1 Samuel 18:3
Then Jonathan and David made a covenant, because he loved him as his own soul.
Pertama kali saya memutuskan mengikut Yesus, saya memutuskannya karena cinta. Hanya karena cinta. Kemudian saya berjumpa dengan pengalaman yang benar-benar baru dengan cinta yang saya miliki itu. Ketika Yesus membuat saya mencintaiNya, itu adalah saat yang sangat indah dalam hidup saya. Bahkan saya dulu berpikir tidak akan pernah berhenti mencintaiNya, dan cinta saya pada Tuhan tidak akan pernah berubah
Kemudian saya mulai membuat komitmen-komitmen. Saya suka untuk mengikuti DIa, saya sangat suka ke gereja, belajar mengenal Dia, dan bahkan tidak malu menunjukkan kepada orang lain bahwa saya sangat mencintai Dia. Saya suka membuat komitmen.
Hari ini, (4 Februari 2007, saat tulisan ini pertama kali dibuat) ketika saya bangun pagi, saya dapati sangat sulit untuk menepati janji-janji saya kepada Tuhan. Apa yang terjadi pada saya?
Kenapa orang-orang menyerah terhadap komitmen mereka? Kenapa orang-orang kehilangan iman?
Saya membaca ayat ini dan mendapatkan jawaban lebih dari yang saya butuhkan. Komitmen dimulai dengan cinta, dan JUGA dijaga dengan cinta
Mengawali dengan roh, apakah saya akan mengakhirinya dengan daging?
Tuhan, buat aku mengasihiMu lebih lagi setiap hari, menjaga apiMu tetap menyala, membakar aku dengan nyala yang terus-menerus yang mengingatkan aku dengan semua kebaikan yang Kau buat. Bagiku Kau adalah segalanya, masa depanku. Yang kubutuhkan hanyalah mengasihiMu setiap hari dan tidak melupakan kebaikanMu sedetikpun.
-----------------------------------------------------------
Tulisan aslinya dalam bahasa Inggris yang tidak sempurna :)
http://vickyandrew.blogs.friendster.com/my_blog/
Boleh berkunjung ke sana, di sana berisi tulisan saya
dalam bahasa Inggris.
silahkan kirim komen, atau perbaikan grammar, atau yg lainnya :)
-----------------------------------------------------------