Komentar

RMA - Pelajaran 1

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Nama Kelas : Renungan Multimedia yang Alkitabiah
Nama Pelajaran : Selayang Pandang Tentang Pemahaman Alkitab (PA)
Kode Pelajaran : RMA-P01

Pelajaran 01 -- Selayang Pandang Tentang Pemahaman Alkitab (PA)

Daftar Isi

A. Pengertian dan Tujuan PA

  1. Pengertian PA
  2. Tujuan PA

B. Metode-Metode PA

  1. Metode Observasi, Interpretasi, Aplikasi (OIA)
    1. Observasi
    2. Interpretasi
    3. Aplikasi
  2. Metode Baca Gali Alkitab (BGA)
    1. Baca
    2. Gali
    3. Aplikasi
  3. Metode S.A.B.D.A.
    1. Simak
    2. Analisa
    3. Belajar
    4. Doa/Diskusi
    5. Aplikasi
  4. Metode BAca DEngar NOnton (BaDeNo) Plus
  5. Metode A.L.A.T.
    1. Ayat
    2. Leksikal/Linguistik
    3. Asosiasi
    4. Topikal

C. Alat-Alat PA

  1. Beberapa versi Alkitab
  2. Kamus Bahasa (Leksikon)
  3. Konkordansi
  4. Kamus Alkitab/Ensiklopedia
  5. Buku Pengantar Kitab-Kitab dalam Alkitab
  6. Peta Alkitab
  7. Tafsiran dan Catatan

Doa

Pada pelajaran pertama ini, kita akan mengamati secara singkat 3 hal utama tentang PA, yaitu pengertian tentang Pendalaman Alkitab (PA), metode, serta alat-alat yang dipakai untuk PA. Karena hanya selayang pandang, kita tidak akan membahasnya secara rinci. Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang PA, silakan melihat referensi-referensi yang tersedia.

A. Pengertian dan Tujuan PA

1. Pengertian PA

Pendalaman Alkitab biasa disebut studi Alkitab (Bible Study). PA didefinisikan sebagai membaca Alkitab secara saksama dengan meneliti latar belakang penulisan dan mempelajari kata-kata penting yang ada dalam perikop/pasal untuk tujuan memahami maknanya sesuai dengan maksud penulisnya.

Apa pentingnya melakukan PA? Dengan melakukan PA, kita diajak untuk berinteraksi dengan firman Tuhan sehingga dengan pertolongan Roh Kudus, pikiran dan hati kita diterangi untuk melihat kebenaran-kebenaran yang terdapat dalam Alkitab agar kita semakin mengenal Tuhan, karakter-Nya, dan kehendak-Nya (2 Tim. 3:15-16).

2. Tujuan PA

Disiplin melakukan PA akan membuat kita semakin meyakini Alkitab sebagai firman Tuhan, yang akan menuntun kita mengalami perubahan hati, pikiran, cara hidup, dan juga tingkah laku sesuai dengan kehendak Tuhan (Rm. 12:2). Dengan rutin melakukan PA, kita akan mendapatkan makanan rohani yang menjadi kebutuhan utama kita untuk bertumbuh ke arah kedewasaan dalam Kristus (Mat. 4:4).

B. Metode-Metode PA

PA adalah proses belajar Alkitab yang harus dilakukan dengan metode yang jelas dan sistematis. Ada banyak metode PA yang baik dan kita bisa memilih sesuai dengan gaya belajar kita masing-masing. Khusus untuk kelas ini kita hanya akan belajar beberapa metode untuk mewakili banyak metode yang ada:

1. Metode Observasi, Interpretasi, Aplikasi (OIA)

OIA adalah salah satu jenis PA Induktif yang paling banyak dikenal. Metode ini sangat sederhana yang memiliki 3 langkah belajar:

  1. Observasi: Apa yang dikatakan dalam teks?


  2. Fakta-fakta apa yang bisa kita gali dari teks yang kita baca (tokoh, latar belakang, geografis). Apa yang terjadi saat itu? (untuk kitab narasi)

  3. Interpretasi: Apa artinya?


  4. Apa makna yang bisa kita ambil dari setiap fakta atau pesan yang terdapat dalam ayat-ayat yang sedang kita pelajari? Prinsip-prinsip kebenaran apa yang bisa ditarik melampaui ruang dan waktu?

  5. Aplikasi: Respons


  6. Apa relevansi kebenaran yang ditemukan dalam teks dengan hidup saya saat ini? Lalu, apa yang akan saya lakukan dengan kebenaran yang sudah ditemukan.

2. Metode Baca Gali Alkitab (BGA)

Metode ini dibuat oleh Scripture Union Indonesia. Metode ini memperhatikan jenis sastra atau genre masing-masing kitab supaya bisa mengungkapkan pesan teks dari bacaan.

  1. Baca: Berdoa dan membaca teks Alkitab yang dimaksudkan.
  2. Gali: Dengan panduan-panduan pertanyaan yang tersedia, kebenaran firman Tuhan digali.
  3. Aplikasi: Berdoa untuk aplikasi yang akan dilakukan


  4. Untuk mempelajari lebih lanjut, silakan berkunjung ke situs: su-indonesia.org.

    Video presentasi tentang metode BGA dapat diperoleh di: youtube.com/watch?v=qTdRDO6dZ1s

3. Metode S.A.B.D.A.

Metode S.A.B.D.A. dibuat oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Metode ini memiliki 5 langkah, yaitu: Simak, Analisa, Belajar, Doa/Diskusi, Aplikasi. Metode ini dirancang untuk digunakan dengan aplikasi Alkitab SABDA yang cocok untuk era digital.

  1. Simak: Baca teks Alkitab yang akan dipelajari berulang-ulang, atau dengarkan bacaan teks tersebut dari Alkitab audio/video Alkitab. Sangat baik jika melihat teks tersebut dalam berbagai versi Alkitab.
  2. Analisa: Teliti dan amati kata-kata penting/sulit atau kata-kata yang diulang-ulang dengan melihat melihat latar belakang, tokoh, tempat, dan peristiwa dari teks yang dibaca.
  3. Belajar: Pelajari penemuan-penemuan dari hasil baca dan analisis. Minta pertolongan Roh Kudus untuk menolong kita mendapatkan pelajaran seperti yang Tuhan inginkan melalui teks Alkitab.
  4. Doa/Diskusi: Doakan agar teks Alkitab yang kita pelajari menerangi hati dan pikiran kita sehingga kita diubahkan dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Diskusikan dan bagikan pelajaran yang sudah didapatkan dengan orang lain.
  5. Aplikasi: Dengan rendah hati, lakukan apa yang Tuhan nyatakan dan ajarkan melalui teks Alkitab supaya kehendak Tuhan dijalankan melalui hidup kita.


  6. Video tutorial metode S.A.B.D.A. dapat diperoleh di: https://www.youtube.com/watch?v=k925Hq_SdWc

4. Metode BAca DEngar NOnton (BaDeNo) Plus

Cara membaca dan belajar Alkitab zaman sekarang! BaDeNo Plus dirancang bukan hanya untuk kita bisa disiplin membaca Alkitab secara berurutan, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai bahan studi agar kita bisa mempelajari Alkitab dengan lebih dalam. Silakan mengakses situs badeno.sabda.org untuk mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap.

5. Metode A.L.A.T.

Ini adalah metode penggalian Alkitab yang dirancang untuk penggalian Alkitab yang lebih akademis. Langkah-langkahnya meliputi:

  1. A: Ayat: Apa yang ditemukan di seputar teks?
  2. L: Leksikal/Linguistik: Apa makna dalam kata-kata/frasa penting dalam ayat-ayat yang kita pelajari
  3. A: Asosiasi (Referensi Silang): Apa relasi ayat-ayat ini dengan bagian-bagian lain dalam Alkitab?
  4. T: Topikal (Tematik/Teologis): Apa makna teologis dari ayat yang dipelajari?

C. Alat-Alat PA

Untuk melakukan pemahaman Alkitab, mau tidak mau, kita membutuhkan alat-alat selain Alkitab. Alat-alat PA ini tersedia dalam format digital secara lengkap dalam situs Alkitab SABDA (alkitab.sabda.org) atau aplikasi Alkitab SABDA (alkitab.mobi). Namun perlu diingat, alat-alat ini hanyalah sarana untuk membantu pekerjaan penafsir, bukan untuk menggantikan tugas dan tanggung jawab penafsir.

1. Beberapa versi Alkitab

Membandingkan ayat-ayat yang kita baca dalam beberapa versi Alkitab akan menolong kita mengerti ketepatan arti dan maknanya, termasuk membandingkannya dengan Alkitab versi bahasa suku.

Ratusan Versi Alkitab:

Situs Alkitab SABDA: https://alkitab.sabda.org,

Alkitab Mobile: https://alkitab.mobi,

Aplikasi Alkitab SABDA: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.alkitab

2. Kamus Bahasa (Leksikon)

Leksikon akan menolong kita untuk menemukan arti kata tersebut dalam bahasa asli Alkitab, yaitu bahasa Ibrani atau Yunani. Leksikon juga akan menjelaskan tata bahasa dan ketepatan makna dalam bahasa asli Alkitab.

Kamus Leksikon: https://alkitab.sabda.org/strong.php.

3. Konkordansi

Daftar kata dalam Alkitab yang disertai keterangan di mana saja kata tersebut berada dan di kitab apa. Konkordansi juga menolong kita untuk menemukan ayat-ayat paralel dari satu frasa/kata yang sama di berbagai bagian Alkitab. (Dalam Alkitab digital konkordansi diwakili dengan fungsi pencarian)

Dapatkan dalam menu Ekspositori di Situs Alkitab SABDA: https://alkitab.sabda.org/expository.php

4. Kamus Alkitab/Ensiklopedia

Sumber bahan yang memuat deskripsi dan penjelasan kata-kata penting yang menjelaskan latar belakang nama-nama orang, tempat, dan konteks budaya Alkitab.

Kamus Alkitab: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.kamus

AlkiPEDIA: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.pedia

5. Buku Pengantar Kitab-Kitab dalam Alkitab

Memberi informasi lengkap tentang latar belakang penulis kitab-kitab dalam Alkitab, kapan ditulis, dan apa tujuan penulisan kitab-kitab tersebut.

Survei kitab dalam AlkiPEDIA: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.pedia

Survei Alkitab audio: https://sekolah.alkitab.audio

Pengantar kitab dalam format video: http://project.sabda.org

6. Peta Alkitab

Menunjukkan gambaran tempat-tempat dalam Alkitab pada zaman Alkitab ditulis. Di dalamnya, kita bisa mendapatkan pemahaman mengenai perspektif geografis, topografis, historis, arkeologis, dan kultural dari tempat peristiwa di Alkitab.

Peta Alkitab: https://play.google.com/store/apps/details?id=palki.maps

7. Tafsiran dan Catatan

Buku-buku Tafsiran adalah alat terakhir yang disarankan karena tujuan dipakai adalah untuk memeriksa dan mencocokkan hasil penggalian yang telah dilakukan penafsir agar tidak meleset dari yang sudah disepakati para ahli kitab, khususnya sehubungan dengan ayat-ayat yang sulit dipahami oleh kaum awam.

Tafsiran Alkitab: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.tafsiran

Tafsiran Audio: https://sabda.id/listen.php?resource=kbnr

Lebih banyak lagi lagi di: alkitab.sabda.org, sabda.id

Sebagai kesimpulan, memahami Alkitab bukan hanya tugas hamba Tuhan (pendeta), tetapi tugas semua orang Kristen yang telah lahir baru, yang ingin mengenal Allah dengan benar dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya (1 Yoh. 2:3). Jadi, disiplinlah melakukan PA dengan bertanggung jawab supaya hidup kerohanian kita terus bertumbuh dan memuliakan Allah.

Akhir Pelajaran (RMA-P01)

Doa

"Tuhan Yesus, kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau baik dalam hidup kami. Kasih-Mu membuat mengerti bahwa Engkau begitu besar sehingga Engkau juga memberikan Alkitab untuk dapat kami pahami dan pelajari. Tuhan Yesus, ajarlah kami agar dapat disiplin setiap hari dalam melakukan PA sehingga iman dan pengenalan kami akan Engkau juga dapat bertumbuh. Amin."

Taxonomy upgrade extras: