FORGIVENESS

Mungkin sudah banyak yang mengenal Kellie Pickler, eks American Idol season 5.
Dia menduduki peringkat 6 saja, tetapi keberhasilannya ternyata melebihi dari peringkatnya.
Ada dua lagu yang ditulisnya sendiri dan merupakan refleksi dari kehidupannya. Dari lagu
itu orang bisa mengerti dua sisi di kehidupan Kellie, yaitu kenangan manis bersama neneknya
dan kenangan pahit bagi ibunya.

Kehidupan Kellie sebelum terjun dalam idol sangat susah. Ayahnya keluar masuk penjara karena
pemabuk dan pengguna obat terlarang. Umur dua tahun ibunya meninggalkannya dengan alasan
tidak kuat dengan perlakuan ayahnya. Kellie kemudian diasuh oleh kakek neneknya. Kasih sayang
kakek dan neneknya ternyata tidak cukup untuk menutup luka hati Kellie.

Kesedihannya bertambah ketika neneknya meninggal. Kellie hidup bersama kakeknya sampai
akhirnya berhasil masuk dalam idol audition.
Lagu yang ia persembahkan untuk neneknya berjudul My Angel. Dimana dia mengibaratkan sang
nenek sabagai malaikatnya. Lagu yang ia tujukan untuk ibunya berjudul I Wonder. Dimana di dalam
liriknya ia mempertanyakan apakah ibunya tidak pernah rindu untuk melihat anaknya yang pada
waktu ditinggalkannya masih kecil. Apakah ibunya tidak pernah membayangkan kalau anaknya
sekarang sudah besar, dan membutuhkan kehadiran ibunya. Dia cuma bertanya-tanya?

Ibu yang dinantikannya akhirnya muncul juga. Banyak orang berprasangka buruk dengan kemunculan
nya. Mengingat Kellie sudah terkenal. Dan bagi Kellie sendiri ternyata tidak dapat melupakan sakit
hatinya kepada ibunya. Ia menolak berurusan dengan ibunya dan mengatakan agar ibunya tidak
usah ikut campur di dalam kehidupannya.

Betapa rumitnya... Di satu sisi jiwa Kellie merindui kehadiran ibunya. Tetapi disisi lain dia menolak
kehadirannya. Dan salah satu kalimat yang sangat penting di dalam lagunya I Wonder adalah tentang
memaafkan (forgiveness).
Dia katakan: Forgiveness is such a simple word But it's so hard to do, When you've been hurt.
Inilah yang saya kira bagian dari memikul salib Kristus. Yaitu mengampuni.

Memang sangat mudah bila kita tidak sedang di dalam masalah. Atau mungkin mengampuni kesalahan
dari orang yang kita cintai. Tetapi di luar semua itu Yesus juga mengatakan di Injil Matius 5:44;
Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Juga di Injil Markus 11:25;
Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu
terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.

Mengampuni memang tidak mudah, tetapi itu adalah perintah Allah. Karena Allah sendiri adalah
Maha pengampun. Mengikut Yesus berarti siap untuk memikul salib. Siap menanggung masalah
sesulit apapun seturut dengan kehendakNya, siap mengampuni, karena inilah tujuan utama kedatangan
Yesus di dunia yaitu untuk mengampuni. Mengampuni adalah kehendak Allah. bukan kehendakku,
mengingat kesedihanku, kesakitanku, kesengsaraanku, dan masih akan banyak ke'aku'an yang timbul.
Yang semua itu sebenarnya adalah perangkap setan kepada kita manusia, untuk menjauhkan kita pada Allah.
Karena dengan adanya banyak alasan untuk membenarkan 'ku' adalah berarti kita sudah tidak taat
kepada Allah, dan ini merupakan dosa yang akan mengotori hati kita.
Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. (1Ptr. 1:16) Semoga dimengerti, Amin.