KIAMAT

Pernah dengar orang bilang
"jangan kiamat dulu, karena aku belum siap, dosaku masih banyak."

Alasan belum siap dan dosa masih banyak ini sebenarnya sangat lucu.
Allah mengampuni dosa manusia bukan dicicil.
Mengampuni dosa manusia tidak sedikit demi sedikit.
Kenapa kalau mengaku dosa harus menunggu nanti?

Sebanyak-banyaknya dosa,
yang namanya Allah kalau mengampuni ya langsung diampuni semuanya.
Sekarang atau besok atau nanti,
di saat manusia mengakui semua dosa dan kesalahannya,
maka dia akan diampuni seketika.

Kalau manusia bilang belum siap dan dosanya masih banyak,
tanpa disadarinya dia sudah mendatangkan kiamat itu bagi dirinya sendiri.

Mengapa ??
Karena kematian dan kiamat itu terjadinya tidak ada yang tahu.
Lha kalau manusia sudah tahu kalau dosanya banyak, tetapi menunggu nanti,
apa tidak sama dengan menyimpan dosa di dalam dirinya dengan sengaja?

Di satu sisi takut kiamat karena masih berdosa.
Di sisi lain menyimpan dosa dan berharap kiamat menunggunya.
---

belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam;
belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!
Marilah, baiklah kita berperkara!
Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju;
sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
(Yesaya 1:17,18)

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil,
sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita
dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1Yoh. 1:9)

Cepat tobat sebelum kiamat! Kematian adalah kiamat bagi diri sendiri!

Naomi HS - 16/06/09