- Adolf T.
Sungguh luar biasa kelas DRK kali ini, terus terang sudah yang kedua kalinya saya mengikuti kelas ini. Luar biasanya adalah materi dasarnya tidak berubah tentang "Doktrin Roh Kudus", tetapi pada setiap akhir pelajaran, baik dari 01 sampai 05 diikuti dengan aplikasi/penerapan dari doktrin ini dengan perkembangan zaman alias dihubungkan dengan dunia digital/AI yang sedang tren saat ini. Suatu langkah spektakuler yang dilakukan tim SABDA dalam pengembangan pelajaran Alkitab yang disesuaikan dengan zaman. Boleh dikata: materi pelajaran setara Strata-1 tetapi praktiknya sudah di tingkat Magister.
Terima kasih kasih tim SABDA yang selalu peduli dengan perkembangan pekabaran Injil, khususnya membekali para peserta kelompok DRK menjadi sadar akan peranan Roh Kudus pada era digital sekarang ini. Kiranya berkat dan kasih sayang Tuhan Yesus Kristus tetap menyertai kita semua sehingga semakin "menjadi terang" bagi lingkungan kita masing-masing.
- Benny Pardede
Bersyukur kepada Tuhan Yesus bisa mengikuti kelas DRK dengan selesai. Berkat atau pelajaran yang saya ambil setelah mengikuti kelas ini adalah bahwa karunia Roh Kudus harus diikuti dengan karakter kita yang menghasilkan buah Roh. Jangan terlalu mengejar karunia, tetapi yang harus kita kejar adalah bagaimana kita menghasilkan buah Roh. Setelah saya mengikuti pelajaran ini, saya tidak akan pernah mau mendukakan Roh Kudus lagi. Diskusinya juga berjalan dengan baik. Terima kasih moderator dan teman diskusi selama 5 hari ini bisa mempertajam pengetahuan tentang Roh Kudus. Biarlah pelayanan tim SABDA dipakai Tuhan lebih dahsyat. Amin.
- Davit Rijadi
Puji Tuhan. Program DRK ini memberi banyak masukkan tentang Roh Kudus. Setiap pertanyaan membuat kita harus berpikir dan menggalinya dalam kebenaran Alkitab. Dari penggalian tersebut, ada banyak informasi yang saya dapat tentang Roh Kudus, dan itu menambah wawasan teologis dan juga menumbuhkan iman percaya. Ketika diskusi, ada perbedaan sudut pandang. Hal ini tidak membuat perpecahan atau kepahitan. Justru semakin memperkaya pengenalan dan pemahaman akan Roh Kudus.
Diskusi ini juga telah menjawab pertanyaan saya. Bagaimana membuktikan Roh Kudus itu sudah menyatu dalam hidup. Dalam diskusi ini, pertanyaan telah terjawab. Hidup dalam pertobatan, ada kerinduan akan firman Tuhan, buah roh yang nyata dan pelayanan yang dipimpin, semua itu dapat menjadi tanda bahwa Roh Kudus sudah menyatu dalam hidup kita. Terima kasih dari tim SABDA yang sudah mengadakan acara ini. Diskusi ini sangat memberkati. Banyak manfaat yang bisa dirasakan. Terima kasih buat rekan-rekan DRK 2 yang sudah berkenan berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman.
- Debora Rina
Puji Tuhan. Melalui pembelajaran "Doktrin Roh Kudus" dari pelajaran 1–5, juga referensi yang lengkap, kita diingatkan bahwa Roh Kudus adalah Pribadi Allah yang kekal, bukan sekadar kuasa. Ia bekerja dalam keselamatan, melahirbarukan, diam dalam kita, dan menuntun hidup orang percaya setiap hari. Kehadiran-Nya bukan hanya untuk dimengerti, tetapi untuk dialami, membentuk hati, mengubahkan karakter, dan memampukan kita hidup sesuai kehendak Tuhan.
Itulah sebabnya, hidup dalam Roh Kudus adalah perjalanan relasi yang terus bertumbuh, bukan sekadar rutinitas rohani. Kita dipanggil untuk peka, taat dalam hal-hal kecil, dan menjaga persekutuan dengan-Nya melalui firman, doa, dan komunitas. Di tengah kesibukan dan distraksi zaman ini, mari kembali bergantung penuh kepada Roh Kudus karena hanya bersama-Nya kita dapat hidup berkenan kepada Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Terima kasih Mas Bima sebagai moderator, dan Mbak Mei sebagai admin yang sudah memfasilitasi kelas dengan baik. Tuhan Yesus memberkati pelayanannya, juga teman sekelas yang luar biasa. Tuhan berkati. Soli Deo gloria.
- Dewi Sitorus
Puji Tuhan. Bersyukur karena telah menyelesaikan diskusi DRK. Melalui pembelajaran "Doktrin Roh Kudus" dalam modul ini, saya semakin memahami bahwa kehadiran Roh Kudus bukan sekadar konsep teologis, tetapi merupakan realitas yang hidup dalam kehidupan setiap orang percaya. Roh Kudus bekerja sejak seseorang mengalami kelahiran baru, menuntun, mengajar, dan memampukan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah.
Salah satu hal yang sangat menguatkan adalah pemahaman bahwa setiap orang percaya telah menerima Roh Kudus. Ini berarti kita tidak pernah berjalan sendiri dalam menjalani kehidupan iman. Roh Kudus adalah Penolong yang setia, yang memberi kekuatan saat lemah, penghiburan saat susah, dan hikmat dalam mengambil keputusan. Selain itu, saya juga belajar bahwa karunia Roh Kudus diberikan secara beragam. Tidak semua orang memiliki karunia yang sama, termasuk dalam hal bahasa roh. Hal ini menolong saya untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain, tetapi justru bersyukur atas apa yang Tuhan berikan, serta menggunakannya untuk melayani dan membangun sesama.
Melalui pembelajaran ini juga saya diteguhkan untuk terus hidup peka terhadap pimpinan Roh Kudus, memberi diri dipimpin oleh-Nya setiap hari, dan setia menggunakan setiap karunia yang telah dipercayakan Tuhan.
- Djoko Susanto
Diskusi dapat berlangsung dalam kasih dan saling membangun. Baik pertemuan pendahuluan, diktat, pertanyaan awal, jawaban, dan respons antar peserta memberikan kesempatan refleksi diri, termasuk memperluas cakrawala berpikir dan memotivasi adanya perubahan hidup yang lebih melekatkan diri kepada Roh Kudus agar mau dipimpin-Nya di setiap waktu. Adanya Office Hour discussion juga menambah adanya saluran komunikasi di luar diskusi WAG. Pertemuan yang me-review
- Edy Anto
Setelah mengikuti kelas "Doktrin Roh Kudus", saya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam bahwa Roh Kudus bukan hanya dipandang sebagai kuasa atau pengaruh ilahi, tetapi merupakan Pribadi Allah yang nyata dan terus bekerja dalam kehidupan orang percaya. Hal yang paling membekas bagi saya adalah pembahasan mengenai peranan Roh Kudus dalam memimpin umat percaya, menyadarkan manusia akan dosa, memberikan penghiburan, serta menolong orang percaya hidup sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Sebelum mengikuti kelas ini, saya cenderung memahami karya Roh Kudus hanya sebatas pada karunia-karunia rohani, tetapi melalui pembelajaran ini saya semakin menyadari bahwa karya Roh Kudus juga sangat penting dalam proses pembentukan karakter dan pengudusan hidup orang percaya.
Sebagai bentuk penerapan praktis, saya terdorong untuk lebih melatih kepekaan terhadap pimpinan Roh Kudus melalui kehidupan doa yang lebih teratur, pembacaan firman Tuhan yang lebih konsisten, dan kehati-hatian dalam mengambil keputusan sehari-hari. Saya juga belajar mengenai pentingnya discernment, yaitu kemampuan untuk membedakan kehendak Roh Kudus dari dorongan keinginan pribadi maupun pengaruh lingkungan sekitar. Dalam proses diskusi, saya menilai kegiatan berlangsung dengan cukup baik karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling bertukar pemikiran dan memperluas pemahaman melalui perspektif yang berbeda. Izinkan saya memberikan masukan. Kalau bisa diskusi ini dilakukan via Zoom aja. Misalnya dilakukan dua kali seminggu, durasi 2 jam, dan peserta Zoom dibagikan dalam beberapa room. Saya rasa via Zoom lebih mantap diskusinya.
- Hana
Terima kasih bagi SABDA yang sudah mengadakan kelas ini. Selama diskusi dengan kelompok, banyak hal-hal yang sebelumnya kurang jelas menjadi tercerahkan karena sharing dan insight dari teman-teman DRK 2. Aplikasi setelah mengikuti kelas ini, kita perlu membangun hubungan pribadi dan aktif dengan Roh Kudus dan hasil dari hubungan tersebut biarlah menjadikan kita berkat bagi orang lain di sekitar kita. Terima kasih juga saya ucapkan bagi moderator, admin yang sudah memimpin diskusi dengan cukup baik.
- Ivan Octanius
Mengikuti kelas "Doktrin Roh Kudus" ini membuka pemahaman yang lebih utuh bahwa Roh Kudus bukan sekadar kuasa, tetapi Pribadi yang benar-benar hadir, memimpin, dan rindu berelasi dalam hidup sehari-hari. Yang paling berkesan adalah bagaimana Roh Kudus bekerja melalui firman dan juga dalam komunitas sehingga saya belajar bahwa pertumbuhan rohani tidak bisa dijalani sendiri. Diskusi tentang perbedaan pengalaman antara persekutuan online dan onsite juga menolong saya melihat bahwa yang terutama bukan medianya, tetapi hati yang merespons dan keterlibatan sebagai tubuh Kristus.
Secara praktis, saya rindu lebih peka terhadap pimpinan Roh Kudus, bukan hanya dalam saat teduh, tetapi juga dalam relasi dan pelayanan sehari-hari. Saya juga mau lebih intentional membangun persekutuan yang nyata, tidak hanya hadir tetapi terlibat. Dari sisi proses diskusi, saya merasa sangat diberkati karena banyak sudut pandang yang saling melengkapi, walaupun kadang ada perbedaan penekanan. Justru di situ, saya belajar untuk lebih rendah hati, terbuka, dan menguji segala sesuatu kembali kepada firman Tuhan.
- Lidia Artati
Terima kasih Tuhan saya bisa mengikuti pelajaran ini. Terima kasih Ibu Yulia yang sudah menjelaskan tentang Roh Kudus. Berkat baru yang saya dapat ialah bahwa Roh Kudus ada sejak dalam Perjanjian Lama. Dahulu, saya memang sudah tahu bahwa Tritunggal itu ada sejak PL, Kej. 1:26, tetapi setahu saya, Roh Kudus berkuasanya setelah Tuhan Yesus naik ke surga dan Tuhan bilang, Yohanes 14:26 (TB), "Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu." Terima kasih untuk berkat rohani yang saya dapat hal yang baru dari pelajaran ini. Tuhan Yesus memberkati semua tim SABDA.
- Marlyna
Puji Tuhan, sudah bisa mengikuti kelas "Doktrin Roh Kudus" ini. Saya belajar banyak dari kelas ini karena dahulu saya sempat bingung dengan pertanyaan: Apakah Roh Kudus itu hanya kuasa Tuhan atau benar-benar pribadi? Karena seringkali saya mendengar Roh Kudus digambarkan seperti "kuasa" saja. Namun, melalui diskusi dan modul DRK, saya mulai memahami bahwa Roh Kudus adalah pribadi. Ia bisa berfirman, menuntun, menghibur, bahkan bisa berduka ketika kita tidak taat. Itu berarti hubungan kita dengan Roh Kudus bukan sekadar menerima kuasa, tetapi membangun relasi yang hidup.
Sekarang, yang saya rindukan adalah semakin peka terhadap pimpinan Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dalam pelayanan, tetapi juga dalam keputusan-keputusan kecil. Terima kasih kepada tim SABDA, yang sudah memfasilitasi sehingga kelas belajar ini berjalan dengan baik. Terima kasih juga kepada rekan sekelas yang penuh semangat dalam berdiskusi. Tuhan senantiasa memberkati kita semua.
- Mas Sujono
Puji Tuhan, bersyukur pada Tuhan karena begitu besar kasih-Nya pada kita sehingga dalam mengikuti kelas DRK ini merasa terberkati, semakin dilengkapi dan lebih mengenal pribadi-Nya. Pada zaman yang begitu cepat dan teknologi, tidak bisa dipungkiri dalam hal manajemen waktu sangat sulit, tetapi pelan-pelan bisa melewati kelas ini. Memang kita masih dalam hidup dosa, tetapi kita belajar setiap hari dan semakin serupa dengan Tuhan Yesus.
- Melce Y.L.
Segala puji dan syukur kepada Allah Roh Kudus yang membuka kesempatan kepada saya dapat mengikuti kelas DRK ini melalui tim MLC SABDA. Modul DRK kali ini sangat praktis dan mudah dipahami, serta menjawab tantangan kekristenan di tengah kondisi/situasi pada era disrupsi dan distraksi digital yang melanda semua orang, tetapi selalu ada solusi terbaik yang Alkitab tawarkan bagi anak-anak-Nya. Puji Tuhan.
Selama 5 hari mengikuti kelas diskusi DRK ini, saya mendapat berkat rohani antara lain:
- Hari 1= Roh Kudus adalah pribadi yang tinggal secara permanen dalam hidup orang percaya yang dibuktikan melalui hidup yang dipimpin Roh dan hasilkan karakter dan buah yang memuliakan Kristus.
- Hari 2= Kegagalan bertahan dalam iman bukanlah kegagalan Roh Kudus, melainkan keputusan seseorang yang berhenti merespons tuntunan Roh Kudus.
- Hari 3= Kegagalan memahami Alkitab sebagai firman Tuhan disebabkan hambatan internal manusia seperti ego, kecongkakan, dan watak manusia dalam dosa, bukan karena Roh Kudus tidak bekerja.
- Hari 4= Karunia rohani adalah anugerah kedaulatan Roh Kudus bagi orang percaya, bukan prestasi pribadi. Karisma tanpa karakter adalah sia-sia di mata Tuhan.
- Hari 5= Roh Kudus adalah Pribadi yang Maha Hadir dalam persekutuan orang percaya, baik online maupun onsite. Suara Roh Kudus bersifat objektif dan selalu selaras dengan Alkitab, sedangkan suara mayoritas cenderung dipengaruhi budaya atau kenyamanan manusia, serta Roh Kudus tidak bekerja secara kontradiktif.
Jalannya diskusi di kelas DRK 2 bagus dan hidup, semua aktif berdiskusi. Salut buat kerja keras dari admin, Mbak May, dan moderator, Mas Bima. Tuhan Yesus memberkati selalu. Harapan dan doa saya, modul DRK ini dapat saya terapkan dalam pelayanan saya di lokal seperti di Komsel supaya berkat rohani dapat diteruskan kepada banyak orang. Akhir kata, maju terus tim MLC SABDA dan YLSA dalam mewarnai dunia dengan kebenaran melalui IT4God dan AI4God. Soli Deo gloria. Haleluya.
- Netel Kristanuel
Saya bersyukur Roh Kudus yang senantiasa ada untuk mengingatkan, melindungi dalam segala keadaan bahkan bisa untuk diajak dalam pertimbangan. Di saat Roh Kudus ada dalam kehidupan saya, berarti saya harus hidup dalam kebenaran. Terima kasih kepada SABDA MLC karena memberi kesempatan untuk belajar mengenal pribadi-Nya supaya kita semakin diperlengkapi dalam tubuh Kristus dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan.
- Patrisia A. Pantouw
Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kelas DRK 2 (pagi) sepeninggal ayah saya. Saya sangat merasakan penghiburan Tuhan dengan adanya kelas ini. Diskusi berjalan dengan baik, ada keseruan. Pelajaran yang paling berkesan adalah seperti yang saya kutip berikut ini: kehadiran yang menetap dan janji Tuhan Yesus digenapi karena Roh Kudus tidak lagi "datang dan pergi", melainkan tinggal (diam) dalam hati setiap orang yang percaya pada Kristus (Kis. 2:33). Aplikasi praktis yang akan dilakukan adalah percaya, taat pada tuntutan Roh Kudus. Terima kasih SABDA. Tuhan berkati kita semua.
- Ronny Kawile
Sebelum mengikuti kelas DRK, pertanyaan saya: "Bagaimana sebenarnya Roh Kudus bekerja pada setiap orang percaya, dan apakah ada level Roh Kudus bagi masing-masing orang?" Setelah mengikuti kelas, saya belajar bahwa Roh Kudus adalah Pribadi Allah yang sama, bekerja dalam semua orang percaya, menghidupkan roh yang mati, mengajarkan firman, menguatkan doa, dan menghasilkan buah Roh. Dan, yang berbeda bukan tingkat (level) Roh Kudus-Nya, tetapi seberapa seseorang berserah, taat, dan membuka diri untuk dipimpin Roh Kudus. Saya juga belajar bahwa Roh Kudus tidak memilih kasih, tetapi merespons kerinduan dan ketaatan kita. Saya berkomitmen untuk lebih peka terhadap pimpinan Roh Kudus, konsisten bersaat teduh, menggali, merenungkan firman, dan segera merespons ketika ditegur firman dan Roh Kudus. Dalam keluarga dan pelayanan, saya ingin menjadikan Roh Kudus sebagai Pemimpin di setiap langkah, bukan hanya mengerti doktrin Roh Kudus, tetapi juga hidup bergantung pada pimpinan-Nya.
Terima kasih buat pemapar materi, Bu Yulia, moderator dan admin DRK 2, Bro Bima dan Sis Mei, serta seluruh staf MLC SABDA, atas pelayanan dan pengaturan kelas DRK yang begitu membangun dan membawa banyak berkat bagi pertumbuhan rohani kami. Juga rekan-rekan di kelas (grup) yang membuka wawasan dari sudut pandang yang berbeda-beda dan masukan-masukan yang membangun, terima kasih. Tuhan memberkati.
- Ruth Lodiana
Puji Tuhan untuk kesempatan mengikuti kelas DRK ini. Di awal, saya mungkin datang dengan kerinduan untuk lebih memahami tentang Roh Kudus, tetapi dalam prosesnya saya disadarkan bahwa bukan hanya soal mengetahui, melainkan belajar hidup selaras dengan pimpinan-Nya setiap hari. Melalui setiap materi dan diskusi, saya belajar bahwa Roh Kudus bekerja bukan hanya secara pribadi, tetapi juga dalam tubuh Kristus. Ini menolong saya untuk lebih rendah hati, terbuka untuk diuji, dan tidak berjalan sendiri dalam iman. Secara pribadi, saya juga diingatkan bahwa berjalan dalam Roh bukan sesuatu yang instan, tetapi proses ketaatan kecil setiap hari. Bukan tentang menjadi sempurna, tetapi tetap mau belajar peka dan taat.
Saya bersyukur untuk setiap proses, diskusi, dan kebersamaan yang ada. Kiranya apa yang sudah dipelajari tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi sungguh menjadi kehidupan yang nyata. Bukan sekadar tahu tentang Roh Kudus, tetapi belajar berjalan bersama-Nya setiap hari. Terima kasih untuk tim SABDA MLC, moderator dan admin kelas, Kak Bima dan Kak Mei, untuk kesabaran dan pertanyaan-pertanyaan pengembangan diskusinya. Tuhan berkati terus dalam seluruh hidup ya. Juga untuk teman-teman diskusi di kelas yang sangat memberkati dan menguatkan saya memahami materi ini. Gbu all. Soli Deo gloria.
- Suratman Aripin
Saya bersyukur atas pertolongan Tuhan dapat mengikuti kelas ini. Ada banyak hal yang saya dapatkan melalui kelas ini. Satu hal yang paling berkesan bagi saya adalah Roh Kudus dan firman Tuhan tidak terpisahkan. Roh Kudus dan firman Tuhan tidak pernah bertentangan. Sehingga bila seseorang merasa dipimpin oleh Roh Kudus, tetapi tindakannya melanggar firman Tuhan, dapat dipastikan hal itu bukan berasal dari Roh Kudus. Oleh karena itu, aplikasi yang akan saya lakukan adalah menjadikan firman Tuhan sebagai acuan untuk mengevaluasi apakah saya sudah hidup dipimpin Roh Kudus.
Saya bersyukur berada dalam grup yang saling melengkapi dan mempertajam untuk membangun satu dengan yang lain. Terima kasih juga atas pertanyaan-pertanyaan yang diberikan sebagai bahan diskusi, yang mempertajam dari materi yang sudah diberikan. Akhir kata, kiranya pelayanan MLC SABDA terus dipakai Tuhan untuk memperlengkapi orang percaya.
- Wasisto Tririno Raharjo
Saya sangat bersyukur dan berterima kasih dapat mengikuti kelas DRK ini. Banyak pengalaman baru yang saya dapatkan, diantaranya: saya lebih dalam lagi menggali dan mengenal pribadi Roh Kudus dan konsep Tritunggal. Roh Kudus jarang disebutkan dalam pemberitaan firman/khotbah, dan jarang juga disebut dalam doa kita. Namun sesungguhnya, pribadi Roh Kudus sangat berperan dalam menegur, mengarahkan, memimpin dan menjaga hidup saya agar terus berjalan sesuai rencana Allah. Roh Kudus senantiasa memberikan iluminasi dan pengertian lebih dalam mengenai Alkitab yang saya baca serta bagaimana menghidupinya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kelas DRK ini, saya banyak mendapat masukan dan pengertian yang lebih jelas dan mendalam dari setiap diskusi dan jawaban pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan dalam grup WA. Aplikasi:
- Saya rindu untuk terus hidup dengan melibatkan Roh Kudus dalam setiap kegiatan.
- Saya akan menerapkan bagaimana agar hidup saya selalu dipimpin dan berjalan dalam Roh.
- Saya akan membagikan pengertian yang saya peroleh tentang DRK ini dalam bahasa yang sederhana, sistematis, tetapi mudah dimengerti kepada komunitas saya dan di social media.
Evaluasi:
- Pertanyaan, diskusi dan pengelolaan kelas oleh moderator (Kak Bima) dan Admin (Kak Mei) sudah sangat baik.
- Saya kagum mengetahui bahwa DRK ini sebenarnya pelajaran 1 semester dalam S1 Theologia, tetapi dapat didiskusikan dengan topik yang sangat padat dan efektif.
- Modul modul sudah sangat baik dan jelas.
- Pembukaan kelas juga jelas.
- Namun, singgungan Roh Kudus terkait dengan konsep Tritunggal yang mungkin kurang dibahas. Saya menganggap ini penting, tetapi mungkin karena masalah keterbatasan waktu dan kompleksnya tema DRK itu sendiri.
Saya rindu next bisa dibuatkan kelas khusus mengenai Tritunggal walaupun nanti akan sangat menarik terkait diskusi-diskusi dan beberapa variasi pandangan tentang Tritunggal. Evaluasi kelas sangat berjalan dengan baik semua aktif merespons dan menanggapi. Terima kasih kepada tim SABDA, moderator, Kak Bima, dan admin, Kak Mei yang sangat brillian dalam mengelola kelancaran kelas di grup DRK 2. Tuhan memberkati selalu pelayanan YLSA dan MLC ke depannya. Salam IT for God.
- Yan Simbolon
Saya sangat bersyukur pada Tuhan Yesus bisa sampai dititik ini, sebab awalnya, saya berkata pada admin bahwa saya nggak bisa memulai ikut kelas Doktrin Roh Kudus. Saya nggak bisa karena saya ada kegiatan. Di mana di daerah kami ada sidang Majelis Pekerja Lengkap PGI. Waktu saya terbuka sama admin, admin mau menolong, mengingatkan kembali dan memberikan kesempatan 1 kali pada saya untuk tetap mengikuti kelas "Doktrin Roh Kudus" ini.
Kelas "Doktrin Roh Kudus" menjadi pengalaman rohani yang sangat berharga dan membuka wawasan saya secara mendalam. Selama proses pembelajaran, saya semakin memahami siapa sesungguhnya Roh Kudus, sifat-sifat-Nya, serta cara-Nya bekerja di dalam hidup orang percaya dan dalam gereja kita masing-masing. Hal yang paling berkesan bagi saya adalah pembahasan tentang cara membedakan suara Roh Kudus, baik yang berbicara secara pribadi maupun yang terdengar melalui komunitas, serta bagaimana menjaga hati agar tetap peka dan tidak menutup diri dari teguran atau koreksi. Ini menjawab banyak pertanyaan dan keraguan yang sering muncul dalam hati selama ini.
Bagi saya diskusi yang berlangsung sangat hidup, terbuka, dan penuh penghormatan, di mana setiap peserta berani menyampaikan pendapat maupun pengalaman pribadi sehingga kita saling melengkapi dan saling menguatkan dalam kebenaran. Tak lupa sebagai aplikasi nyata, mulai hari ini saya bertekad untuk lebih peka mendengarkan suara Roh Kudus dalam hal-hal kecil sehari-hari, membiasakan diri menguji setiap pimpinan dengan firman Tuhan, serta menjaga hati agar tetap rendah hati dan terbuka dikoreksi, baik oleh Tuhan maupun oleh sesama saudara seiman. Terima kasih untuk setiap berkat dan hikmat yang dibagikan dalam kelas ini.
- Yosua Hendra Purnomo
Puji Tuhan, saya bersyukur bisa mengikuti kelas DRK ini dari SABDA MLC ini dilengkapi dengan modul dan pemaparan materi yang sangat menarik, ini membantu pemahaman saya tentang siapa Roh Kudus, karunia-Nya, pelayanan atau karya-Nya dan persekutuan yang intim dengan Roh Kudus, agar kita semua memahami bahwa Roh Kudus bekerja tidak secara kontradiktif tetapi secara ekstrem Roh Kudus bekerja dan berkarya atau melibatkan Roh Kudus dalam pelayanan yang kita lakukan, mengenal pribadi-Nya, memiliki hubungan yang intim dengan Roh Kudus, dan Roh Kudus tidak dibatasi oleh ruang dan waktu karena Dia adalah Omnipresence, Dia bisa hadir kapan saja, di mana saja, dan siapa saja agar kita menghasilkan karakter yang berkualitas, yang diubahkan dan menjadi serupa dengan Kristus dan menghasilkan buah Roh, yaitu buah pertobatan. Terima kasih untuk SABDA MLC, terkhususnya bagi admin, moderator, seluruh tim dan teman-teman kelompok kelas DRK 2 yang sudah mengikuti diskusi kelas DRK yang sangat luar biasa ini. Tuhan Yesus memberkati.
- Yulianti Jacklin Liong
Shalom. Puji Tuhan, oleh karena anugerah-Nya, saya bisa mengikuti "Doktrin Roh Kudus" di SABDA ini. Sebelum saya mengikuti DRK, ternyata ada banyak hal yang salah dalam pemahaman saya tentang Roh Kudus. Namun, puji Tuhan, lewat DRK ini, saya dibukakan oleh Roh Kudus lewat pemaparan materi, diskusi kelas, modul SABDA sehingga dapat mengenal pribadi Roh Kudus lebih dalam. Sungguh ini pengalaman yang saya sangat syukuri karena ini menolong saya dalam pertumbuhan iman dan pengenalan akan-Nya. Banyak terima kasih untuk tim SABDA yang begitu luar biasa dipakai Tuhan dalam pelayanan-Nya. Tuhan Yesus menyertai dan memberkati SABDA, jaya selalu. Amin.