Shalom
Ada banyak yang bertanya apakah doa Petir Firman bisa dipergunakan untuk pergumulan diri sendiri misalnya dalam menghadpi sakit penyakit? Jika Firman Tuhan berkuasa untuk orang lain, tentunya Firman yang sama juga berkuasa untuk menjawab doa-doa pribadi kita, seperti dua kesaksian di bawah ini - anak Tuhan yang bergumul menghadapi sakit kepala menahun dan pergumulan mengenai pasangan hidup.
Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.
Maranatha!
(Indriatmo)
* * * * *
Rs Kmb 2013/1/16 wrote:
Kesaksian dengan Petir Firman Tuhan.
Saya sering sakit kepala walaupun sudah minum obat, tapi sembuh sebentar terus sakit lagi.
Saya selalu membaca postingan bapa tentang petir Firman Tuhan. Saya praktekan baca Firman dengan bersuara ... dan entah kenapa saya selalu berkata, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku." (Filipi 4:13).
Besok paginya saya beraktifitas seperti biasa sampai sore hari ...
Saya baru menyadari kalau sepanjang hari saya tidak merasakan sakit kepala seperti yang sering saya rasakan. Begitu juga hari-hari berikutnya. Saya merasakan kasih dan anugerah Tuhan yang luar biasa.
Hanya dengan mempraktekan petir Firman Tuhan, sakit kepala saya hilang seketika. Sungguh Tuhan Yesus sangat dasyat dan luar biasa.
* * * * *
Yudi handoko 2013/01/17 11:37 wrote:
Syalom pak Atmo, ini kesaksian mengenai Petir Firman yang dipraktekan teman saya:
Suatu hari saya sedang ngobrol dengan salah satu teman di sebuah Mall di salah satu gerai makanan cepat saji, ini pertama kalinya kita ngobrol santai, karena biasanya cuma ketemu dan ‘say hello’ sebagai teman. Kita ngobrol tentang pekerjaan, pelayanan dan banyak hal lain juga. Teman saya itu masih muda, belum nikah, dan boleh dibilang sukses dalam karirnya. Ketika saya menanyakan tentang rencana nikah, tampak raut muka yang bimbang dan sedikit sedih karena ternyata hubungan dengan pacarnya belum mendapat restu dari mamanya. Dia anak terkecil di keluarganya, dan sangat dekat dengan mamanya, apalagi sejak papanya meninggal dia sangat dekat dengan mamanya.
Ketika saya tanya apa yang menyebabkan mamanya tidak setuju dengan hubungan pacaran mereka, dia sendiri juga tidak tahu pasti apa alasan mamanya, mungkin banyak faktor yang menyebabkan mamanya punya penilaian bahwa pacarnya tersebut tidak cocok untuk anaknya. Karena dia sayang mama, dia juga tidak berani untuk membantah mamanya, namun di sisi lain dia sangat sayang dengan pacarnya dan dia ingin menikah dengan pacarnya tersebut. Ketika itu dia sangat bingung dengan masalahnya, boro-boro mau bilang nikah kapan, sampai sekarang mamanya tetap menunjukan sikap tidak setuju dengan hubungan mereka.
Saya memberikan saran ke dia untuk bicara dengan mamanya lebih serius mengenai hal ini, namun dia juga tidak terlalu berani karena takut mamanya marah. Ketika itu saya bilang bahwa dia harus bisa meyakinkan mamanya bahwa pacarnya itu adalah pilihan terbaik dia, dan minta restu mamanya untuk memberi ijin mereka menikah, apapun resikonya dia sebagai Pria harus berani bertanggung jawab. Dia masih belum berani bicara tentang pernikahan dengan mamanya, karena pacaran saja rasanya tidak mendapat restu. Akhirnya saya cerita tentang Petir Firman kepada Dia, bahwa intinya Tuhan pasti akan membantu permasalahan ini asal kita melibatkan Tuhan di dalamnya.
Saya sarankan dia untuk berdoa Petir Firman untuk mamanya agar bisa diajak bicara baik-baik dan Tuhan buka jalan apabila memang hubungan mereka seturut dengan rencana Tuhan. Dia sangat antusias dengan kesaksian saya mengenai Petir Firman dan berusaha untuk mencobanya untuk permasalahan dia tersebut.
Singkat cerita, seminggu kemudian saya bertemu dia lagi, dan saya tanya bagaimana dengan Petir Firman yang sedang dia praktekan. Dengan senyum penuh kecerian dia berterima kasih buat saran saya mengenai Petir Firman. Tanpa dia membuka pembicaraan dengan mamanya, tiba-tiba mama menanyakan hubungannya dengan pacarnya seperti apa. Ketika itu dia langsung beranikan diri bahwa dia mau serius ke jenjang pernikahan, dan ternyata reaksi yang dia dapatkan beda banget dengan ketakutannya selama ini, mamanya bilang minta waktu untuk dipertemukan dengan orang tua pacarnya untuk membicarakan masalah pernikahan. Dia sendiri kaget tapi sangat bersyukur kepada Tuhan karena akhirnya mamanya bisa merestui hubungan mereka dan bahkan memberikan jalan untuk menuju ke pernikahan.
Beberapa waktu setelah itu, saya bertanya lagi ke dia bagaimana hasil pertemuan keluarga tersebut, dia cerita bahwa pertengahan tahun 2013 ini mereka akan melangsungkan pernikahan, dan akhir tahun 2012 kemarin mereka sudah melakukan proses lamaran.
Saya turut bersukacita dengan kabar baik tersebut, dan saya percaya bukan suatu kebetulan saya bikin janji untuk ngobrol bareng di Mall yang sata ceritakan diatas, karena memang biasanya kita cuma ngobrol biasa dan tidak pernah share mengenai masalah pribadi, tapi ketika itu Tuhan inginkan saya membagikan kesaksian Petir Firman. Tuhan ingin teman saya itu berdoa dan mengalami pertolongan Tuhan yang nyata melalui pergumulannya selama ini, dan dengan Petir Firman yang dia praktekan, Tuhan buka jalan terbaik untuk pergumulan dia mengenai pasangan hidup. Tuhan Yesus sungguh sangat Luar Biasaaaaa ... Dia sangat baik dan nyata kuasaNya ketika kita melibatkan Dia dalam setiap permasalahan kita ... Tuhan memberkati kita semua ... Amin.
* * * *
BERPERANG DENGAN FIRMAN: PETIR FIRMAN
(www.pesta.org/node/1524)
Ada satu senjata perang Allah yang canggih dan dahsyat yang dibagikan Tuhan Yesus di akhir jaman ini yaitu: BERPERANG DENGAN FIRMAN! Tuhan Yesus memberikan pelajaran ini pada saat PD Yoel hari Sabtu dan Minggu melakukan pelayanan di sebuah kota di Jawa Tengah.
Ketika kita sedang melayani pelepasan dan pemulihan keluarga di RS, ada telpon dari keponakan yang menangis karena dimarahi mamanya. Kebetulan Yezki (anak saya 10 tahun) ada di rumah keluarga di depan rumah keponakan tersebut. Kita minta Yezki dengan saudara-saudaranya (usia SD) yang ada di sana untuk pergi menemui, menghibur dan mendoakan keponakan yang sedang sedih. Sesampai di sana, ketika mau masuk kamar dan berdoa mereka dimarahi mamanya - dan keponakan kembali nangis lagi ...
Kita kemudian minta mereka duduk di teras, berdoa dan setelah itu membaca Alkitab dengan diucapkan. Yezki dan saudara yang lain anak-anak SD duduk di teras, berdoa dan membaca Alkitab. Sebentar kemudian si mama yang tadinya marah-marah ini keluar kamar dan moodnya sudah baik lagi.
Ketika mereka sedang berdoa dan membaca Alkitab dengan diucapkan, kita minta Tuhan Yesus memperlihatkan apa yang terjadi di dalam Roh. Pada saat anak-anak SD itu mengucapkan pembacaan Alkitab, ada selubung berwarna putih perak menyelubungi mereka. Itu adalah selubung kuasa Allah dari surga yang melindungi anak-anak yang membaca Firman Allah.
Kemudian dari selubung itu keluar petir-petir berwarna putih perak yang menyambar ke tubuh si mama yang ada di kamar. Petir itu seperti aliran setrum listrik tegangan tinggi yang menghisap habis semua kekuatan roh setan amarah yang menguasai tubuh. Petir itu terus menyambar selama ayat-ayat Alkitab dibaca dengan bersuara! Ketika kekuatan amarah habis terkena petir Firman Tuhan, maka si mama kesadarannya pulih lagi dan bersikap baik seperti semula.
Melalui kejadian tersebut, Tuhan Yesus memberikan satu pelajaran mengenai senjata kerajaan Allah yang baru, yaitu: Beperang dengan Firman. Caranya :
1. Mendoakan target.
Ucapkan doa untuk target : "Aku mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebas ... (sebutkan namanya) dengan kuasa Darah Kristus. Tuhan Yesus memberkati ... (sebutkan namanya) dengan damai sejahtera dan sukacita dari surga di dalam nama Tuhan Yesus."
2. Membaca ayat-ayat Alkitab dengan bersuara.
Ayat yang dibaca adalah pasal-pasal bacaan ayat Alkitab setahun. Dalam membaca ayat Alkitab ini harus DIUCAPKAN, supaya roh setan mendengar. Setan tidak tahu apa yang ada di dalam hati manusia, termasuk apa yang dibaca dalam hati. Tetapi pada saat diucapkan, maka roh setan mendengar dan kuasa Firman Allah akan menyerang dan melumpuhkannya.
Hal itu yang dicontoh oleh para dukun atau agama-agama dunia yang membaca mantera dengan diucapkan, atau kitab-kitabnya dibaca dengan bersuara dan dilagukan. Tidak ada dukun yang membaca mantera dalam hati atau agama-agama dunia membaca kitabnya dalam hati. Tujuannya adalah supaya roh setan yang menjadi tuannya mendengar dan melakukan seperti apa yang diminta. Roh setan tidak bisa mengetahui isi hati manusia. Yang bisa menyelidiki dan mengetahui isi hati hanyalah Roh Kudus, Tuhan Yesus dan Allah Bapa.
Silahkan mencoba sendiri kedahsyatan PETIR Firman Tuhan. Gunakan Petir Firman ini untuk membebaskan suami, istri, anak, keluarga dan orang-orang yang dikasihi. Caranya sangat simpel :
1. Doakan target.
2. Baca Firman Tuhan secara bersuara dengan memikirkan target.
Silahkan mengujinya sendiri, dan minta Roh Kudus memperlihatkan apa yang terjadi pada saat kita menyerang ikatan roh setan dengan membaca Firman Tuhan. Yang terlihat di dalam Roh sangat indah dan luar biasa.
Petir Firman ini bukan hanya melumpuhkan ikatan roh setan, tetapi sebaliknya bagi anak Tuhan Petir Firman ini memberikan perlindungan, kuasa dan damai sejahtera. Petir ini biasa dirasakan setiap anak Tuhan sebagai manifestasi hadirat Tuhan dan urapan yang turun. Rasanya seperti kesetrum, merinding yang membuat roh kita menyala-nyala.
Ada satu pengalaman lain. Tim PD Yoel pergi ke Jawa Tengah dengan naik bis. Di belakang sebelah kanan, tempat duduk seberang, ada seorang ibu duduk bersama anak perempuannya yang masih TK. Ketika bisa mulai berjalan, si ibu berbicara kepada anaknya mengenai bagaimana berdoa dan menjelaskan aturan-aturan agama -- tapi dengan suara yang sangat keras terdengar di seluruh bis. Lebay dan sangat over acting. Karena sedang bulan puasa, orang yang lain merasa nyaman saja. Tapi saya merasa terganggu dengan doa-doanya yang diucapkan keras-keras ...
Kemudian saya berdoa, mengikat tubuh jiwa roh dan kehendak bebasnya dengan kuasa darah Kristus, serta memberkati damai sejahtera dan sukacita. Setelah itu saya mengambil BB-nya Yere dan mulai membaca Alkitab dengan diucapkan. Setelah beberapa pasal Alkitab dibaca, dia batuk-batuk dan kemudian diam seperti orang lemas. Saya meneruskan membaca Alkitab sampai ke Indramayu, tempat pemberhentian bis untuk penumpang turun makan malam gratis yang disediakan bis.
Pada saat dia batuk-batuk saya minta Tuhan Yesus memperlihatkan apa yang terjadi, ternyata ada petir putih perak yang menyambar dan membuat roh setan yang mengendalikan dirinya kesakitan dan menderita. Setelah itu roh setannya loyo, yang membuat fisik ybs. juga lemas tidak bertenaga. Bahkan ketika sampai di Indramayu dia tetap duduk lemas di dalam bis, tidak turun untuk makan malam.
Petir Firman Tuhan itu kuasanya benar-benar dahsyat. Kita cukup duduk membaca Firman Tuhan, dan Firman itu berperang bagi kita. Itu sebenarnya rahasia Roh yang disampaikan Daud dalam Mazmur 119.
--(Mazmur 119:23) Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.
--(Mazmur 119:51) Orang-orang yang kurang ajar sangat mencemoohkan aku, tetapi aku tidak menyimpang dari Taurat-Mu.
--(Mazmur 119:61) Tali-tali orang-orang fasik membelit aku, tetapi Taurat-Mu tidak kulupakan.
--(Mazmur 119:69) Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu.
--(Mazmur 119:95) Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku; tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu.
--(Mazmur 119:110) Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak sesat dari titah-titah-Mu.
--(Mazmur 119:157) Pengejar dan lawanku banyak, tetapi aku tidak menyimpang dari peringatan-peringatan-Mu
--(Mazmur 119:161) Pembesar-pembesar mengejar aku tanpa alasan, tetapi hanya terhadap firman-Mu hatiku gemetar
Dalam pasal-pasal di atas pernyataan Daud tampak tidak masuk akal. Apapun yang dihadapi Daud tidak melakukan "counter attack", tetapi memilih membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Daud dalam Mazmur 119 memahami, bahwa pelindungan dan peperangan Roh yang paling hebat adalah Firman Tuhan itu sendiri. Dengan duduk diam membaca Firman Tuhan, maka petir-petir Firman akan menyelubungi dan melindungi, dan akan menyerang melumpuhkan setiap bahaya yang datang.
Ketika pulang pelayanan kita menggunakan pesawat terbang ke Jakarta dan saya mempergunakan waktu dari take off sampai landing untuk membaca Alkitab. Selama perjalanan ada selubung sinar putih perak yang melindungi kita di pesawat dan petir menyambar-nyambar ke target-taget yang ada di dalam pikiran untuk didoakan. Penglihatan di dalam Roh mengenai kuasa Firman Allah yang diperkatakan ini benar-benar keren dan luar biasa.
--(Yosua 1:8) Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
Tetap semangat untuk melakukan Langkah Iman dan berperang dengan Firman.
Maranatha
(Indriatmo)
* * * * *