AIR PENTAHIRAN DENGAN KUASA DARAH KRISTUS

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Penyucian dengan mempergunakan darah banyak disebutkan di Kitab Perjanjian Lama, mulai dari hewan korban bakaran yang darahnya dicurahkan ke mezbah sampai kepada darah yang dipercikkan untuk menyucikan imam dan perlatan kudus di Bait Suci. Juga darah anak domba dibubuhkan di tiang pintu rumah untuk melindungi bangsa Israel dari malaikat Tuhan yang turun membunuh setiap anak sulung di Mesir.

[Darah penyucian]

Mengenai darah penyucian ini, pertama kali dilakukan oleh Tuhan sendiri ketika membuat baju untuk Adam dan Hawa dari kulit binatang. Untuk bisa mendapat kulit binatang, maka ada darah yang tertumpah.

(Kejadian 3:21) – “Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.”

Bahkan sepuluh tulah dimulai dengan tulah air menjadi darah di seluruh tanah Mesir. Darah itu mentahirkan seluruh tanah Mesir untuk masuk ke sembilan tulah selanjutnya. Tulah ditutup dengan darah yang dibubuhkan di tiang pintu rumah umat Israel sebelum malaikat maut menjelajahi seluruh Mesir untuk membunuh semua anak sulung.

Selain memiliki kuasa di dalam Roh untuk menyucikuduskan manusia, perabotan, barang-barang termasuk tanah dan air; darah di Perjanjian Lama merupakan gambaran bagi Darah penebusan dosa oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib di kitab Perjanjian Baru.

Sebelum disalibkan, Tuhan Yesus menyatakan bahwa ketika kita makan Perjamuan Kudus dengan penuh iman, maka kita sedang makan dan minum, tubuh dan darah Kristus - yang akan membuat Kristus tinggal di dalam kita dan kita akan mempunyai hidup yang kekal.

(Yohanes 6:54-56) - “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.”

Sekarang ini setiap kali menerima Perjamuan Kudus anak-anak Tuhan sebenarnya sedang menggenapi Firman Tuhan Yesus (Yohanes 6:54-56) terjadi di dalam hidupnya.

[Minyak Urapan]

Ketika mendoakan seseorang biasanya kita mempergunakan minyak urapan dengan membuat tanda salib kecil di tangan dan di dahi. Setelah itu pelayanan doa dilakukan.

Begitu juga ketika mendoakan rumah, kamar hotel tempat kita tinggal atau kamar rumah sakit, kita memakai minyak urapan dengan membuat tanda salib kecil di setiap sisi dinding, pintu dan jedela. Kemudian setelah itu kita mengucapkan doa untuk menyuci kuduskan rumah dan ruangan.

Untuk doa keliling kita juga mempergunakan minyak urapan dituangkan sedikit ke jalan-jalan yang dilalui, sambil dilakukan doa Peperangan Roh.

‘Minyak urapan’ yang dipergunakan di gereja-gereja sekarang ini bukan ‘minyak urapan’ yang terdapat di perjanjian lama. ‘Minyak urapan’ di Perjanjian Lama adalah minyak yang dibuat dengan campuran khusus digunakan untuk mengurapi raja dan imam, Kemah Pertemuan dan semua perkakas yang ada di dalamnya.

(Keluaran 30:22-25) - Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ambillah rempah-rempah pilihan, mur tetesan lima ratus syikal, dan kayu manis yang harum setengah dari itu, yakni dua ratus lima puluh syikal, dan tebu yang baik dua ratus lima puluh syikal, dan kayu teja lima ratus syikal, ditimbang menurut syikal kudus, dan minyak zaitun satu hin. Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus.”

Sedangkan di Perjanjian Baru minyak urapan menggunakan minyak zaitun biasa untuk melayani orang sakit dengan cara mengoles bagian yang sakit kemudian mendoakannya.

(Markus 6:13) - “dan mereka (para murid Tuhan Yesus) mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.”

(Yakobus 5:14) - “Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.”

Selanjutnya Tuhan Yesus mengingatkan bahwa “menyucikuduskan” itu berbeda dengan “mengurapi” dengan mempergunakan minyak urapan. Dalam kitab Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru, penyucian dilakukan oleh darah, baik darah hewan kurban maupun darah Kristus yang tertumpah di kayu salib. Sedangkan minyak digunakan untuk “pengurapan” dan “untuk mendoakan orang sakit”.

Kemudian kita mulai mempraktekkan untuk menyucikuduskan tanah dan wilayah dengan kuasa Darah Kristus dengan mempergunakan “anggur perjamuan kudus”. Setelah didoakan untuk mempersatukan dengan kuasa Darah Kristus, anggur perjamuan dituang sedikit ke tanah untuk mentahirkan tanah dan wilayah yang kita doakan.

[Tanah dan rumah yang dikutuk]

Tanah di satu daerah atau wilayah perlu disucikan karena dalam perjalanan sejarah umat manusia, tanah-tanah tersebut telah dikutuki oleh setan dengan mencurahkan darah ke tanah baik oleh darah binatang atau manusia melalui ritual adat istiadat, agama-gama dunia, peperangan, pembunuhan atau berbagai musibah kecelakaan dan bencana.

Kutuk atas tanah dilakukan oleh setan pertama kali adalah ketika iblis menggerakkan hati Kain untuk membunuh dan mencurahkan darah Habel ke tanah. Dan setelah itu di sepanjang sejarah umat manusia, tidak terhitung darah ditumpahkan atas tanah dan air - dimana yang terbesar adalah melalui peristiwa Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua.

Pada Perang Dunia Pertama, jumlah militer dan penduduk sipil yang tewas 17,6 juta orang; dan di Perang Dunia Kedua yang tewas berjumlah 73 juta orang. Pada saat itu darah manusia tertumpah secara luar biasa atas tanah di seluruh dunia hanya dalam waktu 10 tahun (Perang Dunia Pertama 4 tahun, dan Perang Dunia Kedua 6 tahun).

Tanah yang dikutuk, di dalam roh terlihat berwarna hitam merah, sangat gersang dan panas. Tidak ada kehidupan, bentuk tanaman yang ada seperti hangus terbakar dan berbau busuk menyengat. Alkitab menyebutkan bahwa tanah yang dikutuk menjadi tanah besi. Tidak ada kehidupan di atasnya. Bahkan langit di atasnya juga berwarna merah tembaga, sehingga dikatakan sebagai langit tembaga.

(Ulangan 28:23) – “Juga langit yang di atas kepalamu akan menjadi tembaga dan tanah yang di bawahpun menjadi besi.”

Orang yang tinggal di rumah atau wilayah di tanah yang dikutuk seperti ini, bisa merasakan ‘atmosfer’ yang ‘panas’, selalu ada amarah, salah paham, perselisihan, dukacita, tidak ada damai sejahtera atau sukacita - bahkan sering terjadi musibah, bencana, sakit penyakit dan kematian.

Dalam banyak kasus, roh jahat menunjukkan dirinya melakukan intimidasi terhadap pemilik rumah.

Di rumah atau wilayah seperti itu, berkat-berkat akan terasa sulit diterima karena iblis berkuasa untuk mencuri dan merampas.

[Mentahirkan tanah dan air]

Setelah itu kita mulai mempraktekkan dengan mencurahkan kuasa darah Kristus atas tanah dengan mempergunakan anggur perjamuan kudus. Kita maupun team doa mulai berdoa pentahiran tanah dan air dengan mempergunakan anggur perjamuan kudus pada setiap kesempatan, baik di kota-kota dan daerah di Indonesia maupun di luar negri, termasuk ke Holy Land.

Ketika anggur perjamuan diteteskan ke tanah, maka di dalam Roh diperlihatkan tanah yang hitam merah gersang berubah menjadi tanah tanah yang subur, hijau bercahaya terang, dan banyak tanaman dan kehidupan yang muncul di atasnya. Langit merah tembaga berubah menjadi biru jernih bercahaya dan penuh dengan damai sejahtera dan sukacita surga. Semua kutuk atas tanah dihancurkan kemudian disucikuduskan, dipulihkan dan diberkati oleh kuasa darah Kristus.

Akan tetapi ada kendala ketika akan menuangkan anggur perjamuan kudus di tempat-tempat yang diawasi dengan ketat seperti di Lapangan Tiananmen dan di dalam Forbidden City. Di lapangan Tiananmen pada demonstrasi di bulan Juni 1989, ribuan mahasiswa tewas karena ditembak, dibunuh dan dilindas oleh kendaraan tempur. Sekalipun menjadi tempat wisata tetapi banyak petugas resmi dan yang berpakaian bebas tersebar di mana-mana, mengawasi dengan ketat setiap orang yang datang.

Kendala juga ditemui di tempat-tempat yang tertutup seperti di kantor, pusat bisnis atau pemerintahan, anggur perjamuan kudus juga tidak bisa dituangkan dengan leluasa.

[Air pentahiran]

Tuhan Yesus kemudian memberikan visi yang baru untuk melakukan pentahiran yaitu mempergunakan air yang didoakan dipersatukan dengan kuasa darah Kristus. Di dalam doa, setiap anak Tuhan bisa membuat air menjadi air pentahiran karena dipersatukan dengan kuasa darah Kristus.

Cara membuat air pentahiran yaitu dengan mempersiapkan air mineral atau air matang di gelas atau di botol, kemudian tumpang tangan didoakan dengan iman :
"Tuhan sucikuduskan dan persatukan air ini dengan kuasa Darah Kristus yang sudah tertumpah bagi penebusan dosa umat manusia dan seluruh alam semesta. Tuhan penuhi air ini dengan Kemuliaan Allah Bapa, Kuasa Darah Kristus, Api Roh Kudus dan segenap kuasa kebenaran Firman Tuhan menjadi air pentahiran untuk menyuci kuduskan udara, tanah, air, semua yang ada di atasnya dan di dalamnya. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN."

Sebaiknya digunakan air matang atau air meneral karena bisa dipergunaan untuk menyucikuduskan makanan dan minuman yang akan dimakan atau diminum.

Selanjutnya air pentahiran (dengan kuasa Darah Kristus) ini bisa digunakan untuk menyuci kuduskan tanah, air, bangunan termasuk semua yang ada di dalamnya. Air pentahiran bisa dituang, dipercikkan atau di-spray ke tempat-tempat yang didoakan.

Setelah dituang atau di-spray dengan air pentahiran, diucapkan doa :
“Tuhan sucikuduskan dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”

Air pentahiran lebih praktis daripada anggur perjamuan yang bisa menimbulkan noda warna di baju, dinding atau di tempat-tempat yang didoakan. Begitu juga dengan pemakaian minyak urapan akan menimbulkan noda bekas di dinding, kaca, baju, furniture, dll.

Air pentahiran bisa dituang atau di-spray di mana saja, termasuk di spray di barang-barang yang habis dibeli untuk didoakan, di dinding kamar, rumah, hotel, kantor, dll. karena tidak menimbulkan noda, terutama jika dilakukan dengan spray menggunakan botol parfum.

[Pemakaian air pentahiran]

Kita bisa mempergunakan air pentahiran untuk menyuci kuduskan :

1. Orang yang didoakan
Oleskan air pentahiran membuat tanda salib kecil di kedua telapak tangan, di dahi dan di atas kepala.
Setelah itu dilanjutkan dengan mengucapkan doa Pelepasan dan Pemulihan, doa cleansing atau doa yang lain.

2. Tanah, air
Air pentahiran dituang, ditetes atau di-spray ke tanah atau air, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan tanah dan air di sini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”

3. Rumah
Air pentahiran dipercikkan atau di-spray ke tiap dinding dan perabotan rumah, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan rumah dan semua perabotannya dengan kuasa Darah Kristus.”

4. Lingkungan Rumah
Air pentahiran dipercikkan atau di-spray ke pagar, halaman, tanaman, kendaraan, dll, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan semua lingkungan rumah ini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”

5. Barang-barang belanjaan
Air pentahiran di-spray ke barang-barang belanjaan setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan semua barang belanjaan ini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.” Barang belanjaan perlu disucikuduskan karena ada barang-barang yang diserahkan kepada roh jahat atau penjualnya mempergunakan kuasa roh jahat (penglaris).

6. Tubuh
Diteteskan atau di-spray ke air mandi, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan air mandi ini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”

7. Makanan dan minuman
Diteteskan atau di-spray ke makanan dan minuman, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan makanan dan minuman ini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”

8. Obat
Di-spray ke obat, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan obat ini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.” Obat juga perlu disucikuduskan supaya diberkati oleh Tuhan Yesus kasiatnya dan tidak menimbulkan efek samping yang merugikan.

9. Pentahiran Naaman
Dituang ke kolam renang (pool) atau bak mandi (bathtub) , setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan air mandi ini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”
Setelah itu digunakan untuk menyelam sebanyak 7 kali.

10. Kantor, tempat kerja, toko, tempat usaha, dll.
Di-spary di dinding dan perabotan kantor, tempat kerja, toko, tempat usaha, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan ... (sebutkan yang didoakan) ini dengan kuasa Darah Kristus. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”

11. Jalan, kota
Dituang atau di-spary di jalan-jalan yang dilalui, setelah itu diucapkan doa : “Tuhan sucikuduskan jalan dan kota ini dengan kuasa Darah Kristus, bagi kemuliaan Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN.”

Ketika dilakukan pentahiran, air, tanah, barang-barang, rumah, dalam penglihatan Roh semuanya dalam sekejap terlihat berwarna merah Darah Kristus, kemudian menjadi putih bercahaya penuh kekudusan di mana tanah dan lantai menjadi penuh dengan berlian-berlian surgawi yang bercahaya.

Pada saat tubuh yang ditahirkan maka semua kotoran dan ikatan roh lenyap, kemudian tubuh bercahaya memakai jubah putih surgawi penuh dengan cahaya berlian-berlian. Di kepala ada lingkaran cahaya kekudusan dan ada peti harta surgawi terbuka.

Cahaya kekudusan Tuhan setelah pentahiran dilakukan bersinar sangat terang, membuat roh jahat lenyap dan tidak berani mendekat. Roh jahat adalah roh kegelapan, tidak tahan terhadap cahaya kemuliaan Allah.

(Yohanes 1:5) – “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.”

Ketika pentahiran dilakukan ada malaikat-malaikat pentahiran turun dari surga, bersukacita memainkan berbagai peralatan musik surgawi, memuji Tuhan dan menari. Kuasa puji-pujian, musik dan tarian para malaikat surgawi menghancurkan semua ikatan roh jahat.

Pentahiran dilakukan secara fisik, tetapi kuasanya mengikat dan terjadi di dalam Roh.

---

[Kesaksian kuasa air pentahiran]

1. Mandi air dingin – (Ind)

Karena ada masalah dengan tulang belakang, saya tidak bisa mandi dengan air dingin karena badan akan terasa ngilu. Jadi kalau mandi harus memakai air hangat. Ini sudah berlangsung puluhan tahun. Tetapi jika bepergian, kadang tempat-tempat tersebut tidak menyediakan air panas dan itu cukup merepotkan.

Ketika mengetahui bahwa Tuhan menyediakan kuasa melalui air pentahiran, saya mencoba untuk mempraktekkan dengan air mandi. Ketika mandi, saya tuangkan sedikit air pentahiran di air mandi dan digunakan untuk mengguyur badan.

Pertama kali sempat kuatir, tetapi Roh Kudus menguatkan hati untuk mencoba dan ternyata apa yang saya takutkan tidak terjadi. Malah sebaliknya, sepanjang hari badan terasa segar dan sehat.

Sejak saat itu saya bisa terus mandi dengan air dingin, tanpa mengalami masalah badan ngilu-ngilu lagi. Saya sekarang bisa mandi air dingin baik waktu subuh maupun malam hari sepulang kerja. Puji Tuhan.

2. Open house (ChS)

Ada kesaksian anak Tuhan yang keluarganya merayakan Imlek dengan membuka open house di rumahnya, dipajang juga sebuah pohon angpao yang besar dan barongsai.

Tuhan Yesus memperlihatkan di dalam Roh kalau amplop-amplop angpao yang digantung di seluruh pohon terdapat lendir kotor berwarna hitam. Dengan mempergunakan air pentahiran dimasukkan di botol parfum, pohon angpao di-spray dengan air pentahiran. Di dalam Roh terlihat semua pohon menjadi bercahaya putih terang dan smua lendir kotor berwarna hitam langsung lenyap semuanya.

Di tempat pajangan barongsai ada roh jahat berbentuk naga merah, dan terlihat ketakutan melihat terang yang mulai memenuhi ruangan karena disucikuduskan dengan air pentahiran (dengan cara di-spray). Kemudian ketika pajangan itu juga di-spray maka roh jahat yang ada hilang lenyap dan digantikan dengan cahaya putih terang.

3. Kantor (KRN)

Di kantor saya juga kemarin ada barongsai-nya didatangkan oleh asisten pimpinan baru yang orang Indonesia. Semua dipaksa untuk menaruh angpao isi Rp 8.800 rupiah di meja masing-masing staff, tapi saya tidak mau taruh.

Ketika sudah kembali masuk kantor lagi, saya langsung melakukan pentahiran dengan spray air pentahiran keliling kantor. Hasilnya, suasana kantor yang tadinya berat dan bawaan emosi melulu sekarang menjadi adem dan damai.

---

[Air hujan pentahiran]

Selain mendoakan air menjadi air pentahiran, Tuhan Yesus juga memperlihatkan bahwa kita juga bisa mendoakan hujan yang turun menjadi air hujan pentahiran. Cara mendoakannya, tangan ditadahkan di air hujan yang turun, diucapkan doa :

"Tuhan sucikuduskan dan persatukan air hujan ini dengan kuasa Darah Kristus yang sudah tertumpah bagi penebusan dosa umat manusia dan seluruh alam semesta. Tuhan penuhi air hujan ini dengan Kemuliaan Allah Bapa, Kuasa Darah Kristus, Api Roh Kudus dan segenap kuasa kebenaran Firman Tuhan menjadi air hujan pentahiran untuk menyuci kuduskan udara, tanah, air, semua yang ada di atasnya dan di dalamnya. Dalam nama Tuhan Yesus. AMIN."

Ketika air hujan didoakan dipersatukan dengan kuasa Darah Kristus, di dalam Roh yang terjadi adalah awan di atasnya menjadi merah penuh dengan kuasa Darah Kristus. Air hujan berubah menjadi merah penuh kuasa penyucian Darah Kritus.

Air hujan yang jatuh menyuci kuduskan semua wilayah, bangunan dan orang-orang yang terkena hujan. Semuanya menjadi putih bercahaya, termasuk orang-orang yang tidak percaya Tuhan Yesus, dan tempat-tempat ibadah non Kristen. Pada saat itu roh-roh jahat yang melekat dilenyapkan oleh kuasa Darah Kristus.

Kuasa air hujan pentahiran terjadi terhadap awan hujan di tempat yang didoakan.

Dari surga selain turun banyak sekali malaikat pentahiran, juga turun banyak sekali malaikat petempur Allah Bapa, yang berperang membersihkan seluruh wilayah, manusia, tanaman dan bangunan yang terkena air hujan pentahiran.

Kuasa air hujan pentahiran membuat ikatan kutuk roh setan hilang kuasanya, terbuka untuk Firman Tuhan dan pertobatan. Semua rencana jahat yang disusun oleh roh jahat atas wilayah itu dihancurkan oleh kuasa Darah Kristus.

---

[Kesaksian kuasa air hujan pentahiran]

1. Pertunjukan barongsai di kantor (AO)

Shalom Pak Indri dan Ibu Indri, saya mau bersaksi.

Kemarin, hari Senin 19 Februari, di kantor saya kedatangan rombongan barongsai di mana terakhir kali diundang tahun 2017, karena ini perusahaan milik orang Tionghoa, mereka merayakan Cap Go Meh. Entah kenapa tahun 2018 lalu, perusahaan tidak mengundang barongsai padahal ini kegiatan rutin tahunan.

Justru sepanjang tahun 2018 lalu, saya merasakan kuasa TUHAN dahsyat bekerja di lingkungan perusahaan: ada kebangkitan rohani anak-anak TUHAN di tempat ini, saya selalu berdoa dengan bebas dan berkuasa, pimpinan perusahaan menjadi begitu perhatian dan ada jiwa yang boleh diselamatkan dalam Yesus.

Tiba-tiba kemarin siang, barongsai itu diundang lagi. Mereka mengadakan pertunjukan mengelilingi setiap ruangan di gedung kantor kami, dari lantai bawah sampai lantai atas.

Lalu saya berdoa di tempat duduk saya, dan ada suatu penglihatan : api kemerah-merahan di setiap perlintasan yang dilalui oleh barongsai tersebut. Dari dalam api itu keluar banyak ular-ular naga kecil dengan panjang sekitar 50 cm pergi menempati tiap sudut ruangan. Ular-ular ini matanya menyala seperti api. Saking banyaknya saya jadi bingung dan juga takut, bagaimana cara mengusir dan menghilangkan roh-roh yang banyak ini?

Saya terus berdoa dan minta kuasa darah Yesus dan memakai nama-Nya yang kudus untuk mengusir roh-roh itu. Karena perusahaan ini begitu luas, saya keteteran, karena roh-roh ular itu dan api itu bertambah banyak, energi saya terkuras.

Bertepatan saat barongsai itu sedang melakukan atraksi, hujan deras juga turun. Lalu Roh Kudus bicara pada saya, mengingatkan tentang berdoa dengan air hujan pentahiran. Saya senang sekali waktu ingat itu.

Kemudian saya keluar gedung, sambil sedikit kehujanan, saya berdoa kepada Tuhan Yesus kiranya setiap tetes air hujan yang turun itu, bersatu dengan kemuliaan Tuhan Bapa, bersatu dengan kuasa Darah Anak Domba Tuhan dan bersatu dengan kuasa api Roh Kudus, mentahirkan dan mengganti atmosphere perusahaan tempat saya bekerja dengan atmosphere sorgawi yang Maha Kudus. Dalam nama Yesus. Amin.

Lalu saya melihat secara roh, semua api kemerah-merahan itu mulai padam, serta semua ular-ular naga itu hilang seperti kabut yang hilang.

Terpujilah TUHAN, yang telah membimbing hambaNya ini dalam peperangan rohani yang dahsyat. Kiranya kesaksian ini memberkati. Shalom.

2. Team doa di Raja Ampat (YNS)

Trimakasih Pastor untuk doanya, kami sudah pulang dari Raja Ampat Sorong dengan selamat. Dan semua agenda doa dapat diselesaikan dengan sangat baik dalam anugrah Bapa yang sempurna.

Pas doa profetik dilaut di hari terakhir kami pulang kehujanan. Kebetulan kapalnya terbuka, di kanan kiri hanya ada atap saja jadi kita semua kehujanan. Anak-anak sudah baca WA dari Pastor tentang pentahiran, jadi kita langsung pentahiran dengan air hujan dan hasilnya jadi ringan dan atmosfirnya damai.

Trimakasih untuk kebenaran yang Tuhan sudah bukakan melalui Pastor bagi kami semua.

---

Air pentahiran adalah salah satu alat peperangan roh yang Tuhan Yesus nyatakan di akhir jaman, memperlengkapi anak-anak Tuhan masuk dalam peperangan roh yang lebih dalam. Kuasa air pertahiran terletak di dalam doa “penyatuan dengan kuasa Darah Kristus yang sudah tertumpah bagi penebusan dosa umat manusia dan alam semesta”.

Di dalam roh, air pentahiran ketika digunakan (dituang, dipercik atau di-spray) membuat barang atau tempat yang terkena di dalam Roh menjadi bercahaya putih terang, dan semua roh jahat (kegelapan) lenyap seketika.

Kita doakan, Roh Kudus meneguhkan dan membukakan hikmat supaya kita semua semakin memahami kuasa peperangan Roh yang Tuhan Yesus nyatakan kepada anak-anakNya di akhir jaman ini.

Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.

Maranatha – Datanglah Tuhan Yesus! (Wahyu 22:20)

(Indriatmo/PD Yoel Ministry)

---

Catatan :
Kalau ada yang mengalami pergumulan di dalam roh baik terhadap tempat tinggal, kantor atau diri pribadi bisa sharing di email ini. Demikian juga jika ada yang sudah mengalami sendiri kuasa air pentahiran, silahkan dibagikan supaya menguatkan dan menjadi berkat bagi anak-anak Tuhan yang lain.

* * * * *

Komentar