HUA - Pelajaran 02

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Nama Kelas : Hermeneutika Untuk Awam
Nama Pelajaran : Alat-Alat Bantu Hermeneutika
Kode Pelajaran : HUA-P02

Pelajaran 02 -- Alat-Alat Bantu Hermeneutika

Daftar Isi

  1. Alkitab
    1. Alkitab dalam Berbagai Versi dan Bahasa
    2. Alkitab Ibrani-Yunani, Interlinear
    3. Alkitab dengan Referensi Silang
    4. Alkitab Berdasarkan Jenis Terjemahan
    5. Alkitab Multimedia
  2. Kamus
    1. Kamus Umum/Bahasa (Indonesia dan Inggris)
    2. Kamus Bahasa Ibrani/Yunani (Leksikon)
    3. Kamus Alkitab/Ensiklopedia Alkitab
    4. Kamus Khusus
  3. Buku-Buku Sistem Topik
  4. Buku Pengantar Alkitab
  5. Buku-Buku Tafsiran
    1. Jenis Tafsiran Berdasarkan Strukturnya
      1. Tafsiran Kata/Frasa atau Catatan Ayat
      2. Tafsiran Ayat per Ayat secara Berurutan
      3. Tafsiran Rentang Beberapa Ayat (atau Satu Perikop Sekaligus)
    2. Macam-Macam Tafsiran Berdasarkan Isinya
      1. Ekspositori
      2. Eksegetis
      3. Devosional
      4. Kultural
  6. Atlas Alkitab
    1. Peta Garis
    2. Peta Geografis
    3. Peta Satelit
    4. Peta Khusus
  7. Konkordansi
  8. Catatan/Peringatan

Doa

Pelajaran 02: Alat-Alat Bantu Hermeneutika

Adanya gap (waktu, budaya, sejarah, dll.) antara Penulis Alkitab dan Penafsir Alkitab membuat pekerjaan penafsiran tidaklah mudah. Memiliki Alkitab saja tidak cukup untuk melakukan penafsiran Alkitab dengan baik. Diperlukan alat-alat bantu Hermeneutika untuk menjembatani gap tersebut. Alat-alat Hermeneutika apa saja yang diperlukan? Apakah tersedia alat-alat bantu digital? Manakah yang lebih baik, cetak atau digital?

  1. Alkitab
  2. Saat ini, ada lebih banyak versi/bahasa Alkitab dalam bentuk digital yang dapat diakses daripada cetak. Selain sudah tidak dicetak/diterbitkan lagi (sulit didapatkan), versi Alkitab cetak juga tidak terintegrasi dengan bahan-bahan biblika yang lain. Mari terlebih dahulu mengenal beberapa macam Alkitab.

    1. Alkitab dalam Berbagai Versi dan Bahasa
    2. Untuk menafsir dengan baik, dibutuhkan beberapa versi/bahasa Alkitab yang baik. Selain untuk membandingkan ketepatan terjemahannya, tujuannya juga untuk semakin memperkaya pengertian akan kata/frasa/kalimat tertentu.

      Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) adalah yayasan studi Alkitab digital yang menyediakan Alkitab dalam berbagai versi dan bahasa:
      - 25+ Alkitab dalam Versi Bahasa Indonesia (Kuno dan Modern)
      - 50+ Alkitab dalam Bahasa Suku/Daerah (dari Sabang sampai Merauke)
      - 5+ Alkitab dalam Versi Bahasa Asli (Ibrani dan Yunani)
      - 20+ Alkitab dalam Bahasa Inggris (KJV, RSV, NASB, dll..)
      - Alkitab dalam Bahasa Asing Lain (Belanda, Mandarin, dll..)

      Alkitab-alkitab di atas dapat diakses dengan beberapa cara:

      1. Software Alkitab (sabda.net)
      2. Situs Alkitab SABDA (alkitab.sabda.org)
      3. Aplikasi Alkitab SABDA Android dan IOS (sabda.app)
    3. Alkitab dalam Bahasa Ibrani-Yunani dan Interlinear
    4. Dalam bentuk cetak, ayat-ayat Alkitab Interlinear disusun dalam 2 baris (lines) bahasa (atau lebih)- bahasa asli Alkitab dan bahasa Lain. Penyusunan baris bahasa lain adalah tidak sesuai dengan terjemahannya karena penyusunan berdasarkan kata per kata dalam bahasa aslinya (nomor Strong-nya).

      Contoh Interlinear Reverse dari situs alkitab.sabda.org

      Yohanes 1:1 (TB) --> https://alkitab.mobi/tb/Yoh/1/1/https://devx.sabda.org/indolinear/grk2tb/detail.php?id=26046

      Pada
      <1722>
      mulanya
      <746>
      adalah
      <1510>
      Firman;
      <3056>
      Firman
      <3056>
      itu bersama-sama dengan Allah
      <2316>
      dan
      <2532>
      Firman
      <3056>
      itu adalah
      <1510>
      Allah.
      <2316>

      Dalam situs Alkitab SABDA, tersedia juga beberapa jenis Interlinear lain:
      - Reverse Interlinear (Bisa Dibolak-Balik)
      - Bilinear (2 Kolom Vertikal/Berdampingan)
      - Multilinear
      - Embeded Interlinear

    5. Alkitab dengan Referensi Silang
    6. Alkitab dengan Referensi Silang sangat membantu untuk mendapatkan ayat-ayat paralel sebagai referensi atau menghubungkan satu ayat Alkitab ke ayat lain yang berkaitan. Ini bisa berupa penjelasan mengenai peristiwa yang disebutkan, atau kutipan dari bagian lain Alkitab, atau beberapa ayat dari bagian lain Alkitab yang serupa atau saling melengkapi.

      Semua alat studi Alkitab digital yang disediakan YLSA (Software SABDA, Situs Alkitab SABDA, atau App Alkitab SABDA) telah mengintegrasikan Referensi Silang dalam Alkitab yang ada.

      Contoh dari situs alkitab.sabda.org

      Yohanes 1:1 (TB) --> https://alkitab.sabda.org/verse.php?book=yoh&chapter=1&verse=1

      Pada mulanya adalah Firman[a] Firman itu bersama-sama dengan Allah[b] dan Firman itu adalah Allah[c]

      Catatan: Referensi Silang ditandai dalam kurung kotak.

    7. Alkitab Berdasarkan Jenis Terjemahan
      1. Terjemahan Literal (Contoh: TB)
      2. Terjemahan Dinamis (Contoh: BIS)
      3. Terjemahan Parafrasa (Contoh: FAYH)
    8. Alkitab Multimedia
      1. Alkitab Bergambar (App AYT)
      2. Cerita Alkitab (App CIA)
      3. Alkitab Karaoke (Teks + Audio)
      4. Alkitab Video (Film Yesus, Lumo)
  3. Kamus
  4. Dalam menafsir, kamus umum/bahasa dan kamus Alkitab/teologi sangat berguna untuk menjelaskan arti kata-kata, baik secara umum maupun dalam konteks penggunaannya dalam Alkitab. Berikut adalah beberapa jenis kamus yang bisa dipakai.

    1. Kamus Umum/Bahasa (Indonesia dan Inggris)
    2. Baik kamus bahasa Indonesia-Indonesia maupun Inggris-Indonesia, diperlukan untuk mencari definisi kata secara umum.

    3. Kamus Bahasa Ibrani/Yunani (Leksikon)
    4. Kamus Bahasa Alkitab (Leksikon) Ibrani/Yunani akan sangat berguna untuk mencari penjelasan arti bahasa aslinya. Untuk itu, perlu dilengkapi juga dengan Buku Tata Bahasa Ibrani/Yunani guna melihat penjelasan bentuk kata Ibrani/Yunaninya.

    5. Kamus Alkitab/Ensiklopedia Alkitab
    6. Kamus Alkitab memberikan penjelasan lebih lengkap sehubungan dengan istilah-istilah teologi, nama-nama tempat, orang, dan binatang/tumbuh-tumbuhan, dll., termasuk penjelasan latar belakang budaya dan sejarahnya.

    7. Kamus Khusus
    8. Ada beberapa kamus khusus yang sangat membantu memberikan penjelasan untuk hal-hal yang spesifik, misalnya Kamus Tokoh, Kamus Simbol/Lambang, dll..

    Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) menyediakan semua kamus di atas, baik dalam software SABDA, situs Alkitab SABDA, maupun dalam aplikasi Kamus SABDA. Di dalamnya terdapat ribuan istilah, merupakan kompilasi 10+ kamus yang saling terintegrasi, sehingga pemahaman mengenai kata, makna, dan fakta-fakta dalam Alkitab semakin lebih jelas dan luas.

    Contoh dari situs Alkitab SABDA --> Mempelajari kata "Firman" --> https://alkitab.sabda.org/dictionary.php?word=Firman%20Tuhan

  5. Buku-Buku Sistem Topik
  6. Buku topikal menyusun topik-topik dalam Alkitab sedemikian rupa (sesuai dengan abjad) untuk mempermudah pencarian ayat-ayat yang membicarakan topik yang sama. Buku-buku topik secara cetak terbatas sekali ketersediaannya. Namun, secara digital, dengan sistem Indeks Topikal, penggunaannya menjadi sangat mudah dan cepat.

    Dalam situs https://alkitab.sabda.org/ atau Software SABDA termuat 20.000+ topik dari sumber-sumber terpercaya seperti: Thompson Chain Reference, Elwell, Naves, dan Torrey.

  7. Buku Pengantar Alkitab
  8. Buku pengantar Alkitab sangat berguna untuk mengetahui latar belakang Kitab-kitab dalam Alkitab, khususnya sehubungan dengan penulisannya, yaitu garis besar, tujuan, tahun, penulis, penerima, dll..

    Ketersediaan Pengantar Alkitab dalam bentuk digital oleh YLSA (di software SABDA, situs Alkitab SABDA, maupun aplikasi Alkipedia SABDA) semakin memperluas lagi penggunaannya, bahkan bukan hanya menyajikan latar belakang kitab, tetapi juga latar belakang pasal.

  9. Buku-Buku Tafsiran
  10. Buku-buku Tafsiran Alkitab berisi hasil tafsiran oleh para ahli teologi. Penting diingat untuk memilih buku-buku tafsiran yang alkitabiah dan sudah diterima oleh gereja-gereja injili secara umum.

    Buku-buku tafsiran adalah alat yang penting, tetapi perlu bijaksana dalam pemakaiannya. Jangan menjadikannya sebagai referensi pertama sebelum kita sendiri melakukan menggali terhadap ayat-ayat yang kita baca, kecuali ketika kita mengalami kesulitan menemukan pengertian isi ayat tertentu (ayat-ayat yang sulit). Jika digunakan pada akhir penggalian, buku-buku tafsiran sangat baik dipakai untuk memeriksa/ mencocokkan/membandingkan hasil tafsiran yang sudah kita kerjakan untuk mengecek apakah tafsiran kita melenceng atau untuk memperkaya pemahaman kita.

    YLSA menyediakan buku-buku tafsiran digital berbahasa Indonesia dan Inggris dalam semua jalur studi Alkitab.

    1. Jenis tafsiran Berdasarkan Strukturnya
      1. Tafsiran kata/frasa atau catatan ayat.
      2. Tafsiran ayat per ayat secara berurutan.
      3. Tafsiran rentang beberapa ayat (atau satu perikop sekaligus).
    2. Macam-Macam Tafsiran Berdasarkan Isinya
      1. Ekspositori
      2. Tafsiran Ekspositori biasanya ditulis untuk membahas ayat demi ayat. Isinya mencakup catatan, pengajaran, garis besar, ilustrasi, dan aplikasi praktis dari pembelajaran terhadap kitab-kitab dalam Alkitab.

      3. Eksegetis
      4. Tafsiran Eksegetis biasanya ditulis oleh ahli kitab atau teolog karena isinya lebih bersifat teknis atau akademis, berkonsentrasi pada bahasa asli, konteks, atau tata bahasa teks.
        Contoh: Baker Exegetical Commentary on the New Testament.

      5. Devosional
      6. Tafsiran Renungan dirancang untuk meningkatkan refleksi pribadi pembaca dan aplikasi praktis dari teks Alkitab.
        Contoh: Tafsiran Renungan 365 Hari.

      7. Kultural
      8. Tafsiran Kultural dimaksudkan untuk membantu pembaca memperoleh pemahaman tentang latar belakang budaya dari teks Alkitab.
        Contoh: The IVP Bible Background Commentary: Old Testament.

  11. Atlas Alkitab
  12. Atlas/Peta Alkitab adalah buku yang menunjukkan gambaran (peta) tempat-tempat dalam Alkitab pada zaman Alkitab. Di dalamnya juga ditunjukkan perkiraan jarak tempat-tempat dan hubungan tempat-tempat itu sesuai dengan sejarah peristiwanya dalam Alkitab. Dengan Peta Alkitab ini, kita bisa memberikan pemahaman yang lebih detail mengenai perspektif geografis, topografis, historis, arkeologis, dan kultural dari tempat peristiwa yang ada di Alkitab. Peta Alkitab biasanya ditemukan juga dalam Alkitab cetak di halaman paling belakang sebagai lampiran.

    Peta Alkitab digital juga terdapat dalam software SABDA dan situs Alkitab SABDA yang dimasukkan dalam kategori Sistem Studi peta yang terintegrasi. Hasil pencarian itu akan menghasilkan penjelasan tempat-tempat yang lebih detail.

    YLSA menyediakan beberapa jenis peta:

    1. Peta Garis (gambar 1 dimensi); berwarna atau hitam-putih.
    2. Peta Geografis yang memperlihatkan tempat-tempat, pegunungan, sungai, samudra, lautan, topologi tanahnya, dsb..
    3. Peta Satelit, contohnya aplikasi Bible Map android. Aplikasi ini terhubung dengan Google Maps sehingga kita bisa melihat bagaimana foto satelit keadaan kota- kota/tempat-tempat dalam Alkitab pada masa sekarang (live).
    4. Peta Khusus
      - Perjalanan Musa, Yesus, atau Paulus.
      - Wilayah (Kerajaan, Bangsa-Bangsa, Suku-Suku, Penjajahan)
      - Denah Tabernakel, dll..
  13. Konkordansi
  14. Buku Konkordansi cetak dalam bahasa Indonesia sangat terbatas sekali. Konkordansi biasanya dipakai untuk mencari padanan ayat atau paralelnya, juga untuk membandingkan, khususnya arti dan penggunaan kata-kata yang dicari serta alamat ayatnya.

    Dengan teknologi digital, fungsi konkordansi ini digantikan dengan Kotak Pencarian yang bisa memberikan hasil sama baik, bahkan lebih baik dibanding buku konkordansi cetak yang lengkap. Situs Alkitab SABDA memiliki fungsi Kotak Pencarian yang sangat ekstensif, yang bisa melakukan pencarian, baik untuk kata/frasa maupun lintas versi, bahkan pencarian nomor Strong (Ibrani/Yunani).

  15. Catatan/Peringatan
  16. Alat-alat menafsir di atas sangat berguna untuk membantu pekerjaan penafsir. Namun, alat-alat tersebut tidak dapat menggantikan tugas dan tanggung jawab seorang penafsir. Penafsir adalah subjek (pribadi) yang harus mengerjakannya. Alat-alat yang lengkap dan baik belum cukup menjamin hasil penafsiran yang baik. Kesungguhan penafsir untuk bergantung kepada Roh Kudus, sebagai Iluminator, dan keterampilan penafsir, sangat menentukan keberhasilan pekerjaan menafsir. Alat-alat yang lengkap akan memungkinkan hasil penafsiran yang lebih maksimal dan akurat.

Akhir Pelajaran (HUA-P02)

Doa

"Tuhan, aku bersyukur dengan orang-orang yang Tuhan pakai untuk membuat alat-alat bantu Hermeneutika ini. Dengan pertolongan Roh Kudus, biarlah alat-alat bantu ini dapat aku pergunakan untuk mempelajari firman-Mu dengan tepat, sehingga aku semakin memahami kebenaran firman-Mu dan semakin mengenal Engkau. Amin."

Taxonomy upgrade extras: