Mr.Indriatmo's blog

SEBUAH FENOMENA: DUA DAPUR

(perenungan bagi suami)

"Mas, saya ini punya dua dapur," kata seorang tetangga dengan bangga dalam sebuah pembicaraan waktu bertemu saat dia pindah rumah sebagai penghuni baru di perumahan tempat saya tinggal.

Saya hanya berpikir, mungkin di rumahnya dibuat dua dapur: satu dapur basah dan satu dapur kering. Terus terang saya tidak paham apa maksudnya, tapi saya segan untuk bertanya lebih lanjut karena umurnya jauh lebih tua. Saya hanya meneruskan mendengar penjelasannya, karena pasti dari situ akan ketemu apa yang dimaksud dengan dua dapur tersebut. selengkapnya...»

IT’S A BOY !

Kelahiran Yere (Yeremia Timotius) dimulai dari sebuah peristiwa yang menarik. Tahun lalu, Yezki (Yehezkiel Titus) anak saya yang berusia 6 tahun berkata bahwa dia ingin adek cowok. Saat itu dia sudah punya adek cewek berumur 1 tahun.

Kita bilang pada Yezki, jika memang begitu minta saja kepada Tuhan Yesus dengan berdoa. Itu yang selalu kita ajarkan padanya, dan Yezki pun mulai berdoa minta Tuhan memberi seorang adek cowok... selengkapnya...»

DUREN MONTHONG

(Ternyata Tuhan suka bercanda)

Dua hari lalu saya pergi sendirian ke supermarket untuk membeli pempers dan beberapa keperluan bayi. Sambil mendorong kereta, saya mengumpulkan semua barang yang terdapat dalam daftar belanjaan yang sudah ditulis lengkap oleh istri. Karena tidak biasa belanja, maka saya harus bolak-balik untuk mencari letak barang-barang tersebut satu persatu di rak pajangan. selengkapnya...»

SEMANGKA

Saya punya pengalaman mengenai buah semangka. Waktu pertama kali ke Jepang, saya kangen banget makan semangka. Bahasa Jepang semangka adalah "suika".

Nah di bazar musim panas saya melihat ada semangka bulat yang dijual, dan menarik sekali. Di depannya terpasang harga 300 yen. Saya hitung dengan rupiah (rate waktu itu 1 yen = 60 rupiah. Sekarang 1 yen = 125 rupiah), harganya adalah 18,000 rupiah. Itu harga sebuah semangka bulat yang murah sekali di Jepang. Saya pikir ini pasti karena bazar - jadi semangkanya dijual murah. selengkapnya...»

FOTO DI DALAM DOMPET

Satu hari saya berkunjung ke rumah seorang teman di sebuah kota kecil di pulau Shikoku Jepang. Sebagaimana lazimnya adat di sana - saya disambut oleh seluruh keluarga (istri dan anak-anak). Sambil ngobrol dan main-main, ibu rumah tangga sibuk menjamu dengan terus mengeluarkan kue-kue dan minuman. Kemudian disiapkan juga makan malam lengkap. selengkapnya...»

PAWANG HUJAN (2)

Pembukaan Olimpiade di Beijing hari Jumat malam tanggal 8 Agustus 2008 yang dihadiri oleh 60 kepala negara termasuk presiden Amerika GW Bush, berlangsung secara spektakuler dan sukses luar biasa. Cuaca pada hari itu cerah, sehingga upacara pembukaan yang diakhiri dengan pesta kembang api dapat berlangsung dengan lancar. Sepanjang hari itu dan hari-hari sesudahnya, di Beijing dan kota-kota tempat dilangsungkannya pesta akbar Olimpade hujan tidak turun - walaupun badan meteorologi China telah memberikan prediksi 47 persen akan turun hujan dan 6 persen hujan lebat. selengkapnya...»

PAWANG HUJAN (1)

Di Indonesia, menginjak bulan November biasanya hujan sudah mulai menampakkan diri. Hujan biasanya datang semakin rutin datang pada bulan Desember dan Januari. Dalam bahasa Jawa ada permainan kata yang disebut "Keroto Boso" yaitu memecah kata berdasarkan kesamaan intonasi/akhiran, dimana Desember di-keroto boso sebagai "gedhe-gedhene sumber" (besar-besarnya sumber) , dan Januari sebagai "hujan sehari-hari". selengkapnya...»

KAPAN NIKAH? HA HA HA ....

Lagi-lagi pertanyaan itu diposting seorang teman. Rupanya pertanyaan itu cukup mengusik kesendiriannya, sehingga si doi merasa perlu dukungan moril. Saya balas dengan asal : Nikah atau tidak nikah itu sama saja, terserah yang menjalani hidup. Yang penting seperti semboyan LA Light : ENJOY AJA ... HA HA HA ...

* * * * * selengkapnya...»

SURAT DAFTAR KEBAIKAN

Pada saat liburan sekolah, Youth di gereja mengadakan Fun Trip (retreat) di Cibodas selama tiga hari. Saya mendapat tugas untuk mengisi session bersama dengan pendeta dan beberapa pembicara yang lain. Pesertanya cukup banyak. Pemuda yang ikut ada 80 orang. Sedangkan pendeta, majelis pendamping dan pembicara ada sekitar 20 orang. selengkapnya...»

MENGAPA SAKIT?

Cuaca menginjak bulan Maret ini mulai sedikit berubah. Hujan sudah mulai agak reda, dan jika siang hari matahari lebih sering terlihat dibanding hari-hari di bulan Januari dan Februari. Perubahan cuaca ini cukup melegakan, karena bisa mengurangi intensitas banjir di Jakarta dan sekitarnya. Tetapi bersamaan dengan meredanya curah hujan, ada 'musim' baru yang merebak luas, yaitu musim sakit.

Di koran banyak diberitakan anak yang terserang penyakit demam berdarah, ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan bagian Atas), diare dan penyakit musiman lainnya. Ternyata penyakit itu juga singgah di rumah saya. Sudah seminggu ini saya flu berat, radang tenggorokan dan pilek - rasanya mengganggu sekali; begitu juga istri. Puji Tuhan, anak-anak tidak tertular, karena selama masa pancaroba ini, mereka kita beri vitamin dan suplemen makanan yang cukup, sehingga daya tahan tubuhnya mampu untuk bertahan dan tidak tertular. selengkapnya...»