Sharing Berkat Kelas DAD 3

  1. Ade Irma Suryati

    Mengikuti kelas DAD menjadi pengalaman baru yang sangat memberkati bagi saya. Melalui kelas ini, saya belajar untuk lebih memahami diri sendiri, cara berpikir, serta bagaimana Tuhan bekerja melalui proses pertumbuhan yang kadang tidak instan. Hal yang paling berkesan bagi saya adalah saat mendengarkan sharing dari teman-teman lain karena dari situ, saya menyadari bahwa setiap orang memiliki pergumulan masing-masing, tetapi Tuhan tetap setia menyertai setiap proses yang kami jalani.

    Berkat yang saya terima dari kelas DAD mendorong saya untuk lebih reflektif dan terbuka terhadap masukan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelayanan. Aplikasi praktis yang ingin saya lakukan adalah belajar lebih konsisten mengevaluasi diri dan menerapkan nilai-nilai yang saya pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, proses diskusi di kelas berjalan dengan baik dan membangun, walaupun masih bisa ditingkatkan dalam hal keberanian setiap peserta untuk lebih aktif berbagi. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari kelas DAD ini dan berharap dapat terus bertumbuh ke arah yang lebih baik.

  2. Agus Prasetyo

    Belajar dan diskusi DAD ini sungguh luar biasa. Bagi saya, banyak pengetahuan dan wawasan baru yang saya dapatkan. Pengenalan akan Allah dalam nama-nama-Nya yang menunjukkan sifat/karakter Allah sungguh memberkati. Banyak juga diskusi yang menguatkan pemahaman dalam bahasa-bahasa sederhana dan juga sharing pengalaman yang menjadi penguatan. Aplikasi praktis yang diterapkan, yaitu semakin memiliki waktu bersama Allah dalam doa dan saat teduh serta membagikan berkat pengetahuan ini dalam keluarga dan rekan seiman. Evaluasi terkait proses diskusi sudah sangat baik sudah terarah dan saling menajamkan pemahaman. Terima kasih.

  3. Anil Dawan

    Bersyukur bisa mengikuti DAD dengan baik. Membawa kembali pada pemahaman dasar bahwa Allah dan keberadaan-Nya tidak perlu dibuktikan karena setiap orang yang beriman harus percaya bahwa Allah ada dan berkarya. Definisi iman berkorelasi erat dengan eksistensi Allah. Ragam nama Allah adalah penggambaran nyata dari pengalaman empirik manusia terhadap penyataan Allah. Mengetahui nama tanpa diikuti pengenalan akan Allah hanya akan menjadi pengetahuan semata. Implikasi pengenalan membawa pada pengakuan akan pemerintahan Allah dan kehadiran-Nya dalam seluruh aspek kehidupan manusia.

    Melalui pembelajaran DAD, sejatinya kita dipertemukan dengan keberadaan dan kehadiran Allah yang riil dan konkret serta mengalaminya dalam dinamika logika manusia yang masih saja mempertanyakan keberadaan-Nya, terutama di saat-saat kesulitan hidup menghadang dan menantang. Allah selalu membuka anugerah-Nya kepada semua manusia melalui penyataan umum, maka jika ada yang mengingkari kehadiran-Nya dan bersikap agnostik ataupun ateis, tidak akan mengubah keberadaan dan kehadiran-Nya dalam kehidupan manusia dan ciptaan-Nya.

    Materi DAD, menurut saya, sangat kuat berpesan bagi orang-orang yang masih terus mencari kehendak Allah, sekaligus me-refresh pemahaman dan pengenalan kita. Bagi para petobat baru atau pencari-pencari Allah juga sangat kuat berbicara kepada manusia di tengah arus modernisasi dan sekularisasi yang terus mendominasi manusia masa kini.

    Akhirnya, saya meyakini bahwa tidak ada pengetahuan tertinggi dalam hidup ini selain mengetahui dan mengalami Allah dalam relasi yang sejati. Pasti tidak akan membuat kita rugi. Terima kasih untuk tim SABDA dan rekan-rekan diskusi yang menjadi rekan seperjalanan mengenal dan mengalami Allah dalam pembelajaran seminggu ini. Tuhan Yesus memberkati.

  4. Carlos Agustinus Pornantya

    Puji Tuhan, sudah lebih dari 2 tahun, saya tidak ikut program SABDA atau MLC. Maaf ya, kakak pembina kalau salah sebut, sudah lama nggak ikut. Yang paling memberkati saya adalah materi pelajaran ke-5. Materinya buat saya sangat praktis bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Teman-teman di grup DAD 3 sangat kritis, tetapi hangat dan ramah. Pembina atau ketua grup juga sangat baik dalam menghidupkan diskusi. Semoga bila ada kelas lagi saya bisa ikut. Terima kasih Ibu Yulia. Terima kasih Kak Roma dan Kak Mei. Terima kasih buat teman-temanku di Grup DAD 3.

  5. Daniel Victor S.

    Haleluya. Terpujilah nama Tuhan. Puji syukur bisa mengikuti kelas DAD dari awal hingga berakhir. Banyak hal-hal baru yang didapat, yang menambah wawasan perihal DAD ini. Ini bisa meningkatkan knowledge tentang Allah dasar, mulai dari keberadaan Allah, penyataan Allah, nama-nama Allah, dan pemerintahan Allah. Terima kasih buat tim SABDA, admin yang selalu reminder, dan antusias rekan-rekan dalam mengikuti kelas tanya jawab ini. Biarlah kiranya Tuhan memberkati tim SABDA dan menjadi berkat di mana pun berada.

  6. Devi Monika Permatasari

    Puji Tuhan, bisa ikut sampai selesai dan saya rasa ada improve dalam segi keaktifan. Saya banyak menemukan hal baru selama diskusi, seperti nama-nama Allah, istilah ateis praktis, dll.. Jawaban teman-teman yang lain pun menjadi insight baru bagi saya. Terima kasih untuk admin dan moderator di kelas, Mei dan Roma. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

  7. Freddy Boen

    Shalom Aleichem. Puji syukur kepada Tuhan yang telah memampukan saya untuk dapat mengikuti acara ini dari awal hingga akhir. Terima kasih juga saya ucapkan kepada seluruh tim SABDA yang begitu luar biasa menjadi berkat bagi dunia, semoga terus dipakai Tuhan secara luar biasa. Berkat yang saya dapat selama mengikuti kegiatan ini sangat banyak. Tentu bukan saja pengetahuan, tetapi berkat rohani yang saya yakin akan membuat saya semakin bertumbuh dalam iman, misalnya dalam pelajaran tentang kedaulatan Tuhan, contohnya dalam doa Bapa Kami yang berbunyi "datanglah kerajaan-Mu dan jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Ini bukan hanya untuk dihafal saja, tetapi harus dimengerti bahwa itu adalah penyerahan total kepada pemerintahan Allah, bahwa Ia berdaulat dalam segala hal termasuk ketika harapan kita tidak sesuai dengan kenyataan. Maka, kita tetap harus taat seperti doa Tuhan Yesus di Taman Getsemani. Yang kedua, terkait pelajaran tentang ateisme praktis, saya melihat banyak orang Kristen di lingkungan sekitar kita yang terjebak dalam ateisme praktis. Semoga saya punya kesempatan untuk membagikan pelajaran ini kepada semua rekan maupun jemaat kami karena saya menyadari banyak jemaat yang menjadi ateisme praktis dan ini berbahaya karena akan menjadi batu sandungan. Sekian. Terima kasih.

  8. Heliska

    Puji Tuhan. Saya sangat bersyukur diberi kesempatan mengikuti dan menyelesaikan kelas DAD bersama-sama. Lewat kelas ini, saya banyak belajar hal baru yang sangat penting sebagai bekal hidup, terkhusus tentang bagaimana Allah menyatakan diri-Nya. Pembelajaran ini sangat menolong dan kembali mengingatkan untuk selalu menggantungkan harapan sepenuhnya kepada Tuhan. Semakin kita mengenal Allah dengan benar, kita dituntun untuk berjalan dengan kerendahan hati, bersandar penuh, dan taat kepada-Nya.

    Kiranya tiap pelajaran yang kita terima menjadikan iman kita terus bertumbuh sehingga kita senantiasa mau menghidupi kebenaran itu dan menjadikannya nyata dalam kasih, pengharapan, serta perbuatan kita. Terima kasih juga buat rekan-rekan di kelas diskusi atas kebersamaan dan bimbingan belajar yang telah kita jalani bersama. Terima kasih kepada tim SABDA MLC yang sudah memfasilitasi dan beri kesempatan dalam pembelajaran di kelas diskusi. Kiranya semua yang dipelajari boleh terus menolong kita untuk terus bertumbuh dalam pengenalan akan Allah dan hidup yang memuliakan-Nya.

  9. Herman Benyamin

    Shalom. Menarik mengikuti kelas Teologi Proper, salah satu dari materi dalam Teologi Sistematika. Pengenalan Allah dalam doktrin Allah sangat memengaruhi seluruh doktrin lainnya karena jika kita memiliki pemahaman yang keliru akan Allah maka akan menyesatkan ajaran-ajaran berikutnya. Menarik sekali bagaimana Allah kita bukanlah Allah yang transenden, hidden, tetapi Allah yang imanen dengan menyatakan eksistensinya, melalui inkarnasi sehingga kita dapat mengenal Allah dengan clear dan dapat merasakan kehangatan, sentuhan pribadi Allah. Dia hadir bukan saja dalam sejarah umat Israel, tetapi juga dalam kehidupan gereja masa kini, dan Dia bukan saja sebagai Creator, tetapi juga Providencia.

    Terima kasih kepada seluruh tim SABDA MLC yang sudah memfasilitasi kelas ini dan kepada teman-teman diskusi, khususnya di kelas DAD 3, yang sudah saling melengkapi pemahaman terkait Allah dalam kelas ini, hingga larut malam. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

  10. Linna Kusuma Wati

    Shalom. Saya bersyukur dengan mengikuti kelas ini kembali disegarkan mengenai doktrin Allah. Saya percaya, mengikuti kelas ini, bukan kebetulan karena mempelajari doktrin Allah membuat saya semakin mengerti mengapa begitu banyak sebutan nama Allah dan untuk apa. Juga semakin memahami pemerintah Allah. Dalam pemerintahan ini, ada kedaulatan Allah, yang selalu memberikan apa yang terbaik untuk anak-anak-Nya. Pelajaran ini mendorong saya untuk semakin berserah secara aktif. Dengan mengimani bahwa Allah ada, memercayai hati-Nya, walaupun keadaan saat ini tidak baik-baik saja, serta menaati-Nya. Saya rindu semakin tahu, memahami, dan mengalami Allah.

    Terima kasih untuk Bu Yulia, Kak Roma, kak Mei dan tim SABDA yang melayani di belakang layar. Terima kasih juga untuk teman-teman DAD 3. Kiranya kita dapat berjumpa kembali di kesempatan kelas yang lain. Tuhan memberkati.

  11. Marganda Kristianto Purba

    Shalom Bapak/Ibu yang terkasih. Puji syukur kepada Tuhan, karena oleh kasih karunia-Nya, kita boleh belajar bersama dalam kelas diskusi "Doktrin Allah Dasar" bersama MLC SABDA dan Sahabat Diskusi DAD 3. Melalui kelas ini, kita diingatkan bahwa mengenal Allah dengan benar itu penting karena apa yang kita percaya tentang Allah akan menentukan cara kita hidup. Doktrin bukan hanya untuk dipahami, tetapi untuk dihidupi.

    Kita belajar bahwa Allah menyatakan diri-Nya dengan jelas melalui Yesus Kristus dan firman Tuhan sehingga kita tidak perlu mencari-cari kebenaran di luar Alkitab. Kita juga diteguhkan bahwa Allah sungguh memerintah atas hidup kita, bahkan di tengah kesulitan. Karena itu, kita diajak untuk tetap setia, taat, dan memberi yang terbaik, sambil percaya bahwa Tuhan memegang kendali atas hasilnya.

    Kiranya apa yang kita pelajari hari ini tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi nyata dalam sikap, perkataan, dan kehidupan kita sehari-hari. Tuhan memberkati MLC SABDA dan seluruh Sahabat Diskusi DAD 3. Secara khusus, saya ucapkan terima kasih kepada Kak Roma sebagai moderator dan Kak May sebagai admin yang selalu mengingatkan saya untuk berdiskusi dan mengerjakan tugas akhir. Tuhan Yesus memberkati. Soli Deo gloria. Amin.

  12. Petrus Panaka

    Shalom rekan-rekan semua dan seluruh pengurus admin DAD. Adalah suatu berkat sukacita bisa mengikuti kelas DAD dan menjadi pengalaman yang sangat berharga dan sudah tentu memberkati kerohanian saya. Melalui kelas dan modul-modul yang dibagikan, saya banyak belajar untuk lebih memahami bagaimana Tuhan memelihara dan menjaga umat-Nya dalam dunia yang fana ini, juga saat mempelajari sharing dari teman-teman sekelas. Dari situ, saya menyadari bahwa setiap orang, termasuk hamba-hamba Tuhan memiliki pergumulan hidupnya masing-masing, tetapi Tuhan tetap setia dan mendengar doa-doa anak-anak-Nya, meskipun jawaban-jawaban doa kadang tidak instan, tetapi butuh waktunya Tuhan.

    Berkat yang saya terima dari kelas DAD mendorong saya untuk lebih semangat melayani Tuhan dan sesama termasuk keluarga, juga mengevaluasi diri sendiri sampai di mana saya melakukan pengetahuan yang saya peroleh dari pelajaran-pelajaran DAD untuk diaplikasikan dalam kehidupan nyata saya sehari-hari. Secara keseluruhan, materi DAD dan proses diskusi di kelas berjalan dengan baik dan membangun, walaupun memang tidak semua selalu bisa ikut aktif sepanjang waktu diskusi yang tersedia oleh karena berbagai alasan. Saya bersyukur atas kesempatan yang diberikan dan bisa menjadi bagian dari kelas Office Hour Kelas DAD, SABDA Ministry Learning Center (MLC). Kami doakan Tuhan memberkati dan mencukupkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk kemajuan pelayanan Tuhan di Indonesia. Amin.

  13. Rian

    Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kelas diskusi DAD 3 - malam selama lima hari terakhir. Pengalaman ini benar-benar membawa banyak pembelajaran yang berharga bagi saya, baik secara pribadi maupun spiritual. Melalui kelas ini, saya merasa semakin dekat dengan firman Tuhan dan dapat memperdalam pemahaman tentang yang fundamental dalam iman kita. Selama lima hari berlangsungnya kelas, banyak hal menarik yang saya pelajari. Diskusi yang mendalam mengenai "Doktrin Allah Dasar" dengan pelajaran: "Pengantar Doktrin Allah Dasar", "Keberadaan Allah", "Penyataan Allah", "Nama-Nama Allah", "Pemerintahan Allah". Ini tentu saja memengaruhi dan menambah pandangan saya tentang iman Kristen. Setiap sesi tidak hanya diisi dengan materi diskusi yang kaya, tetapi juga dengan tanggapan dan komentar serta pertanyaan-pertanyaan kritis. Interaksi dengan rekan-rekan di kelas juga menambah perspektif, di mana setiap orang membawa pengalaman dan pemahamannya masing-masing.

    Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada YLSA melalui MLC sebagai fasilitator yang telah menyelenggarakan kelas ini dengan sangat baik. Moderasi yang dilakukan oleh Ibu Roma selaku moderator kelas telah memberikan arah yang jelas dalam diskusi sehingga berjalan dinamis dengan mengalir dan Ibu Mei sebagai admin kelas sehingga setiap sesi berjalan lancar. Rekan-rekan di kelas DAD 3 juga telah menjadi teman belajar dan diskusi yang luar biasa, saling mendukung dan berbagi pemahaman. Semoga pengalaman ini tidak hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga memperkuat komitmen kita untuk terus belajar dan bertumbuh dalam iman. Suatu harapan, kita terus berdoa agar apa yang telah kita pelajari dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar kita. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

  14. Rooy Salamony

    Kelas "Doktrin Alkitab Dasar" memungkinkan saya lebih mencintai Yahweh, Allah yang hidup, yang datang mengambil keterbatasan manusia dalam raga untuk membawa manusia kembali dalam rencana penyelamatan-Nya dalam Yeshua Hamasiah, Yesus Kristus dari Nazareth. Mengenal-Nya memungkinkan saya bergaul akrab dengan-Nya melalui berbagai dimensi hidup, termasuk terlibat dalam diskusi hangat dengan rekan-rekan DAD 3 dipandu Kak Roma, Mbak Mei, dan tim SABDA. Tuhan memberkati.

  15. Ronaldo Poltak

    Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, saya sangat berterima kasih atas kesempatan mengikuti kelas DAD ini. Saya belajar banyak tentang kebenaran Alkitab dan bagaimana menerapkannya dalam hidup sehari-hari, khususnya dalam DAD ini. Saya berharap kita semua dapat terus tumbuh dalam iman dalam pengetahuan dan pengenalan akan Allah. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh tim Yayasan Lembaga SABDA, Ibu Yulia Oeniyati, Ibu Evie Davida, dan semua tim yang terlibat, yang tidak disebutkan namanya satu persatu dalam pelayanan ini. Tuhan Yesus memberkati seluruh tim YLSA ini dan seluruh rekan-rekan peserta yang mengikuti kelas DAD ini. Kiranya pengurapan, hikmat, pengetahuan, kekuatan, kesehatan, sukacita, dan damai sejahtera-Nya melimpah atas kita semua hanya untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

  16. Rosy Hajaty

    Puji Tuhan bisa mengikuti kelas DAD. Ada satu hal yang baru saya tahu dan mengerti bahwa ada yang disebut ketetapan Allah dan kehendak Allah, tetapi di satu sisi, saya pun merasa tertantang untuk lebih mempelajarinya. Jadi, bukan hanya menerima begitu saja dari modul. Jadi, aplikasi praktis setelah mengikuti kelas DAD, mau menggali lebih dalam lagi biar Tuhan yang membimbing dan memampukan saya dengan niat saya ini. Kerinduan saya adalah untuk dapat berbagi kepada orang lain. Terus belajar sehingga saya bisa mempertanggungjawabkan iman percaya saya kepada Yesus.

    Terima kasih buat seluruh tim SABDA sudah mengadakan acara ini. Terima kasih untuk tim SABDA yang tidak pelit ilmu, bersyukur saya bisa belajar gratis. Bersyukur bisa belajar secara mendalam, tetapi praktis sehingga bisa diikuti ibu-ibu seperti saya. Terima kasih sudah bertemu dengan rekan-rekan diskusi yang banyak memberi masukan. Biarlah melalui diskusi diskusi ini iman kita semakin bertumbuh dengan pengenalan firman Tuhan yang benar. Kiranya Tuhan Yesus yang memberkati seluruh pelayanan tim SABDA semakin diberkati, semakin banyak menjangkau jiwa-jiwa. Begitu juga untuk rekan-rekan seperjuangan, kiranya berkat Tuhan yang senantiasa tercurah buat kita semua.

  17. Sammy Victory

    Untuk YLSA, admin dan moderator, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada admin dan seluruh kelas SABDA atas dedikasi, kesetiaan, dan kerja keras dalam menyelenggarakan pengajaran Alkitab yang terstruktur dan mendalam. Melalui setiap materi dan diskusi yang dibagikan, kami ditolong untuk memahami firman Tuhan dengan lebih benar, utuh, dan bertanggung jawab. Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati pelayanan admin dan kelas SABDA dengan hikmat, kekuatan, dan sukacita yang baru. Semoga pelayanan ini terus dipakai Tuhan menjadi berkat bagi banyak orang, serta memuliakan nama-Nya di tengah dunia. Dengan ini, saya atas nama Sammy Victory, angkatan: 2019-12-010, kelas (saat ini): DAD 3, mengucapkan banyak terima kasih.

  18. Santia

    Sejak diminta menyebutkan nama-nama Allah di awal, pengetahuan saya sudah sangat bertambah, dari yang tidak pernah dengar sama sekali dan dahulu pernah sesekali, sampai sekarang dengar lengkap semua. Dengan membaca pengetahuan dari teman-teman terasa bahwa Allah sungguh menunggu dengan sabar untuk saya lebih terus memahami-Nya dengan upaya lebih, bukan seperti selama ini yang saya lakukan sedapatnya dari khotbah, video, dsb.. Terima kasih tim SABDA yang menolong, memfasilitasi, menyadarkan saya. Semakin menjadi berkat. Tuhan Yesus menyertai.

  19. Sarah

    Puji Tuhan karena kasih-Nya, saya bisa bergabung dalam kelas DAD. Terima kasih kepada SABDA MLC beserta tim, moderator, dan admin, Kak Roma, dan Kak Mei, yang Tuhan pakai bagi kemuliaan nama-Nya dengan membuka jalan kepada setiap orang yang mau belajar untuk mengenal kebenaran lebih lagi.

    "Tanpa pengenalan akan Tuhan, kita tidak bisa mengenal diri sendiri." (John Calvin)

    Sebab dengan mengenal Tuhan, kita bisa melihat seluruh kehidupan dari POV-nya Allah, bukan kacamata dunia atau standar manusia.

    Pelajaran yang saya dapati: pengenalan akan Tuhan menunjukkan betapa jauhnya saya dari kekudusan Tuhan, betapa rapuhnya saya tanpa Tuhan. Segala kekurangan, kelemahan, keterbatasan menjadikan saya harus belajar sungguh-sungguh lagi mencari wajah-Nya, mengandalkan-Nya, dan selalu terhubung dengan-Nya. Tanpa pengenalan akan Tuhan yang benar dan pengenalan Tuhan dengan benar, manusia akan kehilangan arahnya, tidak bisa menjalankan kehidupan yang sesuai dengan kebenaran dan kehendak-Nya.

    Amos 5:4b (TB), "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!"

    Yohanes 15:5 (TB), "... sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."

    Terima kasih rekan-rekan DAD 3 telah belajar bersama-sama dalam diskusi materi kali ini dan berbagi pengalaman realita hidup. Tetap semangat.

    "Karna semua yang baik dalam hidupku, itulah karya-Mu.
    Kau bri kesempatan yang baru.
    Dan, ku ingin mengenal-Mu Tuhan.
    Lebih dalam dari semua yang kukenal."

    Tuhan Yesus memberkati.

  20. Sisca Marindra

    Terpujilah Allah, yang oleh kasih-Nya membawa saya kepada Yayasan Lembaga SABDA, yang selama ini menolong kehidupan rohani saya melalui pengenalan yang benar akan Allah dan firman-Nya, dan menuntun saya hingga boleh mengikuti kelas DAD ini. Saya sangat bersyukur untuk kelas DAD ini. Dalam setiap materi dan diskusi, Tuhan menambahkan banyak insight tentang siapa Allah itu; tidak hanya secara konseptual, tetapi juga dalam pengenalan yang semakin utuh dan bertanggung jawab. Ada banyak banyak pertanyaan lama tentang Allah dan kehendak-Nya yang selama ini tersimpan dan dicerahkan, serta diarahkan melalui pembelajaran ini.

    Terima kasih secara khusus kepada Ibu Yulia, yang menyampaikan materi dengan penuh kedalaman tentang pengertian akan Allah, yang bukan hanya memperkaya pikiran, tetapi juga menyentuh dan menegur hati. Terima kasih juga untuk Kak Roma, yang di tengah kesibukan mengurus anak, tetap setia membimbing kelompok diskusi dengan konsistensi pantikan-pantikan pertanyaan yang menolong diskusi berkembang menjadi lebih dalam dan terarah. Terima kasih untuk teman-teman DAD 3 yang hangat dan menolong membantu penggalian dan pengalaman lebih dalam dengan diskusi yang jujur dan membangun. Juga, terima kasih untuk Kak Mei yang setia menjadi pengingat; pelayanan yang mungkin tampak kecil, tetapi sangat berarti dalam menjaga kesetiaan kami. Terima kasih seribu. Terima kasih juga untuk tim dan Yayasan Lembaga SABDA, yang terus menjadi terang dan suara di tengah dunia; memberi penerangan bagi mereka yang rindu akan kebenaran firman Tuhan. Kiranya Allah sendiri yang terus menopang, memimpin, dan memberkati setiap pelayanan yang dilakukan.

    Kiranya seluruh pembelajaran ini tidak berhenti sebagai pengetahuan atau teori semata, tetapi menolong setiap kami bertumbuh dalam relasi yang semakin dalam dengan Allah sehingga pengenalan akan nama-nama-Nya tidak hanya dipahami, tetapi juga sungguh-sungguh dialami dalam kehidupan sehari-hari; sebagaimana umat Israel mengalami Allah yang menyatakan diri-Nya di tengah perjalanan mereka. Kiranya hidup kami sebagai orang percaya semakin sejalan dengan kehendak Allah sehingga melalui pekerjaan, panggilan, dan keseharian kami, kami dibentuk semakin serupa dengan Kristus, dimurnikan hati dan cara hidup kami, dan dipakai untuk menghasilkan buah yang nyata bagi kemuliaan nama-Nya serta menghadirkan Kerajaan-Nya di tengah dunia ini. Soli Deo gloria.

  21. Timotius

    Shalom. Melalui pelajaran DAD ini, saya mengalami pengalaman baru yang sangat bermakna, yaitu pergeseran cara memandang Allah: dari Allah yang selama ini saya pikir sudah saya kenal, menuju Allah yang sungguh-sungguh menyatakan diri-Nya melalui Kristus dan firman-Nya. Saya disadarkan bahwa bahaya terbesar dalam iman bukanlah penolakan terang-terangan terhadap Allah, melainkan ketika tanpa sadar saya mereduksi Allah menjadi versi yang nyaman, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan pribadi. Iman ternyata bukan sekadar pengakuan verbal, melainkan tentang siapa yang benar-benar memerintah hidup saya sehari-hari, agar saya tidak jatuh dalam ateisme praktis. Pelajaran ini menolong saya untuk berhenti mengejar pengalaman-pengalaman baru tentang Allah, dan sebaliknya belajar mengejar ketaatan yang lebih murni dan setia kepada Allah yang telah menyatakan diri-Nya dengan jelas.

    Saya juga sangat diberkati karena diingatkan kembali bahwa iman saya tidak perlu goyah hanya karena tidak memenuhi standar rasionalisme modern. Saya belajar bahwa saya tidak perlu takut "ketinggalan suara Tuhan" sebab Allah telah berbicara secara cukup dan jelas dalam Kristus dan Kitab Suci. Saya diingatkan bahwa penyerahan diri bukanlah proses sekali jadi, melainkan perjalanan seumur hidup. Secara praktis, pelajaran ini mendorong saya untuk menguji segala sesuatu dengan firman, menyelaraskan setiap keputusan dengan iman, menggunakan teknologi dengan disiplin rohani, berdoa Doa Bapa Kami dengan kesadaran yang lebih dalam, serta hidup dengan kerendahan hati. Jalannya diskusi selama kelas juga sangat lancar dan menarik; rekan-rekan sekelas memberi tanggapan dengan bahasa yang hangat, dan moderator serta admin kelas pun melayani dengan sikap yang ramah dan membangun sehingga suasana belajar terasa aman dan memberkati. Saya sangat berterima kasih untuk itu. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Soli Deo gloria.

  22. Winandhi

    Mengikuti kelas DAD memiliki wawasan yang lebih luas dalam pengenalan akan Allah yang hidup, Allah Allah yang berkuasa atas semua yang ada, Allah yang penuh kasih, Allah yang bekerja bersama dengan umat-Nya. Manusia mengenal karya Allah dan merasakan campur tangan Tuhan sehingga memberi nama-nama sebagai penanda bahwa nama itu menunjukkan Allah ada bersama kita.

    Dalam wujud-Nya sebagai Anak Manusia, Yesus Kristus mengajarkan kepada kita untuk mengenal dan melakukan ketetapan yang Allah sudah buat berupa sebuah doa, yaitu Doa Bapa Kami yang kita hidupi dalam kehidupan sehari-hari. Pelajaran-pelajaran ini dapat kita temui dalam kelas DAD yang sudah dibuka oleh Lembaga SABDA sebagai tanggung jawab untuk mencerdaskan dan membekali kita pembelajar sebagai umat kristiani dalam rangka melaksanakan Amanat Agung Kristus. Terima kasih kepada SABDA, kakak-kakak/bapak-ibu moderator, admin, evaluator, Bu Yulia sebagai narasumber, dan yang lainnya. Kelas yang bagus. Tuhan memberkati.

  23. Winny Gunawan

    Shalom Bapak/Ibu. Puji Tuhan Yesus, saya sungguh bersyukur telah diberi kesempatan untuk mengikuti dan menyelesaikan kelas "Doktrin Allah Dasar" bersama-sama. Melalui kelas ini, saya banyak belajar hal-hal baru yang sangat penting sebagai bekal hidup, khususnya tentang bagaimana Allah menyatakan diri-Nya. Kiranya setiap pelajaran yang saya terima menjadi benih iman yang terus bertumbuh sehingga saya senantiasa mau menghidupi kebenaran itu dan menjadikannya nyata dalam kasih, pengharapan, serta perbuatan.

    Terima kasih banyak Bapak/Ibu semua atas kebersamaan, doa, dan bimbingan belajar yang telah kita jalani bersama. Juga, kepada Bapak/Ibu tim SABDA yang telah memfasilitasi. Saya mengucapkan terima kasih banyak atas bekal pembelajaran yang begitu berharga. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua dengan kelimpahan hikmat dan kebijaksanaan yang semakin luar biasa.

  24. Zeth Parinding

    Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari SABDA dalam membentuk kelas secara online untuk semua orang tentang "Doktrin Allah Dasar" (DAD) ini, dan semua rekan-rekan diskusi dari seluruh penjuru bumi, baik dari Sabang sampai Merauke, atau mungkin ada dari luar Indonesia. Untuk memahami fondasi iman Kristen yang menegaskan bahwa Allah adalah satu-satunya Allah/TUHAN yang benar dan keberadaan-Nya ada dalam kekekalan-Nya, baik di surga maupun di bumi, yang menciptakan dan memelihara segala sesuatu. Patut diimani bahwa Dia adalah Raja segala raja/Allah yang kekal, tidak berubah, dan tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Untuk menegaskan bahwa Allah adalah kesatuan Bapa, Putra, dan Roh Kudus adalah ketiga pribadi yang benar, tetapi satu dalam esensi dan tujuan.

    Doktrin ini menegaskan bahwa kita harus belajar tentang sifat-sifat Allah, yang mana penuh kasih, keadilan, dan kebijaksanaan dikarenakan Dia memiliki kuasa, kasih, dan janji sebagai yang mencipta, mengetahui sejarah dan kehidupan ciptaanNya. Allah adalah Allah yang aktif (progresif) dalam sejarah karena perjanjian Allah (kovenan Allah) untuk menyelamatkan setiap kita (umat) manusia melalui karya penyelamatan Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus dan menegaskan Allah ada baik di surga maupun di dunia. Sekali lagi "Doktrin Allah Dasar" mengajarkan setiap kita manusia harus tetap memiliki hubungan/relasi pribadi dengan Allah dan memberikan hidup dan kehidupan kita sesuai atau diatur hanya menurut kehendak-Nya. Panduan kita adalah Alkitab, yang mana secara eksplisit menyatakan bahwa Yesus adalah Allah (Yoh 1:1,14; Kol 1:15-20). Hal ini menegaskan bahwa Tuhan Yesus bukan hanya seorang nabi atau guru, melainkan Dia adalah Allah yang datang dalam rupa manusia untuk menyelamatkan umat manusia. Tuhan Yesus telah menunjukkan sifat-sifat Allah dan melakukan pekerjaan Allah sebagai manusia suci bagi penebusan/penyelamatan Allah.