OKB-Pelajaran 03

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Loading
Nama Kursus : Orang Kristen Yang Bertanggung Jawab
Nama Pelajaran : Bertanggung Jawab untuk Hidup Benar dan Menggunakan Karunia-karunia Rohani
Kode Pelajaran : OKB-P03

Pelajaran 03 - BERTANGGUNG JAWAB UNTUK HIDUP BENAR DAN MENGGUNAKAN KARUNIA-KARUNIA ROHANI

DAFTAR ISI

  1. BERTANGGUNG JAWAB UNTUK HIDUP BENAR
    1. Haus dan Lapar akan Kristus Merupakan Kebenaran Kita
    2. Menyerahkan Kebenaran Kita Kepada Kristus
    3. Kesimpulan
  2. BERTANGGUNG JAWAB UNTUK MENGGUNAKAN KARUNIA-KARUNIA ROHANI
    1. Pengertian Karunia Rohani
    2. Fungsi Karunia-Karunia Rohani
    3. Bagaimana Mengetahui Karunia Rohani Anda
    4. Bagaimana Membangun Karunia Anda

DOA

BERTANGGUNG JAWAB UNTUK HIDUP BENAR DAN MENGGUNAKAN KARUNIA-KARUNIA ROHANI

  1. BERTANGGUNG JAWAB UNTUK HIDUP BENAR

    Kebenaran berarti berdiri sebagai orang benar di hadirat Tuhan. Kita menerima kedudukan kita sebagai orang benar di hadapan Allah hanya melalui Kristus, yang telah memenuhi semua syarat hukum untuk menggantikan tempat kita. Kristuslah yang telah membenarkan kita. "Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita." (1 Korintus 1:30) Bagaimana kita mengetahui kunci tentang kehidupan yang benar sebagai orang Kristen itu? Mari kita pelajari bersama-sama.

    1. Haus dan Lapar akan Kristus Merupakan Kebenaran Kita

      Dalam Matius 5:6 Yesus berkata, "Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan." Dalam Matius 6:33, Yesus menyatakan kebenaran yang sama di dalam cara yang berbeda, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Di dalam Alkitab Allah telah memberikan banyak undangan kepada orang-orang yang lapar dan haus akan kebenaran. (Yesaya 55:1-2; Yohanes 4:10- 14; Wahyu 21:6 dan Wahyu 22:17)

      Apakah yang dimaksudkan dengan lapar dan haus akan kebenaran? Saat Anda berada di tempat yang kering dan panas untuk jangka waktu yang lama, Anda akan merasa haus. Anda akan memberikan semua yang Anda miliki untuk mendapatkan seteguk air. Anda akan bersedia menempuh jarak yang jauh bahkan mendaki bukit batu yang akan melukai tangan dan lutut Anda, hanya untuk mendapatkan air.

      Apakah Anda benar-benar lapar dan haus akan kebenaran? Apakah Anda benar-benar ingin menyingkirkan hidup Anda yang penuh dosa dan rusak? Apakah Anda ingin menjadi murni dan suci lebih dari pada yang lain? Bersediakah Anda mencari kebenaran dan keadilan walaupun Anda mungkin akan terluka dalam masa pencarian itu?

      Lapar dan haus akan kebenaran tidak hanya dipraktekkan dalam hal mencari Tuhan saja tetapi juga dipraktekkan kepada saudara-saudara kita seiman. Jika kita lapar dan haus akan kebenaran, kita akan merasa terluka dengan adanya kejahatan dan masalah-masalah moral di dunia ini. Kita tidak akan tinggal tenang ketika seseorang diperlakukan sewenang-wenang karena ketidakadilan.

      Kita benar-benar diperintahkan untuk lapar dan haus akan kebenaran! Kita harus mengutamakan untuk mencari Tuhan dulu dengan sungguh- sungguh sehingga kita tidak bisa berhenti lagi. Kita harus menjadi alat kebenaran dan keadilan Allah. Kita juga harus mencari kebenaran dengan sesama kita.

      Dan apakah upah kita? Kita akan dipuaskan.

      Ketika Anda merasa sangat panas dan kering, maka Anda akan mencari dan mencari sampai akhirnya menemukan air. Lalu Anda akan mengambilnya. Setetes air yang mengalir melalui tenggorokan Anda dan kemudian Anda minum dan minum lagi membuat Anda merasa dipuaskan.

      Banyak orang lapar dan haus akan dunia. Mereka menginginkan kuasa, uang, kemasyuran dan perhatian. Akankah mereka dipuaskan dengan hal-hal tersebut? Firman Tuhan tidak mengatakan hal yang demikian, kita hanya akan dipuaskan jika kita lapar dan haus akan kebenaran. "Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan." (Matius 5:6)

      Orang-orang yang lapar dan haus akan kebenaran akan dipenuhi dengan kebenaran yang jauh lebih baik dari apapun yang mereka miliki. Orang-orang yang lapar dan haus akan kebenaran harus berbalik kepada Kristus. Ketika kita menerima Kristus di dalam hidup kita melalui iman, kita diisi dengan kebenaran-Nya. Ini merupakan awal dari hidup baru kita. Hari demi hari, saat kita mencari-Nya, Ia menuntun kita untuk bertumbuh lebih lagi dan lebih lagi di dalam gambar-Nya. Selain itu, Ia menuntun kita kepada perubahan pikiran kita. (Roma 12:1-2) Itulah hidup yang Tuhan ingin, agar memancar dalam kita. Kristen tidak boleh hidup yang kompromi dengan dunia yang jahat ini.

    2. Menyerahkan Kebenaran Kita Kepada Kristus

      Dalam Roma 6:12-19, kita melihat tanggapan kita kepada kebenaran yang kita terima melalui iman. Kita memilih untuk menyerahkan diri kita kepada Allah sehingga Ia bisa memakai kita untuk memenuhi tujuan-Nya di dalam dan melalui kita. Saat Yesus menjadi kebenaran kita, kita harus memberikan semua milik kita untuk Dia. Kemudian saat Ia mengisi hidup kita hari demi hari, kita hidup dengan kebenaran yang kita terima melalui iman di dalam Dia. Jika kemudian kita memberontak melawan Kristus dan Firman-Nya, ini artinya kita sedang menyerahkan hidup kita pada dosa dan menjadi alat kejahatan. Walaupun kita merasa melakukan hal-hal yang baik, kita tidak dapat memenuhi kebenaran Allah dengan kekuatan kita sendiri. Manakah yang Anda pilih: menjadi hamba dosa (untuk kejahatan) atau pelayan Allah (untuk kebenaran). Roma 13:14 menolong kita mengerti hal ini, "Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya. Saat kita memilih untuk tinggal di dalam Kristus, Kebenaran sejati, kita setuju untuk hidup di dalam pengawasan-Nya."

    3. Kesimpulan

      Orang Kristen yang bertanggung jawab dalam hidup yang benar akan melakukan hal-hal ini:

      Ia akan lapar dan haus akan Kristus, Kebenaran kita.
      Ia akan menerima kebenaran yang Allah sediakan seperti yang dinyatakan dalam Kitab Suci, yakni Kristuslah kebenaran kita.
      Ia akan menyerahkan dirinya kepada Kristus Tuhan, untuk hidup dalam pengawasan-Nya.

  2. BERTANGGUNG JAWAB UNTUK MENGGUNAKAN KARUNIA-KARUNIA ROHANI

    Pada saat seseorang dilahirkan secara fisik, ia tentu memiliki kemampuan-kemampuan yang alamiah, dan tidak setiap orang memiliki kemampuan atau karunia yang sama di dalam dirinya. Hal ini sama dengan yang dialami oleh seseorang yang dilahirkan kembali secara rohani, ia diberi kemampuan-kemampuan rohani dan setiap orang memiliki kemampuan atau talenta rohani yang berbeda-beda. (Roma 12:4-8) Jadi, setiap orang Kristen minimal memiliki sebuah karunia rohani. Baiklah kita pelajari bersama-sama apa itu karunia rohani, apa fungsinya, bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kita mempunyai karunia rohani, lalu bagaimana kita dapat membangunnya?

    Pengertian dari Karunia Rohani

    Karunia rohani adalah kemampuan khusus yang diberikan kepada orang- orang percaya oleh Roh Kudus untuk memuliakan Kristus dan membangun gereja-Nya. Karunia-karunia rohani tidak diperoleh karena pekerjaan yang baik, punya talenta atau kemampuan-kemampuan alamiah. Karunia rohani merupakan pemberian dari Tuhan, oleh sebab itu tidak mungkin seseorang mendapatkannya melalui kerja keras, memperoleh karena layak atau mempelajarinya dari buku-buku. Karunia-karunia rohani bukanlah buah Roh yang disebutkan, "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai, sejahera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu." (Galatia 5:22-23)

    Karunia-karunia rohani adalah kemampuan-kemampuan khusus. Semua manusia dilahirkan dengan talenta atau kemampuan alami yang berbeda-beda, ada yang dapat menyanyi atau belajar memainkan sebuah alat musik dengan baik, ada yang pandai melukis gambar yang indah atau mengukir bentuk-bentuk dari kayu, dll.. Tuhan memberikan kemampuan-kemampuan ini, tetapi itu bukanlah karunia rohani. Walaupun demikian, ketika kemampuan alamiah ini dipersembahkan kepada Tuhan untuk kepentingan-Nya, kemampuan itu dapat menjadi suatu cara untuk mengekspresikan sebuah karunia rohani.

    Karunia-karunia rohani diberikan kepada orang-orang ketika percaya dan menerima Kristus sebagai Juru Selamat pribadi. Ini merupakan pekerjaan Roh Kudus. "Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani." (1 Korintus 2:14) Tuhan memutuskan karunia mana yang akan diberikan kepada setiap orang percaya. Saat Anda menerima Kristus sebagai Juru Selamat dan Tuhan, Anda diberikan Roh Kudus. Pada saat yang sama Anda diberi paling sedikit satu karunia rohani yang digunakan oleh Roh Kudus dalam hidup Anda. (1 Korintus 12:11) "Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah." (1 Petrus 4:10)

    Karunia rohani adalah untuk memuliakan Kristus dan membangun gereja-Nya. Karunia-karunia rohani harus digunakan untuk pelayanan di dunia ini. Karunia-karunia tersebut diberikan untuk memuliakan Kristus dan menolong gereja untuk bertumbuh. (baca 1 Korintus 12:1-3; Efesus 4:12; 1 Korintus 2:12)

    Fungsi dari Karunia-karunia Rohani

    Karunia-karunia rohani adalah perlengkapan rohani orang-orang percaya untuk melakukan pekerjaan Allah dengan kuasa Allah. Rasul Paulus membandingkan gereja sebagai sebuah tubuh jasmani. Tubuh memiliki banyak anggota dan setiap anggota memiliki tugas khusus. Satu bagian tidak dapat melakukan pekerjaan bagian yang lain. Mata tidak dapat mendengar, tangan tidak dapat berjalan. Demikian juga halnya dengan orang percaya, setiap orang percaya harus tahu bagaimana menggunakan karunianya. (1 Korintus 12:12-31 ) Tuhan telah memperlengkapi orang-orang percaya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu dalam gereja. Jika seseorang gagal menggunakan karunianya, bagian dari fungsi gereja itu akan lemah. Setiap orang percaya harus bersatu dengan karunia-karunia yang berbeda-beda itu.

    Bagaimana Mengetahui Karunia Rohani Anda

    Karunia-karunia rohani itu telah disebutkan dalam tiga bacaan yang berbeda di Kitab Suci. Bacalah Alkitab dan daftarlah karunia-karunia rohani yang disebutkan pada setiap bacaan melalui, Roma 12:4-8, 1 Korintus 12:8-10, dan Efesus 4:11-12.

    Bagaimana kita dapat menemukan karunia rohani kita? Ikutilah petunjuk di bawah ini:

    • Sadarilah bahwa Anda memiliki paling sedikit satu karunia rohani.
    • Berdoalah tentang hal itu. Mintalah pada Tuhan agar menunjukkan kepada Anda apa karunia rohani Anda.
    • Pelajarilah ayat-ayat Alkitab mengenai karunia-karunia rohani. Allah menyatakan kebenaran melalui firman-Nya.
    • Tulislah beberapa hal yang senang Anda lakukan. Apakah Anda senang mengajar anak-anak? Apakah Anda senang bersaksi? Apakah Anda senang berdoa? dll. Ingatlah, Tuhan menggunakan hal-hal yang diberikan kepada Anda untuk kemuliaan-Nya.
    • Mengertilah tentang kemampuan Anda sendiri. Pikirkanlah tentang cara-cara Allah memakai Anda sekarang.
    • Manakah di antara hal-hal itu yang paling menonjol. Maksudnya, ketika Anda melakukannya banyak orang diberkati, banyak orang menjadi mengenal, mengasihi dan melayani Allah?
    • Mintalah nasehat dari orang Kristen yang lain. Allah menggunakan orang lain untuk menolong seseorang mengetahui karunianya. Orang- orang Kristen di gereja Anda tahu tentang hal-hal yang Anda lakukan untuk memuliakan Kristus.
    • Terimalah karunia Anda sekarang dengan bersyukur. Mengucap syukurlah kepada Tuhan atas karunia yang telah Ia berikan kepada Anda. Janganlah menginginkan karunia yang orang lain miliki. Tidak ada karunia yang kecil di mata Allah. Semuanya penting untuk membangun gereja-Nya.

    Bagaimana Membangun Karunia Anda

    Setiap anggota tubuh dibutuhkan untuk berfungsi secara menyeluruh. Setiap anggota tubuh Kristus dibutuhkan untuk memenuhi tujuannya di dunia ini. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membangun karunia-karunia Anda adalah:

    Izinkan Roh Kudus bebas untuk membangun karunia Anda. Bersedialah untuk dipakai. Setiap hari mintalah pada Roh Kudus untuk mengisi Anda dan menjadikan Anda sebagai berkat. "Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh." (Efesus 5:18)

    Terlibatlah dengan pekerjaan gereja. Karunia-karunia itu diberikan untuk membangun tubuh Kristus, yaitu gereja. Melalui gerejalah karunia-karunia rohani itu digunakan.

    Cobalah cara-cara yang Anda dapat untuk menggunakan karunia Anda. Jika Anda dapat menggunakan karunia Anda melalui musik, mulailah untuk menyanyi dalam paduan suara. Jika Anda dapat mengajar, mintalah agar Anda dapat menolong program pengajaran dari gereja Anda. Saat Anda menggunakan karunia Anda, Tuhan akan memberkati yang lain melalui diri Anda, sehingga karunia yang Tuhan sudah berikan kepada Anda dapat disalurkan dengan maksimal.

    Taatlah pada pelatihan karunia Anda. Ingatlah, saat karunia-karunia digunakan dengan benar maka akan menghasilkan kesatuan di dalam gereja. Tunjukkanlah kasih Allah dengan penggunaan dari setiap karunia rohani. Tanpa kasih-Nya karunia-karunia tersebut akan memiliki efek yang kecil. Kasih Allah bekerja seperti minyak yang kudus yang menyebabkan seluruh gereja berfungsi di dalam kesatuan. Mulailah hari ini untuk menemukan dan menggunakan karunia rohani yang telah diberikan Allah kepada Anda, jangan sampai karunia tersebut mati karena tidak dipelihara dan dipergunakan sebagaimana mestinya.



Akhir Pelajaran (OKB-P03)

DOA

"Ya Tuhan, aku berdoa kiranya Engkau memberiku terus menerus rasa lapar dan haus akan kebenaran Firman-Mu. Jangan biarkan aku hidup dengan kebenaranku sendiri, tetapi biarlah kebenaran-Mu mengatur kehidupanku. Aku juga mengucap syukur untuk setiap karunia rohani yang Engkau berikan kepadaku. Tolonglah aku untuk bisa memakainya sesuai dengan kehendak-Mu. Amin."

[Catatan: Tugas pertanyaan ada di lembar terpisah.]

Taxonomy upgrade extras: