YAA - Pelajaran 01

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Nama Kelas : Yesus Anak Allah
Nama Pelajaran : Yesus Adalah Anak Allah
Kode Pelajaran : YAA-P01

Pelajaran 01 -- Yesus Adalah Anak Allah

Daftar Isi

  1. Yesus Adalah Anak Allah
    1. Pengertian "Anak Allah"
      1. Hubungan dengan Allah Bapa
      2. Natur Allah
      3. Peran Mesianik
    2. Bukti-Bukti Yesus Adalah Anak Allah
      1. Yesus Lahir dari Seorang Perawan
      2. Yesus Tidak Mempunyai Ayah Secara Dunia
      3. Kelahiran Yesus Adalah Ajaib
      4. Kelahiran, Kehidupan, Kematian, dan Kebangkitan Yesus Sudah Dinubuatkan
  2. Pernyataan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    1. Malaikat Gabriel Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    2. Yohanes Pembaptis Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    3. Murid-Murid Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    4. Roh-Roh Jahat Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    5. Allah Sendiri Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    6. Yesus Sendiri Menyatakan bahwa Dia Adalah Anak Allah
    7. Orang-Orang yang Menyaksikan Kebangkitan Yesus dari Kematian Menyatakan bahwa Dia Adalah Anak Allah

Doa

Pelajaran 01: Yesus Adalah Anak Allah

Sebutan/gelar Yesus sebagai "Anak Allah" sangat sentral dalam Alkitab. Alkitab mengajarkan bahwa Yesus adalah satu-satunya Anak Allah yang berinkarnasi menjadi manusia dan hidup di antara manusia. Karena itu, Alkitab juga menyebut Yesus sebagai "Anak manusia". Tidak menerima ajaran ini berarti menolak fakta bahwa Yesus adalah Allah yang sejati sekaligus manusia yang sejati. Namun, menerima pengajaran ini juga bukanlah hal yang mudah. Karena itu, mari kita mempelajarinya dengan teliti supaya kita memiliki pemahaman yang benar sesuai dengan yang diajarkan oleh Alkitab.

  1. Yesus Adalah Anak Allah
    1. Pengertian "Anak Allah"
    2. Yesus disebut "Anak Allah" bukan dalam pengertian seperti manusia yang memiliki anak biologis dari ayahnya. Allah tidak menikah dan tidak melahirkan Yesus. Ada tiga alasan mengapa Yesus mendapat gelar sebagai "Anak Allah".

      1. Hubungan dengan Allah Bapa
      2. Yesus memiliki hubungan-Nya dengan Allah Bapa dan memanifestasikan Diri-Nya dalam wujud manusia (Mat. 3:17).

      3. Natur Allah
      4. Yesus memiliki natur ke-Allah-an yang sama dengan Allah Bapa. Segala sifat Allah ada dalam Diri-Nya (Yoh. 14:10-11).

      5. Peran Mesianik
      6. Peran Yesus sebagai Mesias, seperti yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama, adalah menjadi Juru Selamat bagi umat manusia (Yes. 63:8-9).

    3. Bukti-Bukti Yesus Adalah Anak Allah
    4. Di bawah ini, kita akan melihat bagaimana Alkitab memberikan tanda-tanda ajaib bahwa Yesus adalah Pribadi penuh kuasa sebagai bukti bahwa Dia adalah Anak Allah..

      1. Yesus Lahir dari Seorang Perawan
      2. Yesus adalah Anak Allah yang lahir melalui seorang perawan, tetapi bukan dari benih laki-laki, melainkan Roh Kudus. Mungkin secara akal, manusia sulit menerimanya dan menganggapnya sebagai fakta yang aneh. Namun, bukanlah hal yang sulit bila Roh Kudus dengan kuasa-Nya menjadikan Yesus hidup dalam kandungan Maria.

        "Roh Kudus akan datang atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungimu. Itulah sebabnya, Anak yang akan lahir itu adalah kudus dan akan disebut Anak Allah ...." (Luk. 1:35)

      3. Yesus Tidak Mempunyai Ayah Secara Dunia
      4. Dari Mat. 1:18-25 dan Luk. 1:26-35, kita belajar bahwa Yusuf dan Maria telah merencanakan pernikahan. Kemudian, Malaikat Gabriel menampakkan diri kepada Maria dan mengatakan bahwa dia akan mempunyai anak. Maria menjawab bahwa ini tidak mungkin karena dia seorang perawan. Gabriel menjelaskan kepadanya bahwa Roh dari Tuhan akan datang ke atasnya dan Anak itu akan menjadi Anak Allah. Ketika Yusuf mendengar bahwa Maria telah mengandung, Yusuf berencana untuk memutuskan pertunangan. Akan tetapi, seorang malaikat menampakkan diri kepada Yusuf dalam mimpi dan menjelaskan kepadanya bagaimana Maria menjadi hamil. Kemudian, Yusuf mengambil Maria sebagai istrinya, tetapi mereka tidak hidup bersama-sama sebagai suami istri sampai Yesus dilahirkan. Kita melihat bahwa Yesus tidak mempunyai ayah secara duniawi karena Maria telah mengandung dari Roh Allah.

      5. Kelahiran Yesus Adalah Ajaib
      6. Saat Yesus Kristus berinkarnasi menjadi manusia, kehidupan-Nya ditandai dengan banyak keajaiban. Salah satu keajaiban dari kehidupan Yesus adalah melalui kelahiran-Nya. Dalam Mat. 1:18-25 tercatat beberapa keajaiban yang dapat kita pelajari tentang kelahiran Tuhan Yesus. Para Malaikat hadir menghantarkan puji-pujian surgawi di hadapan para gembala untuk mengabarkan kelahiran Yesus. Nama "Yesus" artinya Dia Juru Selamat umat-Nya dari dosa mereka (Mat. 1:21). Yesus juga diberi gelar "Imanuel" yang berarti Allah menyertai kita (Mat. 1:23).

      7. Kelahiran, Kehidupan, Kematian, dan Kebangkitan Yesus Sudah Dinubuatkan
      8. (Bagian ini akan dibahas lebih detail dalam Pelajaran 2.)

  2. Pernyataan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
  3. Alkitab mencatat banyak pernyataan, baik dari manusia, malaikat dan Allah, bahkan Setan yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

    1. Malaikat Gabriel Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    2. "Malaikat itu menjawab dan berkata kepadanya, 'Roh Kudus akan datang atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungimu. Itulah sebabnya, Anak yang akan lahir itu adalah kudus dan akan disebut Anak Allah ....'" (Luk. 1:35)

      Banyak orang mempertanyakan bahkan meragukan tentang siapakah Yesus. Akan tetapi, malaikat dari surga tidak mempunyai keraguan karena mereka tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah.

    3. Yohanes Pembaptis Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    4. Allah telah mengirim Yohanes Pembaptis untuk menyiapkan hati manusia supaya mereka menerima Yesus, Juru Selamat yang dijanjikan. Yohanes Pembaptis menjadi pembuka jalan dengan memanggil manusia untuk bertobat (menyesal atas dosa-dosa dan berpaling dari dosa-dosa). Allah juga menceritakan kepada Yohanes Pembaptis bagaimana dia akan bisa mengenali Penyelamat yang dijanjikan bilamana Dia datang (Yoh. 1:29-34).

      Dia akan menjadi Raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan. Ketika Yohanes Pembaptis melihat Roh Allah turun dan tinggal di atas Yesus, Yohanes Pembaptis langsung mengetahui Yesus adalah Juru Selamat yang dijanjikan.

    5. Murid-Murid Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    6. Dalam Injil Yoh. 6:67-69 dikatakan: "Karena itu, Yesus berkata kepada kedua belas murid-Nya, 'Apakah kamu juga ingin pergi?' Simon Petrus menjawab Dia, 'Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Engkaulah yang memiliki perkataan kehidupan kekal. Kami telah percaya dan mengenal Engkau, bahwa Engkaulah yang Kudus dari Allah.'"

      Murid-murid telah hidup dengan Yesus selama kira-kira tiga tahun. Mereka mengamati kehidupan-Nya secara dekat. Mereka telah mendengarkan pengajaran-Nya tentang hal-hal yang luar biasa mengenai Allah. Mereka telah melihat hidup-Nya yang tanpa dosa. Mereka telah melihat mukjizat-mukjizat besar (pekerjaan-pekerjaan yang menakjubkan) yang Dia lakukan. Karena hal-hal ini, mereka tahu bahwa Yesus adalah benar-benar Anak Allah.

    7. Roh-Roh Jahat Menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah
    8. Ada beberapa contoh dalam Alkitab tentang roh-roh jahat yang mengenal Yesus dan mengatakan bahwa Dia adalah Anak Allah. Mari kita melihat dua contoh ini. Bacalah Luk. 8:26-39. Dalam ayat-ayat ini, iblis-iblis menyatakan bahwa Yesus adalah Seorang yang mempunyai kuasa dan menghancurkan mereka. Baca juga Mrk. 1:23-27, di sini roh jahat mengatakan bahwa Yesus adalah yang kudus dari Allah. Perhatikan bahwa Yesus memerintahkan roh jahat untuk diam. Dia tidak ingin setan atau orang-orang yang dipenuhi oleh roh setan menanyakan siapakah yang seharusnya menceritakan tentang Yesus.

      "'Pulanglah ke rumahmu dan ceritakanlah hal-hal besar yang telah Allah perbuat bagimu.'" (Luk. 8:39)

      Orang yang disuruh Yesus itu pun pergi mengelilingi seluruh kota dan memberitahukan segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya. Kehidupan orang itu dibuat menjadi benar oleh kuasa Yesus. Dan, orang-orang seperti dialah yang diinginkan Yesus untuk menceritakan kepada orang lain tentang Dia.

    9. Allah Sendiri Menyatakan bahwa Yesus Adalah Anak Allah
    10. Ayat-ayat berikut mengajar kita dengan sangat jelas: "Setelah dibaptis, Yesus langsung keluar dari air, dan lihat, surga terbuka dan Dia melihat Roh Allah turun seperti burung merpati datang ke atas-Nya. Dan, dengarlah suara dari surga yang berkata, 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.'" (Mat. 3:16-17)

      Di bagian lain disebutkan pula, "Ketika Petrus masih bicara, sebuah awan yang terang menaungi mereka, dan lihat, ada suara dari dalam awan itu yang berkata, 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nya Aku berkenan. Dengarkanlah Dia.'" (Mat. 17:5)

      Demikian pula ayat ini, ".... Lalu, awan menaungi mereka, dan suatu suara terdengar dari awan itu, 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Dengarkanlah Dia!'" (Mrk. 9:7) "'Kemudian, terdengarlah suara dari awan itu, 'Inilah Anak-Ku, Dialah yang Kupilih, dengarkanlah Dia.'" (Luk. 9:35)

      Murid-murid mengerti dengan jelas bahwa suara yang mereka dengar adalah suara Tuhan. Bertahun-tahun kemudian, ketika Petrus sedang menulis suratnya, dia mencatat hal-hal yang terjadi di atas gunung tempat Yesus tampak, saat transfigurasi, dalam terang yang berkilau-kilauan. Dia mengatakan bahwa Yesus telah menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa. Allah ingin manusia mengerti siapa Yesus. Mereka mendengar suara yang berkata, "Sebab, Dia menerima hormat dan kemuliaan dari Allah Bapa ketika suara Yang Mahamulia datang kepada-Nya, 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.'" (2 Ptr. 1:17).

    11. Yesus Sendiri Menyatakan bahwa Dia Adalah Anak Allah
    12. Ketika Yesus di pengadilan, orang-orang mendengar kesaksian-kesaksian dan keterangan-keterangan yang tak seorang pun menemukan bukti bahwa Yesus bersalah dan melakukan dosa. Mereka mengajukan pertanyaan ini kepada Yesus,
      "Akan tetapi, Dia tetap diam dan tidak menjawab. Imam Besar bertanya lagi kepada Yesus, 'Apakah Engkau Mesias, Anak dari yang Terpuji?' Yesus berkata, 'Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang dengan awan-awan di langit.'" (Mrk. 14:61-62)

      Jika Yesus mengatakan bahwa Dia bukan Anak Allah, kemungkinan hidup-Nya tidak akan berakhir. Namun, Dia menolak berdusta tentang hal itu. Dia ingin orang mengerti bahwa Dia adalah Anak Allah.

    13. Orang-Orang yang Menyaksikan Kebangkitan Yesus dari Kematian Menyatakan bahwa Dia Adalah Anak Allah
    14. Ketika Yesus bersama dengan murid-murid-Nya, kerap kali Dia menceritakan kepada mereka bahwa Dia akan dibunuh dan Dia akan bangkit dari kubur pada hari ketiga (Mat. 16:21, Yoh. 10:17-18).

      Musuh-musuh Yesus (orang Yahudi) juga mendengar yang dikatakan Yesus ini (Yoh. 2:18-22). Itulah sebabnya, mereka melakukan apa saja untuk menghentikan kebangkitan Yesus. Mereka meletakkan sebuah batu yang sangat besar di pintu masuk gua tempat tubuh Yesus dikubur. Mereka meminta para prajurit untuk menjaga pintu masuk. Kekuatan manusia tidak pernah bisa menghentikan pekerjaan Allah. Yesus bangkit dari kematian seperti yang telah Dia katakan. Kebangkitan-Nya membuktikan bahwa Dia berbicara benar. Itu adalah bukti bahwa Dia adalah sungguh-sungguh Anak Allah.

      "... dan yang dinyatakan sebagai Anak Allah yang berkuasa menurut Roh Kekudusan melalui kebangkitan-Nya dari antara orang mati, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita." (Rm. 1:4)

Biarlah pengertian, bukti-bukti, dan pernyataan-pernyataan yang sudah kita pelajari di atas menolong kita semakin yakin bahwa Yesus adalah sungguh Anak Allah. Pada pelajaran berikutnya, kita akan melihat lebih jelas bagaimana kelahiran, kehidupan, kematian, bahkan kebangkitan Yesus benar-benar terjadi sesuai dengan yang sudah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama. Kalau bukan karena Allah yang merancangkannya, tidak mungkin nubuat bisa terjadi setepat itu.

Akhir Pelajaran (YAA-P01)

Doa

"Bapa aku bersyukur kepada-Mu karena melalui Alkitab, bukti-bukti bahwa Yesus adalah satu-satunya Anak Tunggal Bapa sangat nyata. Ajarkan kepadaku untuk tidak pernah meragukan siapakah Yesus, karena Dia benar-benar Anak Allah. Amin.

Taxonomy upgrade extras: