Komentar

Testimoni Peserta Kelas Diskusi Doktrin Allah Dasar 2

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

1. Amriyadi Yehezkiel

Bersyukur bisa ikut lagi kelas PESTA meskipun dalam waktu yang singkat. Dengan format yang baru, lebih memudahkan dalam pengiriman tugas. Saya dahulu ikut masih diskusi lewat Grup FB, ya ada plus minusnya. Kalau di FB, bisa membalas jawaban teman dan lanjut di topik yang sama. Kalau di WA grup, harus lumayan "effort" untuk "scroll".

Bersyukur difasilitasi oleh tim SABDA untuk kami yang awam ini bisa belajar firman Tuhan, untuk digunakan melayani di Pos Pengembangan yang kami rintis. Terima kasih untuk jerih lelah tim SABDA, yang terus mengingatkan kalau terlewat diskusi. Puji Tuhan bisa menyelesaikan kelas ini.

Mungkin kalau diskusi lewat telewicara lebih bisa hidup, tetapi sendiri juga terbatas secara waktu. Semoga ke depannya, tim SABDA mampu menjangkau lebih luas lagi. Saya masih bisa mengajak 1 orang saja, meskipun akhirnya putus di jalan. Tuhan memberkati tim SABDA.

2. Albert Anin

Shalom. Selamat pagi, Bapak/Ibu dan semua teman-teman peserta DAD yang diberkati Tuhan Yesus. Mengucap syukur karena diizinkan Tuhan mengikuti kelas diskusi ini selama satu minggu. Banyak hal yang saya dapatkan dalam kelas diskusi ini, baik materi maupun tanggapan dan pandangan dari setiap peserta.

Mengingat doktrin Allah dan pemahaman Alkitab sangat penting dalam kekristenan, maka sangat penting dan sangat diberkati melalui kelas diskusi DAD ini. Terima kasih buat para narasumber dan para fasilitator yang sudah berjerih lelah dalam mempersiapkan diskusi ini. Doa kami program diskusi seperti ini semakin menjadi saluran berkat bagi kemuliaan nama Tuhan kita, Yesus Kristus. Salam hormat dari saya buat semua narasumber, fasilitator, dan semua peserta DAD. Tuhan Yesus menyertai dan memberkati kita semua. Amin.

3. Bobby Gulliano

Kodesh, Kodesh, Kodesh, Adonai Tzva'ot. Terima kasih untuk pelayanan tim SABDA MLC. Materi yang diberikan membantu saya mendalami lebih jauh dan banyak potensi yang mesti harus di-"explore" lebih jauh lagi. Terus mempelajari dan mengenali Allah adalah bentuk mencintai Allah dengan akal budi kita (Mat. 22:37). Tinggal setelah ini adalah mempraktikkan hidup bersama Allah lebih jauh lagi karena pemahaman kita bertambah.

Usulan untuk kelas MLC berikutnya: selain Doktrin Allah Lanjutan, juga butuh memahami apa artinya "Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran" (Yoh. 4:24) karena pengenalan akan Allah yang lebih harus mampu membawa kita ke dalam penyembahan yang berkenan kepada-Nya (dalam roh dan kebenaran).

KUDOS untuk semua tim SABDA MLC. Teruslah berkarya. Teruslah menabur teologi untuk orang awam karena semua yang ditabur tidak akan sia-sia (Mzm. 126:5-6). Kami juga berdoa agar hati kami adalah tanah yang baik, agar benih ini boleh tumbuh berkembang kuat (Yer. 17:18), dan menghasilkan buah yang lebat (Gal. 5:22-23).

4. David C.E. Lisapaly

Pengalaman mengikuti kelas ini membuat saya kembali merenung dan memaknai tentang Allah sesuai apa yang disingkapkan-Nya kepada kita. Melalui diskusi-diskusi kelas maupun modul yang diberikan, membuat saya banyak belajar dan memperoleh hal-hal baru yang membuat iman percaya saya semakin bertumbuh.

Adapun pelajaran paling berkesan selama mengikuti kelas diskusi adalah tentang analogi Allah Tritunggal. Ternyata bukan hal yang mudah untuk mendefinisikan konsep ini, hanya oleh iman keyakinan kita kepada Tuhan Yesus sehingga kita dapat memahami ke-Tritunggal-an Allah itu.

Aplikasi praktis setelah mengikuti kelas DAD ini adalah saya semakin siap diperlengkapi untuk melayani dengan wawasan yang benar tentang Allah yang kita sembah. Terima kasih tim SABDA, semakin menjadi berkat bagi banyak orang.

5. Deny Rochman Trimuljono

Shalom. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih pada SABDA yang mengadakan kelas DAD. Ikut kelas DAD ini adalah bukti kasih Tuhan pada saya sebab saya pertama kali tahu dan ikut DAD karena ada kesempatan/waktu (pascaoperasi) dan diberi tahu kakak saya ini adalah kasih Tuhan untuk mengenal-Nya lebih benar.

Sebenarnya, awal-awal diskusi saya ingin mundur karena malu akan kemampuan bahasa dan pengetahuan yang terbatas. Peserta lain sudah mahir dan sudah pernah ikut kelas MLC, sedangkan saya jemaat biasa dan tidak pernah ikut sekolah teologi. Namun, ini kesempatan untuk lebih mengenal Tuhan dengan benar (masak saya hanya begini saja mengenal Tuhan).

Terima kasih Roh Kudus yang menguatkan saya. Dengan mengikut kelas DAD dan diskusi jadi lebih mengenal Allah, baik melalui penyataan-Nya, nama-nama-Nya, doktrin Tritunggal Allah. Biarpun saya manusia terbatas, saya harus terus belajar Allah, terlebih doktrin Allah Tritunggal.

Allah Bapa adalah yang menciptakan dan berkuasa akan manusia dan dunia dengan kuasa-Nya tidak terbatas, sedangkan kita terbatas dengan dosa dan ketaatan kita. Allah Bapa begitu mengasihi kita dengan mengutus Anak-NyA, Yesus Kristus untuk menyelamatkan kita yang berdosa ini menjadi jembatan/jalan bagi manusia untuk mengenal Allah. Allah memberikan kita Roh Kudus untuk menolong perasaAn batin kita mengenal Allah dengan benar supaya kita selamat. Mari kita yang sudah percaya doktrin Tritunggal ini mewartakan untuk orang lain supaya diselamatkan, dengan kesaksian kita yang taat dan setia pada Allah. Amin.

Terima kasih Tuhan. Terima kasih tim SABDA, Bu Yulia, Kak May, peserta kelas DAD. Tuhan Yesus menyertai dan memberkati. Amin.

6. Fentje Buol

Kelas ini sangat menantang. Saya sebagai seorang gembala sidang untuk mengajarkan tentang Pribadi Allah secara komplit kepada jemaat yang saya layani. Secara jujur, saya mau katakan kadang kala pengajaran tentang Pribadi Allah yang komplit sering terabaikan dalam pengajaran kepada jemaat, baik itu melalui khotbah-khotbah dari mimbar gereja maupun melalui kelas-kelas PA dan bimbingan pribadi. Kebanyakan kita lebih senang (suka) mengkhotbahkan tentang berkat dan sejenisnya ketimbang mengkhotbahkan tentang Pribadi Allah sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Kelas ini telah "menyadarkan" saya untuk segera membuat kurikulum bagi jemaat, mengajarkan apa yang telah saya dapatkan melalui kelas ini. Bagi saya, kelas ini sangat berbobot, baik dari segi materi yang disampaikan, maupun melalui diskusi-diskusi yang berjalan. Terima kasih Tuhan untuk kelas ini. Tuhan memberkati kita semua.

7. Feronica

Doktrin Allah Dasar merupakan materi kelas diskusi MLC baru dan pertama kali menghiasi wajah baru MLC 2022. DAD merupakan dasar bagi kita sebagai orang Kristen untuk menyadari betapa ajaib dan dahsyatnya Allah yang saya sembah/imani. Begitu banyak nama-nama Allah yang dapat kita kenal dan saya dapat memanggil-Nya saat saya perlukan dan ke- Tritunggal-an-Nya senantiasa membuat saya bersyukur dan lebih meyakininya bahwa Allah kita, Allah yang hidup, Allah yang setia kepada saya.

Terima kasih Ibu Yulia dan Kak May yang setia memfasilitasi di kelas DAD 2 serta terima kasih untuk tim MLC SABDA yang semakin luar biasa. Imanuel. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua.

8. Floriche Binti Pichara

Shalom. Pertama sekali, saya mengucap syukur pada Tuhan Yesus buat kesempatan demi kesempatan yang Dia sediakan untuk saya dalam menyertai setiap kelas MLC yang SABDA adakan. Dari banyak hal yang sebelum ini masih kabur dan banyak pertanyaan di dalam hati, bila bergabung di setiap kelas yang ada, saya semakin pasti dan yakin akan setiap pengetahuan yang saya dapat melalui pembacaan Alkitab. Mengenal dan mengerti cara kerja Allah itu sungguh luar biasa.

Walaupun dicabar dengan kekangan masa setiap kali kelas, tetapi hanya Tuhanlah yang memberi kekuatan dan kemampuan untuk menyelesaikan kelas. Sangat berterima kasih juga kepada admin yang tidak jemu-jemu memperingatkan untuk melakukan tugasan yang belum dihantar. Terima kasih juga kepada teman-teman yang banyak memberi masukannya, memperbanyak pengetahuan. Terutama untuk moderator kelas 2 kali ini, yaitu Ibu Yulia sendiri yang selalu memberi masukan untuk membuka mind dalam mencari dan mengerti setiap soalan yang diberi.

Kiranya YLSA SABDA, dengan melalui kelas-kelas MLC ini selalu tetap semangat untuk memberi pelajaran Alkitab kepada berbagai lapisan masyarakat yang terpisah oleh tempat dan masa, tetapi bersatu di sini demi ingin terus mempelajari Alkitab dan mengenal Allah lebih dekat lagi. Diberkati dalam setiap usaha dan setiap kerinduan untuk bangsa-bangsa akan tergenapi. Tuhan Yesus memberkati.

9. Harry Muliawan Halim

Untuk saya pribadi, isi materi DAD seperti pengulangan. Bagus untuk terus mengingat isi teologi proper. Namun, mohon dibuatkan pembedaan mengenai istilah "nama" menjadi "nama panggilan" atau "nama sebutan". Sebab nama yang diberi kuasa hanya satu, yaitu Yesus. Dan, para rasul tidak lagi menyebut nama-nama sebutan/panggilan lain sesudah nama personal Yesus diperkenalkan.

Kisah Para Rasul 4:12 (TB) "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Oleh karena itu, untuk membedakan nama personal dan sebutan/panggilan sebaiknya istilahnya diperbaiki.

10. Maria Marpaung

Puji syukur saya ungkapkan karena bisa menyelesaikan kelas ini, walaupun pada sesi terakhir saya kurang puas karena kurang bisa menjawab pertanyaannya. Dari semuanya, saya semakin diingatkan bahwa Allah kita lebih berkuasa dari yang kita bayangkan. Allah kita penyayang dan sangat mencintai umat-Nya. Dia ingin kita dekat selalu kepada-Nya. Pelajaran kelas kali ini sangat ... sangat membantu saya dalam pengenalan akan Allah.

Terima kasih untuk teman teman sekelas, yang banyak memberikan pandangan-pandangan sehingga menambah perbendaharaan saya. Terima kasih untuk Ibu Yulia dan Ibu May, yang sudah sangat sabar membimbing kita semua, terutama saya dalam kelas ini. Tidak henti doa terbaik untuk Ibu Yulia dan Ibu May juga seluruh tim atas kebaikannya membagikan Kabar Baik untuk kami. Tuhan Yesus memberkati selalu.

11. Melce Yonathan Lomi

Shalom. Selamat malam semua. Bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus, saya bisa mengikuti kelas SABDA MLC DAD ini. Kelas DAD sangat bermutu dan menjadi berkat bagi saya pribadi, dan wajib untuk diikuti oleh setiap orang Kristen yang ingin mengenal Allah yang benar berdasarkan Alkitab.

Isi modul DAD ini sangat lengkap, padat, dan inti-inti pengajaran tentang Doktrin Allah sudah termuat di dalamnya dan referensi-referensinya. Pertanyaan-pertanyaan diskusi juga bagus dan mewakili isi dari modul DAD dan membuat peserta harus berpikir dan mencerna/merenungkan secara dalam kemudian menjawabnya.

Bagi saya pribadi: JANGAN ADA ORANG KRISTEN yang berkata, "Saya hanya cukup mencintai Yesus dan tidak perlu mengetahui semua hal teologis atau doktrinal Ke-Allah-an." Jika demikian, ORANG TERSEBUT TIDAK PATUT DISEBUT KRISTEN. Mengapa? Karena mengenal dan mengasihi Allah dalam kebenaran-NYA haruslah bergantung pada ajaran Alkitab. Inilah yang merupakan indeks orang Kristen untuk iman dan praktik. Dengan demikian, menunjukkan betapa pentingnya ajaran yang sehat bagi tujuan dan rencana Allah bagi saya pribadi, keluarga, dan gereja, serta umat Allah lainnya agar mereka tidak disesatkan dan tidak menyesatkan (2 Timotius 1:13-14 dan 1 Timotius 6:3).

Terima kasih yang besar kepada tim SABDA MLC yang tangguh, sudah menjadi berkat bagi kami. Terima kasih Ibu Moderator yang sabar (Ibu Yulia), Ibu admin yang setia mengingatkan (Ibu May) bagi kami di kelompok DAD 2. Doa saya, kiranya berkat baru serta hikmat Tuhan terus mengalir dan terus maju dan menjadi berkat berlipat-lipat lewat pelayanan SABDA ini.

Kerinduan saya ke depan, DAD ini bisa dibagikan juga kepada pelayanan lokal saya, baik di pelayanan anak dan remaja dan bagi komunitas saya. Tuhan Yesus berkati kita selalu. Haleluya.

12. Natanael Apriyanto Tarigan

Salam damai sejahtera. Kesan saya selama mengikuti kelas DAD tentulah sangat berkesan, apalagi saya mengikuti ini bersamaan dengan mengalami sakit selama 1 minggu akibat lambung yang tergerus oleh asam lambung. Namun puji Tuhan, Tuhan memampukan saya untuk konsisten mengikuti kelas sehingga dapat berperan aktif dalam diskusi-diskusi.

Hal yang paling saya senangi adalah saat membahas mengenai "Mengapa masih ada beberapa orang yang mengingkari keberadaan Allah?" Hal ini mengingatkan saya akan panggilan untuk melayani orang-orang yang masih meragukan keberadaan Allah. Dari diskusi-diskusi di kelas DAD 2, banyak sekali penjelasan-penjelasan yang memperkaya khazanah keilmuan saya terhadap isu tersebut. Misalnya, kami mempelajari dari latar belakang seseorang yang awalnya percaya Tuhan ada, lalu karena kecewa, akhirnya tidak percaya Tuhan. Saya pun juga mendapat pelajaran untuk melakukan pendekatan-pendekatan yang efektif dalam melayani mereka.

Hal yang hendak saya lakukan adalah terus belajar dan semangat dalam melayani jiwa-jiwa yang Tuhan Yesus kasihi hingga mereka mengenal secara pribadi Allah yang hidup.

Demikian kesan dari saya. Akhir kata saya ucapkan kepada moderator kelas saya yaitu Ibu May dan Ibu Yulia yang setia mengingatkan dan memberikan materi diskusi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang ada di kelas DAD 2 yang telah turut serta memberkati saya dalam penjelasan-penjelasan di tiap materi diskusi yang ada. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

13. Pince Parung

Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan atas berkatnya, saya boleh mengikuti kelas DAD yang difasilitasi SABDA MLC. Dalam mengikuti kelas kurang lebih satu minggu mungkin banyak kendala, tetapi puji Tuhan bisa mengikuti diskusi sampai selesai. Bersyukur dalam kelas DAD ini banyak wawasan baru yang saya dapatkan mengenai doktrin Allah. Meskipun saya sudah pernah mempelajari, tetapi luar biasa pengalaman baru dari rekan-rekan diskusi yang olehnya menjadi penguatan tersendiri bagi saya. Terutama mengenai Allah Tritunggal di topik ini paling berkesan bagi saya karena ini sungguh sangat dikuatkan kembali untuk terus memperkokoh iman.

Terima kasih kepada tim SABDA yang sudah memfasilitasi kelas ini, materi yang disajikan sungguh menambah wawasan mengenai pengenalan akan Allah.

Mari kita terus bersama-sama menggali dan mengalami kehadiran Allah dalam kehidupan kita agar iman kita tetap kuat menghadapi badai dunia. Shalom semuanya.

14. Purwani

Selalu bersyukur kepada Allah buah kesempatan dan waktu yang sudah diberikan untuk belajar banyak tentang pribadi Allah melalui Yayasan SABDA ini dan terima kasih banyak juga kepada Bu Yulia, Bu Evie, dan tim SABDA yang lain yang sudah memfasilitasi dan bimbing saya dengan sabar selama ini. Melalui pelajaran DAD ini, sangat luar biasa berdiskusi dengan rekan-rekan di kelas DAD 2 ini banyak yang sarjana teologi dengan pengalian yang bagus.

Secara pribadi saya kesulitan dan tidak bisa dikatakan. Pertanyaan yang sulit sekali tentang Tritunggal. Maaf Bu Yulia dan teman DAD 2 mungkin jawaban tidak sesuai, tetapi saya rindu selalu belajar firman Allah melalui SABDA dan rekan-rekan selama ini sangat memberkati, mempertajam, dan memperluas lagi pengertian dan pemahaman firman Allah lebih dalam lagi.

Terima kasih buat semuanya, baik tim SABDA dan rekan-rekan semua untuk terus semangat belajar firman Allah bersama-sama.

15. Rachel Elizabeth Hosanna

Saya sedang sangat bergumul dalam kehidupan saya sewaktu mendaftarkan diri dan mengikuti kelas ini. Namun puji Tuhan, dengan pertolongan dan dukungan-Nya melalui Kak May, Bu Yulia, dan teman-teman di kelas DAD 2, saya bisa mengikuti sampai akhir dan mengerjakan semua tugas.

Saya sangat ingin mengikuti kelas Doktrin Allah Kedua dan Doktrin Iman Kristen. Terima kasih teman-teman SABDA yang sudah menyelenggarakan program seperti ini!

16. Suzana Esther Tateley

Puji Syukur kepada Tuhan bahwa saya bisa ikut Doktrin Allah Dasar (DAD). Di sini, saya bersukacita karena banyak pengetahuan yang saya dapat, baik dari modul SABDA maupun dari wawasan teman-teman diskusi saya. Hal-hal yang tidak terpikirkan oleh saya akhirnya dibahas dalam diskusi yang memperluas wawasan saya tentang Allah dan segala macam pandangan-pandangan yang ada dalam sejarah kekristenan. Teman-teman diskusi juga baik, berpengetahuan, dan belajar jadi tidak membosankan.

Terima kasih buat SABDA, para staf SABDA yang terlibat, khususnya Ibu Yulia dan Ibu May yang sabar terhadap kami semua juga teman-teman diskusi yang luar biasa sampai ketemu lagi di pembelajaran berikutnya. IMANUEL. Tuhan beserta kita.

17. Veronica Binti Saimon Eyuh

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada MLC yang telah menganjurkan kelas "online" ini dan terutama tim moderatornya yang begitu perhatian dan banyak membantu dalam kelas yang selama seminggu ini. Walau dengan masa yang singkat, tetapi saya dapat memperoleh pelajaran baru tentang DAD. Syukur dan puji Tuhan atas pengalaman baru dari pembelajaran ini yang saya terima dari utusan Allah untuk membimbing saya. Saya merasa Allah benar-benar bekerja dalam diri semua peserta DAD sehingga melalui modul yang diberikan dan diskusi antara peserta memberi banyak pelajaran yang sungguh bermakna bagi saya. Semoga saya berpeluang lagi untuk menyertai kelas berikutnya.

18. Widodo

Saat SABDA menghubungi saya di tanggal 14 Januari 2022 (memberitahukan adanya kelas "Doktrin Allah Dasar" (DAD) di tengah banyak tugas pekerjaan di masa pandemi, yang tugas-tugasnya lebih banyak dibanding sebelum terjadi pandemi, saya ragu untuk mengikutinya karena tidak yakin dapat menyelesaikannya/mengikutinya dengan baik. Sudah lama saya tidak mengikuti kelas MLC SABDA, dan saya tergerak untuk belajar terus kembali melalui SABDA dan teman-teman diskusi. Saat itu dan kini, banyak pergumulan keluarga besar yang sedang saya hadapi di akhir 2021 dan awal 2022. Saat itu terlintas di benak saya bahwa TUHANlah yang panggil saya untuk kembali masuk kelas MLC di awal 2022 untuk mengerti dan mengenal ALLAH. Dan, akhirnya saya putuskan untuk masuk kelas DAD.

Sepanjang diskusi kelas DAD, benar-benar TUHAN berkenan hadir dan menyapa saya melalui bacaan modul, referensi, dan tulisan rekan-rekan diskusi di WhatsApp, terlebih Alkitab firman Tuhan yang disampaikan. Dan secara khusus melalui banyak testimoni mengenai nama Allah sesuai di Alkitab yang disampaikan, amat banyak meneguhkan, menghibur, mengingatkan, dan memberi pengharapan bahwa Allah Tritunggal, TUHAN SEMESTA ALAM, benar-benar menyediakan SABDA (teringat arti Jehovah Jireh) sebagai salah satu cara-Nya untuk saya agar tetap terpaut kepada-Nya. Sampai di 2022, ini TUHAN tetap menolong saya (teringat arti Ebenhaezer) bahkan pasti sampai selama-lamanya.

Saya akan mengajak Persekutuan Wilayah Jemaat di GKI di mana saya berada untuk bersama menggali nama-nama Allah dalam pengenalan akan Allah yang benar. Pengenalan nama Allah sungguh menguatkan! Terima kasih SABDA dan pelayan-pelayan SABDA serta rekan-rekan DAD 2 khususnya. Allah Tritunggal menyertai kita selama-lamanya.