Setelah aku berada di dunia pendidikan, barulah mataku terbuka lebar tentang kebiasaan-kebiasaan yang selama ini dilakukan seorang guru. Biasanya guru-guru sering sekali melakukan disiplin pada anak-anak, bahkan disiplin yang sangat ketat, sampai-sampai anak-anak diperlakukan seperti seorang tentara. Sekarang aku tahu, bahwa itu bukan hal yang terbaik.
Ada satu hal yang ku dapatkan. Lebih baik ada prosedur yang jelas yang sudah disepakati bersama antara guru dan murid. Prosedure tidak membutuhkan punishment and reward, tidak seperti disiplin. Jikalau anak-anak lupa pada prosedur yang seharusnya mereka kerjakan, tugas seorang guru adalah mengingatkan, mengingatkan dan mengingatkan terus, sampai prosedure tersebut menjadi kebiasaan bagi anak. Awalnya memang sangat sulit, tetapi lama kelamaan akan terbiasa.
Contohnya, mengangkat tangan tanda siswa harus diam. Prosedur-nya adalah angkat tangan, kemudian anak-anak ikut mengangkat tangan dan diam. Setelah berkali-kali diingatkan, anak-anak akan mengerti dan menjadi kebiasaan bagi mereka.
Baru ku tahu, lebih baik prosedure daripada disiplin yang berlebihan.
sabda.org