- Andhy Dharmadji
Bersyukur akan Pribadi Roh Kudus yang Tuhan berikan dalam kehidupan saya untuk memimpin, menolong, memberi hikmat, dan memampukan saya untuk percaya dan taat pada firman Tuhan, dalam kebenaran-Nya, untuk belajar hidup kudus dan memperkenankan hati Tuhan dalam kasih karunia-Nya selama di dunia fana. Terima kasih Sahabat-Sahabat DRK 1 yang memberikan diskusi yang menajamkan dan membangun, juga untuk Ibu Evie dan Kak Yola yang menangani DRK 1 dan tim MLC YLSA. Selalu dalam pimpinan dan perlindungan Allah untuk jadi berkat bagi orang percaya yang rindu bertumbuh dalam pengenalan akan Allah Tritunggal melalui kebenaran firman-Nya. Amen.
- Anselmus Dachi
Saya sangat bersyukur dan memuji Tuhan, boleh mengikuti kelas DRK selama 5 hari yang membuat saya ingat kembali pelajaran tentang Roh Kudus yang pernah saya ikuti. Roma 12:1-8, karunia rohani adalah tentang fungsi (melayani), bukan posisi. Karunia rohani itu seperti air; ia akan selalu menemukan jalannya untuk mengalir meskipun dibendung oleh struktur. Tuhan Yesus memberkati.
- Arief Gunawan
Saya mengucapkan terima kasih yang tulus atas setiap penggalian dan pendalaman dalam "Doktrin Roh Kudus". Ini suatu pokok penggalian yang sangat bernilai dan membantu dalam pelayanan kami. Melalui pertanyaan-pertanyaan yang simple, tetapi sangat fokus dan terarah, kesabaran dan umpan balik pertanyaan-pertanyaan para fasilitator, Bu Evie, Yola, dan materi-materi yang lengkap dari SABDA MLC sangat membangun iman kita semua. Diskusi yang terjadi bukan hanya memperkaya pemahaman, tetapi juga menolong saya melihat karya Roh Kudus secara lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Terima kasih juga kepada teman-teman DRK 1 dalam kelompok diskusi yang telah berbagi dengan terbuka dan penuh kerendahan hati. Setiap pertanyaan, pandangan, dan kesaksian menjadi sumber inspirasi serta tempat belajar bersama yang sangat berharga. Kebersamaan diskusi ini sungguh menguatkan dan mendorong untuk terus bertumbuh dalam persekutuan dengan Roh Kudus. Tuhan Yesus memberkati dan semoga kita semua terus dipimpin dalam kebenaran-Nya.
- Daniel Victor Sinatrawan
Shalom. Haleluya. Terpujilah nama Tuhan. Atas kasih karunia-Nya, bisa mengikuti kelas Roh Kudus dengan baik. Banyak hal-hal baru, Roh Kudus menjadi rhema insight sehingga semakin dikuatkan, diteguhkan, dan penyertaan Roh Kudus nyata hadir dalam setiap persekutuan, pelayanan, dan aktivitas. Terima kasih kepada fasilitator, moderator, dan tim SABDA atas segala hal. Biarlah kiranya Tuhan memberkati selalu. Tuhan Yesus memberkati.
- Eddy Tan
Saya bersyukur boleh ikut kelas diskusi "Doktrin Roh Kudus" yang diadakan SABDA ini karena ada banyak pemahaman "baru" atau "lebih segar" tentang Roh Kudus bisa saya dapatkan. Modulnya komprehensif dan praktis, tidak kaku meski topiknya soal doktrin. Saya mendapat bukan hanya pemahaman tentang pribadi dan kuasa Roh Kudus, tetapi juga memperoleh panduan praktis bagaimana menghidupi kuasa Roh Kudus itu dalam hidup saya. Terima kasih tim SABDA untuk kelas yang sungguh memberkati ini. Tuhan Yesus senantiasa berkati dan memakai SABDA untuk menjadi saluran berkat rohani-Nya.
- Elisa Iswandono
Saya sangat bersyukur atas kesempatan belajar mengenai "Doktrin Roh Kudus" bersama kelompok DRK 1. Melalui diskusi ini, saya kembali diingatkan bahwa Roh Kudus bukanlah sekadar konsep teologis, melainkan Pribadi yang benar-benar nyata dan tinggal dalam diri kita. Sering kali hidup kita terasa "biasa saja" bukan karena Roh Kudus tidak bekerja, melainkan karena kita kurang memberi ruang bagi-Nya untuk memimpin. Kita cenderung lebih dominan mengikuti keinginan diri sendiri daripada taat pada suara-Nya. Firman Tuhan dalam Galatia 5:25 mengingatkan: "Jika kita hidup oleh Roh, baiklah kita berjalan sesuai dengan Roh." Hal ini menegaskan bahwa tidak cukup hanya "memiliki" Roh Kudus; kita dipanggil untuk berjalan selaras dengan pimpinan-Nya setiap hari. Tanda nyata dari hidup yang dipimpin oleh Roh bukanlah sekadar kata-kata, melainkan transformasi hidup: menjadi semakin peka terhadap dosa, memiliki hati yang mau bertobat, dan pertumbuhan karakter yang semakin menyerupai Kristus.
Oleh karena itu, mari kita berkomitmen untuk terus membangun keintiman dengan Tuhan, setia dalam perkara kecil, dan taat pada setiap tuntunan Roh Kudus. Perbedaan antara hidup yang biasa dengan hidup yang penuh kuasa sebenarnya sederhana: sejauh mana kita menyerahkan kendali hidup kita kepada-Nya. Terima kasih kepada tim SABDA yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Diskusi ini sangat memberkati dan memberikan banyak manfaat praktis bagi iman saya. Terima kasih juga untuk rekan-rekan di DRK 1 atas setiap ilmu, wawasan, dan pengalaman berharga yang telah dibagikan.
- Eminingtyas
Puji Tuhan. Oleh anugerah-Nya, saya sungguh bersyukur telah dapat mengikuti kelas DRK yang membawa saya lebih dalam lagi mengenal-Nya, melalui pimpinan-Nya, tuntunan-Nya, pertolongan-Nya, kehadiran-Nya yang lembut, yang mengajar saya untuk setia dan taat dalam mengikuti-Nya dan melakukan kehendak-Nya, agar nama Tuhan Yesus semakin ditinggikan dan sebagai umat-Nya yang hidup dalam kekudusan menyambut kedatangan-Nya. Terima kasih tim SABDA, Kak Evi, dan Kak Yola yang telah melayani kelas DRK 1. Terima kasih juga buat semua Bapak/Ibu sebagai rekan diskusi yang sangat memberkati dalam mempertajam penggalian. Tuhan Yesus memberkati kita semua.
- Grace Magdalena Tjandra
Terima kasih kepada teman-teman yang telah berdiskusi membahas pertanyaan-pertanyaan tentang doktrin Roh Kudus. Saya diingatkan kembali bahwa kita selalu disertai oleh Roh Kudus dan kita juga harus merespons anugerah ini dengan berhikmat dan tidak menyalahgunakan anugerah ini untuk kehendak sendiri. Terima kasih untuk tim SABDA yang sudah membuat pertanyaan-pertanyaan dan memfasilitasi diskusi. Tuhan pimpin kita semua untuk mendengar suara Roh Kudus dan berjalan bersama-Nya.
- Honggowarsito
Saya sangat bersyukur pada Yesus Kristus karena diizinkan untuk mengikuti pelajaran dan diskusi tentang Roh Kudus. Siapakah Roh Kudus, bagaimana cara kerja dari Roh Kudus, dan apakah Roh Kudus tetap hadir dalam ibadah online. Dalam mengikuti kelas diskusi "Doktrin Roh Kudus", saya juga bisa belajar dari saudara-saudara seiman tentang Roh Kudus, sesuai dengan firman Tuhan dalam Amsal 27:17 (TB), yang berbunyi: "Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
Meskipun demikian, ada juga pendapat dari sesama teman diskusi yang saya kurang setuju, seperti misalnya dari saudara Peter: tidak perlu jauh-jauh penjelasannya. Misalnya, kalau Saudara ikut ibadah online apakah mendengarkan firman Tuhan? Apakah firman Tuhan itu bisa Saudara mengerti? Lalu, apakah Saudara tergugah dari pemberitaan firman Tuhan itu? Bukankah hal itu sama seperti ketika Saudara mengikuti ibadah secara onsite? Perlu untuk dipahami bahwa kuasa Roh Kudus tidak dapat dibatasi oleh ruang dan waktu. Saya sendiri merasakan akan urapan Roh Kudus saat ibadah online, dan saya sangat mengerti dan memahami firman Tuhan yang dikhotbahkan. Terima kasih untuk Ibu Yola dan Ibu Evie yang sudah memimpin dan mengarahkan jalannya diskusi di DRK 1.
- Josephine A.B. Christinawati
Saya merasa bersyukur bisa mengikuti kelas DRK kali ini. Pemahaman tentang Roh Kudus lebih mendalam, terutama mengenai bahasa Roh. Berbahasa Roh adalah salah satu karunia yang Tuhan berikan kepada umat-Nya. 1 Korintus 12:8-10, "Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu." Jadi, kita tidak perlu bersedih ataupun berkecil hati kalau tidak bisa berbahasa roh. Yang penting kita bisa menyadari karunia roh apa yang Tuhan berikan kepada kita dan kita pakai itu untuk melayani Dia dan sesama.
- Mariano Nathanael
Kelas DRK bisa menyegarkan kembali pengajaran-pengajaran tentang Roh Kudus yang sudah saya pelajari selama ini. Kelas ini sangat baik sekali dalam diskusi kelas, jawaban-jawaban positif dan diskusi yang membangun cukup terasa memberkati ketika membaca setiap chat dari rekan-rekan di kelas. Hal yang berkesan adalah semakin dikuatkannya tuntunan Roh Kudus dalam diri kita, yang menggerakkan kita untuk melakukan kehendak Allah, yang mana tuntunan Roh itu selalu berdasarkan firman dan tidak bertentangan dengan firman yang mana pun.
Terima kasih untuk tim SABDA MLC yang selalu setia mendampingi kami, kaum awam untuk belajar firman Tuhan dengan benar. Terima kasih Kak Evie dalam menghidupkan diskusi kelas dan Kak Yola yang setia dan tidak jemu-jemu me-reminder saya. Terima kasih untuk rekan-rekan di kelas DRK 1 yang jawaban-jawabannya menguatkan dan memotivasi kita semua. Tuhan Yesus memberkati kita semua.
- Peter Hulu
Puji Tuhan, saya bersyukur karena memiliki kesempatan untuk bergabung di DRK ini. Saya merasa disegarkan kembali dari materi tentang Roh Kudus yang disampaikan oleh narasumber dan anggota grup yang saling bertanya, menjawab, dan menanggapi. Meskipun saya sudah pernah mempelajari tentang Roh Kudus di bangku kuliah, tetapi dengan adanya program seperti ini dapat membantu saya untuk kembali diingatkan dan dipertajam lagi. Seperti kata Peter Drucker bahwa "... belajar adalah proses seumur hidup untuk mengikuti perubahan."
Terakhir, saya sedikit mau menyampaikan, bahwa Roh Kudus adalah Pribadi Ilahi yang hadir untuk memperbarui hati, menuntun pikiran, dan memberi kuasa bagi kita. Ia bukan hanya sumber penghiburan, tetapi juga kekuatan yang mengubah hidup dari dalam sehingga kita mampu hidup kudus, berbuah dalam kasih, dan setia dalam pelayanan. Kehadiran-Nya menjadikan pelayanan kita bukan sekadar usaha manusia semata, melainkan karya Allah yang nyata melalui kita untuk membawa terang, pengharapan, dan kesaksian yang hidup bagi dunia ini. Oleh karena itu, mari, saya mengajak kita semua untuk hidup tunduk dalam pimpinan Roh Kudus karena Tuhan memiliki rencana yang besar dan hebat dalam hidup kita yang saat ini sedang Ia kerjakan melalui tantangan dan ujian yang kita hadapi sebagai proses untuk naik tingkat atau naik level seperti yang Tuhan inginkan. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.
- Rafly Rinaldy
Puji Tuhan atas kasih dan rahmat-Nya, saya bisa menyelesaikan tugas diskusi dan menjawab pertanyaan modul "Doktrin Roh Kudus" ini. Doktrin ini sangat penting bagi orang yang mengaku sebagai murid Yesus karena ini adalah bagian dari Allah Tritunggal yang kita percayai. Mungkin masih banyak orang percaya yang belum mengenal dengan baik siapa itu Roh Kudus? Namun, melalui pembelajaran yang dilakukan oleh tim SABDA MLC, saya berharap kita semua yang ikut dalam kelas ini bisa menarik banyak hal dari sini.
Terima kasih sekali lagi kepada tim SABDA atas jerih lelahnya untuk mengadakan kelas ini. Saya percaya upahmu besar di surga. Tuhanlah yang akan membalas segala upaya kalian sebab memberitakan firman Tuhan atau mengajarkan firman Tuhan adalah salah satu Amanat Agung yang Yesus perintahkan kepada murid-murid, termasuk kita semua. Amin.
- Rangga Oktafian Nugraha
Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kelas DRK ini karena banyak pengalaman dan pengetahuan yang bisa saya ambil, contohnya dalam diskusi banyak penjelasan yang kritis, dan itu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya yang selama ini masih belum terjawab. Aplikasi yang akan saya lakukan dalam sehari-hari adalah lebih berhati-hati dalam bertindak tidak mengambil keputusan sendiri, dan selalu meminta tuntutan Roh Kudus, tidak hanya itu dalam kelas DRK, kita bisa tahu peranan dan siapa itu Roh Kudus itu sehingga membuka pikiran kita dan kita dapat mengerti. Terima kasih. God bless.
- Stefanus Hendra Widjaja
Saya sangat diberkati melalui pembelajaran "Doktrin Roh Kudus" (DRK) ini. Selama ini, saya sering berpikir hidup dipimpin Roh itu soal perasaan rohani, tetapi sekarang saya mengerti bahwa ukurannya adalah ketaatan pada firman dan perubahan karakter. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kita perlu terus menguji setiap hal (1 Yohanes 4:1) sehingga saya belajar untuk tidak sembarang mengklaim "ini dari Tuhan" tanpa dasar yang jelas. Saya juga diingatkan untuk hidup dalam kerendahan hati, bahwa saya bisa saja salah dan perlu terus belajar, baik secara pribadi maupun dalam komunitas. Selain itu, saya semakin memahami bahwa Roh Kudus benar-benar bekerja dalam hidup orang percaya, menegur, membimbing, dan membentuk saya setiap hari. Yang paling menguatkan, saya sadar bahwa persekutuan dengan Roh Kudus itu nyata dan harus dijaga, bukan hanya saat ibadah, tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Saya rindu untuk terus hidup peka, taat, dan setia mengikuti pimpinan-Nya.
- Susi Wahyuni
Puji Tuhan. Saya bisa menyelesaikan pembelajaran kali ini. Saya bersyukur dimampukan menyelesaikan semua dengan baik, meskipun ada beberapa kendala di luar perkiraan saya, tetapi semuanya bisa terlampaui dengan baik. Satu hal yang menggelitik saya, ketika hari ke-5, yang menanyakan tentang ibadah online dan ibadah offline. Secara pribadi, saya tidak mempermasalahkan hal itu karena saya yakin dengan Roh Kudus yang omnipresence dapat mengatasi ruang dan waktu. Namun, saat pertanyaan ini dilontarkan, banyak sekali hal baru yang saya dapatkan dari diskusi teman-teman, bukan hanya melengkapi, tetapi memberi pengertian baru bagi saya. Bahwa, masalah utamanya bukan pada model ibadahnya, tetapi pada pribadi kita yang menjalankan ibadah. Sekalipun offline, kalau hati kita tidak lapar dan haus akan Allah, maka pertumbuhan iman tidak terjadi. Hal ini mereduksi lagi cara berpikir saya yang mungkin sudah mulai melenceng. Saya bersyukur diingatkan lagi tentang lapar dan haus akan Tuhan agar bisa bertumbuh dengan kebenaran-Nya. Terima kasih untuk teman-teman DRK 1, yang sangat aktif dan penuh dengan hikmat dari Allah. Kalian luar biasa. Terus bersemangat dan menjadi berkat di mana pun berada. Terima kasih juga buat tim SABDA yang luar biasa. Tuhan memberkati kalian senantiasa.
- Suyati
Segala puji dan syukur saya persembahkan ke hadirat Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Karena berkat dan tuntunan-Nya, saya dapat mengikuti kelas DRK ini. Pengalaman/berkat baru yang saya rasakan dan paling berkesan adalah mengenal lebih dalam tentang pribadi Allah yang ketiga, yaitu Roh Kudus, di mana saya ditambahkan dalam memahami bahwa Roh Kudus bukan sekadar kuasa, tetapi Pribadi Allah yang tinggal, menuntun, dan mengasihi saya setiap hari, hadir secara pribadi dalam hidup saya dan bekerja indah di tengah kebersamaan umat-Nya, bahkan di dunia nyata maupun pada era digital, Ia memimpin setiap langkah dan kesaksian saya.
Aplikasi: saya akan terus memohon kepada Tuhan agar diberi kepekaan dan kesadaran akan kehadiran dan peran Roh Kudus dalam memimpin hidup saya baik secara pribadi maupun dalam komunitas. Evaluasi: kelas sangat berjalan dengan baik, semua aktif merespons dan menanggapi, tetapi maaf saya masih minimalis. Terima kasih tim SABDA, moderator, Ibu Evie, dan admin, Kak Yola. Tuhan memberkati selalu pelayanan YLSA, MLC, SABDA ke depannya. Salam IT4God.
- Timothy Wenas
Puji Tuhan, saya merasa sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas kesempatan berharga yang diberikan sehingga saya dapat menyelesaikan rangkaian diskusi kelas "Doktrin Roh Kudus" ini dengan baik. Melalui proses belajar bersama di grup WhatsApp ini, saya merasakan pencerahan yang luar biasa mengenai peran dan karya Roh Kudus yang sering kali luput dari perhatian saya sehari-hari. Diskusi-diskusi yang telah kita lalui bukan sekadar pertukaran materi, melainkan sebuah perjalanan rohani yang memperdalam iman serta kerendahan hati saya dalam memahami otoritas firman Tuhan di atas ego pribadi.
Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim MLC dan Yayasan Lembaga SABDA yang telah memfasilitasi kelas ini dengan sangat profesional. Secara khusus, apresiasi yang tulus saya sampaikan kepada moderator dan admin yang telah dengan sabar mengarahkan alur diskusi serta menjaga suasana tetap kondusif dan penuh kasih. Terima kasih juga kepada seluruh teman-teman diskusi di grup yang telah membagikan perspektif yang jujur dan saling menguatkan. Pengalaman berbagi bersama kalian merupakan bukti nyata bahwa Roh Kudus bekerja mempersatukan kita meskipun dalam ruang digital, dan saya berharap semangat untuk terus bertumbuh dalam kebenaran ini tetap menyala dalam pelayanan kita masing-masing. Soli Deo gloria.
- Trivena Takandjandji
Puji Tuhan, bisa mengikuti kelas DRK ini dan bisa menyelesaikannya sampai akhir. Dalam perjalanan, saya mempelajari kembali tentang Roh Kudus, saya disadarkan bahwa selama ini, saya tidak hanya membutuhkan pengetahuan tentang Dia, tetapi hubungan yang nyata dengan-Nya. Saya pernah belajar tentang Roh Kudus sebelumnya, tetapi melalui diskusi ini, Tuhan menegur dan mempertajam hati saya, bahwa Roh Kudus bukan sekadar konsep yang saya pahami, melainkan Pribadi yang hidup yang ingin memimpin setiap langkah hidup saya. Saya mulai melihat bahwa sering kali saya sulit membedakan antara keinginan pribadi dan pimpinan Roh Kudus, bukan karena Roh Kudus tidak berbicara, tetapi karena hati saya belum cukup peka dan belum sepenuhnya tunduk. Saya diingatkan kembali akan hal ini. Firman Tuhan menjadi cermin yang menyingkapkan isi hati saya (Ibrani 4:12), dan saya diingatkan kembali bahwa kepekaan itu dibangun melalui ketaatan, bukan hanya pengetahuan.
Melalui semua proses ini, saya semakin memahami bahwa Roh Kudus tidak hanya memberi karunia untuk melayani, tetapi terlebih dahulu membentuk karakter melalui buah Roh (Galatia 5:22–23). Dan, saya mulai melihat bahwa tanda kehadiran Roh Kudus bukan hanya pada hal-hal yang besar atau terlihat, tetapi dalam perubahan kecil dalam hati, kerinduan untuk taat, kepekaan terhadap dosa, dan keinginan untuk hidup benar di hadapan Tuhan. Karena itu, kerinduan saya hari ini bukan lagi sekadar "mengerti lebih banyak", tetapi benar-benar hidup dipimpin oleh Roh Kudus setiap hari. Sebab saya percaya, hanya ketika saya berjalan bersama-Nya, hidup saya akan diarahkan, dibentuk, dan dipakai untuk kemuliaan Tuhan (Roma 8:14; Galatia 5:25). Banyak terima kasih juga teman kelas DRK 1 yang sudah berbagi lewat pendapat dalam berdiskusi. Juga terima kasih untuk tim MLC yang sudah membuka kelas ini. Tuhan pakai terus tim MLC dalam pelayanannya. Tuhan berkati kita semua. Amin.
- Wennar
Bersyukur bisa menyelesaikan kelas diskusi sepanjang 5 hari bersama teman-teman di pagi hari. Diskusi berlangsung dengan baik hingga akhir. Justru di penghujung diskusi, baru diingatkan akan pribadi Roh Kudus, yang adalah Allah Tritunggal sendiri. Perspektif yang berbeda akan memberikan pemahaman lebih dalam. Meski di awal materi telah dijelaskan bahwa Roh Kudus bukan sekedar kuasa. Namun, sering kali kita "lupa", bahwa Roh Kudus adalah pribadi dari Tritunggal. Maka di moment ini, saya mengajak semua teman-teman untuk kembali merenungkan pembelajaran dan diskusi yang sudah dilakukan. Karena kita sedang membicarakan Allah itu sendiri, berharap sharing ini dapat membuka wawasan baru buat kita semua, bagaimana seharusnya sikap hati yang benar pada pribadi Roh Kudus (Allah) dalam kehidupan kita sehari-hari. Kiranya roh hikmat dan pewahyuan menerangi setiap pribadi kita sehingga lebih lagi berjalan bersama dengan Roh Kudus sepanjang waktu yang masih diberikan bagi kita di dunia ini.
- Winarningsih
Sungguh saya bersyukur bisa mengikuti kelas "Doktrin Roh Kudus". Saya sangat diberkati dari awal pembukaan melalui penjelasan Bu Yulia, modul, dan beberapa referensi yang sempat dibaca, diskusi kelas dari teman-teman yang luar biasa, sampai penutupan dan evaluasi. Betapa saya banyak belajar dan dibukakan pemahaman baru tentang siapa Roh Kudus dan karya-Nya yang luar biasa, Pribadi ke-3 Allah Tritunggal, yang tanpa disadari sering terlewatkan. Selama ini, mungkin saya hanya sedikit mengerti tentang Roh Kudus dan tanpa sadar sering berjalan sendiri tanpa melibatkan Roh Kudus. Melalui kelas ini, saya diingatkan kembali peran Roh Kudus yang luar biasa bagi orang percaya. Saya bisa mengandalkan Roh Kudus dalam segala hal, tetapi perlu hati yang terbuka dan merindukan-Nya supaya Ia tinggal memimpin seluruh hidup saya, untuk berproses semakin mengasihi dan hidup serupa Kristus, memuliakan Kristus, hidup dalam kebenaran, melawan dosa, dan menghasilkan buah Roh. Roh Kudus yang akan memampukan saya melakukan semua yang Tuhan rencanakan untuk hidup saya, dalam suka duka serta kegagalan dan keberhasilan. Roh Kudus akan menjaga hati saya untuk hidup dalam kerendahan hati dan ketaatan. Saya rindu untuk semakin dekat dan berelasi dengan Roh Kudus, lewat doa, firman Tuhan, persekutuan dalam komunitas dan hidup baru yang diubahkan, melayani dan bersaksi. Terima kasih untuk Bu Evi, Kak Yola, dan teman-teman yang luar biasa pemahamannya, sangat memberkati saya, juga tim SABDA. Tuhan Yesus memberkati.
- Yuni Langke
Puji Tuhan, saya berkesempatan untuk mengikuti kelas "Doktrin Roh Kudus". Saya diingatkan dan diteguhkan kembali, siapa dan bagaimana peran Roh Kudus dalam hidup dan pelayanan saya. Saya menyadari bahwa tanpa Roh Kudus, saya tidak dapat hidup benar. Untuk itu, saya harus hidup dalam pimpinan Roh Kudus setiap hari dan setiap saat. Dengan demikian, hati, pikiran dan perbuatan saya diarahkan oleh Roh Kudus. Terima kasih tim SABDA yang telah memfasilitasi sehingga dapat belajar lebih intens tentang Allah Roh Kudus. Dan, terima kasih pula untuk teman-teman di kelas DRK 1 yang telah saling mengisi selama diskusi berlangsung. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.