Sharing Berkat Kelas BK_Kel 1

  1. Andhy Dharmadji

    Kelas Bedah Kitab Keluaran 11 - 15 bagi saya merupakan persiapan hati dan pikiran dalam menyambut Paskah yang akan datang. Disegarkan dengan materi, pendalaman, dan diskusi dalam kelas. Yang berkesan bagi saya pribadi adalah perjalanan bangsa Israel keluar dari Mesir kembali ke Kanaan (Tanah Perjanjian) adalah warning bagi saya pribadi bagaimana saya menghidupi keselamatan yang Tuhan anugerahkan sambil melangkah pulang menuju kekekalan. Halelluyah. Makasih tim MLC SABDA yang Tuhan Yesus pakai jadi berkat melalui kelas-kelas yang diadakan. Tuhan Yesus memberkati. Soli Deo gloria.

  2. Daniel Andhika Kurniadi

    Puji syukur bisa mengikuti kelas ini, mungkin dari kelas sebelumnya ini termasuk paling berat karena kita harus mengaitkan PL dengan PB. Sangat indah kisah mengenai pembebasan bangsa Israel dari Mesir, keselamatan anak sulung bangsa Israel terkait dengan keselamatan kita semua, di mana kita telah ditebus dari dosa sama seperti bangsa Israel dibebaskan dari Mesir dan perjalanan di gurun adalah perjalanan kita di dunia. Bagaimana kita harus terus bersyukur dan tidak bersungut dalam tiap keadaan dan percaya akan pertolongan Allah di mana Allah dapat membelah Laut Teberau. Dengan selalu taat pada kehendak Allah, kita akan mencapai Tanah Perjanjian, mencapai Kerajaan Surga seperti Yosua dan Kaleb.

  3. David Tobias

    Bersyukur dapat mengikuti bedah kitab Keluaran menjelang perayaan Paskah di tahun ini. Mengapa? Karena memberikan dasar kebenaran yang mendalam tentang keselamatan yang dianugerahkan Tuhan di Paskah yang pertama. Dari penggalian pribadi dan bersama rekan-rekan di grup atas Keluaran 11-15, saya mendapatkan kesan mendalam bahwa keselamatan adalah atas inisiatif dan kuasa Tuhan sepenuhnya. Orang-orang Israel tidak akan pernah lepas dari perbudakan di Mesir, bila bukan karena Tuhan yang bertindak membebaskan mereka. Saya berkomitmen untuk mempersembahkan hidup ini untuk Tuhan yang sudah membebaskan saya dari belenggu dosa dan memberikan keselamatan kekal. Tentu juga mau membagikan Kabar Baik ini kepada semua orang di sekitar saya.

  4. Eddy Tan

    Kelas diskusi Bedah Kitab Keluaran ini sungguh menambah wawasan pengertian firman Tuhan dan mendorong banyak refleksi rohani bagi saya pribadi. Apalagi bahasan yang relevan dengan tema Paskah, yang membuat kisah Keluaran, khususnya pasal 11-15 ini membuka banyak pemahaman baru bagi saya. Ada hal-hal bermakna yang sebelumnya tidak saya tahu, lewat kelas Bedah Kitab Keluaran berfokus Paskah ini, banyak hal dibukakan. Terima kasih tim SABDA yang telah memfasilitasi kelas Bedah Kitab Keluaran ini. Tuhan Yesus, Sang Paskah Sejati, kiranya terus memimpin dan memberkati semua staf SABDA, terus menjadi sarana kemuliaan-Nya. Amin.

  5. Elisa Iswandono

    Terima kasih sudah diberikan kesempatan untuk mengikuti BK_Kel ini. Pada bedah kitab ini saya selalu membahas mengenai inisiatif dan karya berdaulat Allah atas keselamatan manusia. Inisiatif dan karya berdaulat Allah, yang membebaskan Israel dari perbudakan melalui tindakan kuasa-Nya, bukan usaha manusia. Keselamatan itu dinyatakan melalui penghakiman atas kejahatan, perlindungan dan pemisahan umat-Nya, serta penyediaan jalan pembebasan, yang kemudian menuntut iman, ketaatan, dan kehidupan baru dari umat. Peristiwa pembebasan ini juga menjadi gambaran teologis yang menunjuk kepada karya keselamatan dalam Kristus, di mana Allah sendiri bertindak untuk membebaskan manusia dari perbudakan dosa dan membawa mereka kepada kehidupan yang baru. Dari sini, saya dapat mengerti bahwa Alkitab Perjanjian Lama banyak bernubuat tentang Kristus dan keselamatan oleh karya-Nya. Terima kasih kepada tim SABDA dan teman-teman diskusi di grup WA. Tuhan Yesus kiranya memberkati tim SABDA dengan pelayanan yang semakin luas menjangkau jiwa-jiwa. Amin.

  6. Francisca Paquita

    Bersyukur sekali saya bisa ikut kelas "Bedah Kitab Keluaran - Paskah Pertama" ini! Menurut saya, menjalani masa Prapaskah dengan ikut kelas Bedah Kitab bertema Paskah seperti ini adalah terbaik! Hari-hari menjelang Paskah jadi semakin bermakna karena selama 5 hari mengikuti kelas ini, saya merenung dengan lebih sungguh-sungguh pasal-pasal tentang Paskah, dan saya menemukan hal-hal penting hasil dari merenung dan menggali firman, baik oleh saya sendiri maupun oleh teman-teman sekelas dalam kelas diskusi, dibantu pertanyaan-pertanyaan dari moderator yang memperdalam pembahasan.

    Terima kasih teman-teman kelas BK_Kel 1 yang luar biasa bersemangat dan kocak! Terima kasih banyak atas kerja keras kakak moderator, Bima, dan kakak admin kelas, Mei, serta tim pelayanan YLSA MLC yang dengan setia menolong dan mendampingi kami bertumbuh dalam kebenaran Tuhan dan dalam pengenalan yang benar akan Dia. Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua.

  7. Giovanni

    Mengikuti kelas BK_Kel menjadi pengalaman yang sangat memperkaya karena saya bukan hanya membaca teks, tetapi belajar menggali Alkitab secara terarah dan sistematis. Saya juga belajar melihat detail kecil dalam teks yang sering dilewati, misalnya: pola "Allah memimpin", "Allah menguji", "Allah membedakan umat-Nya", dan "Allah bertindak melalui ketaatan kecil". Yang paling berkesan bagi saya adalah menyadari bahwa Allah tidak hanya menyelamatkan, tetapi juga menyertai dan membentuk. Aplikasi praktis yang akan saya lakukan sebagai respons nyata dari kelas ini: saya akan memulai setiap hari dengan mengingat karya Tuhan melalui satu ayat pendek (misal: Kel. 15:2) supaya penyembahan menjadi ritme, bukan momen.

  8. Hana

    Pelajaran yang saya ambil dari diskusi selama 5 hari adalah Tuhan menyelamatkan, manusia merespons dengan iman, ketaatan, dan penyembahan. Aplikasinya mengingat kembali pertolongan Tuhan di masa lalu, saat iman melemah. Terima kasih kasih kepada moderator dan admin dan teman-teman semuanya yang membuat jalannya diskusi enak dan lancar. Terima kasih tim SABDA atas program-program yang bagus. God bless.

  9. Josephine A.B. Christinawati

    Puji syukur kepada Tuhan saya bisa mengikuti Bedah Kitab Keluaran 11-15 yang menceritakan tentang kerinduan Tuhan untuk melepaskan umat Israel dari perbudakan Mesir agar dapat beribadah dan berelasi dengan baik dengan Tuhan. Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya dan tetap menyertai di sepanjang perjalanan hidup mereka. Tuhan berinisiatif, Tuhan bertindak dan Tuhan bertanggung jawab. Apa yang telah dilakukan terhadap bangsa Israel di masa lampau, begitu juga hal ini berlaku bagi kita di masa sekarang ini. Tuhan tidak ingin kita hidup di bawah perhambaan dosa. Yesus Kristus telah menebus dan menyelamatkan kita. Dia juga menyertai, memberkati, dan memelihara hidup kita. Biarlah kita hidup dalam ketaatan kepada segala perintah-perintah-Nya yang telah Dia tetapkan dalam kebenaran firman-Nya. Firman Tuhan adalah pedoman hidup kita. Roh Kudus yang memampukan kita sampai kita menyelesaikan segala tugas-tugas kita di dunia.

  10. Lily Kurniati

    Puji syukur kepada Tuhan Yesus yang mengingatkan saya lewat kelas ini. Saya jadi diingatkan bahwa keselamatan yang telah saya peroleh masih harus melalui perjalanan panjang dalam "padang gurun" kehidupan. Saya perlu senantiasa berpegang dan taat pada perintah-Nya agar saya tidak berhenti di "Elim" masa kini atau malah tidak masuk dalam "Tanah Perjanjian" abadi. Terima kasih atas bimbingan Mas Bima selaku moderator, reminder dari Kak May selaku admin, serta teman-teman di kelas BK_Kel 1. Diskusi dan penggalian teman-teman sangat memperkaya wawasan saya dan sekaligus mengingatkan saya. Terima kasih untuk seluruh staf SABDA yang telah bekerja keras melaksanakan kelas ini dan menjadi berkat bagi kita semua. Soli Deo gloria.

  11. Melce Y.L.

    Shalom. Damai di hati bagi kita semua. Bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Penebus Dosa dan Anak Domba Allah yang telah berkorban dan mengasihi saya sedemikian rupa. Dan, oleh anugerah-Nya, saya dapat mengikuti kelas diskusi Bedah Kitab Keluaran 11-15 selama 5 hari di tengah kepadatan pekerjaan dan pelayanan yang ada, Roh Kudus memampukan semuanya boleh berjalan dengan baik bagi kemuliaan-Nya.

    Keluaran 11-15 ini sering saya baca dalam urutan Bacaan Alkitab Setahun, tetapi untuk punya waktu khusus menggali dan mendalami per pasal secara detail dan menemukan makna Paskah pertama lebih mendalam baru kali ini. Ternyata setelah masuk dan mengikuti diskusi dan penggalian pribadi, sungguh memperoleh berkat yang besar dalamnya. Walaupun saya menyadari adanya keterbatasan waktu sehingga saya kurang menggali per teks dari ayat yang saya pilih tentang poin keselamatan.

    Ada pun berkat rohani yang saya peroleh dan simpulkan dalam kelas diskusi Keluaran 1 ini, antara lain ada 4 pokok utama, yaitu:

    1. Penebusan melalui Penggantian (Substitutions), di mana Allah menyediakan jalan keselamatan dari hukuman mati melalui darah anak domba yang tak bercacat. Darah yang dibubuhkan pada ambang pintu membuat maut "melewati" (Pesach/Passover) rumah-rumah umat Tuhan karena mereka berada di bawah perlindungan darah tersebut dan selamat dari penghakiman.
    2. Inisiatif dan kedaulatan Allah, bahwa keselamatan ini murni berasal dari inisiatif Allah semata dan bukan usaha manusia. Allah bertindak dengan "Tangan yang Kuat" untuk menghancurkan kuasa penindas dan membebaskan umat-Nya.
    3. Transformasi identitas, yang mana peristiwa keluarnya orang Israel dari Mesir menjadi tanda bahwa mereka tidak lagi dipandang sebagai kelompok budak, melainkan umat pilihan Allah dan milik kesayangan Allah yang dikhususkan untuk beribadah kepada-Nya dan Allah tetap memegang perjanjian-Nya dengan bapa leluhur mereka, yaitu Abraham.
    4. Tipologi Mesianis (bayangan Kristus), bahwa Paskah pertama ini adalah pola atau gambaran awal (tipologi) yang menunjuk kepada Yesus Kristus. Dia adalah penggenapan sempurna sebagai Anak Domba Paskah yang membebaskan manusia dari perbudakan dosa menuju ke kehidupan kekal.

    Jadi, Paskah Pertama di tanah Mesir bukanlah sekedar pembebasan fisik, melainkan karya penebusan Allah yang berlapis-lapis, mulai dari diselamatkan dari hukuman Mati, keluar dari perbudakan, hingga dibentuk menjadi umat yang menyembah Allah dalam kemerdekaan. Jalannya diskusi di kelompok 1 cukup bagus dan hidup, walau masih ada peserta yang mengirimkan hasil penggalian sudah di batas-batas waktu tutup kelas.

    Salut buat kerja keras moderator dan admin untuk kami. Terima kasih sebesar-besarnya kepada tim MLC SABDA atas kerja keras dan visi misi yang Tuhan taruh untuk membawa orang Kristen awam dapat belajar kebenaran firman Tuhan dengan cara-cara yang indah seperti kelas diskusi ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Salam IT-4-God dan AI-4-God. GB all.

  12. Ruth Lodiana

    Melalui bedah kitab dalam kitab Keluaran ini, saya belajar bahwa keselamatan bukan hanya sebuah peristiwa besar di masa lalu, tetapi sebuah perjalanan hidup bersama Tuhan. Saya melihat bahwa keselamatan selalu dimulai dari inisiatif Tuhan. Bangsa Israel tidak membebaskan diri dari Mesir dengan kekuatan mereka sendiri. Tuhan yang bertindak, Tuhan yang membuka jalan, bahkan ketika mereka terjebak di depan Laut Teberau. Ini mengingatkan saya bahwa dalam hidup pun sering kali kita tidak memiliki jalan keluar, tetapi Tuhan mampu membuka jalan yang tidak terlihat oleh kita.

    Saya juga belajar bahwa keselamatan perlu terus diingat dan diceritakan. Tuhan memerintahkan Israel untuk merayakan Paskah dan menceritakan karya-Nya kepada anak-anak mereka. Artinya, iman tidak hanya untuk dinikmati secara pribadi, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya. Perjalanan setelah diselamatkan ternyata tidak selalu mudah. Setelah keluar dari Mesir, Israel masih harus berjalan di padang gurun dan belajar percaya kepada Tuhan setiap hari. Ini menyadarkan saya bahwa keselamatan bukan akhir perjalanan, tetapi awal hidup yang dipimpin Tuhan, tetap setia beriman dan taat.

    Bagi saya pribadi, pelajarannya sederhana: Tuhan yang menyelamatkan juga adalah Tuhan yang memimpin perjalanan hidup kita. Karena itu, saya ingin belajar untuk lebih percaya kepada Tuhan, mengingat karya-Nya, dan menceritakan kebaikan-Nya kepada orang lain.

    Di akhir kelas ini, saya juga diingatkan kembali bahwa iman bukan hanya dipelajari, tetapi dijalani. Melalui kebersamaan dalam kelas ini, saya melihat bagaimana firman Tuhan dibagikan dengan sederhana, tetapi setia oleh teman-teman, dan itu menjadi berkat serta penguatan bagi kita semua.

    Secara khusus saya juga bersyukur pernah belajar bersama Pak Gunawan. Sharing beliau selalu singkat, sederhana, dan membumi, tetapi penuh makna. Bahkan di tengah kondisi kesehatannya, beliau tetap setia menyiapkan sharing firman Tuhan untuk dibagikan kepada teman-teman kelas. Kesetiaan seperti ini menjadi teladan yang menguatkan kami semua. Sharing yang sederhana, hati yang setia pada firman. Terima kasih Pak Gunawan untuk teladan iman itu. You will always be remembered.

    Terima kasih kepada Yayasan Lembaga SABDA untuk kelas yang menggelorakan kembali iman kami menjelang Paskah. Tuhan memberkati seluruh pelayan dan staf. Terima kasih untuk teman-teman di BK_Kel 1 atas penggalian firman dan sharing kehidupan yang memperkaya dan menguatkan saya. Kak Bima dan Kak Mei, terima kasih untuk arahan yang penuh kasih. Tuhan memberkati pelayanan dan keluarga. Soli Deo gloria.

  13. Suratman Aripin

    Saya bersyukur atas kesempatan mengikuti kelas ini, secara khusus dalam mempersiapkan Paskah.

    Hal baru yang dapat saya pelajari dari kisah Paskah pertama ini adalah ketika Tuhan mencampakkan Firaun dan seluruh tentara pilihannya ke dalam laut (Keluaran 14). Keselamatan terjadi ketika Allah meluputkan kematian anak sulung karena darah anak domba Paskah. Kemudian, setelah peristiwa itu, mereka bebas dari perbudakan. Namun, Firaun masih mengejar. Ketika Firaun dan tentara Mesir dicampakkan ke laut, kuasa Mesir atas Israel berakhir (Israel tidak lagi ada dalam ancaman Firaun).

    Jadi, keselamatan bukan hanya membebaskan umat-Nya, tetapi juga mengalahkan musuh yang mengancam mereka. Dari hal di atas, saya belajar bahwa saya sebagai orang yang telah diselamatkan tidak lagi berada di bawah kuasa dosa. Saya tidak lagi tunduk kepada dosa, dan saya memiliki kebebasan untuk hidup bagi Tuhan. Hal ini bukan berarti saya tidak jatuh dalam dosa, tetapi dosa tidak lagi menjadi tuan yang berkuasa atas hidup saya. Dan, satu hal lagi saya dikuatkan karena Tuhan yang akan berperang untuk saya. Bagian ini mengingatkan saya bahwa saya tidak berjuang sendirian. Terima kasih kepada Mas Bima dan Sdri. Mei, yang dengan sabar mengarahkan dan mengingatkan, serta teman-teman di grup yang memperkaya dalam penggalian. Terpujilah Tuhan.

  14. Suyati

    Bersyukur bisa mengikuti kelas BK_Kel sampai selesai banyak pengetahuan dan juga iman semakin dikuatkan. Pelajaran baru yang saya dapatkan yaitu bahwa keselamatan adalah karya dan inisiatif Allah sendiri, tetapi kita juga harus meresponsnya dengan ketaatan akan ketetapan-ketetapan-Nya untuk hidup sesuai identitas baru, yaitu umat pilihan yang terus dikuduskan. Dan juga, pentingnya mengingat dan menceritakan karya Tuhan yang ajaib ini kepada anggota keluarga untuk terpeliharanya warisan iman sehingga dalam setiap perayaan Paskah bukan sekedar ritual, benar-benar menjadi momen untuk kembali merayakan kasih Tuhan, kesetiaan Tuhan akan janji-janji-Nya, penyertaan-Nya. Karena dengan itu, kita akan dibawa untuk menyembah dan memuji Dia dengan penuh ucapan syukur.

    Aplikasi praktis: saya akan membawa anggota keluarga inti untuk berkumpul secara khusus pada momen Paskah tahun ini untuk berbagi cerita, membaca, dan merenungkan kisah Paskah. Terima kasih untuk rekan-rekan BK_Kel 1, penggalian yang sudah dibagikan sangat memberkati memberi pandangan yang lebih lagi. Terima kasih untuk tim SABDA MLC yang sudah memfasilitasi kami untuk belajar dan memahami lebih dalam, khususnya kisah tentang Paskah pertama kali ini. Terima kasih Kak Bima moderator dan Kak Mei admin, yang setia mengingatkan saya.

  15. Timothy Wenas

    Sungguh sebuah perjalanan yang patut disyukuri dalam mengikuti kelas ini, yang mengingatkan dan menyegarkan kita kembali kepada semangat dasar dari Paskah. Beberapa kali saya mengikuti kelas serupa dan mendalami kitab Keluaran ini, tetapi tidak henti-hentinya pelajaran baru yang bisa didapatkan. Melalui kelas ini, saya belajar mengenai semangat Paskah yang nyata dalam kehidupan, sebagaimana mestinya umat Kristen menyambut Paskah. Saya belajar kembali mengenai keselamatan, janji-Nya, dan juga nubuatan yang terjadi. Terima kasih kepada tim SABDA, tim PESTA, narasumber, para moderator dan admin, seluruh partisipan diskusi, dan semua aspek yang menunjang terjadinya kelas ini. Tuhan Yesus kiranya senantiasa memberkati kita semua.

  16. Trivena

    Saya sangat bersyukur karena boleh mengikuti kelas BK_Kel ini dan menyelesaikannya sampai akhir. Melalui kelas ini, saya benar-benar merasakan berkat Tuhan, khususnya dalam mempersiapkan hati menyambut momen Paskah yang akan kita rayakan dalam waktu dekat. Selama mengikuti kelas ini, saya diberkati bukan hanya melalui penggalian pribadi yang saya lakukan, tetapi juga melalui penggalian teman-teman dalam kelompok. Banyak hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh saya jika belajar sendiri. Namun, melalui diskusi dan hasil penggalian teman-teman, Tuhan membuka perspektif baru bagi saya untuk melihat firman-Nya dengan lebih dalam.

    Ketika menggali bagian-bagian firman Tuhan, mulai dari pasal 11 tentang rencana Allah hingga pasal 15 tentang pujian syukur atas pembebasan, saya kembali diingatkan tentang betapa besar karya keselamatan Allah bagi umat-Nya. Hal ini juga meneguhkan iman saya secara pribadi bahwa keselamatan yang telah saya terima bukanlah sesuatu yang biasa, tetapi anugerah yang sangat besar, yang seharusnya saya hidupi dan saya sampaikan kepada orang lain.

    Dalam proses penggalian firman ini, saya juga merasakan bahwa Tuhan sedang menggali hati dan kehidupan saya sendiri. Firman Tuhan tidak hanya saya pelajari, tetapi juga menegur, mengoreksi, dan mengajak saya untuk terus memperbarui hidup. Saya belajar bahwa hidup yang terus diperbarui adalah salah satu bentuk ucapan syukur atas anugerah keselamatan yang telah Tuhan berikan.

    Saya kembali diingatkan bahwa Allah selalu setia, bahkan ketika manusia sering kali tidak setia. Kebenaran ini menguatkan saya untuk terus berkomitmen menjalankan setiap poin aplikasi yang saya pelajari, walaupun saya sadar bahwa hal itu membutuhkan kesungguhan dan komitmen yang terus menerus.

    Saya juga mengucapkan terima kasih kepada tim SABDA MLC yang telah memfasilitasi kelas ini dengan sangat baik. Terima kasih kepada Kak Mei, Kak Bima, moderator kelas 1, serta teman-teman kelas yang telah menjadi rekan belajar yang luar biasa. Melalui kebersamaan ini, saya sangat diberkati. Kiranya Tuhan terus memberkati kita semua dalam perjalanan iman kita. Sampai jumpa di kelas berikutnya.

  17. Wasisto

    Puji Tuhan, saya sangat bersyukur dapat mengikuti Bedah Kitab Keluaran 11-15 bersama dengan teman-teman kelas BK_Kel 1 pagi. Banyak hal-hal baru yang saya dapatkan dan sangat berguna melalui untuk meningkatkan rohani dan mempertebal iman percaya saya kepada Yesus, Sang Juru Selamat dunia.

    Beberapa berkat dan hal baru yang saya dapatkan adalah sebagai:

    1. Penggalian Paskah pertama dalam Perjanjian Lama merupakan tipologi dari Paskah dalam Perjanjian Baru.
    2. Domba sebagai korban pengganti dan darah domba untuk meluputkan anak sulung dari hukuman Allah adalah tipologi/bayangan dalam Perjanjian Lama dan digenapi dengan pengorbanan Yesus sebagai Domba Allah yang sempurna. Darah-Nya di kayu salib merupakan kurban dan untuk meluputkan manusia dari hukuman dosa.
    3. Anak sulung bangsa israel telah diselamatkan, tetapi Allah mengajar bangsa Israel bahwa anak sulung tersebut adalah milik Allah sehingga setiap anak sulung yang lahir harus ditebus dengan 15 syikal perak ini menggambarkan Yesus sebagai Anak Sulung yang menjadi penebus menggantikan kita.
    4. Keselamatan mengandung aspek:
      • Inisiatif dan usaha Allah.
      • Tidak hanya membebaskan sesaat tetapi memimpin perjalanan hidup sampai tujuan kekal.
      • Keselamatan harus diikuti dengan makan roti beragi selama 7 hari yang berarti keselamatan harus kita follow up dengan ketaatan hidup dalam kesucian dan meninggalkan dosa dosa tersembunyi dan dosa dosa yang menyandera kita.
      • Perjalanan keselamatan bukan berarti menghadapi proses yang nyaman, tetapi tetap mengalami ujian, rintangan bahkan bisa saja seolah-olah jalan buntu dalam mengiring Yesus. Hal ini Tuhan izinkan agar kita semakin hidup bergantung dan mengandalkan Allah.
      • Keselamatan harus diwariskan kepada generasi-generasi berikutnya (Kel. 12-13).
      • Keselamatan harus membentuk buah ketaatan dengan hidup senantiasa bersyukur dan memuji Tuhan dalam keadaan apa pun.

    Beberapa hal baru tersebut ditambah diskusi yang sangat dinamis dan positif dari rekan-rekan di grup WA makin memperkaya dan memperdalam penggalian saya terhadap Keluaran 11-15.

    Saya sangat terberkati dengan kelas Bedah Kitab Keluaran 11-15 ini. Moderator dan adminnya juga luar biasa, sangat baik. Pertanyaan-pertanyaan moderator dalam grup WA sangat menantang untuk diskusi lebih lanjut. Admin juga rajin untuk mengingatkan kita apabila kita lalai atau tidak aktif dalam berdiskusi. Terima kasih untuk tim SABDA yang telah menggagas, memfasilitasi keberlangsungan kelas bedah kitab ini sehingga berjalan dengan sangat baik. Kiranya Allah Bapa di surga memberkati pelayanan SABDA lebih besar dan ajaib. Kiranya seluruh pengurus, staf dan supporting SABDA beserta keluarganya masing-masing semakin melimpah penyertaan dan urapan Tuhan. Acung jempol dan bintang lima untuk MLC SABDA. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

  18. Yuni Langke

    Puji Tuhan, saya sangat bersyukur dapat mengikuti Bedah Kitab kali ini, yang fokus pada Keluaran 11-15. Dan, bersama dengan teman-teman BK_Kel 1 pagi, yang menggali bersama, saling memberkati, saling mempertajam, saling mengingatkan dan memperluas pengetahuan serta implikasinya bagi hidup kerohanian saya secara pribadi.

    Melalui BK_Kel ini, berkat Tuhan yang saya terima, antara lain:

    1. Melalui penggalian 5 pasal tersebut (pasal 11-15), saya semakin mengenal Allah, dan bagaimana Allah bertindak menyelamatkan bangsa israel. Bahwa penyelamatan itu merupakan inisiatif Allah, dan hal itu merujuk pada Yesus Kristus yang adalah Anak Domba Allah.
    2. Apa yang terjadi dalam Perjanjian Lama itu merupakan tipologi untuk Kristus dalam Perjanjian Baru. Paskah dalam PL merujuk pada Kristus dalam PB.
    3. Paskah, kematian Kristus merupakan puncak keadilan Allah dan kasih Allah, yang juga menjadi inti iman kekristenan. Untuk itu, kita harus terus mengingat akan salib Kristus.
    4. Firman Tuhan yang dipelajari, bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi harus ditaati. Untuk itu perlunya respons pribadi agar terjadi perubahan hidup dan pertumbuhan iman.
    5. Berita Injil keselamatan harus disampaikan kepada mereka yang belum percaya.

    Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada tim SABDA yang memfasilitasi dan mementori setiap peserta dengan sangat baik. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Haleluya. Amin.