Berita Pesta - Maret 2019

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

DAFTAR ISI

BERITA PESTA & POKOK DOA

1. Informasi Berlangsungnya Kelas Paskah Maret/April 2019

Pelaksanaan Kelas Paskah

Setiap tahun, PESTA membuka kelas PASKAH untuk membawa para peserta lebih mengenal dan memaknai kematian dan kebangkitan Kristus berdasarkan firman Tuhan. Dari sekian banyak peserta yang mendaftar, ada 41 peserta yang akhirnya lulus untuk mengikuti kelas ini. Kami bersyukur karena banyak peserta baru yang rindu belajar melalui kelas Paskah ini. Mohon dukungan doa dari Pembaca Berita PESTA agar kelas Paskah tahun ini dapat membawa peserta makin menghayati makna kematian dan kebangkitan Kristus. Kiranya para peserta juga akan semakin rindu untuk mendalami firman Tuhan dan makin memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan Yesus Kristus. Selamat mengikuti kelas Paskah untuk para peserta.

2. Pendaftaran Kelas Pengantar Perjanjian Lama (PPL) Mei/Juni 2019

Pendaftaran Kelas PPL

Pada Mei 2019, kelas PESTA akan kembali membuka Kelas Pengantar Perjanjian Lama (PPL). Melalui kelas ini, para peserta akan dibekali dengan pelajaran-pelajaran yang penting dari Perjanjian Lama. Mulai dari latar belakang geografis Perjanjian Lama, sejarah Perjanjian Lama, budaya Perjanjian Lama, kanon Alkitab Perjanjian Lama, serta hubungan Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru. Bagi Anda yang telah lulus kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK), segera daftarkan diri Anda melalui tautan berikut ini:

3. Staf PESTA Mengikuti Seminar Apologetika

Seminar Apologetika

Pada Sabtu, 9 Maret 2019, staf PESTA menghadiri seminar Apologetika yang diadakan oleh Gereja Kristen Kalam Kudus, Surakarta. Seminar yang disampaikan oleh Pak Samuel Soegiarto, M.Th. dengan judul Why I am a Christian (Mengapa Saya Menjadi Seorang Kristen) tersebut membahas mengenai pentingnya apologetika bagi kehidupan orang percaya dan bagaimana hal ini bisa menjadi bekal dalam penginjilan. Salah satu hal yang dibahas oleh pembicara adalah tentang alasan-alasan orang Kristen menganut iman Kristen dan bagaimana seharusnya orang Kristen menggali dan menghidupi iman Kristennya, bukan sekadar menjadi orang Kristen yang buta (fideisme). Doakan agar melalui seminar ini, staf PESTA dan peserta lain dapat semakin diperlengkapi dalam pelayanan, khususnya dalam hal penginjilan. Kiranya Tuhan menolong kami semua untuk lebih berakar dalam firman Tuhan, khususnya untuk memperkenalkan Sang Juru Selamat kepada orang-orang yang belum percaya dan menguatkan iman sesama orang percaya, baik di gereja maupun keluarga.

4. Terima Kasih untuk Pelayanan Saudari Lena

Lena Nainggolan

Dengan ini, kami menginformasikan bahwa Sdri. Lena Nainggolan sudah tidak melayani sebagai staf di Yayasan Lembaga SABDA. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kontribusi dan pelayanannya selama satu tahun ini, khususnya dalam tim PESTA. Doa kami, kiranya Tuhan Yesus terus memberikan hikmat dan menguatkan Sdri. Lena dalam tugas pelayanan yang baru supaya tak lupa terus setia melayani Tuhan di mana pun Tuhan tempatkan.

Komentar