DIK-Pelajaran 09

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Pertanyaan 09 | Referensi 09a | Referensi 09b | Referensi 09c

Nama Kursus : DASAR-DASAR IMAN KRISTEN
Nama Pelajaran : Suatu Hubungan Yang Baru
Kode Pelajaran : DIK-P09

Pelajaran 09 - SUATU HUBUNGAN YANG BARU

Daftar Isi

Ayat Alkitab

Ayat Kunci

  1. Pokok Anggur Dan Ranting-rantingnya Adalah Satu
  2. Ranting itu Berada Pada Pokok Anggur
  3. Pokok Anggur Bersatu Dengan Rantung
  4. Janji Kedatangan Roh Kudus
  5. Kedatangan Roh Kudus
  6. Rahasia Kehidupan Kristen
  7. Apakah Arti Kehidupan Kristen itu?

Doa

TEKS ALKITAB

Yohanes15:1-5

AYAT KUNCI

Yohanes 15:5

Dalam pelajaran yang lalu, kita telah belajar tentang kebenaran yang indah mengenai keberadaan kita DALAM KRISTUS. Kita tidak lagi berada di dalam Adam, melainkah kita sekarang telah berada di dalam Kristus. Karena kita telah berada di dalam Kristus, maka kita memiliki kedudukan yang baru di hadapan Tuhan. Tuhan memandang kita sempurna di dalam Kristus.

Dalam pelajaran ini kita akan belajar lebih banyak tentang apa yang terjadi ketika kita dilahirkan kembali. Kita tidak hanya memiliki kedudukan yang baru di hadapan Tuhan, melainkan kita juga telah memiliki hubungan yang baru dengan Tuhan Yesus Kristus. Hubungan yang baru ini dapat diungkapkan dalam dua kalimat yang sederhana:

  1. Saya berada dalam Kristus.
  2. Kristus berada dalam saya.

Untuk lebih memahami hubungan baru ini antara Diri-Nya sendiri dengan kita sebagai orang percaya, maka Tuhan Yesus menggunakan gambaran yang di ambil dari alam ini. Ia berkata "Aku adalah Pokok Anggur dan kamulah ranting-rantingnya." Tuhan Yesus adalah Pokok Anggur, dan orang-orang percaya adalah ranting-rantingnya.

Jadi dalam pelajaran ini setiap kali "Pokok Anggur" itu disebutkan, maka hal itu menunjuk kepada Tuhan Yesus; apabila "ranting-ranting" disebutkan, maka hal itu menunjukkan tentang diri kita sebagai orang-orang yang percaya kepada-Nya.

1. POKOK ANGGUR DAN RANTING-RANTINGNYA ADALAH SATU

Bila kita memperhatikan Pokok Anggur dan ranting-rantingnya, maka yang terlihat adalah kesatuannya. Keduanya terjalin dalam satu kehidupan. Kehidupan yang mengalir melalui pokok anggur juga mengalir kepada ranting-rantingnya. Hal ini mengajarkan kita bahwa kita bersatu dengan Tuhan Yesus. Alkitab mengatakan, "Siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia." Pada saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat kita, kita telah dipersatukan dengan Dia. Sebagaimana ranting-ranting bersatu dengan pokok anggur, demikian pula kita telah dipersatukan dengan Tuhan Yesus. Kita sekarang adalah satu dengan Dia.

2. RANTING ITU BERADA PADA POKOK ANGGUR

Kalau kita mengamati lebih dalam tentang pokok anggur dan ranting- rantingnya, maka kita juga akan melihat hal yang lain. Kita bisa melihat bahwa ranting itu berada atau telah menyatu dengan pokok anggur. Hal ini mengajar kita bahwa kita berada dan telah menyatu dengan KRISTUS. Kita telah mempelajari kebenaran yang utama - bahwa kita berada dalam Kristus dan persatuan kita dengan Dia adalah persatuan yang hidup. Sebagaimana ranting itu bersatu dengan pokok anggur yang hidup, demikian pula kita telah dipersatukan dengan Tuhan Yesus Kristus yang hidup. Kita berada di dalam Kristus. Sebelum kita menjadi anak Tuhan, kita berada di dalam Adam. Kita berhubungan dengan dia. Kita memperoleh kehidupannya, dan kita memiliki sifatnya di dalam kita.

Apa yang terjadi ketika kita diselamatkan? Tuhan mengeluarkan kita dari Adam dan kita dicangkokkan kepada Kristus. Mencangkokkan sebuah ranting berarti mengeluarkan dari pokok anggur yang satu dan mencangkokkannya ke pokok anggur yang lain. Pertama ranting itu dipotong dari pokok anggur yang lama. Kemudian pokok anggur yang baru itu dilukai dengan pisau dan potongan ranting itu ditempelkan dan diikatkan dengan baik ke pokok anggur itu. Tak lama kemudian kehidupan dari pokok anggur yang baru itu mulai mengalir ke ranting yang telah dicangkokkan ke pokok anggur itu. Dan terbentuklah persatuan yang hidup.

Nah, kita bisa melihat betapa indah perkara yang Tuhan telah lakukan bagi kita. Ketika kita dilahirkan kembali, Tuhan telah mengeluarkan kita dari Adam dan Ia mencangkokkan kita kepada Kristus. Alkitab mengatakan,

"Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus........" 1 Korintus 1:30.

Kita sekarang ini telah dipersatukan dengan Tuhan Yesus Kristus di dalam suatu persatuan yang hidup. Ia adalah pokok anggur dan kita adalah ranting-ranting yang hidup di dalam Dia. Kita telah memiliki hubungan dengan kehidupan-Nya dan kita juga telah memiliki sifat- sifat-Nya di dalam kita. Alkitab mengatakan, bahwa kita adalah "mengambil bagian dalam kodrat ilahi...." 2 Petrus 1:4

3. POKOK ANGGUR BERSATU DENGAN RANTING

Bukan hanya ranting yang bersatu dengan pokok anggur, melainkan pokok anggur itupun telah bersatu dengan ranting. Setelah ranting dicangkokkan pada pokok anggur, maka kehidupan dari pokok anggur yang baru mulai mengalir melalui rantingnya. Inilah yang membuat ranting itu tetap hidup dan akhirnya mengeluarkan buah.

Hal ini mengajarkan kita bahwa Yesus Kristus berada di dalam kita. Bukan hanya kita yang berada di dalam Kristus, melainkan Kristus juga berada di dalam kita. Kita memiliki kehidupan Kristus yang sejati di dalam kita. Bagaimanakah hal ini bisa terjadi? Melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam kita.

4. JANJI KEDATANGAN ROH KUDUS

Ketika Tuhan Yesus berada di bumi, Ia berjalan dan berbicara dengan murid-murid-Nya. Mereka sungguh menikmati saat-saat mereka yang indah bersama dengan Dia! Namun pada suatu hari, Ia mengatakan sesuatu yang membuat mereka sangat sedih. Ia mengatakan bahwa tak lama lagi Ia akan meninggalkan mereka. Namun Yesus menenangkan mereka dengan menyampaikan perkataan ini,

"Aku akan meminta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu; "Yaitu Roh kebenaran....Kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu." Yohanes 14:16,17

Tuhan Yesus menyampaikan suatu janji yang indah kepada murid-murid Nya. Ia berjanji akan mengirimkan Roh Kudus untuk menyertai mereka selama-lamanya. Dan ia tidak hanya akan menyertai mereka, melainkah Ia akan berada di dalam mereka. Kemudian Ia menambahkan perkataan ini: "Aku tidak akan meninggalkan kamu dalam keadaan tidak tenang: Aku akan datang kepadamu." Jadi kita melihat bahwa kedatangan Roh Kudus itu akan menjadi kedatangan Tuhan Yesus sendiri untuk tinggal di dalam mereka.

Dengan perkataan lain Tuhan Yesus berkata, "Aku akan pergi, tetapi Aku akan kembali dan tinggal di dalam kamu melalui Roh Kudus." Perkataan ini sungguh menghibur dan menguatkan para murid-Nya. Kemudian Yesus berkata: "Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu." Yohanes 14:20

Tak lama kemudian setelah Yesus mengucapkan perkataan ini, Ia disalibkan dan dikuburkan. Namun pada hari yang ketiga, Ia bangkit dan menampakkan diri kepada murid-murid-Nya dalam tubuh kebangkitan-Nya. Empat puluh hari kemudian Ia terangkat kembali ke Surga ke tempat di mana Ia dipermuliakan. Alkitab mengatakan,

"... dengan membangkitkan Dia (Yesus) dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di Surga. Jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang." Efesus 1:20, 21

5. KEDATANGAN ROH KUDUS

Sepuluh hari setelah kenaikan Tuhan Yesus, para murid-Nya berkumpul, berdoa dan berpuasa. Pada hari Pentakosta itu Tuhan Yesus kembali kepada murid-murid-Nya dalam bentuk yang indah dan baru. Ia datang untuk tinggal di dalam mereka.

Mulai sejak itu, setiap kali seseorang dilahirkan kembali, Roh Kristus langsung datang mendiami mereka. Alkitab mengatakan,

"Dan karena kamu adalah anak, maka Tuhan telah menyuruh Roh Anak- Nya ke dalam hati kita...." Galatia 4:6

Kristus tinggal di dalam kita melalu Roh-Nya supaya kita dapat benar-benar berkata, "Kristus hidup di dalam saya."

6. RAHASIA KEHIDUPAN KRISTEN

Kita sekarang telah menemukan salah satu rahasia terbesar dalam kehidupan Kristen. Rahasia ini adalah: Kristus hidup di dalam kita!!

Rasul Paulus menyebutnya rahasia yang terbesar. Ia menulis kepada orang-orang Kristen di Kolose perkataan ini,

"Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan." Kolose 1:27

7. APAKAH ARTI KEHIDUPAN KRISTEN ITU?

Apakah kehidupan Kristen itu merupakan usaha untuk menjadi baik? Tidak. Apakah hal itu merupakan usaha untuk meniru orang-orang Kristen yang baik? Tidak. Apakah itu merupakan usaha untuk meniru Tuhan Yesus itu sendiri? Tidak, Kehidupan Kristen itu tidaklah demikian.

Kalau begitu, apakah sebenarnya Kehidupan Kristen itu? Kehidupan Kristen itu pada hakekatnya adalah Kristus yang hidup di dalam kita. Rasul Paulus mengatakan, "Bagiku hidup adalah Kristus." Ia tidak mengatakan, "Bagiku hidup adalah berusaha menjadi seperti Kristus." Tidak. Paulus mengatakan, "Bagiku hidup adalah Kristus." Apakah maksud dari perkataan Paulus ini? Maksudnya adalah, "Bagiku hidup itu adalah memiliki Kehidupan Kristus di dalam aku."

Jadi, bagaimanakah kita menjalani Kehidupan Kristen itu? Kita menjalaninya dengan mempercayai Tuhan Yesus yang hidup di dalam kita. Daripada kita coba berusaha menjalani kehidupan Kristen dengan segala usaha kita, marilah kita membiarkan Yesus itu hidup melalui kita. Kehidupan-Nya selalu menyenangkan Bapa. Ia berkata:

"Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya." Yohanes 8:29.

Tuhan Yesus itu tidak pernah berubah. Kepribadian-Nya tidak berubah sejak dahulu hingga sekarang. Ia ingin hidup melalui kita. Ia akan melakukannya pada saat kita percaya kepada-Nya. Mari kita mendengarkan sekali lagi perkataan Tuhan Yesus yang indah ini, "Aku adalah Pokok anggur, kamu adalah ranting-rantingnya." Kita tidak harus mencoba menjadi ranting-ranting, karena kita adalah ranting- ranting itu. Kita telah dipersatukan dengan Dia di dalam suatu persatuan yang hidup selama-lamanya.

Ketika kita menjalani kehidupan kita setiap hari, kita harus berpegang kepada kenyataan bahwa kita telah dipersatukan dengan Kristus. Ingatlah, iman terhadap kedudukan di dalam Dia menjadi nyata di dalam kehidupan kita.

Apakah artinya? Artinya adalah bahwa ketika kita mempercayai dan berpegang kepada kenyataan bahwa kita berada di dalam Kristus dan Kristus di dalam kita, maka kita menerima kekuatan untuk hidup sebagai anak Tuhan.


Akhir Pelajaran (DIK-P09)


DOA

"Tuhan Yesus, saya adalah ranting di dalam-Mu. Saya berterima kasih kepada-Mu karena saya telah berada di dalam Engkau dan Engkau berada di dalam saya. Saya tidak akan coba berusaha lagi untuk hidup sama seperti seharunya orang Kristen hidup, melainkan saya akan mempercayai Engkau untuk hidup di dalam saya setiap hari." Amin

[Catatan: Pertanyaan Latihan ada di lembar lain.]