Sharing Berkat Kelas BK_Yoh 2

  1. Arief Sudarmadi
  2. Selama hampir 1 minggu, rutinitas hidup saya berubah. Bangun tidur, mandi, berdoa, baca Alkitab, merenungkan peristiwa yang terjadi di Alkitab, dialog yang ada dan baca catatan-catatan peristiwa Alkitab, baik di buku referensi dan catatan pribadi. Menulis sesuai kerangka jawaban langkah–langkah penggalian dst., barulah saya mengerjakan pekerjaan rumah tangga rutin. Setelah selesai, barulah berhadapan dengan monitor lagi, untuk menanggapi tanggapan dari teman-teman (kalau ada). Biasanya, pertanyaan datangnya dari moderator yang setia (Kak Bima), dari teman yang lain mungkin enggan dengan umur saya, dari peristiwa ini saya belajar memaklumi dan tidak menjawab dengan nada dasar "meninggi" lagi. Di sini, Tuhan mengajarkan kerendahan hati. Dan saya bersyukur dapat melewatinya dengan kesadaran penuh atas pertolongan Roh Kudus, ini peristiwa dulu. Sejak itu, saya selalu berusaha membaca peristiwa yang melewati hidup saya, dan membandingkan dengan peristiwa/pengajaran Tuhan Yesus di Alkitab. Saya jadi tahu sekarang bahwa kemenangan yang saya rasakan adalah ketika saya mampu mengatasi di setiap keberdosaan, entah kemarahan/kebencian/ kebodohan yang saya biasa lakukan.

    Setiap kali saya mengikuti bedah kitab dari SABDA ini, saya mengalami kesadaran dari kebodohan saya, pengingkaran pada kebenaran Tuhan. Dan itu harus saya sadari dan atasi demi untuk mencapai kekudusan yang Tuhan Yesus inginkan. Biasanya, dahulu (pada masa kebodohanku), saya bangga akan alasan yang saya buat, walaupun alasannya muncul dari keangkuhan diri sendiri, bukan seperti yang Tuhan Yesus ajarkan. Memilah kebodohan yang saya alami dan menolaknya, perlu keberanian dan kerendahan hati yang cermat. Dan, saya mendapatkan itu dari pergaulan dengan sahabat, teman baik dalam kehidupan sehari hari, maupun dalam kelompok seperti saat ini. Terima kasih Tuhanku.

  3. Densie Dethan
  4. Puji syukur kepada Allah Tritunggal Maha Kudus yang telah mengizinkan saya mengikuti kegiatan ini. Saya bersyukur karena banyak hal yang saya pelajari dari diskusi ini tentang keintiman dengan Allah Tritunggal yang memampukan saya untuk hidup dalam kasih dan kebenaran-Nya.

    Saya bersyukur ada dalam kelompok diskusi yang hidup dan saling melengkapi sehingga mempertajam pemahaman saya tentang relasi kasih (keintiman). Terima kasih kepada tim SABDA untuk pemilihan topik yang sangat berkesan terutama dalam masa Pra-Paskah ini.

    Aplikasi yang bisa saya bagikan atau terapkan dalam hidup saya adalah:
    - Saya mau hidup dalam kasih dan ketaatan dengan selalu mengandalkan Tuhan dalam seluruh hidup saya.
    - Saya mau bertekun dalam doa, membaca, dan merenungkan firman Tuhan serta membagikan atau menyaksikan berkat kemurahan Tuhan kepada sesama agar mereka pun mengen