Orang yang Dipulihkan akan Membawa Damai

Terpujilah Tuhan atas kasih karunia-Nya sehingga diskusi Natal ini dapat saya ikuti sampai tuntas.

PESTA memang luar biasa, diskusi berjalan dengan lancar dan baik, semuanya oleh karena kemurahan Tuhan. Banyak pembelajaran yang saya dapatkan melalui diskusi ini. Saya semakin mengerti dan memahami betapa besar kasih Tuhan bagi kita yang mau percaya kepada-Nya.

Kelahiran Yesus

Sesungguhnya hubungan manusia dengan Allah pada mulanya adalah baik dan sempurna, tetapi telah rusak oleh karena pemberontakan manusia yang pertama yaitu Adam. Namun,terpujilah Tuhan Allah yang mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal (manusia kedua) langsung turun dari surga untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa.

Yohanes 3:16 (TB), "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Kita kembali diperdamaikan dengan Allah, di mana Allah berinkarnasi menjadi manusia melalui Yesus Kristus. Hubungan kita yang sudah rusak kembali dipulihkan dan diperbaharui. Kehidupan yang sempat terpisah dari Tuhan dipersatukan kembali. Maka orang yang dipulihkan itu hendaknya menjadi anak Tuhan yang membawa damai. Itulah sebabnya Yesus berkata: Matius 5:9 (TB), "Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Membawa damai berarti membawa shalom, berarti membawa pemulihan. Shalom berarti mengambil bagian-bagian yang sudah rusak dan menyatukan kembali hingga menjadi utuh.

Betapa bahagianya orang yang hidupnya sudah dipulihkan Tuhan, dia akan membawa damai dan menjadi berkat bagi orang lain. Selamat Hari Natal, selamat merayakan kelahiran Yesus Kristus sebagai Raja Damai. Semoga damai Natal dan kasih Kristus selalu terpancar dari dalam hidup kita. Tuhan memberkati kita semua Amin.