aku tanpa alasan, tetapi hanya terhadap firman-Mu hatiku gemetar
Dalam pasal-pasal di atas pernyataan Daud tampak tidak masuk akal. Apapun yang dihadapi Daud tidak melakukan "counter attack", tetapi memilih membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Daud dalam Mazmur 119 memahami, bahwa pelindungan dan peperangan Roh yang paling hebat adalah Firman Tuhan itu sendiri. Dengan duduk diam membaca Firman Tuhan, maka petir-petir Firman akan menyelubungi dan melindungi, dan akan menyerang melumpuhkan setiap bahaya yang datang.
Ketika pulang pelayanan kita menggunakan pesawat terbang ke Jakarta dan saya mempergunakan waktu dari take off sampai landing untuk membaca Alkitab. Selama perjalanan ada selubung sinar putih perak yang melindungi kita di pesawat dan petir menyambar-nyambar ke target-taget yang ada di dalam pikiran untuk didoakan. Penglihatan di dalam Roh mengenai kuasa Firman Allah yang diperkatakan ini benar-benar keren dan luar biasa.
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8)
Tetap semangat untuk melakukan Langkah Iman dan berperang dengan Firman.
Maranatha
(Indriatmo)
* * * * *