Komentar

Artikel Terbaru

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Dari Manakah Asal Doktrin Tritunggal?

Doktrin Tritunggal adalah misteri agama Kristen yang paling unik, khas, luar biasa, dan tidak mudah dipahami. Ialah pewahyuan tentang Sang Pencipta kita – bukan hanya salah satu allah, melainkan Sosok yang tidak terbatas yang berada dalam kekekalan sebagai tiga Pribadi yang setara, yang tidak terbatas, terdiri dari zat yang sama, tidak berbeda. Asal doktrin Tritunggal dapat ditemui dalam Alkitab, meskipun istilah Tritunggal tidak digunakan dalam Alkitab.

Apa Saja Kesalahpahaman Umum Tentang Doktrin Tritunggal?

Salah satu doktrin Kristen yang sukar untuk dipahami adalah konsep tentang Allah Tritunggal. Satu hakikat, tiga pribadi. Satu Allah yang menyatakan diri dalam tiga Pribadi.

Sepanjang sejarah gereja telah muncul berbagai macam ajaran sesat (bidat) yang berkaitan dengan doktrin ini. Bagi sebagian orang doktrin ini tergolong kontroversial. Banyak aspek di dalamnya yang bisa diperdebatkan.

Apa Itu Wahyu Umum dan Wahyu Khusus?

Wahyu umum dan wahyu khusus itu merupakan dua cara Allah mengungkapkan diri-Nya kepada manusia. Wahyu umum merujuk pada kebenaran-kebenaran umum tentang Allah, yang diketahui melalui penciptaan alam semesta. Wahyu khusus merujuk pada kebenaran yang lebih spesifik tentang Allah, yang diketahui melalui cara supranatural.

Karakter Manusia Setelah Ditebus oleh Kristus

1. Karakter Manusia Setelah Ditebus oleh Kristus

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Kor. 5:17)

Manusia Berdosa

1.  Kejatuhan Manusia

Pembaruan Melalui Kelahiran Baru

Pada saat kita memikirkan mengenai keselamatan dalam Kristus, biasanya kita hanya memikirkan tentang akibat dari percaya kepada Dia bagi kehidupan kekal kita. Hal ini penting, tetapi untuk lebih tepatnya, saat ini kita perlu memfokuskan dengan lebih teliti pada kepentingan kebalikan dari kejatuhan dan akibatnya pada karakter manusia dalam hal pengetahuan dan moralitas.

Realitas Tentang Setan

Penolakan atas realitas setan biasanya didasarkan atas pertimbangan sehubungan dengan anggapan mengenai setan sebagai personifikasi kejahatan, tetapi sesungguhnya bukan sebagai makhluk yang memiliki keberadaan diri secara terpisah. Ide atau pandangan tentang "setan" sebagai satu pribadi lebih banyak dikembangkan dalam masa Perjanjian Baru, dan ini diharuskan, sebagaimana diberitahukan kepada kita, sebagai reinterpretasi dari "berbagai legenda" dalam Perjanjian Lama.

Pages