Yakobus 1:8
Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
Yakobus 4:8
Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.
Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa!
dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
Apa sih maksud mendua hati dalam ayat di atas ?
Dalam bahasa Inggris dikatakan 'double minded'; wavering (bimbang),
uncertain (tidak pasti), doubting (ragu-ragu); divided in interest (terpecah dalam keinginan).
Menghadapi seseorang yang mendua hati akan membawa kita kepada ketidak pastian
mengingat semua karakteristik di atas.
Terhadap pasangan hidup, mendua hati akan dikaitkan pada pihak ke tiga.
Terhadap pekerjaan, mendua hati akan menyebabkan orang tidak loyal.
Dalam kehidupan yang selalu dihadapkan pada pilihan, otomatis tipe mendua hati
adalah sangat mengkhawatirkan. Karena orang seperti ini tidak akan bisa mengambil
keputusan dan tidak bisa terlepas dari kebohongan-kebohongan karena ada motivasi
lain di dalam hatinya, ada motivasi ganda dan pasti itu tidak murni dan tidak dapat
dipercaya.
Dalam Yakobus 1:8 dikatakan: orang yang mendua hati akan 'tidak tenang hidupnya'.
Sangat benar karena demikianlah Firman Tuhan.
Dan di dalam Yakobus 4:8 diperjelas dengan kata: 'sucikanlah hatimu'.
Tidak ada penanganan yang tepat untuk kasus mendua hati selain menyucikan hati.
Karena Tuhan kita adalah Tuhan yang memandang hati. Tuhan tidak pernah melihat
apa-apa yang tampak dipermukaan, apa yang kita usahakan, apa yang kita perlihatkan
pada orang lain. Tuhan hanya melihat 'hati' kita. Percuma saja segala sesuatu yang kita
kerjakan, yang kita anggap baik, yang kelihatannya baik, yang orang menilai kita baik,
tapi hati kita mendua. Segala sesuatu yang kita kerjakan bukan untuk kemuliaan Tuhan,
melainkan untuk membangun image baik dalam kehidupan kita atau untuk motivasi-
motivasi lainnya, yang pasti orang lain tidak tahu selain diri kita dan tentu saja Tuhan yang tahu.
Segala hal telah diberitakan, Firman, teladan, sejarah kehidupan manusia pada jaman
lampau, sepertinya tidak ada hal yang tidak tercantum dalam Alkitab. Bahkan perjanjian
pun dilakukan oleh Allah melalui Yesus Kristus untuk menjamin keselamatan manusia
yang dikasihiNya. Tapi apa balasannya?
Sepertinya syukur saja tidak cukup untuk membalas kasih karunia Bapa. Karena tubuh
kita pun sudah ditebusnya dari pegadaian dosa.
Apa balasan kita? Apa balasan saya? Apa balasan saudara?
Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus. Im 19:2
sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. 1 Ptr 1:16
Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
Sebab keinginan daging 'berlawanan' dengan keinginan Roh dan
keinginan Roh 'berlawanan' dengan keinginan daging--karena keduanya 'bertentangan'--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Gal. 5:16-17
HIDUPLAH OLEH ROH niscaya kita bisa untuk tidak mendua hati.