MPH - Pelajaran 03

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PESTA

Nama Kelas : Mempraktikkan Prinsip Hermeneutika
Nama Pelajaran : Prinsip Umum - Arti Kata
Kode Pelajaran : MPH-P03

Pelajaran 03 -- Prinsip Umum - Arti Kata

Daftar Isi

  1. Mempelajari Arti Kata (Studi Kata)
    1. Mengapa Mempelajari Arti Kata Penting?
    2. Langkah-Langkah Mempelajari Arti Kata (Studi Kata)
      1. Baca dan Tandai Kata yang Penting
      2. Pelajari Kata dalam Konteksnya
      3. Cari Padanan Arti dari Ayat Lain
      4. Bandingkan Beberapa Versi Terjemahan Alkitab
      5. Pelajari dalam Bahasa Aslinya
      6. Tuliskan Hasil dari Kata-Kata yang Dipelajari
    3. Alat-Alat Bantu Mempelajari Arti Kata (Studi Kata)
  2. Contoh Mempraktikkan Prinsip Mempelajari Arti Kata
    1. Baca dan Tandai Kata yang Penting dalam Perikop yang Dibaca
    2. Pelajari Kata dalam Konteksnya
    3. Cari Padanan Arti dari Ayat Lain
    4. Bandingkan Beberapa Versi Terjemahan Alkitab
    5. Pelajari dalam Bahasa Aslinya
    6. Tulis Hasil Mempelajari Arti Kata
  3. Praktik Prinsip Mempelajari Arti Kata

Doa

Pelajaran 03: Prinsip Umum - Arti Kata

Dalam Alkitab, Allah memakai bahasa manusia untuk berkomunikasi dengan kita. Namun, persoalannya adalah apakah pengertian kata/frasa yang dipakai dalam Alkitab itu sama seperti pengertian yang kita mengerti sekarang. Banyak kata mempunyai lebih dari satu arti, bahkan kadang ada kata-kata yang harus dijelaskan artinya. Oleh karenanya, ketika Anda pertama kali mencoba untuk memahami Alkitab, mengetahui definisi kata-kata yang digunakan oleh penulis Alkitab adalah langkah yang bagus. Nah, prinsip Hermeneutik yang akan kita pelajari selanjutnya adalah menafsirkan sesuai dengan arti kata yang tepat sebagaimana dimaksudkan oleh penulis aslinya.

  1. Mempelajari Arti Kata (Studi Kata)
  2. Mengerti isi Alkitab, yaitu firman Allah yang tertulis, dengan benar dan lengkap memang kadang tidak selalu mudah. Mempelajari arti kata yang digunakan dalam Alkitab akan menolong kita mengerti pesan yang disampaikan dengan lebih tepat. Mempelajari definisi kata dan apa artinya sesuai dengan konteks zaman/budaya/bahasa pada waktu Alkitab dituliskan disebut sebagai "Studi Kata".

    1. Mengapa Mempelajari Arti Kata Penting?
    2. Alkitab adalah firman Allah yang hidup, yang ditulis dalam bahasa manusia dalam bentuk sastra (Ibr. 4:12). Mempelajari kata-kata penting yang sarat dengan arti, serta penggunaannya dalam Alkitab dapat meningkatkan pemahaman pembaca terhadap isi firman Tuhan. Namun, kita menyadari bahwa Alkitab asli tidak ditulis dalam bahasa Indonesia, tetapi terjemahan dari bahasa Ibrani (PL) dan Yunani (PB). Ini menjadi alasan pentingnya mempelajari arti kata yang digunakan dalam Alkitab. Alasan lain mengapa penting mempelajari arti kata adalah:

      - Satu kata/frasa bisa mempunyai beberapa arti yang berbeda.
      - Sebaliknya, kata/frasa yang berbeda bisa mempunyai arti yang sama.
      - Arti kata/frasa bisa berubah setelah melewati jangka waktu tertentu.
      - Alkitab kadang menggunakan kata/frasa/terminologi yang mempunyai arti yang berbeda dengan penggunaan umum.
      - Arti kata/frasa dalam bahasa Ibrani/Yunani kadang berbeda dengan arti dalam bahasa Indonesia. Karenanya, dengan membandingkan kata/frasa hasil terjemahan dengan kata asli bahasa Ibrani/Yunani, kita dapat melihat ketepatan dan keluasan arti kata/frasa tersebut.
      - Setiap versi terjemahan Alkitab memiliki penekanan yang berbeda sesuai dengan keyakinan (filosofi) penerjemahnya. Membandingkan beberapa versi terjemahan Alkitab sangat menolong penafsir melihat kekayaan, sekaligus ketepatan, arti kata yang dipakai.
      - Tujuan utama di balik mempelajari arti kata dalam Alkitab adalah untuk memahami konsep-konsep alkitabiah yang tidak kita dapatkan dengan membaca Alkitab saja.

    3. Langkah-Langkah Mempelajari Arti Kata (Studi Kata)
    4. Berikut beberapa langkah yang menolong untuk mempelajari arti kata:

      1. Baca dan Tandai Kata yang Penting
      2. Setelah membaca bagian Alkitab yang akan dipelajari berulang-ulang, carilah kata-kata/frasa/istilah yang penting, yaitu kata-kata yang sering diulang dan yang memiliki arti khusus (teologis) dalam Alkitab. Namun, tidak semua kata perlu dipelajari. Pilihlah lebih dahulu satu atau dua kata yang paling penting yang ingin dipelajari secara mendalam.

      3. Pelajari Kata dalam Konteksnya
      4. Dengan menempatkan kata/frasa dalam konteksnya, kita sering akan mendapatkan arti/pemakaian yang lebih tepat, terutama dengan melihat pemakaian kata yang sama dalam konteks ayat/kitab lain. Bisa dipakai Kamus Alkitab untuk mendapatkan definisi kata, penjelasan, dan pemakaiannya.

      5. Cari Padanan Arti dari Ayat Lain
      6. Gunakan konkordansi (kotak pencarian) atau referensi silang untuk mencari padanan arti dari ayat lain dalam Alkitab. Dengan mempelajari padanan arti kata-kata yang kita pelajari, semakin kaya kita melihat arti kata tersebut. Gunakan alat digital dengan kotak pencarian untuk mencari referensi silang dengan cepat.

      7. Bandingkan Beberapa Versi Terjemahan Alkitab
      8. Bandingkan beberapa versi terjemahan Alkitab (terutama terjemahan literal) untuk mendapatkan arti yang lebih jelas dan tepat karena setiap terjemahan kadang memakai pilihan kata yang berbeda. Situs alkitab.sabda.org sangat baik untuk menampilkan ayat-ayat paralel dari berbagai versi terjemahan Alkitab, termasuk bahasa asing dan bahasa suku.

      9. Pelajari dalam Bahasa Aslinya
      10. Mempelajari definisi kata-kata yang dipelajari dalam bahasa aslinya akan memberikan arti yang lebih tepat. Gunakan alat bantu untuk mencari definisi kata, misalnya dengan leksikon (nomor strong) atau interlinear. Situs alkitab.sabda.org juga menyediakan fungsi interlinear yang sangat canggih untuk memberikan definisi kata-kata dalam bahasa aslinya (Ibrani atau Yunani).

      11. Tuliskan Hasil Arti Kata-Kata yang Dipelajari
      12. Dengan memilih satu atau dua kata penting untuk dipelajari arti katanya dengan cara di atas, peserta dapat membagikan hasilnya dengan sangat mudah.

    5. Alat-Alat Bantu Mempelajari Arti Kata (Studi Kata)
    6. Banyak alat bantu yang tersedia secara digital dan bisa dipakai secara gratis.
      - Kamus Bahasa + Kamus Alkitab
      - Leksikon (Kamus Bahasa Asli)
      - ITL (Interlinear)
      - Konkordansi (search kata/frasa)
      - Ekspositori
      - Topikal
      - Catatan Ayat, tafsiran per kata/Frasa

  3. Contoh Mempraktikkan Prinsip Mempelajari Arti kata
  4. Berikut adalah contoh mempelajari arti kata dalam Alkitab:

    Contoh:
    Ayat/Perikop: Lukas 4:1-13

    1. Baca Ayat/Perikop Lukas 4:1-13 (Berulang-Ulang)

    Kata-kata penting yang dapat dipelajari: Penuh Roh Kudus (ayat 1), dicobai/pencobaan (ayat 2), Anak Allah (ayat 3, 9-10), "ada tertulis/ada firman" (ayat 4, 8, 12).

    Untuk contoh, akan dipilih 1 kata saja untuk digali secara mendalam, yaitu kata/frasa "Anak Allah".
    Alasan: Frasa "Anak Allah" sengaja dipakai Setan untuk menantang dan mempertanyakan Yesus.

    2+3. Pelajari Kata dalam Konteksnya dan Padanan Arti dari Ayat Lain

    Anak Allah (ayat 3, 9-10)
    Dalam Alkitab, frasa -- Anak Allah -- dipakai sebanyak: 64 kali dalam Perjanjian Baru dan 6 kali dalam Perjanjian Lama (tidak dipakai untuk menyebut Yesus, tetapi umat Israel).

    Catatan BIS diambil dari: https://alkitab.sabda.org/dictionary.php?word=ANAK%20ALLAH

    Dahulu kala, seluruh bangsa Israel digelar "Anak Allah" (Kel. 4:22), begitu juga raja Israel keturunan Daud (2Sam. 7:14; Mzm. 2:7), karena ia memerintah sebagai wakil Allah. Namun, kemudian gelar ini diberikan terutama sekali kepada Raja yang dijanjikan oleh Allah; Ialah Raja yang diharapkan datang pada akhir zaman. Dalam kitab Roma 1:3-4, yang dimaksud dengan Anak Allah ialah Yesus, karena Yesus hidup kembali dari kematian dan karena sejak Paskah, Yesus memerintah bersama-sama dengan Allah. Dalam Markus 1:9-11, pada waktu Yesus dibaptis, Ia diakui sebagai Anak Allah, ketika suara dari surga berkata kepada-Nya, "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi." Kata-kata itu sesuai dengan kata-kata dalam Mazmur Mzm. 2:7. Matius 1:18 dan Lukas 1:35 menyatakan bahwa Yesus berada dalam kandungan Maria, seorang perawan, sebab kuasa Roh Allah.

    4. Bandingkan Beberapa Versi Terjemahan Alkitab

    Anak Allah (ayat 3, 9-10) - diambil dari: https://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Luk&chapter=4&verse=3

    Hampir semua versi terjemahan Alkitab memakai istilah "Anak Allah", kecuali versi MILT memakai "Putra Allah" dan Shellabear memakai "Sang Anak". Tidak ada perbedaan arti yang signifikan.

    5. Pelajari dalam Bahasa Aslinya

    Anak Allah (ayat 3, 9-10) - diambil dari https://alkitab.sabda.org/strong.php?id=5207
    "Anak" dalam bahasa Yunani adalah huios nomor Strong 5207, didefinisikan sebagai [maskulin] anak laki-laki; keturunan, ahli waris;

    6. Hasil Mempelajari Arti Kata "Anak Allah"

    Dalam Alkitab PL, istilah "anak(-anak) Allah" tidak merujuk kepada Yesus, tetapi kepada umat Israel atau raja Israel keturunan Daud yang memerintah sebagai wakil Allah. Namun, pada masa PB, istilah ini dipakai sebagai gelar yang diberikan hanya kepada Raja yang Allah janjikan, yaitu Yesus. Hal ini ditegaskan oleh Allah sendiri yang menyebut Yesus sebagai "Anak yang dikasihi" pada peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes.

    Jadi kesimpulannya, Setan tahu bahwa Yesus adalah Raja yang dijanjikan oleh Allah, yang menjadi ahli waris Kerajaan Allah. Namun, Setan tetap berusaha untuk mengalahkan Yesus dengan cara mencobai-Nya dan menantang gelar yang diberikan Allah kepada-Nya.

  5. Praktik Prinsip Mempelajari Arti kata
  6. Dengan memakai perikop yang sudah dipelajari konteksnya (Pelajaran 2), pilihlah satu kata yang akan dipelajari arti katanya secara mendalam. Pakailah template berikut ini untuk mempraktikkan Prinsip Arti Kata:

    1. Dari Perikop sebelumnya, baca lagi dan tandai semua kata penting dalam perikop tersebut, lalu pilih salah satu yang paling penting untuk dipelajari secara mendalam.
    2. Pelajari kata tersebut dalam konteksnya.
    3. Cari padanan arti kata tersebut dari ayat lain.
    4. Bandingkan pemakaian/arti kata tersebut dalam beberapa versi terjemahan Alkitab.
    5. Pelajari kata tersebut dalam bahasa aslinya.
    6. Tulis hasil mempelajari arti kata.
      (Jangan lupa cantumkan sumber yang dipakai sebagai referensi.)

Akhir Pelajaran (MPH-P03)

Doa

"Tuhan Yesus, Engkau adalah Allah yang sungguh baik dalam hidupku. Aku bersyukur dapat memahami firman-Mu melalui prinsip-prinsip umum Hermeneutika. Kiranya aku terus mengagumi kekayaan firman Allah dalam Alkitab sehingga aku beroleh pengertian yang tepat dan sesuai dengan kebenaran-Mu. Amin."