Testimoni Peserta Kelas Bedah Paskah Menurut Lukas 4

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1.  Anita Dian Kristanti

Berkat dari materi Bedah Paskah Menurut Lukas: semakin menyadari bahwa keselamatan itu adalah anugerah yang tidak ternilai harganya dari Allah yang Maha Kuasa. Dia yang tidak berdosa telah dibuat-Nya berdosa supaya dalam Dia manusia dibenarkan oleh Allah. Dia mati dan Dia bangkit. Dan hidup untuk selama-lamanya. Haleluya!

Kesan mengikuti diskusi Bedah Paskah Menurut Lukas: begitu mendapatkan format penggalian hari pertama rasanya ingin menyerah dan quit karena format yang baru dengan dua jalur teks dan visual penggaliannya sangat memakan waktu dan sulit. Namun, saya mengingat kembali komitmen yang dibuat pada saat pendaftaran dan juga diingatkan bahwa jika ingin naik kelas lebih tinggi, ujiannya makin sulit. Maka dari itu, saya memutuskan untuk terus maju sampai selesai tugas hari ke-5. Lega sekali rasanya. Saya mengapresiasi seluruh rekan yang telah menyelesaikan tugas sampai akhir, juga kepada moderator Ibu Evie yang mengarahkan dan mengoreksi kami agar mengerjakan sesuai format yang diberikan. Juga dengan sabar hingga tengah malam terus mendorong dan menyemangati kami untuk menyelesaikan tugas. Terima kasih untuk admin, Kak Kun yang rajin menyapa kami, mengirimkan bahan BaDeNo setiap hari dan mengingatkan kami supaya mengumpulkan tugas.

Ringkasan pribadi dari pelajaran Lukas 19-24:

  1. Yesus menangisi Yerusalem.
  2. Batu yang dibuang oleh tukang telah menjadi batu penjuru.
  3. Penetapan perjamuan malam.
  4. Kesaksian kepala pasukan (Centurion) bahwa Yesus orang benar dan Yesus adalah Anak Allah.
  5. Perempuan-perempuan yang setia mengikut Kristus (Maria Magdalena).

Harapan untuk kelas MLC berikutnya adalah menantikan terobosan-terobosan baru apalagi yang akan diterapkan dalam kelas. Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas Bedah Paskah Menurut Lukas: mensyukuri dan memperingati Paskah mendatang bersama keluarga dengan penuh khidmat seperti yang telah diperintahkan oleh Tuhan Yesus sendiri.

2. David Tobias

Bedah Paskah Menurut Lukas mencerahkan saya tentang jalur penggalian Alkitab lewat video dan juga mendalami makna Paskah. Apresiasi untuk tim SABDA yang menggagas kelas ini, serta teman-teman semua yang sudah mewarnai grup Telegram dengan berbagi penggaliannya.

Dari pelajaran Lukas 19-24, saya paling tersentuh soal Yesus yang adalah Anak Allah, tanpa kesalahan, rela mengampuni dosa lewat pengorbanan-Nya di kayu salib. Kebangkitan-Nya memastikan anugerah hidup kekal bagi saya yang percaya.

Harapan saya, kelas MLC berikutnya terus diadakan, apapun kitab yang digali, saya siap bergabung. Saya mau menjadi saksi kebangkitan Yesus lewat perubahan hidup sehari-hari, dengan pertolongan Tuhan. Terima kasih. Tuhan Yesus menyertai selalu.

3.  Brenda Elizabeth Dominique

Shalom. Puji Tuhan. Atas kasih-Nya, saya dapat menyelesaikan kelas Bedah Paskah Menurut Lukas yang berlangsung selama satu minggu.

Ini pertama kali saya mengikuti Bedah Alkitab yang diselenggarakan oleh tim SABDA. Banyak berkat yang saya dapatkan dalam mengikuti kelas Bedah Paskah Menurut Lukas ini, salah satunya saya mendapatkan teman-teman baru yang membagikan hasil penggalian yang mereka dapatkan dari Lukas 19 sampai Lukas 24, juga dengan menggali secara pribadi melalui jalur teks dan jalur visual, saya lebih mengerti dan memahami perjalanan pelayanan Tuhan Yesus dan pengorbanan-Nya untuk menebus umat manusia dari dosa sampai Tuhan Yesus naik ke surga.

Kesan saya mengikuti diskusi Bedah Paskah Menurut Lukas ini, sangat menyenangkan bisa menyelesaikan kelas ini. Walaupun pada awalnya terasa sangat berat karena harus menggali berdasarkan dua jalur, yaitu jalur teks dan jalur visual, tetapi setelah menjalaninya dan memohon pimpinan Roh Kudus, saya bisa menjalaninya dengan penuh sukacita.

Secara pribadi, pelajaran yang saya pelajari dari Lukas 19-24 adalah Tuhan Yesus yang walaupun Dia sedang menjalani penderitaan yang sangat berat. Yang Dia lakukan bukan karena pelanggaran-Nya untuk menebus umat manusia dari hukuman dosa, Dia masih memperhatikan sekelilingnya bahkan masih memberikan waktu untuk menasihati orang-orang yang Dia temui. Dengan peristiwa kebangkitan-Nya, tidak ada keragu-raguan lagi bahwa kita memang memiliki dan menyembah Allah yang hidup dan berdaulat, yang telah  mengalahkan maut yang memisahkan hubungan antara manusia dengan Allah sehingga hubungan yang terputus itu menjadi tersambung kembali. Hakikat gambar Allah nyata dalam kehidupan manusia yang sebelumnya rusak karena dosa dan pelanggaran manusia pertama, sekarang dipulihkan kembali oleh pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib hingga kenaikan-Nya ke surga.

Saya berharap, MLC dapat terus mengadakan kelas-kelas yang dapat membuka wawasan baru berteologi praktis dan melengkapi kami kaum awam sehingga kami dimampukan untuk mempelajari firman-Nya dan membagikan kepada orang-orang di sekitar kami. Aplikasi setelah saya mengikuti kelas Bedah Paskah Menurut Lukas, kiranya dengan pelajaran yang saya terima ini, saya termotivasi untuk terus belajar firman Tuhan dan membangun hubungan yang intim melalui doa agar saya dapat menerapkannya dalam hidup saya dan juga membagikan kebenaran firman-Nya di tengah-tengah komunitas pelayanan saya dan sesama.

Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada tim SABDA, terkhusus Ibu Evie selaku moderator dan Sdri. Wahyu Budiarti selaku admin kelas BPML 4, juga semua teman-teman yang sudah berinteraksi bersama  dalam kelas BPML 4 ini. Kiranya, kita semakin diteguhkan dan mampu mengaplikasikan apa yang kita dapatkan melalui kelas BPML ini dalam tugas pelayanan kita masing-masing. Tuhan Yesus memberkati pelayanan tim SABDA dan kita semua. Amin. Soli Deo Gloria.

4.  Juli Mawarni zebua

Terima kasih kepada tim SABDA sudah memfasilitasi mengadakan grup Bedah Paskah Menurut Lukas. Saya bersyukur diberikan kesempatan bergabung dalam program ini. Dengan melakukan BPML ini, saya diberkati dengan diingatkan kembali tentang Yesus dalam pengorbanan-Nya bagi saya. Dia telah menanggung hukum yang seharusnya saya terima. Dengan mengingat ini, saya kembali mengagumi dan percaya selalu pada karya kasih-Nya.

Kesan mengikuti kelas, karena saya tidak terlalu fokus di kelas, melihat pesan-pesan Telegram terlalu lama karena kesibukan sehingga suasana dalam kelas kurang saya nikmati. Namun, yang paling berkesan adalah ketika Bu evi dan Kak Kun mengingatkan untuk berbagi. Saya jadi deg-degan. Terima kasih Bu Evi dan juga Kak Kun.

Ringkasan pribadi: pembahasan kelas dimulai dari kisah Zakheus hingga kenaikan Kristus serta pemberitaan Amanat Agung-Nya. Selama hidup di bumi, Yesus terus menyatakan kehendak Allah, meneguhkan iman percaya murid-Nya, menjadi orang tua, sahabat, pembela, penasihat bagi orang-orang berdosa dan percaya kepada-Nya. Melalui kematian, kebangkitan-Nya, manusia telah dibebaskan dari hukum dosa dan oleh anugerah-Nya juga manusia dimampukan percaya/mengimani karya penyelamatan dari Allah. Allah menghendaki supaya kasih Allah ini dapat dialami oleh semua manusia.

Aplikasi praktis: mengabarkan Kabar Baik dari Allah yang mengasihi semua manusia, melalui tindakan dan perkataan setiap saat di mana dan kapan pun. Roh Kudus menolong.

5. Nancy Gerungan

Pertama saya mengucap syukur kepada Tuhan yang masih memberikan kesempatan mengikuti Bedah Paskah Menurut Lukas yang diselenggarakan oleh SABDA MLC sampai selesai selama satu minggu. Terima kasih kepada seluruh tim SABDA dan moderator serta admin kelas BPML 4.

Berkat dari BPML sangat berarti bagi saya, bedah kali ini tidak seperti yang lalu. Menggali dengan metode format yang ditambah dengan visual. Jadi bisa menggali dari dua jalur (jalur klasik dan visual). Mulanya agak sedikit kesulitan, tetapi di hari ke-2 bisa menyesuaikan, bahkan mengasyikan menggali firman Tuhan dengan kedua jalur.

Kesan di kelas, kali ini dengan ditambahnya jalur visual, bagi saya mengasyikan, menambah hal yang lain yang tidak begitu terasa ketika hanya membaca teks, memang memerlukan waktu yang lebih panjang.

Ringkasan pribadi dari pelajaran Lukas 19-24: kasih Allah yang begitu besar, yang datang menjumpai manusia berdosa melalui Anak Tunggal-Nya, Yesus Kristus, yang dengan rela menderita, mati, dan bangkit, serta naik ke surga menyediakan tempat bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. (Yoh. 3:16).

Harapan untuk kelas MLC berikutnya: semoga ke depannya ada lagi kelas-kelas yang seperti ini dengan dua jalur, yang membuat peserta berusaha keras untuk menggali lebih dalam firman Tuhan dalam Alkitab. Semoga Injil Kristus tersebar di seluruh pelosok dunia dan banyak orang berbalik dan percaya kepada Yesus Kristus yang adalah Tuhan dan Juru Selamat melalui SABDA MLC.

Aplikasi praktis: memberlakukan dan membagi apa yang sudah digali dalam kehidupan keseharian tentang arti makna Paskah kepada orang-orang yang belum mengenal-Nya dan yang masih bimbang.

6. Nehemia Meirardfeldin Krisprianugraha

Puji Tuhan, bisa mengikuti kembali kelas yang diadakan oleh SABDA MLC. Di kelas kali ini, saya benar-benar "dipaksa" untuk menggali Alkitab secara mendalam dan terstruktur. Saya merasakan benar-benar ada komitmen yang kuat untuk mengikuti kelas kali ini.

Bersyukur bisa ikut berdiskusi dan berbagi selama satu minggu. Saya sangat mendapat banyak berkat dari sharing teman-teman yang sungguh luar biasa. Terima kasih untuk moderator (Ibu Evie), dan admin kelas (Sdri. Kun) yang sangat menolong dalam proses diskusi. Puji Tuhan!

7. Radja P.S. Purba

Segala hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus, atas  terlaksananya Bedah Paskah Menurut Injil Lukas dengan baik dan lancar. Juga kepada semua tim SABDA tanpa terkecuali yang sudah membentuk dan memberikan kesempatan kepada saya untuk ikut bergabung dalam kelas Bedah Paskah Menurut Injil Lukas.

Melalui kelas BPML ini, tentunya sangat memberikan pengetahuan dan mengajak saya untuk tertantang menggali lebih dalam Injil Lukas tentang Paskah yang sebenarnya.

Banyak berkat yang saya terima melalui kelas ini. Admin dan Moderator sangat bersahabat dan sangat bersemangat sehingga saya ikut jauh lebih bersemangat lagi untuk selalu bisa mengikuti kelas di tengah-tengah kesibukan saya. Juga kepada teman-teman di kelas yang menyenangkan tentunya.

Saya rindu membagikan kepada orang lain dengan mudah, apa yang sudah saya terima dalam kelas BPML ini sehingga lebih banyak orang yang lebih memahami makna Paskah itu sendiri, bukan hanya sebagai kegiatan agama saja, tetapi jauh lebih penting adalah bagaimana  menerapkan Paskah itu bagi diri sendiri. Paskah adalah kemenangan. Menang dari semua hal yang menjauhkan kita dari Allah. Salam damai dan bahagia dalam Tuhan Yesus Kristus. Amin!

8.  Richard Ivan Haryono

Berkat dari materi Bedah Paskah Menurut Lukas: berkat yang saya terima sangat banyak dari kelas BPML ini. Mulai dari berkenalan dengan orang baru secara virtual, lalu membagikan sharing, menonton video. Semua hal ini menambah suatu nuansa yang baru dalam diri saya. Terlebih, rekan-rekan di sini saling mengingatkan untuk terus berpegang teguh kepada Kristus. Dan terutama adalah melatih kedisiplinan untuk tiap hari menggali setiap ayat dan pasal. Kesan mengikuti diskusi Bedah Paskah Menurut Lukas: saya sangat bersyukur dapat melatih diri untuk bisa menggali Alkitab.

Ringkasan pribadi dari pelajaran Lukas 19-24: sesuatu yang baru yang saya pelajari adalah bagaimana di Lukas 23 mengenai Pilatus dan Herodes yang bermusuhan dikarenakan masalah politik.  

Harapan untuk kelas MLC berikutnya: harapannya ada kitab-kitab selanjutnya yang digali. Mungkin saran saya, bisa di kitab Ayub. Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas Bedah Paskah Menurut Lukas: menceritakan dan mengajak teman, keluarga untuk ikut serta di kelas berikutnya.

9. Robert Kurniawan

Berkat dari materi BPML: sungguh diberkati, terutama dengan pembacaan kitab Lukas secara audio visual, video LUMO, sehingga dapat memahami rangkaian peristiwa Paskah. Kesan: kali ini memakai dua jalur, yaitu jalur teks dan jalur visual. Cukup menarik karena kita wajib membaca, mendengar, dan menonton kitab Lukas pasal 19-24. Ringkasan: Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang (Lukas 19:10).

Harapan: kiranya MLC menjadi sarana belajar untuk kita makin mengenal Allah dan juga dikenal Allah. Aplikasi: menghargai makna peringatan Paskah, di mana Allah telah lebih dulu mengampuni dosa dosa kita lewat penebusan Yesus di atas kayu salib. Terima kasih untuk tim SABDA. Tuhan Yesus memberkati.

10.  Rossa M.M. Latumahina

Berkat dari materi Bedah: saya kembali diberkati dengan hasil galian yang dihasilkan bersama teman sekelas. Hasil galian Paskah, saya tuang secara rapi dalam jurnal sehingga dapat digunakan sebagai bahan dalam pelayanan, serta semua hasil galian yang diperoleh semakin memperlengkapi saya.

Kesan mengikuti diskusi BPML: metode mengerjakan tugas pada kelas kali ini sangat berbeda dan cukup menantang karena diajak untuk menggali menggunakan dua jalur (teks dan visual). Saya tidak hanya berulang kali membaca teks, tetapi juga harus berulang kali melihat video untuk mendapat pesan firman yang luar biasa.

Ringkasan pribadi pelajaran:

Yesus yang mulia penuh kuasa rela datang ke dalam dunia untuk:

  1. menyelamatkan umat yang berdosa, hadir serta tinggal dalam hati setiap orang yang menerima dan percaya pada-Nya,
  2. memberikan nyawa-Nya sebagai persembahan penebusan,
  3. melayani dengan rendah hati dan penuh kasih sebagai seorang pelayan/hamba,
  4. memberikan keselamatan dan kehidupan yang baru melalui kematian dan kebangkitan-Nya,
  5. menolong dan memampukan kita untuk melaksanakan Amanat Agung.

Harapan untuk kelas MLC: SABDA tetap ditolong Tuhan untuk setia dalam memperlengkapi orang percaya. Aplikasi praktis: saya mau melakukan aplikasi yang saya peroleh dari setiap penggalian. Kiranya Tuhan dan kuasa Roh Kudus menolong.

11. Timbul Pardamean Hasiholan

Berkat yang utama dari BPML ini adalah diperkenankan melihat makna Paskah secara lebih detail dan tentu lebih sarat akan makna yang semakin dalam. Kesannya jadi malah stress. Karena seperti bahasa wartawan, saya dikejar deadline. Saya menjadi kurang aktif dalam diskusi. Di hari pertama, ibu admin kelas mengingatkan saya untuk ikut diskusi, saya menyampaikan saat ini masih bekerja dan saya belum akan mau membaca hasil penggalian dari teman-teman lain karena takut memengaruhi saya dalam membuat hasil penggalian. Setelah pulang kerja, barulah saya menyiapkan penggalian saya dan pastinya larut malam baru bisa diposting dalam kelas. Karena sudah malam, akhirnya tidak sempat lagi ikut dalam diskusi.

Yesus Anak Domba Paskah adalah wujud penyataan kasih Allah dan puncak karya penyelamatan kepada dunia, juga perwujudan kepenuhan janji Allah yang dinyatakan Allah begitu manusia jatuh ke dalam dosa. "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." (Kej. 3:15)

Saya mengakui kegiatan ini sangat bagus sekali. Namun, memang agak sulit sekali bagi saya yang bekerja dan sudah berkeluarga untuk mengatur waktunya. Karena kesempatan ini sangat berbeda dari yang sebelumnya. Di samping membaca teks mulai dari Alkitab dengan berbagai terjemahan, juga teks yang dengan bahasa aslinya dan bacaan-bacaan lain secara khusus yang begitu banyak tersedia dalam web SABDA.org, kini juga harus menyaksikan dalam bentuk visual. Bahkan saya sempat bergumul untuk mundur, moderator kelas, Ibu Evie dan admin, Ibu Wahyu Budiarti, ikut memberi semangat untuk lanjut. Akhirnya, saya berusaha untuk bisa mencapai akhir. Saya akan menjadi pembawa Kabar Baik Paskah.

12. Yubelina Mamoribo

Secara pribadi berkat yang didapat dalam mengikuti Bedah Paskah Menurut kitab Lukas, banyak referensi-referensi yang digali dan diberkati dengan setiap renungan yang dibagikan oleh para peserta bedah Paskah dalam Injil Lukas. Kesan pribadi dari saya, mau mengajarkan dan mengingatkan saya, sesibuk apapun aktivitas, tetapi harus tetap punya waktu untuk membaca firman.

Terima kasih buat Kak mentor, Kak Wahyu, yang selalu mengingatkan dan semua kakak-kakak, Bapak/Ibu, yang ada di BPML 4 untuk banyak sharing untuk melengkapi pendalaman Alkitab.

Ringkasan pribadi dari pelajaran Lukas 19-24:

  1. Banyak teladan yang ditinggalkan Yesus untuk dicontoh.
  2. Kerendahan hati dari Yesus.
  3. Yesus mengajarkan pentingnya berdoa.
  4. Yesus mengajarkan kesabaran, tenang dalam melewati karya keselamatan.
  5. Kebangkitan Yesus mengalahkan maut dan hidup dalam damai.

Ke depan, saya berharap tetap ada kelas MLC lanjutan dan saya akan berusaha untuk mengikutinya. Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas Bedah Paskah Menurut Lukas: saya berkomitmen untuk terus belajar firman Tuhan dan terus menggali dan mau berbagi kepada siapa saja. Saya sampaikan banyak terima kasih kepada segenap tim MLC SABDA, khususnya, Kak Wahyu yang sudah melayani di kelas BPML 4. Tuhan memberkati.

13.  Asa'aro Gulo

Terima kasih kepada SABDA yang sudah memberi kesempatan untuk bergabung dengan kelas penggalian Paskah Injil Lukas. Saya dapat bersama-sama belajar dengan rekan-rekan semuanya walau kita tidak saling kenal secara tatap muka, tetapi kita sudah menikmati kebersamaan selama beberapa hari yang lalu. Secara pribadi, saya dapat berkat dari rekan-rekan juga dari admin yang selalu memotivasi untuk tetap semangat dan terus menggali lebih lagi. Tentunya kita diberi oleh Tuhan sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.

Mungkin saya yang tidak pernah komen tentang penggalian masing-masing alasannya:

  • Karena semua yang kita kemukakan itu adalah hasil pemberian dan penggalian kita berdasarkan firman Tuhan yang dipimpin oleh Roh Kudus dan saya menikmati beragam cara masing-masing yang sangat memberkati.
  • Selama tidak bertentangan dengan firman Tuhan adalah semua memberkati.
  • Semua kita diberi karunia yang berbeda-beda, tetapi berasal dari satu roh, yaitu Roh Kudus.

Dari penggalian rekan-rekan, saya sangat menikmati alur dan arah penggalian yang pada kesimpulannya bahwa arah Paskah Injil Lukas membawa kita bagaimana Yesus sebagai manusia memberi teladan hidup benar, hidup kudus, disertai penderitaan yang luar biasa. Pengorbanan-Nya sebagai kurban penghapus dosa, sampai Dia bangkit dan hidup, naik ke surga, dan akan datang kembali. Dia Raja di atas segala raja, bahkan Dia sebagai Mempelai pria surga kita. Saya mohon maaf jika selama penggalian kita ada hal yang kurang pas dan mungkin keliru cara atau isi yang dimaksud kadang berbeda. Namun, isi yang kita capai adalah agar nama Tuhan dimuliakan. Salam sehat. Tuhan Yesus Kristus, Mempelai pria surga memberkati.