OKB-Pelajaran 01

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Loading
Nama Kursus : Orang Kristen yang Bertanggung Jawab
Nama Pelajaran : Bertanggung Jawab dalam Hal Doa dan Membaca Alkitab
Kode Pelajaran : OKB-P01

Pelajaran 01 - BERTANGGUNG JAWAB DALAM HAL DOA DAN MEMBACA ALKITAB

DAFTAR ISI

  1. BERTANGGUNG JAWAB DALAM HAL DOA
    1. Firman Allah Memerintahkan Anda untuk Berdoa
    2. Allah Menginginkan Anda untuk Berdoa
    3. Pertumbuhan Rohani Anda Menuntut Anda untuk Berdoa
    4. Penghasilan Buah Anda Bergantung pada Doa Anda
    5. Orang-Orang Lain Membutuhkan Doa-doa Anda
    6. Anda Harus Memenuhi Syarat-syarat Allah untuk Berdoa
  2. BERTANGGUNG JAWAB DALAM HAL MEMBACA ALKITAB
    1. Alkitab adalah Pesan Allah bagi Kita
    2. Alkitab Berisi Banyak Janji Allah untuk Anda
    3. Alkitab Memberitahu Cara Orang Terhilang agar Dapat Diselamatkan
    4. Alkitab Mengajar Orang Kristen Bagaimana harus Menjalani Hidup
    5. Alkitab akan Menolong Anda dalam Mengatasi Pencobaan
    6. Alkitab akan Menolong Anda Menjadi Pelayan Kristus yang Baik
    7. Mengapa Saya harus Mempelajari Alkitab?

DOA

BERTANGGUNG JAWAB DALAM HAL DOA DAN MEMBACA ALKITAB

  1. BERTANGGUNG JAWAB DALAM HAL DOA

    Mengapa kita harus berdoa? atau mengapa kita harus meminta Tuhan supaya mengajarkan doa kepada kita? Marilah kita mempelajari beberapa alasannya (Lukas 11:1-13).

    Kita yakin bahwa jika kita lebih dahulu mencari berkat rohani - "kerajaan Allah dan kebenarannya" - maka perkara-perkara lain akan ditambahkan kepada kita, sebab Dia mengetahui kita membutuhkannya. Karena itu kita semestinya puas beriman kepada Allah untuk semua kebutuhan kita sehari-hari, dan melakukan yang terbaik agar hal itu terwujud, dengan lebih bersandar pada pertolongan-Nya daripada usaha-usaha kita sendiri. Ada banyak hal, kita tidak perlu menyebutkan satu per satu dalam setiap permohonan kita.

    Charles H. Spurgeon, ketika komisi gerejanya berkumpul untuk mengajukan imbauan pertolongan, akan mengambil beberapa surat dan sesudah melihat sekilas isi surat-surat itu, dia akan berkata, "Kita tidak akan menyusahkan Tuhan dengan hal-hal ini; saya akan menyelesaikannya sendiri." Allah senang kita tidak menyusahkan Dia, dan Dia telah memberi kita akal budi dan kemampuan lain untuk maksud itu. Dia akan selalu memberkati usaha-usaha orang Kristen yang percaya pada diri sendiri, yang berjalan melangkah maju dengan iman yang sederhana. Tetapi, ada banyak orang baik yang merasa terhibur untuk membawa semua persoalan mereka kepada Dia dan tidak akan mengambil satu langkah pun tanpa berdoa. Kita tidak bisa mengkritik saudara-saudara kita seiman yang hidup dalam atmosfir doa ini. Ada yang lain yang menyerahkan pengaturan kehidupan mereka pada Dia, tetapi tidak membawa hal-hal yang tampak kecil dan sepele ke dalam doa. Itu adalah soal temperamen, dan tidak diragukan dua-duanya benar. Akan tetapi, jika kita mempunyai iman yang lebih luas dan lebih dalam, kita akan belajar mempercayai Dia dan menyampaikan permohonan dalam doa-doa kita, hanya perkara-perkara yang secara rohani dan materi adalah vital. Tidak diragukan kita berhak membawa semua kesukaran kita ke takhta anugerah, kesukaran ketika menghadapi pencobaan, keragu-raguan, amarah, gangguan kesehatan, kebutuhan serta kesusahan, atau teman-teman kita yang perlu didoakan, dan sebagainya. Jika kita memilih untuk mengesampingkan hal-hal kecil dalam doa kita dan mempercayakan itu semua kepada Dia, itu lebih baik. Dia mengetahui semua tentang diri kita dan kita seharusnya beriman bahwa Dia akan menyediakan semua kebutuhan kita, sebagaimana janji-Nya (Filipi 4:19).

    1. Firman Allah Memerintahkan Kepada Anda untuk Berdoa

      Firman Tuhan mengatakan, "Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!" (Yesaya 55:6). Tuhan Yesus juga mengatakan suatu perumpamaan supaya murid-muridNya tidak jemu-jemu berdoa. (Lukas 18:1) Di tegaskan kembali dalam 1 Tesalonika 5:17, "Tetaplah berdoa." Lukas 21:36, Filipi 4:6, dan Yohanes 14:15 adalah sebuah petunjuk-petunjuk dari Tuhan. Jadi, mengapa kita harus berdoa karena firman Allah yang memerintahkan untuk berdoa. Doa menjadi bagian yang penting dalam kehidupan Kristen. Doa adalah belajar berserah kepada Allah Sang Pencipta.

    2. Allah Menginginkan Anda untuk Berdoa

      Yesus telah mengajarkan kepada para murid-Nya agar mereka berbicara kepada Bapa di surga saat mereka berdoa. Berdoa ialah berbicara dengan Bapa yang di surga. Ini merupakan persekutuan dengan Allah. "Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu" (Yakobus 4:8a). Bukankah itu janji yang sangat indah? Tuhan sangat tersanjung dan senang saat melihat Anda berbicara dengan Dia dalam doa. Inilah Alasan utama mengapa kita harus berdoa karena Allah menginginkan kita untuk berdoa.

    3. Pertumbuhan Rohani Anda Menuntut Anda untuk Berdoa

      Yesus berkata bahwa Anda dapat meminta kepada Bapa Surgawi segala sesuatu yang Anda butuhkan, termasuk pada saat di mana Anda dicobai oleh Iblis dan jatuh ke dalam dosa. Anda harus berdoa dan meminta Tuhan agar melepaskan kita dari pencobaan tersebut. Jika Anda berdosa, Anda hanya bisa diampuni jika Anda mau mengakui dosa Anda kepada Tuhan lewat doa. "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1 Yohanes 1:9) Sudahkah Anda melihat bahwa sangat penting bagi Anda untuk berdoa? Anda tidak dapat bertumbuh sebagai seorang Kristen tanpa berdoa.

    4. Penghasilan Buah Anda Bergantung pada Doa Anda

      Pada suatu saat Yesus mengajarkan kepada para murid- Nya untuk "tinggal tetap di dalam Dia" (Yohanes 15:5-7). Sebuah cabang hanya dapat tetap hidup dan berbuah jika ia tetap bersatu pada batangnya. Demikian pula dengan orang Kristen, kita telah disatukan dengan Kristus. Inilah yang dimaksud dengan tinggal di dalam Kristus. Berbuah artinya hidup dalam suatu cara sehingga orang-orang datang untuk mengenal Kristus sebagai Juru Selamat dan mereka dikuatkan saat Anda melayani mereka. Salah satu cara untuk melakukan hal ini adalah dengan berdoa. (baca Yohanes 15; Yohanes 15:7 dan Yohanes 15:16)

    5. Orang-orang lain Membutuhkan Doa-doa Anda

      Perhatikan kembali bacaan Alkitab kita dalam Lukas 11:1-13. Tuhan Yesus menggunakan cerita ini untuk mengajar kita agar tidak menyerah atau tidak jemu-jemu saat kita berdoa. Ia memberi janji yang indah kepada kita di dalam Lukas 11:9-10 "Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan."

    6. Anda Harus Memenuhi Syarat-syarat Allah untuk Berdoa

      Bacalah dan perhatikan dalam 1 Timotius 2:1-2 dan Efesus 6:18. Sekarang berdoalah untuk orang-orang yang belum percaya supaya mereka diselamatkan. Berdoalah untuk teman-teman yang terkena pencobaan supaya menjadi kuat dan setia kepada Yesus. Berdoalah untuk orang-orang yang sakit supaya mereka disembuhkan. Berdoalah untuk para pemimpin pemerintahan supaya mereka dapat memimpin dengan bijaksana. Alkitab mengatakan, "Doa orang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya" (Yakobus 5:16).

      Syarat-syarat bagi doa yang dikabulkan oleh Allah:

      1. Anda harus berdoa dengan iman. (Ibrani 11:6)
      2. Anda harus memiliki hati yang bersih. (Mazmur 66:19)
      3. Anda harus kudus dalam kehidupan sehari-hari Anda. (2 Tawarikh 7:14)
      4. Anda harus berdoa menurut kehendak Allah. (1 Yohanes 5:14-15)
      5. Anda harus tinggal tetap di dalam Kristus. (Yohanes 15:7)
  2. BERTANGGUNG JAWAB DALAM HAL MEMBACA ALKITAB

    Seorang ayah yang bijaksana dan penyayang akan selalu membuat semua harapan-harapannya diketahui dengan jelas oleh anak-anaknya. Kemudian, ia mengharapkan mereka untuk mentaatinya. Demikian juga dengan Allah. Allah mengasihi kita dan menginginkan kita untuk melakukan kehendak- Nya. Ia mengajar kita di dalam Firman-Nya, yakni Alkitab bagaimana cara kita harus menjalani hidup. Mengapa sangat penting bagi kita untuk mempelajari Alkitab? Perhatikan beberapa alasan berikut ini.

    1. Alkitab adalah Pesan Allah Bagi Kita

      Dalam 2 Timotius 3:16 dinyatakan bahwa, segala tulisan di dalam Alkitab diilhami oleh Allah. Ini artinya walaupun Alkitab ditulis oleh orang-orang seperti Musa, Daud, Yesaya, Matius, Paulus, dll., tetapi mereka melakukannya di bawah bimbingan Tuhan. Oleh karena itu, pesan yang mereka tulis adalah pesan Allah bagi kita.

      Alkitab adalah pesan dari Allah kepada manusia, yang diberikan dalam pelbagai cara (Ibrani 1:1) dan pada akhirnya menjelma dalam Kristus. Jadi, 'kedaulatan' dan 'kewibawaan' Alkitab -- Kitab Suci wajib dan harus dipercaya dan ditaati, tidak tergantung pada kesaksian orang atau gereja, tapi semata-mata hanya pada Allah (yang adalah Kebenaran itu sendiri), Alkitab wajib harus diterima, karena Alkitab adalah firman Allah.

    2. Alkitab Berisi Banyak Janji Allah untuk Anda

      Anggap saja Anda sedang melamar suatu kedudukan di sekolah tertentu. Kemudian Kepala Sekolah menjawab surat lamaran Anda lewat sebuah surat yang isinya mengatakan bahwa Anda diterima untuk suatu kedudukan tertentu jika Anda datang pada hari pembukaannya. Itulah janji bapak Kepala Sekolah. Seandainya Anda tidak membaca surat itu dan hari pembukaan telah tiba, apa yang akan terjadi? Tentu saja Anda tidak diberi kedudukan karena Anda tidak datang pada hari pembukaan sesuai dengan janji Kepala Sekolah. Hal ini sama dengan janji-janji Allah di dalam Alkitab. Anda harus mengetahui janji- janji Allah dan memenuhi syarat-syarat-Nya sebelum menerima hal- hal yang menakjubkan sesuai dengan yang telah Ia janjikan. Janji- janji Allah dapat Anda ketahui jika Anda membaca Alkitab. (Roma 15:4)

    3. Alkitab Memberitahu Cara Orang Terhilang Agar Dapat Diselamatkan

      Banyak orang bingung memikirkan cara untuk selamat. Mengapa? Karena mereka diberitahu oleh banyak orang tentang cara yang berbeda-beda untuk bisa selamat. Ironisnya orang-orang yang memberitahu itu juga adalah orang-orang yang tersesat atau terhilang. Jadi, tidak mungkin mereka bisa selamat. Dari Alkitablah kita bisa belajar tentang satu-satunya jalan untuk memperoleh hidup yang kekal. Tidak ada jalan lain (2 Timotius 3:15 dan Efesus 2:8-9).

    4. Alkitab Mengajar Orang Kristen Bagaimana Harus Menjalani Hidup

      Hal ini tidak berarti bahwa Alkitab akan mendaftar segala hal yang benar dan hal yang berdosa. Tetapi ini berarti bahwa Alkitab akan mengajar Anda bagaimana hidup mengikuti kehendak Allah. Alkitab akan menghukum dan mengoreksi saat Anda gagal berjalan dalam cara itu. Akitab akan mengingatkan ketika Anda sudah terlalu jauh jatuh kedalam dosa agar kembali kepada jalan yang berkenan di hadapan Tuhan. Karena segala peraturan-peraturan yang menjadi ketetapan Allah semua tertulis dalam Alkitab. Maka dari itu jika seseorang mulai meninggalkan kebiasaan membaca dan merenungkan segala tulisan yang ada dalam Alkitab, bisa diprediksi bahwa orang tersebut memiliki kehidupan rohani yang tidak bertumbuh di dalam Kristus.

    5. Alkitab akan Menolong Anda Dalam Mengatasi Pencobaan

      Banyak orang berusaha untuk memaafkan diri sendiri atas dosa-dosa yang telah dilakukannya dengan mengatakan: "Setan lebih bijaksana dan kuat daripada saya, bagaimana mungkin saya melawan cobaan- cobaan?" (Mazmur 119:11; Matius 4:1-11 dan 1 Korintus 10:13). Alkitab akan menolong Anda untuk mengerti tentang tipuan-tipuan Iblis. Alkitab juga akan memberitahu Anda bagaimana Anda dapat menerima kekuatan dari Allah sehingga Anda dapat melawan cobaan.

    6. Alkitab akan Menolong Anda Menjadi Pelayan Kristus yang Baik

      Setiap orang Kristen yang sejati pasti ingin menyenangkan dan melayani Yesus Kristus (2 Timotius 3:17). Ayat itu mengatakan bahwa Anda akan diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik dengan mengikuti pengajaran-pengajaran Firman Allah. Firman Tuhan tidak hanya memberitahukan bagaimana cara hidup Anda secara pribadi, tetapi juga memberitahukan bagaimana menggunakan Alkitab untuk menolong orang-orang yang belum diselamatkan agar datang kepada Kristus dan memperoleh kehidupan kekal. Anda juga akan belajar bagaimana dapat menolong teman sesama Kristen agar menjadi lebih kuat dalam Tuhan. Anda tidak akan lagi memberitahu orang- orang tentang apa yang Anda pikirkan, tetapi Anda dapat memberitahu mereka tentang apa yang Tuhan katakan. Hal ini akan sangat menolong mereka.

    7. Mengapa Saya Harus Mempelajari Alkitab?

      Manfaatnya banyak sekali, Anda sendiri akan menemukan banyak manfaatnya ketika Anda mulai membacanya. Dalam Kisah Para Rasul 17:11, "Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian." Cobalah untuk membaca Alkitab secara rutin setiap hari mulai sekarang. Tiga hal di bawah ini akan menolong Anda pada saat mempelajari Firman Allah.

      Tiga pertanyaan yang bagus saat Anda belajar adalah:

      • Apa yang dikatakan oleh bacaan ini?
      • Apa artinya?
      • Bagaimana saya harus mempraktikkannya?

      Pelajarilah dengan sabar.

      Pelajari dengan tekun setiap hari, Roh Kudus akan menolong Anda untuk memahami kebenaran Firman Tuhan itu. (Yohanes 14:26; Yohanes 16:13)

      Pelajarilah dengan taat.

      Tunjukkan kepada Allah bahwa Anda ingin mengerti dan mentaati-Nya, maka Ia akan menolong Anda. "Dalam hatiku Aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau." (Mazmur 119:11)



Akhir Pelajaran (OKB-P01)

DOA

"Tuhan Yesus, aku mengucap syukur karena Engkau adalah Allah yang mendengarkan doa-doa kami. Aku percaya melalui hubungan doa ini aku semakin diteguhkan akan kebaikan dan kesetiaan-Mu. Terima kasih juga untuk Alkitab yang Kau berikan kepada kami. Hanya melalui Firman-Mu inilah kami boleh dituntun untuk memperoleh keselamatan dan hidup yang berkemenangan. Ajarkan kepadaku untuk rajin mempelajari-Nya setiap hari. Amin."

[Catatan: Tugas pertanyaan ada di lembar terpisah]

Taxonomy upgrade extras: