Komentar

Testimoni Peserta Kelas Persiapan Pernikahan Kristen HT 2

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Ana Ariesanita

Semua pembelajaran mengenai PPK dari awal, dalam kelompok, dan kesimpulan pada setiap pertanyaan memberkati, memperlengkapi dan menjadi berkat bukan hanya buat saya pribadi, tetapi saya percaya untuk calon pasangan, pasangan muda, bahkan yang sudah ditinggal pasangannya sekalipun dikuatkan, dibangun, dan diperlengkapi juga oleh ayat-ayat pendukung untuk setiap pembahasan permasalahan yang dimunculkan.

Saya paham masih banyak permasalahan yang mungkin akan dan seringkali muncul dalam permasalah jodoh, rumah tangga, dan keluarga, tidak akan cukup waktu untuk membahas semuanya, tetapi terlepas dari semuanya materi PPK ini cukup membekali hamba-hamba Tuhan, mengingatkan, dan mematangkan dasar-dasar yang sesuai firman Tuhan sebagai pegangan dalam berkeluarga. Akhir kata, saya ucapkan terimakasih buat seluruh tim SABDA, mediator (Bu Roma) dan admin (Bu May), dan semua peserta khususnya di grup HT 2 ini. Kiranya, kasih Tuhan Yesus terus menyertai pelayanan kita dalam membimbing pasangan-pasangan yang takut akan Tuhan. Jesus Bless you.

2. Asri Junita Manalu

Saya sangat bersyukur dan merasa sangat diberkati dengan mengikuti kelas ini. Ini adalah kali pertama, saya mengikuti program persiapan pernikahan Kristen, banyak pembelajaran baru yang saya dapat dari kegiatan ini, baik dari modul dan referensi yang dibagikan, maupun sharing pengalaman oleh teman-teman.

Kebetulan pada saat menikah, saya dan suami hanya ikut persiapan pranikah hanya 2 kali, disebabkan suami bekerja beda provinsi (saya di Sumatera Utara dan suami di Poso) dan cutinya hanya sebulan, semua serba terkesan diburu. Berbekal dari hasil diskusi dan referensi yang dibagikan dalam kegiatan ini, banyak hal yang bisa saya terapkan dalam rumah tangga saya, sebagai istri, sebagai tim kerja Allah, dan sebagai guru, saya bisa mengarahkan anak didik saya, khususnya yang pacarannya menuju ke arah pacaran tidak sehat, agar mereka bisa menjaga kekudusan "bait suci" Allah. Sekali lagi, terima kasih banyak saya ucapkan buat SABDA dan tim yang sudah menjadi berkat buat saya. Saya juga rindu agar ada dibuka kelas pembekalan bagi pasangan-pasangan muda (pasca menikah). Terima kasih.

3. Fentje Buol

Mohon maaf sebelumnya karena saya seharian kemarin ada pelayanan di Nabire sehingga saya terlambat mengirimkan kesaksian ini. Saya sangat terberkati saat mengikuti kelas PPK ini, ada banyak hal baru yang saya dapatkan. Mulai dari materi dan referensinya yang sangat sistematis dan bisa diterapkan di semua kalangan (bukan hanya untuk mereka yang berpendidikan tetapi untuk mereka juga yang ada di pelosok-pelosok desa) materinya sangat berbobot dan alkitabiah. Selain itu, pertanyaan-pertanyaan untuk didiskusikan dalam grup sangat memberkati sebab selain cocok dengan bagian materi yang sedang dibicarakan juga sangat relevan dengan kondisi yang sedang kita hadapi sekarang.

Kelas PPK ini bagi saya merupakan "embrio" yang baik bagi pelayanan PPK di gereja-gereja yang belum melaksanakannya. Ada banyak gereja bingung bagaimana memulai pelayanan PPK dan materi apa yang akan digunakan? Jawabannya telah ditemukan melalui kelas ini. Diskusi grup yang hidup, kritis, dan saling berbagi pengalaman dengan studi-studi kasus yang ada sangat menambah wawasan saya dalam mengikuti kelas ini. Dari hasil diskusi tersebut seperti ada sebuah panduan besar dalam kita menghadapi setiap kasus yang terjadi dalam pelayanan kita yang berhubungan dengan masalah PPK. Terima kasih Tuhan karena telah menggunakan SABDA dalam memperlengkapi umat Tuhan dan hamba-hamba Tuhan dalam pelayanan. Tuhan memberkati dan Tuhan dimuliakan.

4. Fineke Aprini Umboh

Ada berbagai masalah di masa pranikah dari keluarga Kristen. Melalui kelas PPK hal itu dibahas secara terbuka. Dan mengenai seks, yang sebelumnya tabu untuk dibicarakan secara terbuka di banyak keluarga Kristen, tetapi dalam diskusi kali ini hampir semua peserta memiliki pandangan bahwa hal itu harus dibicarakan sedini mungkin di dalam keluarga sesuai dengan taraf usia dan perkembangan anak. Keluarga dan gereja perlu bekerja sama dalam hal ini untuk mengatasi terjadinya seks sebelum pernikahan bagi generasi muda Kristen.

Syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada SABDA yang sudah menyelenggarakan kelas ini menjadi sarana belajar dan berdiskusi bersama bagi kami. Untuk semua teman-teman di kelas PPK HT 2 terima kasih untuk saling membangun, saling mengisi dan saling bertukar pikiran satu dengan yang lainnya dalam diskusi ini. Tuhan memberkati. Semoga Tuhan terus menolong memberi kekuatan kepada kita dalam membimbing dan melengkapi generasi sesudah kita. Amin.

5. Hari Kristianto

Pelajaran dalam diskusi adalah saat berdiskusi, perbedaan pendapat ada dan selalu berpikir positif, banyak referensi firman Tuhan yang tepat diletakkan menjadi dasar diskusi, admin aktif memandu. Aplikasi adalah membimbing pranikah dengan dasar-dasar firman Tuhan. Gusti mberkahi.

6. Lilik Kusnadi

Saya sangat diberkati bisa mengikuti kelas PPK ini. Saya bisa semakin dilengkapi dalam pelayanan persiapan pernikahan. Di mana prinsip-prinsip alkitabiah dalam pernikahan sangat memberkati, juga bisa saling sharing dalam diskusi yang mempertajam pemahaman suatu prinsip. Saya akan mempraktikkan dalam pelayanan pengayoman yang di gereja yang sudah saya lakukan untuk menyiapkan pria dan wanita yang berpacaran untuk persiapan melangsungkan hubungan sebagai suami istri.

7. Mangatur Sirait

Pelajaran dan berkat yang berkesan dimulai dari materi yang diberikan, singkat, tetapi padat. Materi ini memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas kepada saya dan sangat memberkati. Misalnya mengenai bahwa pernikahan adalah tim kerja dengan Allah, dst..

Diskusi dalam kelas juga memberikan pengetahuan dan wawasan hampir di keseluruhan pelajaran setiap hari. Diskusi berjalan baik dan malah berkembang bahkan saling melengkapi satu pendapat dengan pendapat yang lain. Materi dan bahan diskusi PPK ini dapat menjadi dokumen/bahan untuk mempersiapkan generasi muda (remaja dan pemuda) gereja yang akan memasuki jenjang rumah tangga. Terima kasih kepada SABDA MLC dan seluruh tim yang telah menyelenggarakan kelas PPK ini. Terima kasih kepada Bu Roma dan Bu May sebagai moderator dan admin yang telah berjerih payah melayani dengan baik di kelas PPK HT 2. Tuhan Yesus memberkati.

8. Margaretha Sara Fauubunv

Puji Tuhan sangat diberkati dengan kelas PPK ini. Saya sering sekali harus menghadapi kasus-kasus yang dibahas di kelas PPK. Seperti pasangan yang ingin menikah dengan status cerai hidup. Atau pasangan yang tidak dapat restu orang tua. Hal-hal yang diangkat memang benar-benar sesuai dengan situasi lapangan. Dengan banyaknya saran pendapat dari seluruh peserta saya jadi punya lebih banyak wawasan. Kalau harus mengandalkan pengalaman pribadi tentu sangat terbatas karena masa pelayanan saya masih minim.

Yang menarik buat saya, di gereja kami porsi konseling/bimbingan pernikahan sangat terbatas hanya dilakukan oleh gembala. Sedangkan kasus-kasus yang terjadi, kami selaku majelis yang lebih banyak menghadapi. Saya jadi mengerti dan paham bahwa awal yang benar dalam pernikahan sangat menentukan perjalanan selanjutnya. Kelas ini benar-benar memberkati saya. Kiranya Tuhan Yesus memberkati seluruh yang terlibat.

9. Marganda Kristianto Purba

Pelajaran/berkat yang paling berkesan selama mengikuti kelas diskusi adalah saat kami berdiskusi tentang pasangan yang sudah hamil di luar pernikahan karena banyak jawaban yang diberikan tentang bagaimana sebagai pembimbing menyikapi hal ini. Secara pribadi, saya senang dengan perbedaan pendapat akhirnya ada kesimpulan yang diambil bahwa gereja harus menjadi saksi Tuhan yang menyatakan kasih dengan menyadarkan pasangan ini untuk mengakui dosa dan memohon pengampunan kepada Tuhan, baru dilayankan bimbingan untuk persiapan pernikahannya secara kristiani.

Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas ini adalah membimbing para remaja dan pemuda untuk menjaga kekudusan dan hidup benar di hadapan Tuhan dengan membentuk kelompok kecil untuk tumbuh bersama dalam iman kristiani. Demikian testimoni saya semoga menjadi berkat bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati.

10. Marita Cut Nya' Dien

Saya sangat diberkati dalam mengikuti kelas ini. Banyak pemahaman baru yang saya dapat dari diskusi ini. Pemahaman yang benar secara alkitabiah dan beberapa UU pernikahan yang sudah di-share oleh beberapa teman.

Aplikasi kedepan adalah biarlah apa yang saya dapatkan saya aplikasikan kembali khususnya dalam kehidupan RT saya terlebih dahulu. Setelah itu, baru saya share kepada komunitas kecil saya dan juga pasangan-pasangan baru yang akan Tuhan percayakan kepada saya ke depan. Terima kasih buat SABDA yang sudah menjadi berkat buat saya. Dan, saya rindu untuk ikut kelas kelas selanjutnya.

11. Mudjiarti

Puji Tuhan! Saya berkesempatan mengikuti kelas PPK.

1. Berkat yang saya peroleh:
Menarik bagi saya saat materi PPK dipaparkan lewat Zoom oleh Ibu Yulia sehingga saya bersemangat untuk berlanjut mengikuti kelas diskusi PPK. Saya tambah pengetahuan dan membuka hati dan pikiran saya. Apalagi yang lebih menarik dan sangat perlu diperhatikan saat bahas hubungan seks yang dilakukan anak remaja sebelum menikah. Inilah yang harus jadi perhatian pembimbing dan orang tua.

2. Aplikasi praktis yang akan saya lakukan:
Saya akan mencoba membantu anak-anak remaja agar anak remaja mengerti/tahu aturan/rambu-rambu saat pacaran. Mengingat pula sebelum menikah harus menjaga diri sebab sebagai orang yang sudah percaya kepada Kristus, selayaknya harus taat pada firman dan tidak mencemari tubuh kita. Mengingat juga di era zaman teknologi yang canggih, anak punya kebebasan dalam bergaul baik lewat gadget atau pertemuan langsung yang tidak diketahui orang tua.

12. Purwani

Saya secara pribadi sangat bersyukur bisa mengikuti kelas PPK ini dan terima kasih kepada tim SABDA yang sudah memfasilitasi saya untuk belajar dan meningkatkan pelayanan saya tentang pelajaran PPK ini, untuk makin paham, mengerti, mengetahui cara-cara mengatasi masalah/persoalan kalau terjadi seperti yang sudah saya pelajari dan sudah diskusikan di kelas PPK HT 2 ini. Saya suka teori-teori yang menurut saya sulit dan dilema karena teori dengan kenyataan jauh lebih rumit karena ada tanggung jawab di hadapan Tuhan. Jika ambil keputusan harus punya hikmat Tuhan, tetapi bersyukur sudah ada bekal dari pelajaran PPK ini untuk jadi pedoman saya.

Terima kasih pada Kak Roma dan May untuk kerja samanya yang tidak bosan-bosannya mengingatkan, memberi semangat yang selalu meningkatkan pertanyaan dan kesimpulan, dll.. Bersyukur bisa belajar di PPK HT 2 ini ada rekan-rekan yang saling mendukung, saling melengkapi satu dengan yang lain, semakin seperti keluarga sendiri. Mari rekan-rekan kita makin meningkatkan pelayanan dan membantu mereka yang mungkin nanti bertemu orang-orang yang menghadapi persoalan seperti itu untuk kita semakin berakar di dalam Tuhan. Sekali lagi, terima kasih Bu Yulia dan Kak Roma dan Kak May sebagai moderator dan semua tim SABDA yang sudah memberikan kesempatan saya untuk bergabung selama ini. Hanya Tuhan yang balas semua ini. Gbu all.

13. Rudianto Situngkir

Merupakan kesempatan yang baik untuk bisa bergabung dalam diskusi PPK. Bersyukur bisa sharing dan turut merasakan pengalaman rekan diskusi dalam menghadapi dan menangani isu-isu di dalam persiapan pernikahan. Sungguh sangat memperlengkapi an menambah wawasan untuk menolong pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan. Sebagai pembimbing, saya merasa cukup untuk dapat memberikan pemahaman kepada pasangan yang akan menikah atau yang sudah menikah. Terima kasih tim SABDA sudah memfasilitasi. Kiranya Tuhan memberkati pelayanan Kita semua.

14. Sony Ayala Nainggolan

Terima kasih untuk tim SABDA. Yang paling berkesan adalah bahwa banyak sudut pandang dari berbagai rekan-rekan di sini yang saling melengkapi dan menambah wawasan lebih dalam dan luas. Lebih dalam untuk melihat studi kasus dan lebih luas melihat beragam pandangan dari berbagai gereja. Aplikasinya adalah untuk menyampaikan kepada anak-anak muda, baik yang akan menikah dan masih belum untuk serius di dalam mempersiapkan diri, terutama untuk membangun keluarga Kristen yang berkenan kepada Tuhan.

15. Trivena Sriwidarsih

Pelajaran/berkat yang paling berkesan selama mengikuti diskusi kelas:
1. Pada kasus pasangan yang akan menikah dengan janda/duda.
Dengan beragamnya argumen dari peserta, saya tertarik dengan kesaksian hamba Tuhan dalam tugas pelayanannya untuk tetap menegakkan prinsip-prinsip kebenaran firman Tuhan dalam menyikapinya. Ketegasan menjaga kewibawaan firman Tuhan menjadi prinsip hidupnya. Pilihan hidup memperkenan hati Tuhan menjadi bagian yang utama.

2. Di tengah maraknya pasangan yang melakukan hubungan seks di luar pernikahan. Berbagai pendapat memberi masukan yang sangat membantu untuk mengatasi peristiwa-peristiwa yang terjadi dengan peran gereja, keluarga, orang tua patut menjadi pertimbangan.

Aplikasi:
Perubahan zaman dan pergaulan generasi remaja pemuda membutuhkan kepedulian, kerja sama gereja dan orangtua untuk adanya pembinaan secara kontinu. Terima kasih Tim SABDA yang sudah memfasilitasi dengan setia.

16. Ulah Tri Wibowo

Berkat/pelajaran yang paling berkesan: semuanya berkesan, karena mengenai hal yang menarik. Namun, yang sangat berkesan bagi saya adalah:
a. Mengetahui berbagai informasi dan kebijakan atau aturan dari berbagai gereja terkait dengan beberapa isu yang didiskusikan. Bahkan saya dapat belajar dari diskusi yang ada dan mungkin untuk membantu dalam memberikan arahan atau bantuan kepada pihak yang membutuhkannya.
b. Dari sisi pelajarannya sangat menarik mulai dari cinta hingga pada tim kerja. Secara khusus, bahwa pernikahan itu merupakan pembentukan tim dalam membangun rencana Allah. Hal ini yang sangat berbeda pendekatannya dengan berbagai pelajaran yang ada selama ini. Biasanya diarahkan untuk menjadi pasangan seimbang, tetapi tidak menjadi sebagai tim.

Aplikasi praktis yang akan dilakukan setelah mengikuti kelas ini adalah membentuk tim untuk:
a. Menyiapkan materi khusus terkait dengan persiapan pernikahan bagi remaja dan pemuda. Semacam materi LDS tetapi yang mengedepankan cara berpacaran dan membangun hubungan komunikasi sebelum pernikahan.
b. Menyempurnakan materi katekisasi atau bimbingan pranikah dengan memberikan dasar-dasar pernikahan yang lebih up to date.
c. Menyediakan materi khusus untuk menjaga kehidupan pernikahan Kristen. Terkait dengan masalah pemberian konseling atau bimbingan tergantung pada penugasan dari gereja.

17. Wennar

Kesan:
Metode pembelajaran yang baru dengan presentasi, modul, tugas, diskusi, dan evaluasi. Salut buat tim SABDA MLC di tengah pandemi COVID 19 tetap setia dan fokus pada pelayanan yang telah dipercayakan-Nya. Rekan-rekan hamba Tuhan yang aktif berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Saran :
Bisa lebih banyak lagi menjangkau teman-teman yang rindu untuk belajar di jalur nonformal. Berjejaring dengan gereja-gereja yang masih memerlukan modul pembelajaran, dan minimnya tenaga pelayan. Selain chat (teks) melalui grup WA, bisa juga dengan voice agar lebih mempermudah dan memperjelas interaksi.

Kesimpulan:
Aplikasi pembelajaran dari kelas PPK ini juga dapat memberkati rekan-rekan yang belum bergabung. Terima kasih untuk tim MLC SABDA.

18. Yuke Sugihono

Sangat menarik pertanyaan yang diberikan Ibu Roma dan dinamika jawaban menambah pengetahuan saya mengenai bagaimana meng-handle calon pasangan dalam mempersiapkan pernikahan. Terima kasih untuk moderator dan admin yang demikian rajin dan serius. Diskusi dengan latar belakang peraturan di masing-masing gereja dan pemahaman masing-masing hamba Tuhan, menarik untuk disimak, menjadi kekayaan wawasan bagi saya pribadi. Khususnya saat membahas yang sudah pernah menikah dan ingin menikah lagi. Seandainya semua denominasi gereja memiliki pemahaman yang sama bagaimana mempersiapkan calon pasangan, maka tidak ada calon pasangan yang lari ke gereja lain supaya gampang diberkati bila mendapat halangan dari gereja asalnya.