HARAPAN SEEKOR BURUNG KECIL
Seandainya aku jadi seekor burung…
Aku akan belajar berjalan di segala macam permukaan.
Mulai dari tanah, pasir, kerikil, bebatuan, karang, padang rumput, dedaunan, kayu, ranting pohon, dinding tembok, atap genting hingga bangunan yang beraneka ragam bentuknya.
Aku akan belajar melompat, berjinjit & melongok ke atas, berdiri dia tas satu kaki, merunduk dan berguling.
Aku akan belajar terbang di semua
kondisi alam yang ada
supaya aku kuat terbang,
supaya aku tahu kapan aku harus terbang dan
kapan aku bisa terbang.
Aku tidak akan belajar bernyanyi karena aku sudah memiliki suara kecil yang cukup indah.
Akh….indah…merdu…itu relatif….tapi aku tak peduli.
Karena aku mempunyai misi.
Aku akan terbang dan bernyanyi…
kuhampiri setiap anak manusia yang bersedih.
Kuhibur dia dengan gerak-gerikku yang menggelitik
sehingga tersenyumlah dia sambil melirik.
Kuterbang lagi sambil bernyanyi…
kuhampiri anak manusia
yang tidak pernah puas meminta.
Kualihkan perhatiannya
dengan gerak-gerikku yang sederhana
sehingga ia sadar akan besarnya sebuah makna.
Kuterbang lagi sambil bernyanyi…
kuhampiri dua orang yang sedang bertengkar.
Kualihkan perhatian mereka
dengan tingkahku yang sangar
dengan suaraku pula yang garang
agar mereka bisa mendengar.
Lalu mereka jadi tenang,
mengamatiku…lalu kutak lagi sangar,
kutak lagi garang …
aku menyanyi lembut sambil menari
akhirnya mereka bisa tertawa dan berdamai hati.
Kuterbang lagi…kuterbang lagi…dan kuterbang lagi…
Lewedorp, 13 Desember 2004
Mie Tie Tio