Komentar

Testimoni Peserta Kelas Renungan Multimedia yang Alkitabiah 2

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Marganda Kristianto Purba

Kesan saya mengikuti Kelas RMA ini adalah materi ini sangat dibutuhkan dan sangat menginspirasi untuk mengembangkan pelayanan. Berkat yang saya terima, saya semakin percaya diri untuk menulis renungan baik teks maupun multimedia. Kesaksian yang saya dapat adalah memiliki banyak sahabat yang memberikan masukan positif dalam menanggapi hasil renungan yang saya buat. Pelajaran yang saya dapatkan selama mengikuti kelas ini adalah tidak mudah untuk menuliskan renungan. Kita harus berdoa sebelum menulis supaya dituntun oleh Roh Kudus saat kita menuliskan renungan.

==================================
2. Athur Rizqi Januar

Belajar renungan multimedia bukan hal yang baru bagi saya namun melakukannya bersama-sama dengan saudara seiman merupakan hal yang menyenangkan dan membangun iman saya.

=======================================
3. Kezia Yemina Christandani

Terima kasih untuk teman-teman dan para mentor yang selama dikelas sudah membantu dalam membuat renungan. Saya bersyukur bisa mengikuti kelas ini karena setelah saya mengikuti kelas ini, saya bisa mengerti dan memahami sebuah ayat yang bisa menjadi renungan untuk pribadi saya. Puji Tuhan juga berkat kelas ini saya juga tau tentang bagaimana membuat renungan, bagaimana intim dengan Tuhan dan tentunya bagaimana mengerti isi hati Tuhan lewat sebuah renungan.

===================================
4. Teguh Santosa

Saya seorang pelayan Tuhan menggembalakan disalah satu Gereja di kabupaten Pati, Jawa tengah. Saya mengetahui ada program RMA ini dari salah satu rekan saya, ternyata setelah saya mengikutinya sungguh asyik dan menjadi pengalaman pertama dalam pelayanan saya, sekalipun memang saya sering berkhotbah tapi ada berkat tersendiri mengikuti RMA ini. Doa saya agar kelas ini semakin menjadi berkat dan banyak orang.

=========================================
5. Hardi Wiyono

Membuat renungan yang alkitabiah berbasis multimedia sangat relevan dengan jaman ini, karena kebutuhan pembaca dan pendengar sudah memiliki device multi platform. Renungan yang dibuat seharusnya berbasis multimedia dan berdasarkan refleksi/pengalaman empiris penulis. Untuk menuju ke arah sana, penulis hendaknya giat dalam belajar Alkitab dan memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap Alkitab dan relevansinya pada jaman sekarang. Tanpa hal itu, renungan tidak memiliki makna dan berkat bagi penulis maupun pembaca.

========================================
6. Oey Meng Hooy

Sungguh SABDA itu sangat memberkati kita yang ingin lebih lagi dalam belajar Alkitab. Bahkan juga tentang multimedia renungan Alkitab ini juga sangat memberikan banyak wawasan buat kita semua.

================================
7. Frida Oktavia

Aku merasakan RMA ini sudah menjadi berkat bagiku dimasa pandemi yang saat ini, aku juga butuh diisi oleh firmanNya melalui karya-karya yang dihasilkan oleh anak-anak Tuhan, dari sini juga aku belajar bagaimana untuk menjadi seorang penulis itu tidak mudah, dan aku terharu ketika tugas diminta untuk memberi evaluasi dari tugas teman-teman yang lainnya. Disinilah aku merasakan seakan aku sudah dekat dengan penulis melalui kesaksiannya yang dituangkan lewat tulisan, sungguh tidak mudah. Terima kasih untuk semuanya, dan beribu terima kasih untuk seluruh pelayan Tuhan di SABDA yang telah memfasilitasi kami untuk belajar dan mengembangkan pelayanan Tuhan melalui pelajaran yang telah dipelajari. Tuhan kiranya menyertai kita semua.

==================================
8. Lany Fitriati

Bersyukur bisa mengikuti kelas RMA ini dari awal sampai akhir. Dengan mengikuti kelas ini, Tuhan telah menjawab kerinduan hati saya. Dulu saya rindu bisa menulis renungan dari hasil PA pribadi saya. Tapi saya bingung bagaimana cara membuat renungan yang Alkitabiah. Dalam kelas ini, saya belajar untuk dapat membuat renungan dari hasil PA pribadi saya dan menuliskannya dalam bentuk renungan. Dalam modul yang saya dapatkan dalam kelas ini, saya mendapat pelajaran tentang tips menulis renungan, komposisi dalam renungan, dan tips menilai isi pengajaran dalam renungan.

====================================
9. Elen Mariani Rosdiana Pardede

Saya senang mengikuti kelas Renungan Multimedia Alkitab. Tadinya Penasaran apa itu RMA sehingga saya mengikutinya. Selama ini kalau buat renungan bingung bagaimana caranya bersyukur ikut Kelas RMA, banyak pemaparan materi yang saya terima. Refensi cara buat Renungan sangat menolong bahkan, bagaimana prinsip menafsirkan Alkitab sungguh sangat membantu. Terima kasih Team SABDA yang menolong banyak Orang semoga ilmu yang saya terima dapat saya gunakan dan Nama Tuhan di permuliakan. Tuhan Yesus Memberkati dan menyertai SABDA secara luar biasa, bahkan melalui SABDA, seluruh dunia Mengakui Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat.

============================================
10. Marcel

Shalom, nama saya Marcel. saya salah seorang staff Fulltimer di salah satu Gereja di Jakarta

Ini adalah kali pertama saya mengikuti program kelas di MLC, kesan yang muncul selama mengikuti pembelajaran cukup seru, dan saya merasa sangat terbantu dengan adanya teman-teman yang menolong dalam pembahasan.

Saya terberkati didalam kelompok diskusi karena mendapat masukan-masukan yang berharga dalam diskusi, dan lewat setiap masukan saya bisa bertumbuh didalam menulis.

Dari pembelajaran yang ada, saya belajar bagaimana menuliskan perenungan dengan pokok-pokok yang sesuai dengan Alkitab dan bagaimana kita menuliskan hasil pendalaman Alkitab kedalam renungan yang ada.

Dan lewat kelas RMA yang ada saya merasa semakin diperlengkapi didalam menulis dan mendapat pengetahuan dan perspektif yang baru dalam membuat renungan, jika sebelumnya saya hanya mengetahui yang konvensional (menulis). Namun saya melihat ada berbagai cara lain untuk membuat sebuah renungan bisa disampaikan dan didengarkan kepada pembaca/pendengar renungan.

Pesan saya untuk MLC adalah terus memberikan pelatihan-pelatihan yang bisa memperlengkapi orang-orang percaya, supaya semakin banyak orang yang bisa diperlengkapi dan memberkati orang lain.

Tuhan Yesus memberkati.