YJS - Pelajaran 5

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Nama Kelas : Yesus Juru Selamat
Nama Pelajaran : Yesus Adalah untuk Semua Orang dan Hakim untuk Semua Orang
Kode Pelajaran : YJS-P05

Pelajaran 05 -- Yesus Adalah untuk Semua Orang dan Hakim untuk Semua Orang

Daftar Isi

  1. Yesus Adalah untuk Semua Orang
    1. Kesaksian Nabi-Nabi
    2. Kesaksian Malaikat
    3. Kesaksian Yohanes Pembaptis
    4. Kesaksian Yesus
    5. Kesaksian Allah
  2. Yesus Adalah Hakim atas Semua Orang
    1. Yesus Akan Membangkitkan Semua Orang dari Kubur pada Hari Penghakiman
    2. Setiap Orang Akan Dikumpulkan di Hadapan Takhta Pengadilan

Doa

Pelajaran 5: Yesus Adalah untuk Semua Orang dan Hakim untuk Semua Orang

  1. Yesus Adalah untuk Semua Orang
  2. Pada mulanya, Setan membawa Adam dan Hawa jatuh dalam dosa melalui satu dusta. Akibatnya, Adam dan Hawa harus mempertanggungjawabkan dosa-dosa mereka. Sampai sekarang, Setan masih terus membawa orang-orang ke dalam dosa dengan kebohongannya. Salah satu dusta besar yang disebarkan Setan adalah bahwa Yesus hanyalah Allah untuk orang-orang Barat, bukan untuk semua orang. Siapa yang percaya dengan dusta ini akan ikut tersesat.

    Setiap orang yang membaca dan percaya pada Alkitab tidak akan tertipu oleh dusta ini. Agar beroleh keselamatan, raja-raja, orang kaya, orang miskin, dan hina, harus bertobat dan memercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Orang pandai atau yang tidak berpendidikan juga harus bertobat dan memercayai Yesus. Orang dari kulit warna apa pun, harus bertobat dan memercayai Yesus. Ya, hanya ada satu Allah, satu Juru Selamat, dan satu jalan keselamatan. Jaminan keselamatan bagi manusia hanya ada dalam Yesus Kristus, dan itu pasti (Yohanes 3:16; 14:6; Kisah Para Rasul 4:12; 16:31; Roma 1:16; 5:8-10).

    Melalui kesaksian-kesaksian yang jelas di bawah ini, Alkitab memberi bukti bahwa Yesus adalah Juru Selamat untuk semua orang yang percaya.

    1. Kesaksian Nabi-Nabi
    2. Kejadian 22:18, "Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat karena engkau mendengarkan firman-Ku."

      Galatia 3:16, "Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya (tunggal)."
      Dalam Yesaya pasal 49, ada nubuat mengenai Juru Selamat, "Aku akan membuat Engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari-Ku sampai ke ujung bumi." Allah telah merencanakan bahwa Yesus adalah terang yang menunjukkan jalan keselamatan bagi semua bangsa.

      Ayat-ayat ini mengajarkan bahwa Allah menunjukkan rencana kemurahan-Nya kepada semua orang melalui anak Abraham, keturunan langsung dari Abraham, yaitu Yesus Kristus. Allah dalam Perjanjian Lama menjanjikan bahwa Juru Selamat itu adalah untuk semua orang.

    3. Kesaksian Malaikat
    4. "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: 'Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud'" (Lukas 2:10-11). Para malaikat menyampaikan berita bahwa Yesus adalah Juru Selamat untuk semua orang.

    5. Kesaksian Yohanes Pembaptis
    6. Ketika Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan bagi Yesus, dia berkata, "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia" (Yohanes 1:29). Yohanes Pembaptis mengerti bahwa Yesus tidak datang menyelamatkan satu ras manusia. Yohanes menyatakan bahwa Yesus akan menjadi Juru Selamat bagi setiap orang yang akan bertobat dan memercayai-Nya. Ada empat hal yang menjadi kesaksian Yohanes pembaptis tentang Yesus. Pertama, Yesus membaptis dengan Roh Kudus. Baptisan dengan Roh Kudus menunjukkan kedatangan Sang Mesias seperti yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama (Yesaya 11:2; 61:1). Kedua, Yesus dan Roh Kudus tidak terpisahkan. Ketika Yohanes Pembaptis melihat Roh Kudus tinggal di atas Yesus, ia tidak ragu-ragu lagi bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan itu dan Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Ketiga, ia menyatakan ciri-ciri Yesus sebagai Anak Domba dengan tugas universal, yakni menghapus dosa dunia. Keempat, ia mempersaksikan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

    7. Kesaksian Yesus sendiri
    8. Sebelum terangkat ke surga, Yesus sendiri berbicara kepada murid-murid-Nya dan berkata, "Pergilah jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19). Yesus mengatakan kepada para murid bahwa berita keselamatan adalah untuk setiap orang di dunia ini.

    9. Kesaksian Allah
    10. Renungkanlah ayat hafalan untuk pelajaran ini (Yohanes 3:16). "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Dari ayat tersebut, kita belajar bahwa Allah mengasihi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Kita juga belajar bahwa Allah telah memberikan Yesus, Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang akan memercayai Yesus tidak akan terhilang, tetapi mempunyai hidup yang kekal.

    Setan akan berusaha membuat kita percaya bahwa Yesus hanyalah untuk sekelompok orang saja, tetapi hal itu adalah satu dusta yang melawan kebenaran yang diajarkan Allah. Biarlah kita tidak sampai tertipu oleh dusta Setan. Kita harus percaya kepada Allah.

  3. Yesus Adalah Hakim atas Semua Orang
  4. Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa akan tiba harinya Yesus akan menghakimi semua manusia. Alkitab menerangkan kepada kita kedatangan hari penghakiman sehingga kita bisa mempersiapkan diri untuk hal tersebut.

    1. Yesus Akan Membangkitkan Semua Orang dari Kubur pada Akhir Zaman
    2. Bacalah dengan teliti Yohanes 5:27, "Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia". Penghakiman Yesus akan berlaku secara adil. "Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku." (Yohanes 5:30)

      Semua orang akan dibangkitkan dari kubur, dengan demikian mereka dapat hadir pada hari penghakiman itu. Besar dan kecil, kaya dan miskin, orang baik dan jahat, semua orang dari berbagai suku bangsa akan hadir di sana. Alkitab mengatakan, "Semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya dan maju ke depan" (Yohanes 5:28-29).

    3. Setiap Orang Akan Dikumpulkan di Hadapan Takhta Pengadilan
    4. Bacalah Matius 25:31-46 dan Wahyu 20:11-15 secara teliti. Alkitab membuat hal itu sangat jelas kepada kita, bahwa setiap orang pasti hadir pada hari penghakiman itu. Tidak ada seorang pun yang luput. Suatu pemisahan akan dilakukan. Matius 25:32-33, "Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya." Domba digunakan sebagai gambaran orang-orang percaya; kambing-kambing dipakai sebagai gambaran orang yang tidak diselamatkan.

      Wahyu 20:11-15 kembali menceritakan hal pemisahan itu kepada kita. Pada teks tersebut, suatu ide yang berbeda digunakan untuk mengajarkan kebenaran yang sama. Nama orang-orang percaya akan tertulis dalam Buku Kehidupan. Satu hal lagi yang harus Anda mengerti, yaitu bahwa tidak akan terjadi kesalahan-kesalahan dalam penghakiman itu karena Yesus sendiri yang akan menjadi hakim, semua fakta dalam kehidupan seseorang akan diketahui-Nya. Orang-orang Kristen masuk dalam kehidupan kekal. Yesus membuat hal ini sangat jelas bahwa domba-domba-Nya, yakni orang-orang yang namanya tertulis di dalam Buku Kehidupan, akan memasuki kehidupan yang kekal bersama-Nya. Mereka yang telah menerima Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan, akan diselamatkan.

      Mereka yang tidak memercayai Yesus sebagai Anak Allah akan dihakimi sesuai pekerjaan-pekerjaan mereka dan dilemparkan ke dalam lautan api. Beberapa ayat mengajarkan kepada kita, bahwa manusia melakukan kesalahan karena tidak percaya dalam nama Yesus (Yohanes 3:18). Manusia yang terhilang dihukum karena dosa-dosanya. "Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita" (Roma 6:23). Yesus telah membayar hukuman untuk dosa-dosa manusia yang terhilang ini dengan mati di atas kayu salib. Jika manusia menolak keselamatan yang ditawarkan Yesus kepadanya, manusia itu tetap tinggal di bawah penghukuman karena dia telah menolak Yesus.

      Orang yang menolak Yesus suatu hari akan berdiri di hadapan Yesus, di mana Ia akan menjadi hakim baginya. Jika Ia menolak semua yang telah dilakukan baginya, Yesus yang adalah Hakim yang Mahakudus akan menolaknya pada hari itu. Dia akan dicampakkan ke dalam lautan api -- suatu tempat bagi penghukuman kekal. "Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu" (Wahyu 20:14-15).

Akhir Pelajaran (YJS-P05)

Doa

"Segala puji syukur hanya bagi-Mu, ya, Tuhan Yesus. Karena Allah yang aku kenal adalah Allah atas segala manusia. Kekuasaan-Mu adalah tertinggi dan mutlak atas semua orang. Karena itu, aku sujud menyembah Engkau sebagai Hakim yang layak untuk mengadili semua orang. Biarlah manusia sepanjang abad dan zaman tunduk pada penghakiman-Mu. Amin."

Taxonomy upgrade extras: