Mr.Indriatmo's blog

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

KISAH NYATA 'MEMBACA ALKITAB SEUMUR HIDUP'

M. Theresia LF - Shalom, kenalkan saya, Theresia, seorang pegawai negeri yang bekerja di kantor Gubernur Propinsi di Indonesia bagian Timur.

Karena tekun dan rajin bekerja, karier saya cepat menanjak dan menimbulkan iri hati bagi teman-teman dan salah seorang adalah teman baik saya.

AIR PENTAHIRAN DENGAN KUASA DARAH KRISTUS

Penyucian dengan mempergunakan darah banyak disebutkan di Kitab Perjanjian Lama, mulai dari hewan korban bakaran yang darahnya dicurahkan ke mezbah sampai kepada darah yang dipercikkan untuk menyucikan imam dan perlatan kudus di Bait Suci. Juga darah anak domba dibubuhkan di tiang pintu rumah untuk melindungi bangsa Israel dari malaikat Tuhan yang turun membunuh setiap anak sulung di Mesir.

[Darah penyucian]

BAYAR HARGA DAN BAYAR KORBAN

Di dalam hidup sehari-hari, ada anak-anak Tuhan yang ketika mulai bertekun dalam kekudusan, melakukan Firman Tuhan dan setia berdoa, malah menderita berbagai musibah, penderitaan atau ditimpa berbagai sakit penyakit. Ada juga juga anak-anak Tuhan yang hidupnya kudus dan setia melayani, tetapi jatuh sakit bahkan bisa berhari-hari.

Musibah atau sakit penyakit yang dialami oleh anak-anak Tuhan yang mau bertekun, terbagi dalam dua kategori yaitu ‘bayar harga’ dan ‘bayar korban’.

1. BAYAR HARGA

MINYAK URAPAN

Di Alkitab ada simbol-simbol yang dipergunakan dalam pelayanan, misalnya: baptisan mempergunakan air, perjamuan kudus mempergunakan roti dan anggur dan untuk menyucikan digunakan garam. Adapun untuk berdoa, para murid Tuhan Yesus dan jemaat mula-mula di Perjanjian Baru mempergunakan minyak.

-- (Markus 6:13) – “Mereka (para murid) mengusir banyak setan, dan MENGOLES banyak orang sakit dengan MINYAK dan menyembuhkan mereka.”

BABA YETU

Banyak karya orkestra yang mendapat pujian tinggi seperti "The Star Spangled Banner" dan "Battle Hymn of the Republic". Tapi ada satu karya yang mungkin relatif tidak dikenal berasal dari sebuah lagu thema video game yaitu "Baba Yetu". Namun ketika kita mendengarnya maka kita akan setuju bahwa selain menjadi inspirasi, lagu ini juga benar-benar tak terlupakan.

DIBUAT UNTUK VIDEO GAME

KARUNIA ROH DI HOLY LAND

Setelah melakukan perjalanan ke Holy Land di bulan November, ada satu teman, seorang staff dari perusahaan tempat saya bekerja sebelumnya, juga melakukan perjalanan yang sama di awal bulan Desember dengan biro wisata yang berbeda.

Sebelumnya dia banyak bertanya kepada isteri mengenai hal-hal yang perlu disiapkan untuk ke Holy Land, karena ini perjalanan pertamanya. Kemudian setelah penerbangan dan sampai di Holy Land, dia tetap mengirimkan update perjalanannya.

KELUARGA KUDUS DI MESIR

Ketika mengikuti perjalanan ke Holy Land, rute yang ditempuh adalah mulai dari Mesir, kemudian menuju ke Israel dan dilanjutkan ke Yordania. Ketika sampai di Kairo Mesir, kita disambut oleh pemandu wisata lokal yang fasih berbahasa Indonesia. Dia pemandu wisata senior dibantu oleh seorang pemandu wisata yunior yang juga mahir berbahasa Indonesia.

Karena mereka orang Mesir dan sehari-hari berbahasa Arab, kita berpikir bahwa mereka orang muslim. Ternyata dugaan kita keliru! Mereka adalah orang Kristen mula-mula dari gereja Kristen disebarkan oleh Para Rasul.

NATAL BULAN DI BULAN DESEMBER?

Dewasa ini ada orang-orang Kristen yang menolak merayakan Natal di bulan Desember karena menurutnya tidak mungkin Yesus lahir pada saat musim dingin. Lebih dari itu mereka mengaitkan dengan perayaan pemujaan dewa matahari pada masa kekaisaran Romawi, sehingga dikatakan bahwa merayakan Natal di bulan Desember sama dengan pemujaan terhadap dewa Matahari - penyembahan berhala! Sesat! Menjelang bulan Desember mereka biasanya aktif menyebarkan pendapat ini secara masif melalui email, WA, FB, twitter dan berbagai media sosial - supaya orang Kristen tidak merayakan Natal di bulan Desember.

DITINGGALKAN DI KARNATAKA, DIBESARKAN DI KERALA, PRIA INDIA INI SEKARANG MENJADI ANGGOTA PARLEMEN SWISS

Niklaus Samuel Gugger lahir di rumah sakit CSI Lombard di kota Udupi, propinsi Karnataka, India, ditinggalkan oleh ibu kandungnya yang bernama Anasuiya. Dalam umur seminggu, pasangan Swiss (Fritz dan Elizabeth) mengadopsi dia. Mereka membawa Niklaus yang berumur 15 hari ke Kerala. Setelah empat tahun, orang tua angkatnya membawanya ke Swiss. Sekarang, 48 tahun setelah ditinggalkan, Niklaus adalah orang India pertama yang dipilih menjadi anggota parlemen Swiss.

PERJALANAN HIDUPNYA

Pages

Komentar